Beranda blog Halaman 211

Sering Lemas saat Buka Puasa, Ini Penyebabnya

HarianNusa.com – Usai berbuka puasa ditemui banyak kasus kondisi tubuh lemas dan pingin tidur. Karena kondisi tubuh yang sangat lemas tidak jarang banyak yang tidak melaksanakan tarawih.

Penyebab badan lemas saat berbuka puasa beraneka ragam, tapi gejala tersebut umumnya karena tubuh mengalami defisit kalori dan cairan sehingga tubuh menjadi lemas. Padahal seharusnya berbuka puasa dapat mengembalikan tubuh menjadi segar. Dilansir dari halodoc, tubuh menjadi lemas saat berbuka disebabkan berbagai faktor di antaranya:

Kadar gula darah rendah (Hipoglikemia)

Kondisi ini terjadi jika saat berbuka puasa terlalu mengkonsumsi makanan manis seperti kolak, cendol, es dan makanan soda lainnya. Makanan tersebut berbentuk karbohidrat simpleks, yang jika dikonsumsi berlebihan dapat membentuk kadar gula darah meningkat drastis. Namun kadar gula darah yang meningkat drastis dapat memicu juga pengeluaran hormon insulin berlebihan yang menyebabkan menurunnya gula kadar gula darah. Sehingga menimbulkan gejala lemas dan pusing.

Makan terlalu cepat

Mengkonsumsi makanan terlalu cepat saat berbuka puasa menyebabkan perut menjadi penuh. Kondisi lambung yang penuh bisa menimbulkan gejala lemas, pusing dan mual. Sehingga itu dianjurkan berhenti memakan sebelum kenyang.

Radang lambung (Gastritis)

Ini merupakan penyakit lambung karena terlalu mengkonsumsi makanan pedas atau asam.

Konsumsi MSG berlebihan

Monosodium glutamat alias MSG adalah salah satu bahan makanan yang paling banyak mendapatkan pemberitaan buruk. Penyebab rasa atau micin dinilai buruk untuk kesehatan jika dikonsumsi berlebihan. Seperti bakso, mie instan, aneka jajanan yang mengandung bahan pengawet, frozen food, dll.

Lainnya

Faktor lainnya seperti anemia, dehidrasi jika kurang minum saat buka puasa, hipotensi atau tekanan darah rendah, stres, flu dan diabetes.

[td_smart_list_end]

Solusi

Untuk mencegah tubuh lemas saat berbuka puasa, dianjurkan melakukan hal-hal sebagai berikut:

  • Jangan mengonsumsi makanan manis atau makanan apapun juga secara berlebihan saat berbuka puasa.
  • Penuhi kebutuhan cairan dan hindari minuman bersoda dan kafein saat berbuka puasa
  • Hindari makanan pedas
  • Hindari merokok
  • Mengkonsumsi makanan bergizi untuk pemenuhan kalori dan tidak terlalu berlebihan
  • Tidur yang cukup.

(sat)

 

Kodim Bima Gelar Karya Bhakti di Masjid dan TPQ Penatoi

0

HarianNusa.Com – Dalam rangka meningkatkan stabilitas wilayah, menjaga keharmonisan dan kerjasama dengan masyarakat serta kenyamanan dalam melaksanakan puasa di bulan Ramadhan, Kodim 1608/Bima menyelenggarakan karya bhakti di dua lokasi yakni di Masjid Al Istiqomah dan Taman Pendidikan Alquran (TPQ) Abu Bakar Ashidiq Kelurahan Penatoi Kecamatan Mpunda Kota Bima, Jumat (24/5/19).

Menurut Danrem 162/WB, kegiatan tersebut dilakukan selain dalam rangka menjaga agar hati tetap bersih selama melaksanakan ibadah puasa, juga tidak kalah pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagaimana hadist yang mengatakan kebersihan sebagian dari iman.

Karya bhakti di lingkungan TPQ Abu Bakar Ashidiq akan berlangsung selama beberapa hari dengan target mengerjakan penambahan teras dan bangunan lantai dua.

