Beranda blog Halaman 191

Dandim: Lombok Barat dan Mataram Aman

0

HarianNusa.Com – Komandan Kodim 1606/ Lobar Kolonel Czi. Efrijon Scroll, S.IP., M.M., meminta masyarakat untuk lebih cerdas menyaring berita yang tersebar. Terlebih situasi saat ini dengan banyaknya aksi unjuk rasa. Sehingga tidak mudah termakan isu dan berita hoax yang bertebaran di dunia maya.

Hal itu disampaikan Dandim saat menggelar silaturahmi dengan awak media di Makodim 1606/Lobar, Jum’at (27/9/19).

Akmil lulusan 1996 itu juga meminta agar masyarakat selalu menjaga kondusifitas lingkungannya.

Menurut Dandim Lobar yang dilantik 10 September 2019 lalu itu, secara umum kondisi daerah Lombok Barat dan Mataram masih kondusif. Meski ada beberapa aksi unjukrasa namun tidak mengganggu stabilitas keamanan di daerah.

“Masyarakat harus lebih cerdas dalam memilih dan memilah berita, jangan mudah percaya isu hoax,” ungkap Dandim. (f3)

Ket. Foto:
Dandim 1606/Lobar, Kolonel Czi. Efrijon Scroll, S.IP., M.M. saat menggelar silaturahmi dengan awak media. (HarianNusa.Com/f3)

Program Hapus Tato YBS Didukung Bupati Lobar

0

HarianNusa.Com – Rencana road show program hapus tato yang akan digelar oleh Yayasan Berdayakan Sesama (YBS) kali ini mendapat dukungan dari Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid.

“Alhamdulillah, program hapus tato kian mendapat dukungan luas dari pemerintah, kali ini Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid, S.Ag, M.Si,” terang Direktur Utama YBS, M. Fahrurrozi saat ditemui di Pendopo Kantor Bupati Lobar, Rabu (25/9/19) lalu.

Fahrurrozi, saat itu memaparkan perkembangan aktivitas kegiatan dan progress persiapan yang dilakukan panitia yang telah menerima 1500 pendaftar.

Kegiatan Hapus tato ini merupakan yang pertama kali diadakan di Pulau Lombok – NTB. Dan mendapat antusias yang luar bisa dari sahabat hijrah.

Hapus tato ini diselenggarakan oleh Yayasan Berdayakan sesama dan Komunitas Lima Waktu Creative Studio yang bekerja sama dengan Islamic Medical Service (IMS) Jakarta Pusat dan didukung oleh banyak pihak, terutama Pemerintah Daerah di beberapa Kabupaten di Pulau Lombok.

“Insya Allah kegiatan ini akan berlangsung mulai Tanggal 26 Oktober hingga 02 November, terkait waktu dan tempat akan kami informasikan melaui Media Sosial YBS dan LW juga memlaui Group Whatssapp yang sudah ada,” jelas Fahrurrozi.

Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid langsung memberikan apresisasi dan mendukung penuh kegiatan ini.

“Saya sangat mendukung kegiatan ini dan insyallah kami akan turut andil,” tutur orang nomor satu di Lombok Barat itu.

“Tentunya ini akan mengurai kesadaran saudara-saudara kita yang ingin kembali, Tato memang hampir sebagian besar persepsi di masyarakat adalah simbol kenakalan atau negatif, namun ini perlu ditepis karena mereka pun punya harapan untuk memperbaiki, dan Alhamdulillah bagi saya dan kita semua ini sangat positif. Insyallah , jika tidak ada halangan yang berarti , saya akan hadir pada acara hapus tato nanti,” tambahnya. (f3)

Ket. Foto:
Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid. (istimewa)

Ribuan Pemuda Serbu Pameran Beasiswa Terbesar di Indonesia

World Indonesia Scholarship (WISH) adalah pameran beasiswa terbesar di Indonesia yang mempertemukan para scholarship hunter, awardee, komunitas/organisasi, lembaga penyedia beasiswa, lembaga pendidikan, pemerintah, hingga perusahaan/institusi yang peduli terhadap beasiswa dan pendidikan di Indonesia. Festival ini hadir sebagai bentuk dukungan “Gerakan Nasional Masyarakat Peduli Beasiswa”.

WISH Festival ini dilaksanakan di seluruh Provinsi di Indonesia, termasuk di Nusa Tenggara Barat tanggal 22 September 2019. Besarnya animo masyarakat NTB terhadap kegiatan ini terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 5.727 orang dalam waktu yang singkat.

