Beranda blog Halaman 111

Ketua TP PKK NTB Road Show Sekaligus Lantik Pengurus LASQI Lombok Utara

0

HarianNusa, KLU – Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj Niken Saptarini Widyawati didampingi Ketua TP PKK KLU Hj Galuh Nurdiyah berkegiatan road show di Aula Kantor Bupati Lombok Utara (2/7/2021). Hadir pula Sekda KLU Drs H Raden Nurjati, Kadis P2KBPMD KLU Drs H Kholidi MM, Plt Kadis Dukcapil KLU tresnahadi SPt, serta Ketua GOW KLU Yuniata Aprilina dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj Niken berharap Pengurus TP PKK KLU memiliki semangat dan keikhlasan untuk berjuang membangun daerah. Kreatifitas dan kerja sama antar lembaga terkait juga dibutuhkan, tetap ikut serta dalam mendukung program pemerintah.

”Sumberdaya manusia dibutuhkan untuk menjalankan roda organisasi,” sambungnya.

Sementara itu Pj Sekda KLU Drs H Raden Nurjati mewakili Bupati Lombok Utara menyampaikan pentingnya peran serta PKK dalam rangka membantu mensosialisasikan capaian pembangunan di daerah melalui pengurus dari kabupaten hingga desa. Selain itu pula, menurutnya, pelantikan pengurus LASQI KLU dapat berpartisipasi pada pentas aspek seni budaya yang bernuansa religi.

Dalam pada itu, Ketua TP PKK KLU Hj Galuh menyampaikan ingin bersinergi lebih untuk kemajuan perekonomian masyarakat KLU, bekerja sama dengan UMKM, sehingga pada tiap event yg ada di KLU, terdapat produk-produk lokal hasil UMKM.

“Kita inginkan supaya kegiatan apapun itu, melibatkan produk UMKM. Agar kita bisa membeli produk lokal,” jelasnya.

Ketua TP PKK KLU Hj Galuh menambahkan tetap diperlukan adanya kerja sama dan bimbingan TP PKK Provinsi NTB, terutama pada terwujudnya PAUD Holistik Integratif, sesuai dengan rencana aksi nasional.

“Semoga apa yang kami sampaikan mendapat perhatian dan dukungan pemerintah daerah," tuturnya.

Pada kegiatan tersebut, Ketua TP PKK KLU yang juga Ketua DPW LASQI NTB sekaligus melantik pengurus LASQI KLU dengan harapan LASQI di Lombok Utara bisa terus berprestasi seperti tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan berjalan dengan khidmat dan tetap menerapkan protokol Covid-19, dilanjutkan dengan foto bersama dan kunjungan lapangan ke posyandu. (*)

Bupati Lombok Utara Tanam Pohon, Ajang Gawe Gawah Lokoq Sekoah

0

HarianNusa, KLU – Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH membuka Gawe Gawah Lokoq Sekoah bertajuk Gerakan Menanam Untuk Masa Depan yang berlokasi di Dusun Leong Timur Desa Tegal Maja (3/7/2021). Hadir pula Ketua DPRD KLU Nasrudin SHi, Direktur Perumda Amerta Dayan Gunung Firmansyah ST, Kepala Desa Tegal Maja Boby Rahman, Tokoh Masyarakat Ardianto SH, Pengurus IPNU KLU, Para Mahasiswa KKN Unram dan masyarakat setempat.

Bupati Djohan menyambut baik kegiatan yang diinisiasi IPNU KLU dan Mahasiswa KKN Unram, dalam rangka menjaga dan melestarikan alam khususnya di tempat yang memiliki sumber mata air. Terlebih di Dusun Leong Timur menjadi daerah subur.

"Apapun yang kita tanam akan tumbuh dan berhasil (karena tanahnya subur), di tempat ini juga memiliki daya tarik wisatawan dengan Air Terjun Lokoq Sekoah yang begitu indah dan menjadi daya tarik wisatawan," tuturnya.

