fbpx
23 C
Mataram
Minggu, Januari 17, 2021
Update Covid-19 Indonesia
896,642
Total Kasus
Updated on 16/01/2021 6:20 pm
Beranda Lombok Tengah Tidak Ikut Perintah Partai, Lalu Suryade Bisa Dipecat

Tidak Ikut Perintah Partai, Lalu Suryade Bisa Dipecat

- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia
- Advertisement -

HarianNusa.com, Mataram – Sikap mantan calon Bupati Lombok Tengah, L Suryade yang tidak mendukung keputusan partai direspon PKS. Kader PKS itu ditengarai bergerak untuk bapaslon Maiq-Meres. Padahal PKS telah memutuskan mengusung paket Masrun-Habib.

Anggota Tim Pemenangan Pemilu Wilayah (TPPW) PKS NTB, Yek Agil menegaskan, PKS bukan tidak menghargai kader yang ingin tampil di Lombok Tengah. Tetapi dinamika politik membuat PKS memilih Masrun-Habib. Secara prosedur PKS sendiri sudah memperjuangkan Lalu Suryade untuk menjadi calon Bupati.

 “Secara normatif kita sudah perjuangkan Bahkan sampai titik darah penghabisan,” kata Yek Agil di Mataram kemarin.

- Advertisement -

Yek Agil mengatakan, saat itu Suryade dinilai gagal membangun partai koalisi termasuk mencari pasangan. Habib Ziadi saat itu yang berpasangan dengan Suryade ternyata tidak siap dan memilih mundur.

“Kita sudah berupaya islahkan, tetapi dengan berbagai pertimbangan sulit,” katanya.

Sampai batas waktu yang diberikan Suryade gagal mendapatkan pasangan, sementara sesuai aturan harus segera diserahkan ke DPP. Bahkan nama Suryade sudah masuk sebagai salah satu yang diusulkan PKS di daerah ke DPP PKS.

Pada akhirnya DPP PKS seperti diketahui memilih Masrun-Habib Ziadi Thohir. Yek Agil menegaskan pada kondisi sampai tidak ada pasangan pun Suryade tetap diusulkan sebagai calon mengingat dia adalah kader PKS.

Yek Agil mengatakan PKS akan berkomunikasi dengan Suryade. Membahas keputusan dan meminta kesiapan Surade ikut memenangkan calon yang diusung partai.

“Kami akan minta PKS daerah berkomunikasi dengan beliau,” terangnya.

Terkait pernyataan Suryade berencana mengarahkan dukungan ke HL Pathul Bahri-H Nursiah, Agil menghormati keputusan itu.

Sebagai personal pihaknya menghargai keputusan Suryade. Tetapi secara organisasi kepartaian sikap Suryade berlawanan dengan arah dan kebijakan partai. Sehingga bila dalam komunikasi nanti Suryade tetap tidak mau ikut perintah partai dapat diberikan sanksi hingga pemecatan.

“Kalau ada kader yang berprestasi tentu kita beri reward tapi kalau melawan perintah partai tentu ada punishment,” ungkapnya.

Berita Populer Pekan Ini

Ini Cara Mitigasi saat Gempa Bumi

HarianNusa.com - Indonesia berada pada cincin api Pasifik, sehingga potensi gempa bumi dan bencana alam lainnya selalu ada. Menghadapi ancaman bencana alam, mitigasi bencana...

Jarot Ingin Sumbawa Maju

HarianNusa.com, Sumbawa - Pesta demokrasi di Kabupaten Sumbawa akan digelar September tahun 2020i ini. Tana Samawa sudah mulai menghangat. Calon pemimpin masa depan Kabupaten...

Ratusan Homestay di NTB Siap Disewa Tamu Moto-GP 2021

Mataram - Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Zulkieflimansyah, meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTB untuk berkoordinasi dan menyiapkan sebaik...

NTB Dapat Tambahan Calon Penerima PKH Sebanyak 43.471 KK

HarianNusa.com, Mataram - Kementerian Sosial RI telah menurunkan data calon Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Provinsi NTB. Kuota tambahan calon Keluarga Penerima sebanyak...
- Advertisment -Cloud Hosting Indonesia