Selain itu, sambung Danrem, kegiatan juga bertujuan untuk menjalin silaturrahmi dengan warga Penatoi, dengan harapan terjalinnya komunikasi yang aktif dan harmonis antara anggota TNI khususnya Kodim dengan masyarakat binaannya.

“Ini dilakukan untuk menjalin kebersamaan dan silaturrahmi dengan saudara-saudara kita di Penatoi,” ujar Danrem.

Danrem berharap semoga kegiatan-kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan pada saat bulan Ramadhan, namun juga harus dilakukan kapanpun sehingga lingkungan terlihat tetap bersih, asri dan nyaman, serta memberikan manfaat positif bagi lingkungan sekitar.

Dalam pelaksanaan karya bahkti, selain melibatkan anggota Kodim 1608/Bima juga melibatkan anggota Kompi A Yonif 742/SWY dan puluhan masyarakat setempat.

Seusai melaksanakan karya bhakti, Danrem bersama anggota Kodim melaksanakan sholat Jumat di Masjid Al Istiqomah Penatoi dengan Khutbah Jumat disampaikan oleh Ustaz Muhamad Zaidon.

Karya bhakti turut dihadiri Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc., Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra, Lurah Penatoi, beberapa tokoh agama setempat Ustaz Muhammad Zaedon, Ustaz Gunawan dan Ustaz Lahmudin. (f3)

Ket. Foto:
Kegiatan Karya Bhakti Kodim 1608/Kota Bima di Panatoi. (istimewa)

Pelindo III Lembar Berbagi Berkah di Bulan Ramadhan

HarianNusa.Com – PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Lembar berbagi berkah di bulan Ramadhan dengan memberikan bantuan dan paket sembako kepada anak Yatim, Pondok Pesantren, dan Kepala Desa di Kecamatan Lembar.

Sebanyak 1000 paket sembako tersebut diserahkan secara simbolis oleh dalam acara Safari Ramadhan PT Pelindo III dengan direksi di Pelabuhan Lembar, Rabu, (22/5/19).

General Manajer Pelindo III, Erry Ardiyanto usai kegiatan mengatakan bahwa pembagian paket sembako gratis ini merupakan kegiatan Pelindo III di bulan Ramadhan. Kedepannya secara bergilir Pelindo akan memberikan santunan paket sembako secara bergilir kepada semua desa yang ada di sekitar Pelabuhan.

“Di sekitar pelabuhan ini kan banyak sekali desa dan kami tidak bisa memberikan sekaligus. Jadi kami gilir, karena kami juga ada aturan tersendiri jumlah yang dapat kami berikan,” ungkapnya.

Ia menerangkan untuk saat ini Pelindo III memberikan 1000 paket yang dibagikan kepada 4 kades masing-masing sebanyak 250 paket untuk selanjutnya disalurkan kepada fakir miskin dan masyarakat tidak mampu di desanya. (f3)

Ket. Foto:
Foto bersama GM. Pelindo III dan Jajaran Direksi PT. Pelindo III usai acara Safari Ramadhan di Kantor Pelindo III Pelabuhan Lembar. (Hariannusa.Com/f3)

Ombudsman RI Kunjungi Lombok Barat Bahas Penanganan Gempa

0

HarianNusa.Com – Ombudsman RI Perwakilan NTB bersama tim pusat mengunjungi Kabupaten Lombok Barat untuk membahas tata kelola pelayanan khususnya di bidang kesehatan pada daerah yang terdampak bencana gempa bumi beberapa waktu lalu.

Sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, Ombudsman merupakan Lembaga Negara yang tugasnya menilai dan mengevaluasi kinerja aparatur terkait penanganan bencana.

“Kedatangan Ombudsman untuk mengetahui bagaimana mekanisme terkait tata kelola khususnya bidang kesehatan pada daerah terkena bencana alam,” kata Sekretaris Daerah Lombok Barat H. Moh. Taufiq saat menerima tim di Ruang Rapat Umar Madi Kantor Bupati Lombok Barat, Kamis (23/5/19).