Sekitar 2000 bibit pohon buah-buahan yang ditanam terdiri dari pohon Durian, Alpukat dan Sirsak sehingga menjadi ciri khas Leong dan Kabupaten Lombok Utara nantinya. Potensi lainnya yang dimiliki KLU, namun belum tergali sepenuhnya yaitu ada sekitar 200 lebih sumber mata air.

"Tentu potensi ini kita pelihara dengan baik. Salah satunya melalui penanaman pohon agar tetap terjaga dengan memilihara alam yang indah subur dan makmur. Menanam lebih baik daripada menebang," pungkasnya.

Kegiatan berlangsung selama dua hari dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Kegiatan diakhiri dengan penanaman pohon oleh Bupati beserta tamu undangan lainnya, dilanjutkan dengan peninjauan Air Terjun Lokoq Sekoah. (*)

Bersama Pelaku Wisata, Pemkab Lombok Barat Lakukan Berbagai Upaya Hadapi Pandemi Covid-19

0

HarianNusa, Lombok Barat – Masa Pandemi ini menjadi situasi sulit bagi semua masyarakat di Indonesia. Tidak terkecuali masyarakat Lombok Barat yang bergerak di bidang pariwisata sangat merasakan dampak pandemi corona yang telah berlangsung satu tahun lebih.

Sekretaris Daerah Lombok Barat Dr.H. Baehaqi mengatakan, situasi ini tentu menjadi sangat berat bagi masyarakat karena pandemi ini telah menyebabkan tingkat kunjungan wisatawan menurun drastis. Karenanya Pemkab Lombok Barat melakukan berbagai upaya agar masyarakat yang bergerak di bidang pariwisata dapat tetap beraktivitas.

"Tentu Pemerintah terus memperhatikan ini dan mengambil langkah langkah serta kebijakan untuk menopang masyarakat atau pelaku wisata terdampak," ujarnya, Jumat, (2/7/2021).

Selain melalui bantuan pra kerja dari Pemerintah Pusat dan santunan bagi masyarakat dan pelaku wisata terdampak serta pemberian sertifikat CHSE bagi tempat wisata, Pemerintah Daerah terus berupaya mencari terobosan agar pelaku wisata dan pedagang kecil di senggigi dapat tetap beraktivitas. Baehaqi mengatakan bahwa Pemkab Lombok Barat terus mengajak ASN menghidupkan wisata senggigi melalui program goyong royong rutin para ASN setiap hari Jumat. Menurut Sekda upaya ini dilakukan untuk konsolidasi pelaku wisata di Senggigi agar tetap terjaga di masa pandemi yang cukup sulit ini.

"Kebijakan ini sesuai dengan perintah bapak bupati untuk tetap menjaga konsolidasi para pelaku wisata dan masyarakat sehingga tetap solid dalam menghadapi masa pandemi yang sangat berdampak pada sektor pariwisata," ujarnya.

Baehaqi menambahkan, Pemkab Lombok Barat memberikan perhatian terhadap semua pelaku wisata di Lombok Barat. Menurutnya perhatian itu dapat berupa pemenuhan kebutuhan infrastruktur atau berbentuk fisik dan pemenuhan Kebutuhan non fisik berupa pengembangan SDM dan Kebijakan yang dapat memiliki multiplier effect seperti kegiatan gotong royong rutin di kawasan wisata. Menurut Baehaqi kegiatan gotong royong di Lokasi wisata ini tentu memiliki multiplier effect dikalangan pelaku wisata.

"Tentu kami mengambil kebijakan ini agar memberikan dampak positif bagi para pelaku wisata agar tetap bertahan dan tetap kuat di masa pandemi saat ini," katanya.

Sementara itu Kadis Kominfotik Lombok Barat, Ahad Legiarto mengatakan bahwa program bersih-bersih di Lokasi wisata merupakan program rutin pemkab Lombok Barat yang di inisiasi oleh Dinas Pariwisata Lombok Barat. Kebijakan ini menurutnya menjadi sangat positif dan dapat memberikan pengaruh baik bagi para pelaku wisata. Melalui kegiatan ini para pelaku wisata merasa tetap diperhatikan oleh Pemerintah dan Pemkab tetap hadir pada saat masa masa sulit yang dihadapi masyarakat saat ini.

