Beranda blog Halaman 116

Peduli Palestina, Remaja Desa Darmaji Galang Dana dan Lelang Lukisan

HarianNusa.com, Lombok Tengah – Ketegangan yang terjadi antara Palestina dan Israel terus mengundang empati berbagai pihak.

Remaja putra dan putri Desa Darmaji Kabupaten Lombok Tengah juga melakukan aksi simpatik. Selain menggalang dana dengan kotak amal, remaja-remaja kreatif ini bahkan melelang lukisan karya mereka, dan hasilnya disumbangkan seluruhnya bagi warga Palestina.

“Duka Palestina adalah duka kita. Dulu waktu Indonesia berjuang meraih kemerdekaan, bangsa Palestina mendukung bangsa Indonesia. Sekarang gantian kita yang mensupport mereka”, ujar Kepala Desa Darmaji, Suhaidi, SE.

Menurut Kades milenial ini, ia sangat mengapresiasi remaja-remaja kreatif di desanya yang tergerak membantu dengan apa yang merek bisa lakukan.

“Ada yang pandai melukis, karya-karyanya luar biasa bagusnya. Bernilai seni tinggi, dan mereka dengan ikhlas melelang karyanya untuk disumbangkan seluruhnya untuk rakyat Palestina”, terang Suhaidi.

Penggalangan dana dan lelang lukisan oleh remaja kreatif ini dilakukan di depan kantor Desa Darmaji, Selasa 25 Mei 2020.

“Silahkan, warga masyarakat bisa datang kesini (Kantor Desa) dan melihat langsung karya-karya mereka hingga beberapa hari kedepan”, pungkasnya.

Pemprov NTB Siap Dukung Lombok Hospital di Lombok Timur

0

HarianNusa.com, Mataram – Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menegaskan kesehatan menjadi salah satu prioritas dalam membangun daerah. Karena itu, Ummi Rohmi sapaan akrabnya sangat mengapresiasi didirikannya Lombok Hospital, sebuah rumah sakit yang didirikan Vlok Foundation di Desa Apitaik, Kecamatan Pringgabaya Lombok Timur.

Hal tersebut disampaikan Wagub, saat menerima audiensi pihak Lombok Hospital di Aula Pendopo Wagub, Senin 24 Mei 2021.

"Kesehatan itu prioritas dalam membangun daerah. Kami sangat senang dengan dibangunnya Rumah Sakit di Lombok Timur. Pesan saya manajemennya harus bagus dan dapat menjadi pusat edukasi," pesan Ummi Rohmi.

Sehingga, Ummi Rohmi menyatakan dukungan penuhnya terhadap dibangunnya Lombok Hospital.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr Lalu Hamzi Fikri menjelaskan dengan didirikannya Lombok Hospital dapat membantu pemerintah dalam menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat. Terlebih di Lombok Timur yang memiliki jumlah penduduk banyak.

"Kehadiran Lombok Hospital Playlist sangat membantu pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat," jelas Kadis.

Direktur Eksekutif Dewan Masyarakat Sehat/ DMS Provinsi NTB Dedi Supriyadi Dalam kesempatan tersebut meminta dukungan dari Pemprov NTB. Ia menyampaikan keberadaan Lombok Hospital, salah satunya mendekatkan pelayanan kesehatan yang lebih memadai di bagian utara Kabupaten Lombok Timur. (*)

Bupati Fauzan Pimpin Rapat Pembahasan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan BPK RI

0

HarianNusa.com, Lombok Barat – Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid didampingi oleh Sekretaris Daerah Lobar Dr. H. Baehaqi, Kepala Inspektorat Lobar Hademan, memimpin rapat pembahasan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Tahun 2020 di Ruang Jayangrane, Senin (24/5). Rapat dihadiri oleh para kepala SKPD lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat.

Mengawali sambutannya, Kepala Inspektorat Lobar Hademan mengatakan, hasil dari pemeriksaan BPK RI pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2020 dari 34 rekomendasi ditemukan hanya Rp. 1.888.398.817,42 yang tersebar di 12 temuan di OPD dan tidak semua OPD. Jenis temuannya itu ada dua yaitu administratif dan material.