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asisten Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Lombok Barat, Kepala Inspektorat dan para Kepala Perangkat Daerah terkait, perwakilan Dandim 1606/Lobar, Polres Lobar, BPJS Kesehatan dan Sekretaris PMI.

Dalam pertemuan itu masing-masing Kepala Organisasi Perangkat Daerah memberikan pemaparan dan menyerahkan data yang telah diminta sebelumnya kepada Ombudsman.

Asisten Koordinator Bidang Pencegahan Ombudsman RI Perwakilan NTB, M. Ridho menjelaskan, dalam kunjungannya tersebut ingin mengetahui apakah ada kendala atau tidak, baik itu koordinasi antar instansi selama proses penanganan bencana mulai dari masa pra bencana, tanggap darurat bencana hingga pasca bencana gempa. Termasuk mekanisme pengelolaan, penggunaan, dan pertanggung jawaban dana, khususnya dana tidak terduga di Lombok Barat.

“Kami ingin mendapatkan masukan, dan masukan ini akan kami himpun kemudian akan kami berikan masukan yang nantinya bisa ke Pemerintah Daerah dan bisa juga perbaikan untuk Pemerintah Pusat. Masukan, hambatan apa yang kami dapatkan dari observasi wilayah itu nanti kita inventarisasi dan kemudian kami akan berikan masukan. Bisa saja outputnya adalah perubahan kebijakan, bisa saja juga penyempurnaan kebijakan, atau ada kebijakan yang belum terakomodasi bisa dibuatkan kebijakan oleh Pemerintah Pusat,” jelas Ridho.

Ridho mengatakan secara garis besar pihaknya mengapresiasi data-data dan kordinasi yang dilakukan oleh pihak Pemerintah Lombok Barat.

“Dan secara garis besar juga kami mendapatkan gambaran apa saja bentuk tindak lanjut dan penanganan Pemerintah Lombok Barat baik dari semua leading sector mulai dari huntap dan jadup, termasuk penanganan korban bencana mulai dari bencana, pasca bencana dan tahap rekonstruksi saat ini,” lanjutnya.

Kegiatan ini menjadi agenda Ombudsman mengingat Lombok dan beberapa wilayah di Indonesia terdampak bencana selain di Palu, Banten dan Lampung. Sesuai UU nomor 37 tahun 2008 kegiatan ini bertujuan untuk memetakan, khususnya bidang kesehatan sejauh mana penanganan dan evaluasi termasuk monitoringya.

Kabupaten Lombok Barat salah satu wilayah di NTB yang terdampak bencana gempa bumi Agustus 2018 yang menyebabkan 72.222 rumah warga rusak, serta kerugian materiil yang mencapai lebih dari Rp. 4 triliun. Empat kecamatan yakni Batulayar, Gunungsari, Lingsar dan Narmada menjadi wilayah terdampak cukup parah di Lombok Barat. (f3)

Ket. Foto:
Tim BPK RI Perwakilan NTB mengunjungi Kabupaten Lombok Barat dan diterima Sekda Lobar, H. Taufiq di Ruang Rapat Umar Madi Kantor Bupati Lombok Barat. (Istimewa)

VPN dan Instagram Menjadi Tren Pencarian di Google

0

HarianNusa.com – Warganet Indonesia ramai- ramai mencari alternatif akses ke bermacam platform media sosial. Perihal ini terjalin menyusul keputusan pemerintah Indonesia yang menghalangi akses ke media sosial terkenal semacam Facebook, WhatsApp, instagram serta lain- lain. Fitur mengirim gambar serta video pada aplikasi WhatsApp, Facebook, serta Instagram, dibatasi oleh Departemen Komunikasi serta Informatika( Kemkominfo) pada Rabu kemarin( 22/ 5/ 2019).

Hal tersebut diduga berkaitan dengan adanya aksi unjuk rasa 22 Mei yang dilakukan oleh kelompok massa di depan kantor Badan Pengawas Pemilu( Bawaslu).

