fbpx
23 C
Mataram
Jumat, September 17, 2021
Update Covid-19 Indonesia
4,181,309
Total Kasus
Updated on 17/09/2021 8:38 am
BerandaNTBMau Mendaki? Begini Kondisi Cuaca di Area Wisata Gunung Rinjani

Mau Mendaki? Begini Kondisi Cuaca di Area Wisata Gunung Rinjani

- Advertisement -
- Advertisement -

HarianNusa – Aktivitas vulkanik di Gunung Rinjani masih belum dalam keadaan sepenuhnya stabil. Kondisi kawasan masih memiliki potensi untuk terjadi letusan secara tiba-tiba meskipun tidak dapat dipastikan kapan kejadiannya.

Berdasarkan data yang ada, kondisi kawasan wisata Gunung Rinjani saat ini berada di level II atau waspada.

Kesimpulan pengamatan yang datanya bersumber dari KESDM, Badan Geologi, dan PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Rinjani untuk periode pengamatan pada tanggal 13 September 2021, pukul 00:00-24:00 Wita, menyebut kondisi Gunung Rinjani saat ini masih memiliki potensi untuk terjadi letusan secara tiba-tiba, meskipun tidak dapat dipastikan kejadiannya.

- Advertisement -

"Dengan kondisi aktivitas seperti saat ini maka jika terjadi letusan, potensi bahayanya diperkirakan utamanya berada di area tubuh Gunung Barujari yang berada di dalam Kaldera Gunung Rinjani," kata petugas yang menyusun laporan dari Pos Pengamatan Gunung Rinjani, Albertus Galih Prasida Kastawa dalam keterangannya di situs resmi ESDM, Selasa (14/9/2021).

Laporan pengamatan Albertus juga menyatakan, berdasarkan potensi ancaman bahayanya, maka tingkat aktivitas Gunung Rinjani masih berada dalam Level II atau berstatus Waspada.

Masyarakat di sekitar Gunung Rinjani dan pendaki, pengunjung, atau wisatawan diimbau agar tidak beraktivitas serta berkemah di dalam area tubuh Gunung Barujari.

Termasuk masyarakat disarankan juga agar tidak beraktivitas di area lava baru dan seluruh area di dalam radius 1,5 kilo meter dari kawah Gunung Barujari.

"Pendakian diperbolehkan kecuali di seluruh bagian tubuh Gunung Barujari, karena material lava letusan masih bertemperatur tinggi dan tidak stabil sehingga rawan untuk terjadi longsoran batu," ujar Albertus.

Meskipun tidak dapat dipastikan, namun potensi letusan Gunung Rinjani masih ada. Oleh karena itu pendaki maupun pengunjung dan wisatawan yang beraktivitas di luar radius 1,5 kilometer dari Gunung Barujari.

Masyarakat di sekitar Gunung Rinjani diharapkan untuk selalu menyiapkan masker, penutup hidung dan mulut serta pelindung mata agar terhindar dari infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan iritasi mata jika terjadi letusan abu.

"Masyarakat di sekitar Gunung Rinjani diharap untuk tetap tenang namun tetap menjaga kewaspadaan, tidak terpancing isu-isu tentang erupsi Gunung Rinjani yang tidak jelas sumbernya," ungkapnya.

Reporter: Hari

Ketengan Foto: Visual dari Pos Pengamatan Gunung Rinjani (PVMBG).

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

- Advertisment -