"Dari temuan kita yang terbanyak itu Rp. 744 juta dan yang lain besarnya kecil-kecil hanya Rp 150 juta, Rp 28 juta, Rp 8 juta bahkan ada Rp 2 juta," ujar Hademan.

Dia berharap ke depan lebih kecil lagi dan temuan yang ada ini untuk ditindaklanjuti.

"Dari hasil rekomendasi BPK RI ini, saya sampaikan bahwa dalam rangka penguatan tata kelola dan akuntabilitas penyelenggaraan fungsi dan tugas serta kegiatan yang dilakukan oleh Pemda Lombok Barat, perlu ada kesadaran OPD untuk menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan BPK RI. Nanti kemudian Inspektorat yang memfasilitasi Bapak/Ibu sekalian dalam menyelesaikan tindak lanjut sesuai rekomendasi tersebut sampai tuntas," paparnya.

"Kita punya waktu 60 hari dan kita berharap sebelum 60 hari sudah dapat diselesaikan. Prinsipnya kita akan melakukan upaya percepatan," harapnya.

Mengakhiri sambutannya, Hademan berpesan agar orang yang diperiksa itu menjadi orang yang mudah diperiksa dan jangan dibikin berbelit-belit.

"Maka prinsipnya jadilah kita sebagai terperiksa yang mudah diperiksa," tutupnya.

Sementara itu, Bupati Lobar H. Fauzan Khalid bersyukur dengan temuan terkecil hanya Rp 1,8 milyar.

"Kalau diasumsikan dari angka ini dari APBD kita. APBD kita tahun 2020 setelah refokusing sekitar Rp 1,7 triliun dan sebelum refokusing hampir Rp 2 triliun. Ini artinya sekitar 0,18 persen dan itupun kalau APBD kita Rp 1 triliun. Saya yakin ini juga efek dari program Gardu Mente, dari kita melaunching Gardu Mente ada pengaruhnya dan mulai bergerak secara bersama-sama," katanya.

Dia berharap juga temuan-temuan ini cepat diselesaikan. Jangan menunggu masa akhir pemeriksaan dan terbukti bisa diselesaikan.

"Saya ingat betul misalnya LHKPN itu batasnya kalau gak salah bulan Maret dan kita bisa selesaikan Januari 100 persen. Ini juga saya yakin bisa diselesaikan bulan Juni," ujarnya.

Dari amatan sementara kata dia, temuan lebih banyak fisik. Dan itu biasanya menjadi kewajiban dari kontraktor, tinggal rajin-rajin nagih dari kontraktor atau pelaksana dari pekerjaan konstruksi itu.

"Pada kesempatan ini juga saya menyinggung masalah manajemen resiko. Kita di Kabupaten Lombok Barat oleh BPKP dijadikan pilot project. Informasi dari BPKP satu Provinsi itu diambil satu Kabupaten/Kota dan Alhamdulillah Kabupaten Lombok Barat mendapatkan itu. Ada beberapa OPD yang sudah ditunjuk untuk menerapkan manajemen resiko itu," terangnya. (*)

Sekda Hadiri Paripurna Penetapan Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Barat Tahun 2021

0

HarianNusa.com, Lobok Barat – Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat Dr. H. Baehaqi menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lombok Barat tentang Penetapan Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Barat Tahun 2021 di Ruang Sidang DPRD Kab. Lobar Senin, (24/5/2021).

Dalam kesempatan tersebut sambutan singkat bupati yang dibacakan Sekda mengatakan bahwa dengan penetapan perubahan program Pembentukan Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Barat Tahun 2021 menunjukkan adanya keinginan bersama antar pihak legislatif dan eksekutif untuk mewujudkan terlaksananya pembahasan rancangan peraturan daerah yang telah disepakati.

“Perubahan tersebut sesuai dengan ketentuan Pasal 33 Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2011 dan Pasal 10 Permendagri Nomor 80 Tahun 2015 tentang pembentukan produk baru,"ungkapnya.

Dalam perubahan program pembentukan peraturan tersebut diharapkan pembahasan dapat terjadwal lebih terinci untuk masing-masing rancangan peraturan daerah.