Acara ini berlangsung selama satu hari dari pagi jam 8 sampai dengan jam 5 sore dengan rangkaian acara: Scholarship forum, Scholarship workshop dan Seminar, Scholarship Supermentor, Education Expo, IELTS and TOEFL Coaching Klinik, dan inspiring talk.

Scholarship Forum dimeriahkan dengan kehadiran para penyedia beasiswa, seperti LPDP, AMINEF, JASSO, dan LPP NTB yang memberikan semangat bagi para scholarship hunter yang sedang memperjuangkan beasiswa.

Selanjutnya, ada juga Scholarship workshop dan Seminar yang dimentori oleh para alumni LPDP beasiswa LN yang memberikan tips and trik terkait beasiswa dan segala detail persiapannya.

Para mentor tersebut diantaranya adalah Ipan Hidayat (Graduated Master di Wageningen University, Belanda), Baiq Desy Ratnasari (Graduated Master di Cardiff University, UK), Muji Juherwin (Graduated Master di Queensland University, Australia), Himayatinnisa Septiyana (Graduated Master di Melbourne University, Australia), Saddam Husain (Graduated Master di Adelaide University, Australia), dan Devian Pratama Rahmatullah (Graduated Master di Birmingham University, UK).

Selain para mentor tersebut, adapula sesi supermmentor dari para representative alumni yang menjabarkan tentang pengalaman mereka studying abroad. Para supermentor tersebutu terdiri dari Mahurni (Graduated Master di Monash University), Nurul Izzati (Graduated Master di Lund University), Baiq Hilda Astriana (Graduated Master di Oregon University), dan Romy Hidayat (Graduated Master di Adelaide University).


Education expo dimeriahkan oleh beragam lembaga, institusi, dan perusahaan yang concern dalam bidang pendidikan dan beasiswa, seperti JASSO, AMINEF, LPDP, MEDCOM, NUTRIFOOD, SCHOOTERS, IDP Indonesia, NIEC, STRAYA LANGUAGE INSTITUT, BINA ANTAR BUDAYA, Co.Nari, LPP NTB, Universitas Tekknologi Sumbawa, dan Uncle Dee Ice Cream.

Terakhir, ada aganda inspirational talks yang diisi oleh Gubernur NTB (Dr. Zulkieflimansyah) yang saat itu datang bersama direktur utama PT Maspion Group bapak Alim Markus, Bupati KLU (Dr.H Najmul Akhyar SH.,MH), CEO NutriFood (Mardi Wu), Direktur MEDCOM (Mirdal Akib), dan para perwakilan lembaga penyedia dana beasiswa.

Salah satu event yang juga banyak ditunggu oleh peserta adalah IELTS dan TOEFL Coaching clinics, yang memberikan kesempatan peserta untuk ikut simulasi test yang selanjutnya di follow up dengan tips and trik mendapatkan skor tes impian.

KALBAR, KALTENG, SUMSEL, RIAU Dan JAMBI Terus Diguyur Hujan

0

HarianNusa.com, Jakarta – Beberapa wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah terus diguyur hujan selama dilaksanakan operasi TMC (Teknologi Modifikasi Cuaca). Hujan juga tetap membasahi wilayah Provinsi Jambi, Riau dan Sumatera Selatan.

Setelah beberapa hari digelar operasi TMC di Sumatera dan Kalimantan, kepekatan asap mulai berkurang dan awan bisa tumbuh baik. Penaburan kapur tohor pagi hari juga membantu awan tumbuh lebih mudah sehingga penyemaian dengan garam lebih berpotensi hasilkan hujan,” ujar Tri Handoko Seto, Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC-BPPT) di Jakarta, Kamis (26/9/2019).

Kalimantan Barat

(25/9/2019) – Tim BBTMC-BPPT Posko Pontianak didukung TNI AU hari ini memfokuskan melakukan penyebaran kapur tohor (CaO) di daerah Sekadau, Sintang, Melawi dan Ketapang. Pesawat CN 295 meluncur dari Lapangan Udara Supadio, Pontianak sekitar pk 09.30 WIB dengan membawa 2400 kg CaO.

“Misinya CaO akan membuka kolom udara yang tertutup asap agar radiasi matahari bisa sampai permukaan bumi sehingga ada energi penguapan untuk pertumbuhan awan,” ujar Satyo Nuryanto, Koordinator Lapangan BBTMC-BPPT Posko Pontianak.