Menteri Komunikasi dan Informatika( Menkominfo) Rudiantara menjelaskan bahwa pembatasan fitur unduh serta unggah media (foto dan video) dilakukan supaya warga tidak gampang terprovokasi dengan aksi unjuk rasa.

“Pembatasan ini bersifat sementara dan bertahap. Pembatasan dilakukan terhadap platform media sosial, fitur-fitur media sosial, tidak semuanya, dan messaging system,” jelas Menkominfo Rudiantara kepada para wartawan.

Beberapa pengguna WhatsApp mengeluhkan sulitnya mengirim serta menerima foto di media sosial tersebut. Juga sama halnya dengan pengguna Instagram yang juga susah diakses sejak siang hari.

Setelah melakukan monitoring melalui downdetector.com, para pengguna melaporkan kendala terjadi di nyaris seluruh kota besar di pulau Jawa, meliputi Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Salatiga, Yogyakarta, Surabaya, Pasuruan serta Malang. Jakarta menjadi kota terparah yang mengalami kendala tersebut.

tren pencarian google
Tangkapan layar tren pencarian dengan kata Kunci VPN dan Istragram tembus angka 1 juta pencarian pada Rabu (22/5)

Warganet Tanah Air lumayan sigap mengatasi leletnya akses WhatsApp. Mereka langsung melirik aplikasi Telegram serta Turbo VPN yang dapat diunduh secara gratis melalui Google Play Store di perangkat Android. Hari Rabu kemarin, mesin pencarian Google.com mencatat terdapat lebih dari 1 juta pencarian dengan kata Kunci VPN. Disusul kata Kunci instagram yang juga mencapai angka 1 juta lebih pencarian.

BI Terus Dorong Implementasi Transaksi Non Tunai di NTB

0

HarianNusa.Com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat secara berkesinambungan terus mendorong implementasi transaksi non tunai di NTB.

Sebagaimana program yang telah dijalankan sebelumnya, pada tahun 2019 program implementasi transaksi non tunai diarahkan pada perluasan area transaksi non tunai baik pemerintah daerah, wilayah penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) (dari 1 wilayah kota sebagai pilot project menjadi 5 kabupaten/kota), perluasan sekolah penyelenggara Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Non Tunai (dari 12 sekolah pilot project menjadi 16 sekolah implemtasi BOS Non Tunai), dan remitansi TKI.

Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB, Achris Sarwani. (istimewa)

“Adapun kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka mendukung perluasan tersebut meliputi koordinasi, sosialisasi, monitoring, dan edukasi,” ungkap Kepala Perwakilan BI NTB Achris Sarwani, di Mataram, Selasa, (21/5/19).

Selain program diatas, lanjutnya, KPw BI NTB juga berkoordinasi dengan ITDC Kuta Mandalika untuk mendukung perluasan implementasi transaksi non tunai di wilayah wisata Mandalika. Tak hanya itu, KPw BI NTB selama periode Januari s.d. Mei 2019 telah menyelenggarakan beberapa kegiatan edukasi sosialisasi dalam rangka mendukung implementasi transaksi non tunai yaitu Pekan Sistem Pembayaran NTB dan Sosialsiasi Remitansi Non Tunai Kepada Pekerja Migran Indonesia.

BI juga melakukan kegiatan Pekan Sistem Pembayaran NTB yang diselenggarakan pada tanggal 16 hingga 17 Maret 2019 di Lombok Epicentrum Mall dengan melibatkan perbankan dan industri layanan jasa keuangan non bank (perusahaan telekomunikasi) untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai berbagai instrumen pembayaran non tunai termasuk pelayanan untuk mendapatkan kartu GPN.