"Pemkab tentu mengambil kebijakan ini dengan berbagai pertimbangan salah satunya adalah agar masyarakat khususnya para pelaku wisata tetap merasakan kehadiran Pemerintah dalam setiap kesulitan yang dihadapi masyarakat di masa pandemi ini," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Pemkab Lombok Barat dan masyarakat terus menjaga kebersihan destinasi wisata walaupun saat masa pandemi. Hal ini agar tempat wisata tetap terlihat asri dan nyaman sehingga dapat dikunjungi setiap saat oleh wisatawan.

Sementara itu Maknah, salah seorang pedagang di kawasan wisata Senggigi mengatakan, bahwa kedatangan para ASN untuk bergotong royong cukup menggembirakan. Menurutnya kegiatan bersih pantai memiliki dampak positif. Selain kawasan wisata Senggigi menjadi bersih. Kegiatan ini juga memiliki dampak baginya dan para pedagang lainnya.

Ia mengatakan bahwa dagangannya banyak terjual dengan kedatangan para ASN Lombok Barat. Ia berharap agar kegiatan seperti iniagar terus dilaksanakan setiap pekan. "Dagangan kami laku dengan kedatangan para pegawai ini, jauh berbeda dengan hari hari sebelumnya,"ujarnya. (*)

Ket. Foto:
Kegiatan bersih-bersih tempat wisata di Lombok Barat. (Istimewa)

Lombok Barat Menuju Smart City

0

HarianNusa, Lombok Barat – Komitmen Kabupaten Lombok Barat untuk mendukung gerakan Menuju Smart City tidak perlu diragukan lagi. Berbagai langkah telah dilakukan oleh Kabupaten Lombok Barat menuju smart city atau Kota Cerdas. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Lombok Barat Dr. H. Baehaqi di ruang kerjanya Senin, (28/6/2021).

Lombok Barat merupakan salah satu Kabupaten/Kota yang terpilih dan lulus seleksi yang dilakukan secara ketat oleh Asesor dari Kementerian Kominfo. Menurut Baehaqi, hal ini membutuhkan berbagai persiapan matang oleh Pemerintah Daerah hingga dinyatakan lulus dalam seleksi menuju smart city bersama 48 Kabupaten Kota yang masuk dalam Kawasan Pariwisata Prioritas Nasional dan 3 Kabupaten Kota yang masuk IKN (Ibu Kota Negara).

"Lombok Barat merupakan salah satu Kabupaten/Kota yang lulus seleksi atau assesmen menuju smart city yang ditandai dengan penandatanganan MOU bersama Menteri Kominfo dan sejumlah Kepala Daerah bersamaan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional," ujarnya.

Sekda mengatakan setelah dilakukan penandatanganan MoU, Lombok Barat sedang menyiapkan penyusunan master plan kota cerdas atau smart city yang dipantau langsung oleh Kementerian kominfo.

Disampaikan pula, bahwa smart city ini sangatlah penting untuk Lombok Barat agar mempermudah pelayanan kepada masyarakat dan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui percepatan Pemerintahan berbasis Digital atau Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Ia mengatakan bahwa smart city ini merupakan salah satu konsep pengembangan kota/kabupaten berdasarkan prinsip teknologi informasi yang dibuat untuk kepentingan bersama secara efektif dan efisien. Dalam penerapan konsep smart city, terdapat beberapa unsur yang perlu dikembangkan, salah satunya adalah smart government.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kominfotik (Komunikasi, Informasi dan Statistik) Kabupaten Lombok Barat Ahad Legiarto mengatakan, bahwa Lombok Barat sedang mempersiapkan berbagai kelengkapan yang dibutuhkan menuju gerakan Smart City. Salah satunya adalah penyusunan Master Plan rencana induk Kota Cerdas.

Ia mengatakan bahwa Kementrian Kominfo dalam hal ini Ditjen Aplikasi Informatika (Aptika) melakukan pendampingan dalam penyusunan master plan smart city di Lombok Barat.

"Melalui pendampingan ini Kementerian Kominfo mendorong agar Lombok Barat sebagai kawasan pariwisata prioritas menjadi kawasan yang berkelas global dengan kearifan lokal," ungkapnya.