Secara keseluruhan pada pk 16.00, hujan dilaporkan terjadi di wilayah Singkawang, Bengkayang, Sukadana, Koramil1206-14 Hulu Burung, dan Digi Stamet (Stasiun Meteorologi) Pontianak.

(24/9/2019) – Sebagian besar wilayah Kalbar pada Selasa sore hari terjadi hujan ringan hingga lebat, yaitu terpantau di Posko TMC Lanud Supadio dan Banjarsari Kecamatan Kendawangan Ketapang, Bengkayang, SMK Anjungan, Balai Berkuak , Sukadana , Melawi , Kendawangan Ketapang , Entikong , Kembayan, Digi Stamet Pontianak, Posmet Ketapang-Sandai, Singkawang, Sanggau-Beduai, hingga Sanggau-Sekayam .

“Pantauan visual dari penerbangan pertama siang hari terdapat pertumbuhan awan cumulus congestus dengan ketinggian 12.000 – 14.000 kaki di Kab. Ketangan bagian utara sampai selatan. Penerbangan sempat alami goncangan cukup keras,” ujar Satyo. Volume total curah hujan hasil TMC dari 19-23 September capai 81 juta M3

Kalimantan Tengah

(25/9/2014) – Memasuki hari ke-9 operasi TMC BBTMC-BPPT didukung TNI AU di Kalimanan Tengah, hujan kembali terjadi di wilayah Kapuas, Pulang Pisau, dan Kota Palangkaraya.

Pada pagi hari, operasi TMC penyemaian awan dilakukan di Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau. “Kabut asap terpantau di ketinggian 5000 kaki. Sementara, pantauan awan di ketinghgian 13.000 kaki,” ujar Faisal Sunarto, Koordinator Lapangan BBTMC-BPPT Posko Palangkaraya.

Sedangkan, penerbangan kedua, ditargetkan ke wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Pulang Pisau.

(24/9/2019) – Hujan ringan terjadi sore hari di beberapa wilayah, yaitu Pangkalan Bun wilayah Lanud TNI AU, Kabupaten Kapuas, dan Kabupaten Sampit.

Menurut Faisal Sunarto, sejak pagi kondisi cuaca di wilayah Kalteng terpantau berasap. Pantauan secara visual penerbangan terdapat pertumbuhan awan cumulus dengan ketinggian 9.000 – 14.000 feet di bagian Selatan dan Tenggara Kalimantan Tengah. Total volume hasil TMC di Kalteng dari 17-23 September 2019 tercatat capai 14 juta M3.

Operasi TMC Penanggulangan Karhutla di Kalteng ini dipusatkan di Posko Bandar Udara Tjilik Riwut Palangkaraya dengan diperkuat tim BBTMC-BPPT sebanyak 5 orang (termasuk Flight Scientist), dan didukung 13 orang dari TNI AU untuk kru pesawat.

Riau dan Jambi

(25/9/2019)- Tim BBTMC-BPPT didukung TNI AU menggunakan pesawat Hercules C 130 membawa NaCl sebanyak 2.500 kg dan CaO sebanyak 1500 tujuan pennyemaian di Siak, Dumai, Pulau Rupat, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar dan Pelalawan. Di Jambi, dilaporkan terjadi hujan di daeran Muaro Jambi dan Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat.

Laporan hujan terjadi di wilayah Provinsi Riau terjadi di Dumai, Pelalawan, Kep Meranti, Bengkalis, Kuantan Singingi, Indragiri Hilir, Siak, Rokan Hulu, Kampar dan Rokan Hilir. Sedangkan di Jambi, dilaporkan terjadi hujan di daerah Muaro Jambi dan Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat.

“Selama dua hari ini, perkembangannya sangat signifikan, hujan turun di banyak wilayah di Riau serta Jambi. Bahkan meluas hingga Sumatera Selatan,” ujar Samba Wirahma, Koordinator Lapangan BBTMC-BPPT Posko Riau. Total volume air hasil TMC sejak 17-24 September 2019 di Riau, Jambi dan Sumsel tercatat sekitar 250 juta M3.