“Program Pembentukan Peraturan Daerah ini dapat diimplementasikan dengan biak dan menjadi pedoman bersama dalam pembahasan rancangan peraturan daerah sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing,“ harapnya.

Sidang Paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua I DPRD Lobar Hj. Nurul Adha dan tampak hadir mendampingi Sekda Lobar Dr. H. Baehaqi, Kabag Hukum Setda Kab. Lobar Ahmad Nuralam, SH.,MH. Sekretaris DPRD Lobar Aisyah Desilina Darmawati, S.I.P., Sekretaris Bappeda dan undangan lainnya. (*)

Bunda PAUD KLU Road Show di Kecamatan Kayangan

0

HarianNusa.com, KLU – Bunda PAUD Kabupaten Lombok Utara, Hj. Galuh Nurdiah Djohan Sjamsu melakukan road show di Kecamatan Kayangan (24/5/2021). Hadir pula pada acara tersebut, perwakilan NTB Field Manager Save the Children Harun Anggo, Kabid Pendidikan PAUD PNP Dikpora KLU Drs Lalu Muhammad Zakir, Kades Kayangan Edy Kartono SE serta pengurus PAUD kecamatan dan desa. Kegiatan diawali dengan kunjungan ke PAUD Permata Hidayah Dusun Braringan, kemudian sesi dialog Pemdes beserta Para Guru PAUD di kantor desa setempat.

Bunda PAUD KLU Hj Galuh menyampaikan, pemerintah daerah sudah melakukan kerja sama dengan Save the Children sejak 2017, dimana PAUD Holistik Integratif (HI) ini luar biasa pengembangannya di KLU. PAUD membutuhkan peran serta semua pihak baik guru dalam mendidik putra-putrinya ataupun sebagai pengurus. Terlebih saat pandemi Covid-19, peran guru bisa luar biasa, dimana kegiatan siswa nyaris tak bisa 100 persen dilaksanakan di kelas dengan tatap muka. Lantaran menerapkan prokes bahkan dengan sistem daring.

"Guru itu pahlawan tanpa tanda jasa, kuatkan tekad dan semangat mendidik anak bangsa, dengan mendidik dari usia dini," tuturnya menyemangati.

Lebih lanjut Bunda PAUD yang juga anggota DPRD KLU ini menambahkan, peran dukungan kecamatan dan desa dari pengembangan siswa usia dini menjadi prioritas bersama.

"Untuk diketahui PAUD HI kerja sama Save the Children mendapat lima layanan langsung seperti kesehatan, pendidikan, pengasuhan, perlindungan dan kesejahteraan. Inilah yang membuat perbedaan dengan PAUD-PAUD lain," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kayangan Edy Kartono menyampaikan rasa syukur bisa dikunjungi Bunda PAUD Kabupaten dan rombongan serta bisa berdiskusi terkait PAUD yang ada di Desa Kayangan.

"Selama ini, kegiatan PAUD di Desa Kayangan sinkron dengan Posyandu. Untuk kegiatan atau kebutuhan PAUD dan Posyandu kami di desa selalu menganggarkan tiap tahunnya. Ke depan kita berharap, PKK semua desa yang ada di KLU bisa duduk bersama, saling tukar pikiran terkait pengembangan PKK dan PAUD di desa masing-masing," pungkasnya.

Kegiatan road show diakhiri dengan senantiasa menerapkan protokol kesehatan. Besok (25/5/2021), rencananya dilanjutkan pelaksanaannya di Kecamatan Bayan. (*)

Mantap! SMAN 1 Gerung Juara 1 Lomba Perpustakaan Tingkat Provinsi Mewakili Lombok Barat

HarianNusa.com, Lombok Barat – SMA Negeri 1 Gerung mewakili Lombok Barat (Lobar) pada Lomba Perpustakaan tingkat Provinsi NTB setelah sekolah ini berhasil memperoleh juara satu Lomba Perpustakaan tingkat Kabupaten Lobar.

Lomba perpustakaan tingkat NTB ini digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi NTB setelah berkoordinasi dengan kabupaten/kota di NTB. Lomba ini juga diharapkan sebagai stimulus dan dapat mendorong dan menaikkan Indeks Minat Baca di Desa, sekolah SMA dan SMK.