“Bank Indonesia bersama BRI dan BP3TKI pada bulan April 2019 juga menyelenggarakan sosialisasi kepada para Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan keluarga di Desa Suradadi, Terara, Lombok Timur mengenai pengiriman uang melalui remitansi non tunai yang akan memberikan rasa nyaman dan aman bagi PMI. Selain itu, peserta sosialisasi juga dibekali mengenai pengurusan perizinan, teknik pengelolaan keuangan dan perlindungan PMI,” pungkasnya. (f3)

Dicurangi, PKS akan Bawa Dua Perkara Sengketa Pemilihan Legislatif ke MK

0

HarianNusa.com, Jakarta (21/05) — KPU RI telah menetapkan hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 pada, Selasa (21/5/2019) dini hari.

Menanggapi hasil penetapan khusus Pemilu Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, Ketua Tim Advokasi dan Hukum TPP PKS, Agus S.P. Otto mengatakan pihaknya tengah menyiapkan permohonan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg).

Agus menyebut, tim Advokasi dan Hukum PKS dari seluruh Indonesia tengah menyusun semua bukti dan laporan lengkap sebagai bahan gugatan ke MK.

Sejauh ini, papar dia, untuk tingkat DPR RI baru dua rekapitulasi di Dapil Sumatera Selatan II dan Jawa Barat VII yang lengkap dan siap diajukan gugatan.

“Sampai Senin (21/5) siang untuk DPR RI baru dua dapil yang akan diajukan, sementara lainnya untuk tingkat provinsi dan kabupaten/kota masih kita sisir,” papar Agus.

Agus mengaku optimistis akan bisa memenangkan perkara di MK, sebab Tim Advokasi dan Hukum TPP PKS sudah dilengkapi dengan bukti-bukti yang kuat untuk berperkara.

“Suara ini amanah rakyat dan umat. Jika ada upaya-upaya untuk merampasnya kami akan memperjuangkan suara umat dan rakyat kembali sesuai dengan koridor konstitusional,” ungkap Agus.

Dorfin Felix Divonis Hukuman Mati Pengadilan Negeri Mataram

HarianNusa.com – Terdakwa kasus narkoba asal Prancis, Dorfin Felix divonis hukuman mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin, 20 Mei 2019.

Majelis hakim yang diketuai Isnurul Syamsul Arif dan hakim anggota Didiek Jatmiko dan Ranto Indra, memvonis mati Dorfin Felix karena terbukti melanggar pasal 113 ayat (2) undang-undang nomor 35 tahun 2019 tentang narkotika. Dia dinilai melanggar program pemerintah untuk memberantas peredaran narkotika secara ilegal.

Dorfin juga terbukti merupakan sindikat peredaran narkotika jaringan internasional yang berpotensi merusak generasi muda Indonesia.

“Majelis hakim memutuskan menghukum terdakwa dengan pidana mati,” ujar hakim ketua, Isnurul Syamsul Arif.

Dorfin tampak kaget mendengar putusan hakim tersebut. Dia yang didampingi pengacara Denny Nur Indra mengajukan banding atas vonis mati tersebut.

“Kita upayakan banding. Masih ada celah hukum di situ nanti, setelah saya terima putusan lengkap,” ujar Denny.

Sebelumnya Dorfin ditangkap di Bandara Zainuddin Abdul Madjid, Lombok pada pertengahan September 2018 karena membawa sabu dan ekstasi mencapai 2,9 kilogram. Dia kemudian ditahan di Polda NTB.

Pada Januari 2019 Dorfin Felix kabur dari ruang tahanan Polda. Dia berhasil kabur dan ditangkap pada 1 Februari 2019. Kaburnya Dorfin membuat aparat menahan Komisaris Polisi Tuti Maryati alias TM, Kepala Subdirektorat Pengamanan Tahanan Polda NTB. Dia ditenggarai terlibat dalam upaya kaburnya Dorfin. (sat)

Taufik Minta Semua OPD Lobar Bekerja Keras dan Sesuai Sistem

0

HarianNusa.Com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Barat, H. Moh. Taufiq meminta semua Organiasi Perangkat Daerah (OPD) supaya bekerja keras dan semua program dikerjakan sesuai sistem, hal ini mengacu pada visi Kabupaten Lombok Barat.

Taufiq mengatakan dalam menyusun Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD), OPD diminta semua program jangan “copy paste” dengan program sebelumnya.