Sumatera Selatan

(25/9/2019) – Posko Palembang dibuka Selasa kemarin dan mulai beroperasi hari ini. “Kami melakukan dua kali penerbangan penyemaian awan,” ujar Dwipa W Soehoed, Koordinator Lapangan BBTMC-BPPT Posko Palembang. Penerbangan pertama dilakukan pada pagi dengan target penyemaian di Kab. Ogan Komering Ilir dan Kab. Banyuasin pada ketinggian 9.500 kaki dengan menghabiskan bahan semai garam sebanyak 800 kg. Penerbangan kedua dilakukan pada siang hari dengan target penyemaian di Kab. Banyuasin pada ketinggian 9000-9500 kaki dengan menghabiskan bahan semai garam sebanyak 800 kg. Hujan dengan intensitas ringan terpantau di kabupaten Ogan Komering Ilir dan Kabupaten Banyuasin (BBTMC-BPPT).

Revolusi Industri 4.0, NTB Persiapkan Wirausaha Muda Go Digital

0

HarianNusa.Com, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas Perdagangan NTB bekerja sama dengan Mataram Kreatif akan menyelenggarakan Talk Show UKM Go Digital di Achibara Coffee, Jalan Jendral Sudirman, Rembiga Mataram.

Kegiatan yang akan digelar pada Jumat 27 Semptember 2019 ini akan menghadirkan para pemateri yang berkompeten di bidangnya yakni Dra Hj Putu Selly Andayani, M.Si (Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB), dan Askar DG Kamis (Google Gapura Digital).

“Ayo hadir dan ikuti!. Bagi teman-teman yang ingin belajar menjadi wirausaha muda yang go digital, mari segera melakukan pendaftaran karena jumlah peserta terbatas,” serunya dalam akun resminya, Kamis, (26/9).

Ia mengajak para generasi millenial untuk memanfaatkan kegiatan ini sebaik mungkin dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0.

“Manfaatkan acara ini sebaik mungkin untuk mempersiapkan generasi muda Indonesia dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0. Acara in tidak dipungut biaya serta akan mendapatkan konsumsi,” ujarnya.

Info dan pendaftaran hubungi:
Alit Arsana ( 087865633488 )
Dede Purnama ( 085339260442 )
(f3)

Kunjungi Lombok Jangan Lewatkan Nikmatnya Sensasi Kehangatan Produk Olahan Buah Pala

0

HarianNusa.Com, Mataram – Pala adalah buah yang termasuk kategori tanaman rempah-rempah. Tidak hanya dijadikan sebagai bumbu dapur akan tetapi bisa juga dibuat menjadi berbagai produk makanan olahan dan minuman yang berkhasiat tinggi.

Jika anda berkunjung dan berwisata di Lombok maka jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi dan merasakan sensasi beragam pangan dan minuman berbahan baku buah pala, yang menghangatkan dan menyehatkan.

Produk Camilan buah Pala sudah dipasarkan diberbagai pusat oleh-oleh di NTB. Beberapa diantaranya adalah manisan pala, serbat pala, teh pala dan bubuk pala.

Sudiarti Yuliani warga Mantang kecamatan batukliang Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat merupakan perintis dan pengrajin produk camilan khas buah pala. Ia mengolah buah pala menjadi berbagai produk makanan dan minuman.

“Disamping lezat, juga menyehatkan,” ujar

Lebih detail ia menjelaskan bagian-bagian buah pala yang diolahnya. Daging buah diolah menjadi manisan, kulit dan bunga diolah menjadi teh celup, sementara biji pala dijadikan sebagai bumbu dapur.

“Mulai dari kulit hingga biji semua kami olah. Tidak ada yang dibuang percuma,” jelasnya.

Ide mengolah buah pala ini muncul karena belum banyak orang mengetahui potensi buah pala itu sendiri. “Padahal semua bagiannya bisa diolah menjadi berbagai produk yang bernilai ekonomi,” terangnya.

Ibu tiga orang anak ini mengaku, masih banyak masyarakat di wilayahnya yakni Batukliang Lombok Tengah yang tidak mengetahui manfaat buah pala. Sehingga ketika panen, hanya bijinya saja yang mereka olah.

“Selebihnya dibuang percuma, padahal buah pala ini punya banyak manfaat terutama untuk kesehatan,” kata Sudiarti.

Produk olahan pala yang menjadi andalannya adalah manisan pala. Dimana produk ini masih jarang ditemukan khususnya di NTB.