"Selama ini Provinsi NTB masih di urutan 25 dari 34 Provinsi di Indonesia," kata Dr.Julimansyah, Ketua Tim Juri Lomba Perpustakaan.

Hj. Erni Zuhara, Kepala SMAN telah menyiapkan berbagai hal menghadapi lomba misalnya akreditasi perpustakaan, dan sebenarnya belum siap.

"Namun ternyata dari instrumen yang ada malah lebih kompleks pada lomba perpustakaan. Dan alhamdulillah kita mengikuti mewakili Lombok Barat dan sekarang masih dalam proses penilaian," katanya di SMAN 1 Gerung, (24/5).

Dikatakan Hj.Erni yang adalah istri dari Asisten III Setda Lobar H.Ilham ini, jumlah anggota perpustakaan SMAN 1 Gerung sebanyak 1.065 orang. Jumlah buku 1080 judul dengan 27.110 exsemplar baik fiksi maupun non fiksi termasuk buku digital.

Selanjutnya, ke depan pihaknya akan melakukan kerja sama dengan pihak Dinas Perpustakaan untuk memperoleh link buku-buku digital supaya perpustakaan sekolah dapat ngelink ke perpustakaan daerah termasuk ke Perpustakaan Provinsi NTB.

"Kevdepan koleksi perpustakaan makin banyak hingga lebih menarik, dan lebih banyak gawe menggunakan aplikasi perpustakaan untuk dapat diakses dimanapun mereka," ujarnya.

Sementara itu Bupati Lombok Barat H.Fauzan Khalid dalam sambutannya berharap melalui lomba perpustakaan diharapkan menjadi semangat dan motivasi untuk literalisasi yang semakin tinggi.

"Mari kita budayakan membaca mengembalikan literasi mulai dari keluarga,"ajak Fauzan.

Selain itu, ia juga menginginkan tidak hanya sekolah dan ruangan saja ada perpustakaan namun diharapkannya di setiap ruang terbuka ada perpustakaan minimal untuk memotivasi.

Termasuk, sebutnya tindak lanjut dari Lomba perpustakaan yakni membudayakan literalisasi di Kabupaten Lombok Barat.

Hadir pada acara Penilaian Lomba Perpustakaan Tingkat Provinsi tersebut Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Lobar Abdul Manan, Asisten III H.Ilham, Komite Sekolah H. Suhaily dan para guru SMAN 1 Gerung. (*)

Depresi, Bule Jerman Diduga Meninggal Dunia Karena Gantung Diri

HarianNusa.com, Lombok Tengah – Seorang bule berkebangsaan Jerman Elisa Henriette (31), Senin, (24/5) ditemukan sudah tidak bernyawa di Guest House Batu Bambu Desa Kuta Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Ia diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Berdasarkan laporan polisi nomor LP / 25 / V / 2021 / Polsek Kuta Model A, Kasus bunuh diri itu terjadi sekitar pukul 20.10 Wita.

Kepala Kepolisian Resor Lombok Tengah Polda NTB, AKBP Esty Setyo Nugroho, SIK mengungkapkan, kasus bunuh diri itu pertamakali diketahui oleh rekan korban atas nama Johanna WNA Jerman dan Julia berkebangsaan Austria.

Korban yang diketahui sebagai Boss Guest House Batu Bambu Kuta itu tewas gantung diri. Kedua rekan korban kemudian berusaha memberikan pertolongan dengan memutus tali yang menjerat leher korban serta memberitahukan kejadian itu kepada warga sekitar.

"Setelah dilakukan pemeriksaan medis oleh petugas Puskesmas Kuta, korban sudah dinyatakan meninggal dunia," kata Kapolres Lombok Tengah, AKBP Esty Setyo Nugroho, SIK di Praya, dalam keterangan tertulis, Selasa, (25/05/2021).

Dijelaskan Kapolres, aparat Kepolisian Polsek Kuta langsung menuju lokasi kejadian setelah mendapatkan laporan kasus bunuh diri itu, dan langsung mengamankan TKP, mengamankan barang bukti dan saksi-saksi serta berkoordinasi dengan Puskesmas Kuta untuk melakukan evakuasi korban menuju RS Bhayangkara Mataram.