Ahad Legiarto mengatakan, bahwa Program Smart City yang dilaksanakan Kementerian Kominfo bersama kementerian dan lembaga lain menekankan fokus pembangunan pada 6 Pilar Utama Kota Cerdas, yaitu Smart Governance, Smart Branding, Smart Economy, Smart Living, Smart Society dan Smart Environment.

Ia berharap agar program ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat Lobar sesuai dengan perintah dan instruksi pimpinan daerah Lombok Barat.(*)

Ket. Foto:
Sekretaris Daerah Lombok Barat Dr. H. Baehaqi. (Istimewa)

Lobar Targetkan Posyandu Keluarga 100 Persen Tahun Ini

0

HarianNusa, Lombok Barat – Saat ini, pemerintah kabupaten Lombok Barat memiliki 935 jumlah Posyandu. Dari jumlah itu, sebanyak 133 sudah menjadi posyandu keluarga. Kemudian sisanya yang sebanyak 802, pemerintah Kabupaten Lombok Barat menargetkan seluruh Posyandu sudah menjadi Posyandu Keluarga di akhir tahun 2021 mendatang.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur, Hj Sitti Rohmi Djalillah mengapresiasi pemerintah kabupaten Lombok Barat yang konsen mempercepat program revitalisasi posyandu yang dicanangkan oleh pemerintah Provinsi NTB dan menargetkan semua posyandu sudah menjadi posyandu keluarga pada tahun ini.

"Alhamdulillah, semoga kekompakkan semua pihak dapat mempercepat revitalisasi posyandu. Sehingga Posyandu keluarga menjadi layanan kesehatan dasar bagi masyarakat desa," harap Wagub yang didampingi Bupati Lombok Barat, H Fauzan Halid saat meresmikan 63 Posyandu Keluarga se Kecamatan Kuripan, Rabu (23/06).

Ummi Rohmi sapaan akrabnya juga mengingatkan bahwa posyandu yang sudah melaksanakan pelayanan dasar kesehatan seperti kesehatan ibu dan anak, remaja dan lansia, serta Pos Pelayanan Terpadu tinggal ditambahkan literasi serta konseling remaja, pernikahan dini, narkoba sampai buruh migran. Ditambah pula sedapat mungkin terintegrasi dengan PAUD dan bank sampah.

Ummi Rohmi juga mengingatkan, mulai 2021, basis penggunaan Dana Desa adalah SDGs atau Sustainable Development Goals Desa dengan 18 indikator. Salah satunya adalah pendidikan dan kesehatan.

"Jadi orientasi pemerintah desa bukan lagi infrastruktur fisik tapi kepada membangun sumber daya manusia", tegas Wagub.

Bupati Lombok Barat H Fauzan Halid, menargetkan seluruh Posyandu di Lobar menjadi Posyandu Keluarga.

"Kami menganggarkan Rp 5 juta per Posyandu pada tahun ini agar seluruh Posyandu bisa menyelenggarakan Posyandu Keluarga", sebut Fauzan di Dusun Batu Banteng, Desa Kuripan, Kuripan Timur, Rabu (23/06).

Dikatakan Fauzan, ia sangat mengapresiasi atensi pemerintah provinsi terhadap gerakan masyarakat sehat lahir dan bathin ini.

Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Lobar juga akan memastikan Posyandu Keluarga mendapatkan perhatian sebagai keberlanjutan program yang sangat strategis ini. Saat ini, Lombok Barat yang memiliki 935 Posyandu, 133 buah sudah menjadi Posyandu Keluarga. (*)

Kakanwil Kemenkumham NTB Serahkan SK Penetapan Desa Binaan Sadar Hukum Di Lombok Barat

0

HarianNusa, Lombok Barat – Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTB, Haris Sukamto, menyerahkan Surat Keputusan (SK) dari Bupati Lombok Barat terkait Penetapan Desa Binaan Sadar Hukum Kabupaten Lombok Barat Tahun 2021.