“Manisan pala ini masih jarang orang buat. Bisa dibilang masih langka dan tidak ada pesaing. Makanya saya kepikiran buat inovasi sendiri. Kalau orang bisa buat teh kelor, kenapa saya tidak bisa,” ujarnya bersemangat.

Proses pembuatan manisan pala ini menurut Sudiartini terbilang cukup rumit. Buah pala yang sudah dikupas kemudian ditumbuk, lalu diberikan taburan gula pasir diatasnya untuk kemudian dijemur ditengah terik matahari, selama satu minggu.”Kalau kondisi cuaca sangat terik cuma 3 hari saja sudah kering,” tambahnya.

Untuk bahan baku, Sudiartini memanfaatkan potensi sumber daya lokal yang ada yakni dari hasil hutan di batukliang Lombok tengah. “Di sini produksi buah pala lumayan banyak jadi kita manfaatkan,” katanya.

Khusus untuk manisan pala, Sudiartini bisa mengolah 20 hingga 25 kilogram untuk satu kali produksi.”Manisan pala ini tahan sampai 3 tahun. Ini obat, karena tanpa bahan pengawet,” terangnya.
Harga satu bungkus manisan pala berkisar 10 hingga 15 ribu rupiah. Sementara untuk buah pala asli yang belum diolah di banderol dengan harga 55 ribu rupiah. Begitu juga dengan olahan pala lainnya.

Dalam berproduksi, sudiarti mengaku bukan tanpa kendala. Salah satu kendala yang dihadapi adalah minimnya peralatan untuk pembuatan teh celup. Ia mengaku cukup kesulitan mencari bahan baku untuk kantung teh celupnya. “Sejauh ini saya pakai peralatan manual saja,” terangnya.

Sudiarti berharap usaha olahan buah pala yang digelutinya dapat semakin dikenal masyarakat tidak hanya di NTB saja, akan tetapi hingga ke luar daerah bahkan mancanegara, mengingat banyaknya manfaat buah pala untuk kesehatan.

“Semoga bisa lebih dikenal lagi, karena manfaat buah pala ini sangat banyak sekali untuk kesehatan,” harapnya. (f3)

Berang Difitnah Jual Beli Jabatan, Bupati Lobar akan Investigasi

0

HarianNusa.Com – Pemberitaan media tentang jual beli jabatan di Pemerintah Kabupaten Lombok Barat memantik reaksi keras Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat, H. Moh.Taufiq.

Seperti dirilis sebuah media kemaren (Rabu, 25/9/19) Taufiq tegas menyatakan itu tuduhan yang tidak berdasar.

“Itu fitnah yang sangat keji. Bagaimana ada jual beli jabatan kalau job fit baru akan kita laksanakan besok (Jum’at, 27/9)?,” tukas Taufiq keras dalam rilis yang disampaikan, Kamis, (26/9).

Taufiq mengibaratkan fitnah keji yang dilontarkan oleh oknum ASN tersebut seperti berzina dengan ibunya sendiri.

“Oknum ini harus bertaubat. Seburuk-buruk manusia itu adalah yang memfitnah,” ujar Taufiq.

Taufiq meminta tuduhan yang ditudingkan itu harus didasarkan bukti. Jangan sampai menggelinding menjadi isyu panas menjelang mutasi.

Menurut perkiraan Taufiq, hasil job fit tersebut baru bisa dieksekusi di Bulan Oktober tahun ini.

“Setelah itu baru panitia seleksi akan mengumumkan JPTP (Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau eselon 2, red) yang kosong , sehingga proses ini dan proses pansel sekda akan tuntas akhir November,” terang Taufiq.

Di tempat terpisah Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid pun menyayangkan media yang memuat berita tuduhan ASN itu.

“Mestinya media juga harus bertanggung jawab dengan melihat kredibilitas narasumber dan validitas informasi. Fitnah kok dimuat?,” ketus Fauzan berang.

Fauzan memastikan akan melakukan investigasi terhadap fitnah tersebut.

“Jangan sampai karena tidak memenuhi kualifikasi dan kompetensi, ASN yang memfitnah ini berdalih dengan hal yang sama sekali tidak benar,” ujar Fauzan sambil mengaku sudah tahu siapa oknum tersebut.

Fauzan mengaku selain investigasi, saat ini pihaknya memang sedang menyiapkan proses evaluasi terhadap 17 pejabat untuk di-job fit. Job Fit yang juga menggandeng tim independen dan akademisi itu akan bekerja objektif dan menjadi dasar penilaian kompetensi seseorang ASN untuk duduk pada jabatan tertentu.