Berdasarkan keterangan para saksi, lanjut Kapolres, bahwa korban pernah menceritakan dirinya mengalami depresi dikarenakan masalah ekonomi dan masalah hubungan asmara dengan tunangannya.

"Berdasarkan keterangan yang ada, korban ini adalah pemilik Guest House Batu Bambu dan sudah tinggal selama kurang lebih 7 tahun di Kuta, Lombok Tengah," imbuh Kapolres.

Sementara itu, tunangan korban yang diketahui bernama Steven Andrew Moloney serta Manager Guest Houst milik korban, Muclas hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan lantaran masih trauma atas tragedi maut itu.

Saat ini korban Elusa Hendriette telah dibawa ke RS Bhayangkara Mataram oleh petugas Puskesmas Kuta dengan pengawalan ketat aparat kepolisian Sektor Kuta. (*)

Empat Sindikat Narkoba Jaringan Antar Provinsi Dibekuk Polisi di Pelabuhan Lembar

0

HarianNusa.com, Mataram – Empat orang pria terduga sindikat narkoba jaringan antar provinsi berhasil ditangkap Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda NTB.

Awalnya dua terduga berinisial MYM (24) dan MZA (16), asal Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur, ditangkap di pelabuhan Lembar saat keluar dari kapal Ferry penyebrangan dari Padang Bai menuju Lembar, Jumat (21/5), sekitar pukul 03.00 Wita.

"Keduanya sudah diamankan bersama barang bukti 5 bungkus besar yang berisikan Narkotika jenis Sabu dengan berat 520 gram, 1 (satu) lembar tiket pesawat Lion Air dari Pekanbaru tujuan Jakarta an MYM, 1 (satu) lembar tiket pesawat Batik Air dari Jakarta tujuan Denpasar Bali an MZA, 1 (satu) lembar Boarding Pass Padangbai – Lembar a.n MYM 1 (satu) lembar Bukti Pembayaran Tiket ASDP pelabuhan Padangbai, Uang tunai Sebesar Rp. 1.900.000,- (satu juta sembilan ratus ribu rupiah), 1 (satu) unit Handphone Nokia warna biru beserta kartu Sim Cardnya, 1 (satu) unit Handphone Oppo warna biru beserta kartu Sim Cardnya," ungkap Direktur Reserse Narkoba Polda NTB, Kombes Pol. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, saat konferensi pers, Senin (24/5/21).

Helmi mengungkapkan, dari hasil pengembangan terhadap kedua terduga (MYM dan MZA), petugas kembali mengamankan dua tersangka lainnya, yakni HA (33) dan HJ ( 41) tahun yang merupakan satu sindikat, yang juga berasal dari Lotim.

Diungkapkan pula, bahwa modus yang dilakukan oleh para terduga membawa narkoba menggunakan jalur darat bukanlah modus baru.

"Tetapi lewat jalur mana saja, ketika kemudian masyarakat memberikan informasi sekecil apapun maka kita akan telusuri, seperti hari ini kita berhasil menangkap dua terduga jaringan antar provinsi di Pelabuhan Lembar," kata Helmi.

Penangkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa ada dua pria yang akan membawa Narkoba menggunakan kapal melalui penyebrangan Padang Bai – Lembar.

Mendapat informasi tersebut, Ka Tim 1 Ops Ditresnarkoba Polda NTB Iptu Hendry Christianto S.Sos menindaklanjutinya dan berangkat menuju Lembar pada Kamis pukul 23.00 WITA.

Setelah menunggu hingga pukul 03.00 WITA, tim Opsnal berhasil mengamankan dua terduga saat keluar dari kapal Ferry tersebut.

Untuk mengetahui BB narkotika yang diduga disembunyikan di dalam perut mereka, Kedua terduga dibawa ke RS untuk dilakukan pemeriksaan.

"Kedua pelaku kami bawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan tindakan medis yaitu Rontgen untuk mengetahui ada atau tidaknya narkoba di dalam tubuh mereka (terduga, red)," ungkapnya.