Surat Keputusan tersebut diantaranya diserahkan kepada Kepala Desa Gunungsari, Maliki, pada Selasa (22/6/2021).

Dalam sambutannya, Haris memberikan apresiasinya terhadap 20 desa yang ditetapkan sebagai Desa Binaan Sadar Hukum di Kabupaten Lombok Barat.

Pada kesempatan tersebut, Kakanwil juga memperkenalkan Mobil Layanan Terpadu (Biladu) yang digunakan untuk memberikan layanan dengan mendatangi masyarakat secara langsung.

Sementara itu Kepala Desa Gunungsari, Maliki mengucapkan rasa terima kasihnya atas penetapan desa yang dipimpinnya sebagai Desa Sadar Hukum dan juga atas kunjungan dari Kepala Kantor Wilayah beserta para Penyuluh Hukum ke desanya tersebut.

"Penyuluhan hukum yang dilakukan hari ini dapat memberikan manfaat serta warga dapat menggunakan kesempatan ini untuk mendapatkan pengetahuan," harapnya.

Adapun sejumlah desa yang mendapat predikat Desa Binaan Sadar Hukum di Kabupaten Lombok Barat yaitu
3 (tiga) desa di Kecamatan Lembar, 6 (enam) desa di Kecamatan Narmada, 2 (dua) desa di Kecamatan Lingsar dan 1 (satu) desa di Kecamatan Batulayar, 2 (dua) desa di Kecamatan Kediri, 2 (dua) desa di Kecamatan Gunungsari, 1 (satu) desa di Kecamatan Labuapi, 1 (satu) desa di Kecamatan Kuripan serta 2 (dua) desa di Kecamatan Gerung.

Perlu diketahui bahwa desa yang ditetapkan menjadi Desa Binaan Sadar Hukum harus memenuhi kriteria yang disyaratkan berdasarkan Peraturan Kepala Badan Hukum Nasional Nomor: HN.03.05.73 Tahun 2008 tentang Pembentukan dan Pembinaan Keluarga Sadar Hukum dan Desa/Kelurahan Sadar Hukum. (*)

Ket. Foto:
Penyerahan Surat Keputusan (SK) dari Bupati Lombok Barat terkait Penetapan Desa Binaan Sadar Hukum Kabupaten Lombok Barat Tahun 2021. (Istimewa)

Tingkatkan NIlai Tambah dan Pendapatan Petani, Komisi IV DPR RI Tanam Padi Khusus di Lahan Terbatas

0

HarianNusa, Bogor – Tanam perdana demplot varietas unggul baru padi khusus spesifik di areal seluas 2 hektare (ha) di Kelurahan Situgede, bagian dari demplot seluas10 ha di Kota Bogor dihadiri Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) Dr. Yudi Sastro, Anggota Komisi IV DPR RI Dr. Ir. Hj. Endang Setyawati Thohari, DESS., M.Sc., Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, peneliti, dan beberapa jajaran dari Pemerintah Daerah Kota Bogor, Minggu (20/6/2021).

Upaya Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) kali ini, adalah sebagai penyediaan varietas unggul padi khusus spesifik lokasi dan teknologi pendukungnya. Ditargetkan hasil tanam perdana diareal yang sangat terbatas bisa dikuti petani-petani lain dan bisa dihasilkan benih unggul padi khusus untuk memenuhi kebutuhan benihnya.

Varietas padi khusus dan fungsional yang dimaksud adalah varietas Pamera (padi merah aromatik), Pamelen (padi merah pulen), Paketih (padi ketan putih), Arumba, Inpari IR Nutri zinc, Baroma, Tarabas dan Jaliteng.

Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry pada beberapa kesempatan menyampaikan bahwa telah terjadi pergeseran terhadap fungsi beras, yang tidak lagi hanya sebagai makanan pokok saja namun juga untuk memenuhi gizi tambahan. Perakitan varietas unggul padi di Balitbangtan salah satunya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan atas permintaan beras yang bermanfaat untuk kesehatan.

“Ketersediaan varietas padi khusus dengan kualitas tinggi akan memberikan pilihan bahan pangan sehat dan membuka peluang pasar yang luas dan menekan impor,” lanjutnya.