Selain tim independen dan akademisi, penempatan ASN, terang Fauzan, dibahas bersama Tim Baperjakat yang akan memberi masukan kepada dirinya dan Wakil Bupati untuk menempatkan seseorang.

“Penilaian tidak semata soal kualifikasi, kompetensi, dan rekam jejak kariernya. Tapi juga soal etika dan moral,” tegas Fauzan.

Proses tersebut, imbuh Fauzan, murni antar Tim Independen dan Baperjakat.

“Tidak ada calo-calo. Kalau masukan dari berbagai pihak, silahkan. Tapi tetap yang memutuskan itu saya, wakil bupati, dan hasil rekomendasi Baperjakat,” terang Fauzan tegas. (f3)

Resmi, DPRD Lombok Barat Dipimpin Nur Hidayah

0

HarianNusa.Com – Pimpinan DPRD Lombok Barat (Lobar) definitif masa jabatan 2019-2024 akhirnya dilantik meskipun sempat tertunda satu bulan lebih. Pelantikan digelar dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Lobar, Selasa (24/9/19).

Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur NTB Nomor 171.2/689 Tahun 2019, unsur pimpinan DPRD Lobar defintif yang telah disetujui Gubernur Zulikeflimansyah itu adalah Ketua Hj. Nur Hidayah dari Partai Grindra, Wakil Ketua 1 Hj. Nurul Adha dari PKS, Wakil Ketua 2 Imam Kafali dari Partai Golkar, dan Wakil Ketua 3 Ahmad Suparman dari PPP.

“Palu pimpinan secara resmi kami terima dan sekaligus memberi makna bahwa wewenang dan tanggung jawab dalam memimpin DPRD Kabupaten Lombok Barat lima tahun kedepan menjadi wewenang dan tanggung jawab kami,” ucap Nur Hidayah dalam sambutannya.

Ditambahkannya, Rapat Paripurna Istimewa memberikan legistimasi yang kuat dalam mengemban amanah sebagai pimpinan DPRD Lobar kedepan. Sehingga tidak ada keraguan atau kendala dalam pelaksanaan tugas kewenangan dan tanggung jawab sebagai pimpinan DPRD kedepan.

“Ini menjadi titik awal mulainya amanah yang dipercayai kepada kami,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Lobar H. Fauzan Khalid saat membacakan sambutan Gubernur NTB Zulkieflimansyah berharap agar para wakil rakyat di bawah pimpinan yang baru mampu bekerja dengan baik. Gubernur juga berharap agar sinergitas antara eksekutif dan legislatif dapat terjalin lebih baik lagi.

“Semoga Ketua DPRD terpilih atas amanah dan kepercayaan masyarakat mampu merangkul aspirasi dari segenap anggotanya yang membawa suara masyarakat Kabupaten Lombok Barat,” katanya.

“Pimpinan DPRD priode 2019 -2024 yang memancarkan keindahan ibarat sunrise baru terbit memancarkan harapan baru. Sedangkan Pimpinan DPRD lama ibarat sunset yang baru terbenam, yang telah menorehkan prestasi. Sehingga kedepan antara Legislatif dan Eksekutif diharapkan dapat saling membangun kerja yang bersinergi, kerja yang saling dukung, serasi dan tidak saling mendomiasi satu dengan lainnya dalam menjalankan tugas dan fungsinya tegas,” ungkap Fauzan. (f3)

Ket. Foto:
Pengambilan sumpah jabatan Pimpinan DPRD Kabupaten Lombok Barat periode 2019-2024. (istimewa)

Solidaritas dari Bima dan Mataram untuk Korban Kabut Asap

HarianNusa.com, Mataram – Kabut asap yang masih terus menutupi langit Riau, Jambi dan Kalimantan sangat mengganggu aktifitas dan kesehatan warga. Hal ini mengundang simpati berbagai kalangan, termasuk warga Kota Mataram dan Bima.

Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) NTB melakukan aksi solidaritas peduli bencana kabut asap yang terjadi di Sumatra dan Kalimantan, Minggu pagi (22/9/2019. Aksi ini di lakukan serentak di 2 kota sekaligus, yaitu di  Kota Bima dan Kota Mataram.

Di Kota Bima, para relawan melakukan long march dari Paruga Nae dan berakhir di lapangan Sera Suba. Kegitan diisi dengan orasi kemanusiaan, teatrikal, simbolis pemakain masker dan penggalangan dana.