Setelah barang bukti didapat, keduanya langsung dibawa ke Dit Resnarkoba Polda NTB untuk disidik lebih lanjut.

Para terduga pelaku dijerat dengan Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga).

Selain itu juga dikenakan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pelaku dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga). (*3)

Club Motor Gede RGOG akan Gelar Baksos dan Promosikan Pariwisata NTB

HarianNusa.com, Mataram, – Pandemi Covid-19 yang telah masuk di tahun ke tiga ini telah menghancurkan sendi perekonomian negara. Bidang pariwisata sebagai penghasil devisa utama mengalami keterpurukan bukan saja di negara kiblat pariwisata namun di Indonesia hal ini membuat pelaku wisata hanya mampu merenungi nasib. Untungnya pelaku usaha kecil UMKM masih mampu hidup walaupun hanya untuk bertahan saja.

Berangkat dari itulah Road Glide Owners Group (RGOG) yang merupakan wadah silaturrahmi antar para pemilik motor gede Harley tipe road glide berasal dari 36 club se-Indonesia, beberapa diantaranya HDCI, HOG, MBI, IMBI, MBC, NIGHT ANGEL dll, menggelar Bhakti Sosial (BAKSOS) di setiap melakukan agenda touring ke beberapa daerah di Indonesia.

Selaku Pendiri dan Panglima RGOG INDONESIA Yovie Megananda Santosa atau akrab dipanggil bang YMS mengatakan wadah yang beranggotakan lebih dari 1003 di 33 kota besar di seluruh indonesia sejak berdiri pada tahun 2018 lalu telah mewakafkan diri untuk berbagi kepada masyarakat kurang mampu dengan tetap menggelar Bhakti Sosial (BAKSOS) di beberapa daerah.

“Terakhir kita menggelar BAKSOS di Jogjakarta pada Maret lalu dengan menyumbang sekitar 400 juta untuk menggiatkan ekonomi masyarakat terutama sektor UMKM yang terpuruk akibat covid-19,” katanya di Mataram, Minggu (23/5/2021).

Pria yang berprofesi sebagai Advocate ini menampik jika kegiatan touring yang dilakukan hanya untuk bersenang-senang dan pamer.

“Sangat disayangkan bila ada orang yang hanya sepintas melihat kita dari luar saja, kami paham bagaimana cara menjunjung tradisi ketimuran, walaupun kami diberi kelebihan rezeki tapi ada hak juga bagi saudara kita yang kurang mampu maka semua anggota setiap melakukan touring itu pasti dengan agenda BAKSOS,” tuturnya.

Tak terkecuali ujarnya, di Lombok NTB ini pihaknya pada Agustus mendatang akan menggelar “Parade Merah Putih Lombok”.

Selama dua hari di sini sejak Sabtu kemarin (22/5/2021) ia bersama 15 anggota dengan moge telah melakukan test ride ke daerah wisata Sekotong dan Kuta Mandalika yang bertujuan untuk survey jalan dan lokasi sehingga anggota RGOG yang akan hadir pada pelaksanaan Parade nantinya mengetahui kondisi jalan dan jalur yang akan dilalui.

“Test ride ini untuk mengetahui kondisi jalan agar anggota nantinya bisa aman berkendara, sekaligus untuk bahan promosi kita nanti, karena saat NTB kita pilih sebagai lokasi parade semua anggota antusias ingin ikut, tapi kan kita batasi karena pandemi mengharuskan kita untuk memperketat prokes,” terang pengasuh 43 anak asuh di bandung ini.

Bang YMS menegaskan agenda di Lombok ini semata-mata untuk lebih mengangkat dunia pariwisata yang terpuruk karena pandemi. Hal ini juga kata dia sesuai dengan harapan Kemenparekraf yang mengajak para Riders untuk turut membantu sosialisasi penerapan CHSE saat touring.

“Bang Sandi (Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif) berharap para club rider turut membantu sosialisasi CHSE dan mampir berkunjung ke tempat pariwisata maupun sentra ekonomi kreatif, membantu menggeliatkan UMKM di sektor ekonomi kreatif sehingga terbuka lapangan kerja seluas-luasnya,” kata Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno di Jakarta beberapa waktu lalu yang dikutip Bang YMS.