Sementara, Kepala BB Padi Yudi Sastro dalam keterangannya menyampaikan bahwa dalam rangka mempercepat hilirisasi teknologi yang telah dihasilkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak. Tahun 2021 Balitbangtan melakukan kolaborasi dengan Komisi IV DPR-RI dalam mendekatkan dan menghadirkan inovasi teknologi padi kepada petani dengan melakukan kegiatan Demplot VUB Padi Khusus/Spesifik lokasi di beberapa lokasi.

“Tanam perdana kali ini merupakan rangkaian kegiatan Balitbangtan bekerjasama dengan Komisi IV DPR RI di beberapa tempat di seluruh Indonesia. Varietas yang ditanam adalah varietas padi khusus serta diikuti dengan inovasi budidaya yang baik. Diharapkan demplot ini dapat menjadi percontohan bagi masyarakat dan kedepannya masyarakat sendiri yang akan mengembangkannya”, terangnya.

Sementara itu Anggota Komisi IV DPR RI, Endang Setyawati merasa bangga adanya demplot di Dapilnya dan berharap kedepan bisa dikembangkan masyarakat luas dan mencapai kesejahteraan petani.

“Jadi saya sangat bangga ini kalau Balai Besar Sukamandi bisa menyediakan benih yang lebih unggul karena benih-benih padi khusus kita diharapkan masyarakat untuk bisa dikembangkan lagi. Saya berharap benih yang nantinya kita tanam hari ini bisa mencapai kesejahteraan petani karena padi khusus ini harganya mahal dan pembelinya orang-orang tertentu,” ungkap Endang.

Oknum Honorer di Bima Diringkus Polisi, Ini Sebabnya

0

HarianNusa, Kota Bima– Seorang oknum pegawai honorer di salah satu instansi di Bima, berinisial AY, ditangkap aparat kepolisian karena diduga menjual narkoba jenis sabu.

Kapolres Bima Kota melalui Kasat Narkoba Iptu Thamrin, Senin (21/6) dalam keterangannya mengatakan, oknum pegawai honorer warga Desa Nae Kecamatan Sape Kabupaten Bima itu, ditangkap Tim Opsnal Res Narkoba, Sabtu sore lalu di rumahnya di Dusun Amba di Desa Nae.

Dari tangan AY, polisi berhasil mengamankan barang haram jenis sabu dengan berat bersih 4.06 gram dalam belasan kemasan plastik klip.

Tak hanya itu, polisi juga menyita barang bukti berupa tas, dompet warna timbangan elektrik, plastik klip bening, rangkaian bong, handphone, gunting dan uang sejumlah Rp 800 ribu.

Iptu Thamrin menjelaskan, penangkapan AY oleh Tim Opsnal berawal dari informasi masyarakat, dimana dirumahnya atau di TKP penangkapan, sering dijadikan transaksi narkoba.

Setelah dilakukan penyelidikan dan pengintaian, sambung Kasat Narkoba, Tim Opsnal melakukan penggerebekan dan menggeledah badan dan sekitar rumah AY. Dari penggeledahan itu, polisi mendapatkan barang- barang bukti tersebut.

“AY telah diamankan untuk ditindak lanjuti sebagaimana hukum yang berlaku,” pungkasnya. (*)

Perfect Health Indonesia Hadirkan Produk Baru untuk Menunjang Gaya Hidup Sehat Anda

HarianNusa, Mataram – Memiliki hidup yang berkualitas baik dan merasa bahagia selalu menjadi dambaan setiap orang. Salah satu faktor penentunya adalah kesehatan, baik fisik dan mental. Sayangnya, tekanan pekerjaan, stres, dan tantangan hidup sering membuat kondisi kesehatan menurun. Pada situasi seperti ini, tubuh memerlukan relaksasi untuk menurunkan stres agar tetap sehat.

Relaksasi memegang peranan penting dalam menentukan tingkat kesehatan mental dan fisik seseorang. Bahkan dalam jangka panjang, relaksasi berperan menentukan kualitas hidup.
Dengan mengusung konsep relaksasi ala Jepang, Perfect Health Indonesia menghadirkan massage chair atau Kursi Pijat untuk membantu masyarakat tetap sehat dan merasa relaks.