“Hal ini jangan sampai dianggap sebagai kegiatan rutin, jika itu yang terjadi, maka capaian visi-misi bupati dan capaian program bupati 2019-2024 tidak bisa kita capai,” pesannya saat membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daersh (RPJMD) Kabupaten Lombok Barat 2019-2024, di Aula Utama Kantor Bupati Lombok Barat di Giri Menang-Gerung, Senin (20/5).

Ditekankan Taufiq, semua program supaya dicermati dengan baik, jangan kemudian diserahkan kepada bagian program sebelum menyusunnya bersama-sama dengan sekretaris, kabid, serta menerima saran baik dari tokoh agama dan masyarakat, juga dari para akademisi untuk menjadi acuan.

“Jangan asal jadi, karena banyak sekali istilah dalam menyusun RPJMD harus debat dulu dengan ini dan itu,” tegas Taufiq di hadapan Wakil Bupati Hj. Sumiatun, Kepala OPD, tokoh agama dan masyarakat, serta sejumlah perwakilan komunitas.

Taufiq juga menyinggung soal program Gerakan Terpadu (Gerdu). Kata dia, program ini ditekankan supaya jangan terlalu banyak, apalagi mengakibatkan dukungan dana yang banyak dan tidak sesuai dengan proyeksi pengembangan ke depan. Terhadap hal ini, sekda meminta kepada Bappeda NTB dan akademisi untuk mengkritisi.

“Coba dikritisi apa yang pernah kami buat supaya segera menjadi sesuatu yang nyata. Meskipun visi itu adalah mimpi, tapi mimpi jangan di siang bolong. Mimpi itu di tengah malam,” tegas sekda.

Taufiq melanjutkan, agar semua terwujud seluruh OPD harus betul-betul mempelajari apa visi dan misi yang dicapai pada 2019-2024. Salah satunya dalam target mencapai SAKIP dengan predikat A. Semua dapat terwujud dengan sama-sama bekerjasama.

“Selama kita kompak, selama kita berinovasi dalam mencapai visi Lombok Barat MANTAP, tiap OPD harus berinovasi mencapai satu prestasi membanggakan untuk daerah,” harapnya memberi semangat.

Dalam kesempatan itu sekda menantang seluruh OPD untuk menciptakan satu inovasi di tiap OPD nya.

“Tiap kecamatan mampu berinovasi di tingkat kecamatan, agar inovasi itu menjadi kebanggaan daerah, karena dalam visi Lombok Barat, sejatinya ada kata ‘berprestasi’,” pungkas Taufiq. (f3)

Ket.Foto:
Kegiatan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daersh (RPJMD) Kabupaten Lombok Barat 2019-2024. (istimewa)

Pria di Lombok Barat Coba Lompat dari Menara Masjid

HarianNusa.com – Seorang warga Dusun Batu Rimpeng, Desa Jagaraga Indah, Kecamatan Kediri, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, mencoba melakukan aksi melompat dari ketinggian dengan menaiki menara Masjid Baiturrahim Kediri, Minggu, 19 Mei 2019.

Pria yang diketahui bernama Junaidi (25) diduga naik ke menara masjid pada pagi hari. Hingga siang ini pria tersebut belum juga turun dari masjid.

Petugas Basarnas gabungan berusaha meminta pria tersebut turun dengan memberikannya tangga. Namun, pria nekat tersebut menolak dan memukul tangga yang diberikan petugas.

“Kita mendapat laporan pukul 08.30 Wita pagi. Kita turunkan anggota ke sana,” ujar Humas Kantor SAR Mataram, Gusti Lanang Wiswananda.

Sementara dari gelagat pria tersebut diduga mengalami gangguan jiwa. Beberapa kali pria tersebut mengeluarkan ucapan yang aneh layaknya orang kurang waras.

“Kayak orang stres, soalnya bahasanya ngelantur. Kita tidak berani terlalu paksa turun, takut nantinya dia buang diri,” ujar Anggota Polsek Kediri, I Nyoman Merta. (sat)