Acara test ride kemarin imbuhnya, sangat berkesan. Sepanjang jalan di hingga sampai Sekotong penuh dengan pemandangan indah dengan udara segar menjadi momen yang tak terlupakan dan telah dipublikasi sebagai bahan promosi nantinya. Bahkan hingga mencapai Kuta Mandalika, rombongan disambut dengan hamparan pasir putih yang tiada duanya.

“Tujuan BAKSOS di Sekotong, Kuta dan rencana di Sembalun nantinya saya rasa akan sangat berkesan, apalagi kita akan melibatkan UMKM, ke Lombok kita belanja hasil UMKM sambil beramal untuk masyarakat di tiga lokasi itu,” cetusnya sambil berharap agar masyarakat juga antusias dengan agenda ini.

Sementara itu Yohanes Setiono Head Deputy RGOG chapter NTB sangat antusias dengan akan digelarnya Parade Merah Putih Lombok.

“Terpilihnya Lombok sebagai lokasi Parade merupakan perjuangan kami chapter NTB yang sangat ingin destinasi wisata terutama Kuta Mandalika sebagai ajang MotoGP nantinya bisa terus menggelar event nasional hingga perhelatan MotoGP dilaksanakan. Kami yakin dengan acar parade itu destinasi wisata di Lombok akan semakin terus menggema seantero jagat, apalagi UMKM lokal dengan produk tenun Lombok yang memang menjadi agenda kita untuk di perkenalkan,” papar Pengusaha ini.

Ia sangat berharap masyarakat NTB untuk menerima niat baik ini sambil menegaskan kegiatan ini sejak touring survey jalan kemaren tetap dengan protokol kesehatan yang ketat dengan tes swab serta mengantongi surat ijin dan bukan untuk berwisata.

“Agenda Parade Merah Putih Lombok ini adalah agenda untuk memperingati hari kemerdekaan RI yang dipusatkan di Lombok sambil menggelar Bhaksos, kegiatan survey yang kita lakukan sebagai syarat kelayakan terpilihnya Lombok sebagai lokasi acara, rugi rasanya bila Lombok tidak terpilih karena ada beberapa daerah lain yang sangat ingin dipilih seperti Bali,” tukasnya.

Parade Merah Putih Lombok akan digelar dalam rangka memperingati Kemerdekaan RI nanti dirangkaikan dengan Bhakti Sosial dan berkunjung ke beberapa pelaku UMKM.(r)

Aliansi Sumbawa Untuk Palestina Tunjukkan Solidaritas

0

HarianNusa.com, Sumbawa – Sejumlah organisasi masyarakat di Sumbawa membentuk aliansi untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina. Aksi massa Sumbawa untuk Palestina turun ke jalan mengecam aksi brutal tentara Israel terhadap Rakyat Palestina Jumat siang, 21 Mei 2021.

Kegiatan aksi Sumbawa Bela Palestina diawali dengan berjalan kaki atau long march dari Lapangan Pahlawan, jam gadang sampai ke kantor Bupati Sumbawa. Aparat kepolisian Polres Sumbawa tampak berjaga-jaga selama aksi berlangsung.

Aliansi Sumbawa untuk Palestina ini terdiri dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Sumbawa, KAMMI Sumbawa, Karang Taruna Pupinka, Sumbawa Peduli Jilbab, FSLDK Zone, Relawan Nusantara, HMI UTS, Rohis Sumbawa, Lentera Maca, KNRP Sumbawa, Karang Taruna sebasa, dan Pemuda Muhammadiyah Sumbawa.

“Walaupun aksi diterik matahari siang, ini menunjukkan bahwa pemuda-pemudi, mahasiswa-mahasiswi, dan masyarakat Sumbawa berdiri tegak bersama Palestina, guna mendukung dan mendorong agar kemerdekaan Palestina dapat sepenuhnya di rebut kembali”, ujar Juliadi, S.T.P yang bertindak sebagai Korlap Aksi.

Sebelumnya, Koordinator Umum Aksi Aulia Nurrahman, S.T.P menyampaikan orasi pembuka.