“Saat kita merasa stres karena tuntutan hidup, tekanan pekerjaan, atau situasi yang serba tidak pasti akibat pandemi, tandanya tubuh dan jiwa kita memerlukan relaksasi. Apabila relaksasi dilakukan secara terus-menerus dan konsisten, tubuh dan jiwa kita pun akan merasakan manfaat kesehatan yang besar. Diantaranya mengurangi efek stres pada pikiran dan tubuh, menurunkan tekanan darah, menjaga level gula darah normal, meningkatkan mood dan konsentrasi, serta merasakan peace of mind,” jelas Adi Prasetyo, General Manager Perfect Health Indonesia, dalam keterangan persnya, Sabtu, (19/6/2021).

Adi Prasetyo memaparkan, ada beragam teknik relaksasi yang bisa dicoba seperti yoga, mindfulness, olahraga, atau meditasi. Satu teknik yang sangat akrab dan mengakar dalam budaya orang Indonesia adalah pijat. Sudah sejak lama orang Indonesia memiliki kebiasaan untuk mendatangi tempat pijat apabila merasa capek, stres, dan kurang bugar. Sayangnya, akibat pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, tempat pijat dan spa menjadi beberapa lokasi yang paling harus dihindari selama pandemi.

Produk-produk baru Perfect Health Indonesia yang ada di Epicentrum Mall Mataram – NTB.

Sebagai brand alat kesehatan nasional yang telah hadir sejak tahun 1996 dengan visi membangun gaya hidup sehat masyarakat Indonesia, Perfect Health Indonesia menghadirkan massage chair canggih berteknologi Jepang yang membantu masyarakat untuk tetap relaks, bugar, dan sehat kapanpun merasa perlu relaksasi.

Selama masa pandemi, Perfect Health tetap konsisten dengan Produk-produk berkualitas untuk mendukung gaya hidup Sehat Anda. Terlihat dari naiknya penjualan secara signifikan di industri kesehatan khususnya di Perfect Health.

“Masyarakat Indonesia sejak dulu selalu membutuhkan relaksasi berupa massage saat merasa stres dan capek setelah beraktivitas. Massage chair atau kursi Pijat menghadirkan pengalaman relaksasi yang maksimal berteknologi Jepang. Dilengkapi dengan 3D massage, sebuah teknik pijatan terpadu dimana bola pijat bisa bergerak ke atas, bawah, kiri, dan kanan sehingga lebih mengena pada bagian otot luar yang lebih lembut dibandingkan pijatan tradisional,” ungkapnya.

Kursi Pijat Perfect Health didesain menggunakan bahan kulit premium agar pengguna merasa nyaman, merasa rileks sepenuhnya dengan fitur pengubah posisi duduk hingga 180 derajat, serta menikmati musik saat berelaksasi dengan fitur pemutar musik secara otomatis lewat voice control.

“Masyarakat tak perlu ragu untuk menggunakan produk-produk Perfect Health Indonesia karena semua produk telah memperoleh sertifikat lolos uji dari Kementerian Kesehatan sehingga terjamin keamanan dan kualitasnya, serta Perfect Health sudah tersebar di toko maupun di konter yang ada departemen store ternama di seluruh Indonesia,” tambah District Manager Perfect Health Indonesia, Pius Tarung.

Perfect Health memperkenalkan 2 produk baru dalam Roadshow Pameran Perfect Health di Epicentrum Mall Lombok Lt. Dasar yang sudah dibuka dari tanggal 1 Desember 2020 hingga saat ini. Produk terbaru dari line-up Kursi Pijat yakni Perfection II “Intelligent Massage Chair” dan Grand Modish II “Queen Massage Chair”.

Perfection II juga didesain sedemikian rupa dengan menggunakan bahan kulit premium agar pengguna merasa nyaman, merasa rileks sepenuhnya dengan fitur pengubah posisi duduk hingga 180 derajat, serta menikmati musik saat berelaksasi dengan fitur pemutar musik secara otomatis lewat voice control.