Sedangkan di Kota Mataram aksi terpusat di acara car free day di jalan Udayana Mataram. Relawan juga melakukan Aksi long march, teatrikal, penggalangan donasi, penandatanganan diatas kain putih. Aksi solidarity’s ini juga didukung dengan aksi barbershop kemanusiaan oleh komunitas LBC (Lombok Barberman Community) Henna, Mos, dan Bem Yarsi Mataram.

Rekon Rumah Pascagempa Berakhir Desember 2019, Winengan Optimis Lobar Tuntas Sesuai Deadline

0

HarianNusa.Com – Pemerintah pusat sudah memberi deadline (batas waktu) penyelesaian rehab rekon rumah terdampak gempa di NTB sampai 31 Desember 2019. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Lombok Barat, Lalu Winengan pada acara pertemuan Pengarahan Dandim 1606 Lombok Barat bersama Bupati Lombok Barat terkait percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa di Gedung Taman Budaya, Narmada, Senin (23/9/19).

Dalam laporannya, Winengan menyampaikan bahwa di Lombok Barat rehabilitasi dan rekonstruksi (Rekons) rumah pasca gempa sudah selesai sekitar 60 persen. Dari prosentase ini, hanya kabupaten Lombok Barat yang dinilai baik secara fisik maupun administrasi. Sementara kabupaten Lombok Utara (KLU), Lotim, Loteng, dan Kota Mataram masih kurang dari 50 persen.

Winengan optimis, sisa 40 persen rekons di Lombok Barat akan terealisasi sesuai batas waktu yang telah ditetapkan.

“Dari sisa sekitar 40 persen, kita optimis rekons rumah pasca gempa bisa selesai total hingga batas waktu yang telah di tentukan,” kata Winengan.

Menurut mantan Komandan Sat Pol PP Lombok Barat ini, sisa rekons yang belum terealisasi, hingga sisa waktu sekitar tiga bulan lagi, semua komponen pemerintah bersama fasilitator, aplikator dan pokmas diminta bekerja sama dengan baik dan ada hasil.

Sisa rekons yang 40 persen atau sekitar 30 ribuan unit ini, Winengan berharap, jika fasilitator, aplikator dan pokmas dalam melaksankan tugas tidak ada yang nakal, Winengan optimis realisasi rekons hingga batas waktu 31 Desember 2019 bisa diselesaikan.

“Yang penting selama mereka tidak ada yang nakal, Insya Allah bisa selesai,” katanya.

Sementara itu, Dandim 1606 Lombok Barat, Kolonel Czi Efrijon Kroll mengemukakan, sisa pekerjaan rekons tidak menjadi permasalahan yang cukup signifikan. Cuma, kata dia, yang dikuatirkan adalah terjadinya kelangkaan dan mahalnya material semen. Jika ini terjadi, pihaknya akan menggelar operasi pasar bersama Polda NTB. Hal ini dilakukan agar pihak suplier semen tidak memainkan harga di atas harga standar pemerintah yang sah.

“Jika ada suplier yang terbukti menaikkan harga di luar kewajaran, kita akan proses,” kata Efrijon di hadapan Bupati Lombok Barat, perwakilan Kapolres Lombok Barat, Kalak BNPB Lombok Barat, Kadis Perkim, Perwakilan BRI serta ratusan peserta yang tergabung sebagai pasilitator, aplikator dan pokmas.

Sementara itu, Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid menyatakan apresiasi yang tinggi kepada Dandim 1606 Lombok Barat. Karena telah mengajak semua komponen yang terlibat langsung dalam rekons rumah pasca gempa.

Bupati mengajak semua harus yakin, dengan bekerja sama dan silaturahim, apa yang dikerjakan diharapkan akan bisa cepat selesai. Semua kesulitan akan bisa diatasi, karena dengan kerja sama dan silaturahmi, pekerjaan akan cepat selesai dan mendapat keberkahan.

“Beberapa waktu lalu, saya sudah menandatangani SK terbaru terkait tambahan rumah yang rusak ringan, sedang dan berat, termasuk memperbaiki data anomali sebelumnya,” tegas bupati.

SK ini lanjut bupati, sudah dilanjutkan ke BNPB pusat dan selanjutnya akan direalisasi dalam bentuk pencairan dana. (f3)