“Aksi ini bentuk keprihatinan yang mendalam dan bentuk solidaritas kami sebagai masyarakat Sumbawa terhadap saudara-saudari di Palestina”, tegasnya

Menurut Aul, letak geografis sumbawa yang jauh dari Palestina tidak menghalagi mereka untuk menunjukkan kepedulian.

“Walaupun jarak Sumbawa jauh dari dari Palestina, walaupun kita terpisahkan oleh jarak dan waktu, namun itu tidak menjadi alasan untuk tidak membela Palestina. Karena umat muslim itu dimanapun berada, mereka tetap satu kesatuan. Ibarat sebuah tubuh apabila salah satu anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh lainnya akan merasakan sakitnya”, ungkapnya.

“Selain itu, aksi Bela Palestina ini tidak hanya di dasari oleh dasar agama namun atas dasar kemanusiaan dan kebangsaan”, imbuhnya.

Massa aksi Sumbawa Bela Palestina kemudian menyampaikan tuntutannya di depan Kantor Bupati Sumbawa.

Mengecam dan mengutuk dengan keras perilaku Zionis Israel yang melakukan
penjajahan, penindasan, kebiadaban dan kekejaman terhadap Palestina.

Mengecam Amerika dan para pendukung perilaku biadab Zionis Israel terhadap
bangsa Palestina. Sebab tindakan mereka dalam mendukung Penjajahan Israel
terhadap Palestina telah bertentangan dengan semangat Perdamaian Dunia dan
pengakuan Hak-hak Negara-Bangsa untuk hidup dengan Sejahtera, Aman,
Merdeka dan Berdaulat.

Mendukung sepenuhnya kemerdekaan Palestina.

Mendorong Pemerintah untuk mendukung kemerdekaan Palestina dengan lebih
agresif dan progresif.

Mendorong Pemerintah untuk menjamin keselamatan seluruh WNI yang
berada di Palestina yang berjuang sebagai garda terdepan aktivis kemanusiaan.

Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menyerukan, menyuarakan,
serta mendukung kemerdekaan Palestina baik dengan kampanye di media
sosial, berinfaq, shodaqoh dan hal apapun yang bisa dan sanggup dilakukan.

Mendorong pemerintah Sumbawa untuk mengeluarkan surat edaran dan kebijakan terhadap instansi- instansi dan desa-desa yang ada di Sumbawa untuk mengeluarkan infak berupa uang dll, untuk sebagai bentuk dukungan support kemerdekaan Palestina.

Mendorong pemerintah untuk mengeluarkan surat edaran terkait pengibaran bendera Palestina di setiap desa-desa dan instansi-instansi yang ada di Sumbawa.

Mendorong Pemerintah Sumbawa untuk mengeluarkan surat edaran terkait Instruksi sholat goib kepada masyarakat Sumbawa.

Mendorong pemerintah untuk mengeluarkan pernyataan sikap untuk memboikot produk-produk Yahudi yang ada di Indonesia, terkhusus Sumbawa.

Bupati Sumbawa Keluarkan Surat Edaran Bantu Palestina.

Massa aksi diterima langsung oleh Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah didampingi oleh Sekda Drs. H. Hasan Basri, MM.

Bupati Kabupaten Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah mengaku telah mengeluarkan surat edaran untuk mendukung rakyat Palestina.

“Kami sudah menunjukan empati dan solidaritas kemanusiaan terhadap kondisi Rakyat Palestina yg menjadi korban serangan militer Israel, dan sudah mengeluarkan Surat Edaran himbauan nomor: 338/235/PEM/2021 untuk melaksanakan istighosah untuk perlindungan dan pertolongan saudara-saudara rakyat palestina”, tuturnya.

Menurut Haji Mo (Mahmud Abdullah), pemerintah Sumbawa sangat mendukung apa yg dilakukan masyarakat Sumbawa yang anti terhadap tindakan kekerasan Israel dan mendukung rakyat Palestina. Pihaknya akan menyampaikan tuntutan aksi kepada pemerintah Provinsi dan Pusat.

Aksi diakhiri dengan seni tetrikal menampilkan aksi Israel terhadap masyarakat Palestina yang mendapat kekerasan dan tindakan brutal tentara Israel.