Produk terbaru dari line-up relaksasi & therapy ada Perfect Alkaline “Water Converter” yang bisa mengubah air Netral menjadi Air Alkali dengan PH (Potential Hydrogen) di atas 8 yang bagus untuk imun Tubuh, dan Perfect Sleek Alat Pijat Refleksi yang bisa dibawa kemana-mana.

“Ada 10 jenis produk Perfect Health Indonesia yang sudah ada di NTB,” ungkap Arfi’in selaku sistem manager saat memaparkan berbagai keunggulan produk-produk Perfect Health Indonesia di Epicentrum Mall Mataram.

Arfi’in selaku sistem manager memaparkan keunggulan produk Perfect Health Indonesia di hadapan konsumen di Epicentrum Mall Mataram. (HarianNusa)

Perfect Health memberikan diskon khusus, menggunakan kartu kredit bank apapun akan mendapatkan cashback hingga Rp5.000.000 dan Trade in Kursi Pijat Lama Anda dihargai hingga Rp7.000.000. Serta penawaran spesial untuk Anda yang sudah divaksin dengan menunjukkan sertifikat bebas Covid akan mendapatkan harga spesial Perfect Alkaline Water Converter Rp399.000 dari Rp1.200.00 beserta varian massage chair lainnya.

Dalam Roadshow Pameran Perfect Health di Epicentrum Mall Lombok ini masyarakat juga bisa mendapatkan timbangan multifungsi Body Fat Scale dengan harga spesial Rp.199.000,- dan tumbler Rp. 19.000,- bila menunjukkan struk belanja minimal Rp.200.000,- atau kartu membership mall.

Promo spesial ini bisa didapatkan mulai tanggal 19 Juni 2021 di Perfect Health Epicentrum Mall Lombok Lt. Dasar. (*)

Ditresnarkoba Polda NTB Gagalkan Peredaran Ganja Seberat 3 Kilogram

0

HarianNusa, Mataram – Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB, pada Rabu, (16/06/2021) berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis tanaman ganja seberat 3 kilogram yang dikirim melalui salah satu jasa pengiriman barang di Kota Mataram.

Dalam operasi tersebut, pihak kepolisian juga menangkap dua orang terduga penyalahguna narkotika berinisial DU, Laki-laki (24) asal Dompu dan FR laki-laki (22) asal Tangerang beralamat di Kota Mataram.

Direktur Reserse Narkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf diwakili Wadir Reserse Narkoba AKBP Erwin Ardiansyah, SIK. MH., menyampaikan penangkapan itu dilakukan berdasarkan laporan tentang adanya pengiriman barang narkotika jenis tanaman ganja dari Medan ke Mataram melalui salah satu jasa pengiriman barang di kota Mataram.

Selanjutnya Team OPS Ditresnarkoba Polda yang di Pimpin langsung Ka Team OPS Iptu Hendry Christianto S,sos melakukan penangkapan dan pengeledahan terhadap paketan yang di terima DU dan FR tersebut.

“Dari penggeledahan paketan tersebut ditemukan 1 bungkus besar narkotika jenis tanaman ganja seberat 3 kilogram yang dikemas dalam pakaian,” terang Erwin di Mataram, Kamis, (17/6/2021).

Selain itu petugas juga mengamankan barang bukti (BB) berupa 3 Buah Pakaian, 1 Unit Motor Honda Vario nopol DR 6132 CS, 1 Unit Hp iPhone 10, 1 Unit Hp redmi 8.

Dari identitasnya Kedua terduga (DU dan FR) diketahui merupakan mahasiswa di salah satu universitas ternama di Kota Mataram.

Atas perbuatannya tersebut keduanya disangkakan pasal 111 ayat (2) UU RI NO 35 TAHUN 2009 Tentang menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman melebihi 1 kilo atau melebihi 5 batang pohon, dengan pelaku ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Kini kedua terduga diamankan di Ditresnarkoba Polda NTB untuk pemeriksaan lebih lanjut. (*3)

Lihat Video:
https://www.youtube.com/watch?v=AwtJ5JsLn6M