HarianNusa.Com – Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah meresmikan desa wisata anggur Desa Senanggalih Kecamatan Sambalie Lombok Timur, Minggu (24/3/19).
Dalam sambutannya, Umi Rohmi, sapaan akrab wagub, meminta kepada masyarakat khususnya Pokdarwis yang ada di Desa Senanggalih untuk serius menggarap potensi desa mereka untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kita jangan sampai terhenti hanya sampi ceremonial nya saja. Yang lebih penting dari itu adalah bagaimana kita dapat memastikan keberlanjutan dari program yang kita lakukan itu,” pesan Wagub.
Desa Senanggalih menjadikan anggur sebagai icon desanya. Caranya adalah bukan dengan fokus menanam di satu tempat saja melainkan dengan melibatkan masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumahnya supaya ditanami dengan tanaman anggur.
“Dari pantauan kami, di Desa Senanggalih, terlihat masyarakatnya sudah banyak yang menanam anggur di pekarangan rumahnya. Bahkan, ada yang sudah berbuah dan siap panen,” ujarnya.
Wagub NTB yang akrab disapa Umi Rohmi itu juga berkesempatan melakukan panen anggur di salah satu pekarangan rumah warga yang telah disediakan.
Hadir mendampingi Wagub adalah Asisten 3 Provinsi NTB Ir. Hj. Hartina, MM, Kepala Bappeda NTB Ir. Ridwansyah, M.Sc, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB Ir. H. Husnul Fauzi, M.Si, dan Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Muhammad Faozal. (f3).
Wagub NTB, Dr. Hi. Sitti Rohmi Djalillah melakukan pemotongan pita peresmian desa wisata anggur Desa Senangalih, Lotim. (istimewa)
HarianNusa.Com – Universitas Hamzanwadi menggelar Simposium antar Bangsa Seminar dan Workshop Trauma Healing Pasca Gempa dengan tema “Develoving holistical psychology after the earthquake tragedy”, yang dibuka oleh Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, Minggu (24/3/19).
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur NTB yang akrab disapa Ummi Rohmi itu sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya ini pasti akan banyak bermanfaat untuk NTB terutama bagi wilayah yang terkena dampak bencana.
Universitas Hamzanwadi bersama kampus luar Negeri seperti Persatuan Kaunselor Pendidikan (PEKA) Malaysia. Mereka memberikan bantuan berupa materi dan bantuan terapi psikologis kepada para korban gempa Lombok selama tiga hari yakni 24-26 di YPH PPD NW Pancor.
Dr. Muhammad Halqi, salah seorang Dosen di Universitas Hamzanwadi mengatakan selain itu, kegiatan serupa juga dilakukan Asosiasi Bimbingan Konseling Indonesia (ABKIN) melalui kerjasama dari pengurus di tingkat pusat dengan pengurus ABKIN yang ada di daerah yang diketuai Musifuddin selaku wakil rektor III dan dosen BK di Universitas Hamzanwadi.
“Kami juga mengapresiasi teman-teman Ikatan Konselor Indonesia (IKI) yaitu Dr. Ifdil dan rekan-rekan di Universitas Negeri Padang (UNP) dan di Universitas lain yang tergabung di dalamnya, yang telah berkali-kali juga memberikan kunjungan serta bantuan materi dan trauma psikologis yang sangat berarti bagi korban gempa yang ada di Lombok,” katanya.
Melalui simposium ini, Dia berharap kerjasama yang baik ini akan terus berlanjut demi keberlangsungan masyarakat Lombok pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.
“Termasuk kepada seluruh guru-guru yang mengabdikan diri untuk memajukan generasi yang hadir dalam forum ini,” ucapnya.
Bagi Halqi, peran para guru dalam mendampingi trauma peserta didik di sekolah merupakan tugas yang berlangsung terus menerus yang memerlukan keahlian khusus, dengan berbagai pendekatan terapi.
Pembukaan Simposium ditandai dengan pemukulan Gendang Beleq oleh Wagub. Hadir pula dalam acara tersebut, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Moh. Rum. (f3)
Foto bersama dalam acara Simposium antar bangsa yang digelar oleh Universitas Hamzanwadi. (istimewa).
HarianNusa.Com – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Hj. Ermalena mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas dan mengawasi peredaran obat serta makanan dengan cara “Ceklik”.
Ajakan itu disampaikannya dalam sosialisasi tentang bahaya obat, makanan dan kosmetik melalui Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) yang digelar bersama BPOM Mataram di halaman kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat, Sabtu (23/3).
“Mari kita sama-sama melakukan pengawasan agar tidak mengakibatkan gangguan kesehatan terhadap tubuh dengan melakukan ceklik,” ajaknya.
Ermalena menekankan kepada warga agar dapat benar-benar memperhatikan produk makanan, kosmetik dan obat yang beredar dengan cara “Ceklik”.
“Ceklik” yang dimaksud merupakan upaya yang ditujukan bagi konsumen sebelum membeli produk obat, kosmetik dan makanan.
Cek berarti memeriksa produk. K pada kata Klik adalah akronim dari kata kemasan, dimaksudkan untuk cek kemasan dalam kondisi baik. L adalah label, dimaksudkan untuk membaca informasi produk yang tercantum dalam label. I adalah Izin edar, dimaksudkan untuk memastikan produk memiliki izin edar dan K adalah Kedaluwarsa, cek masa kedaluawarsa produk.
“Terkait dengan makanan dan minuman olahan atau kemasan, harus dilihat ceklik dengan membedakan makanan yang mengandung pengawet, pewarna atau tidak, yakni apabila ditemukan makanan yang tidak dikerumuni lalat masyarakat diharapkan waspada bahwa makanan tersebut mengandung formalin. Apabila makanan yang mengandung bahan pengawet kemudian dikonsumsi akan mengakibatkan penyakit hati, ginjal, dan lain-lain,” jelas Ermalena.
Ermalena meminta untuk produk kosmetik masyarakat melakukan ceklik demi menghindari kosmetik yang mengandung bahan mercury yang dapat mengakibatkan kanker dan gangguan kesehatan lainnya.
Ermalena juga meminta masyarakat waspada sebelum membeli obat tradisional lantaran tidak sedikit obat tradisional yang ditemukan mengandung zat kimia.
Dengan melakukan ceklik terlebih dahulu diharapkan setiap orang akan mampu menjadi pengawas obat dan makanan bagi dirinya sendiri.
Dalam kesempatan itu Bupati Lombok Bara, H. Fauzan Khalid menyambut baik kegiatan itu. Ia memberikan apresiasi kepada Hj. Ermalena yang dinilai telah berjasa mendukung dan mengawal program-program kesehatan di Kabupaten Lombok Barat.
“Sebagai percontohan kasus anak dengan pertumbuhan lambat atau stunting. Lombok Barat menjadi salah satu daerah di Indonesia yang dijadikan percontohan penurunan angka stunting karena berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan,” ungkap Bupati.
Sosialisasi turut dihadiri Kepala Badan POM Mataram, Ni Gusti Ayu Nengah Suarningsih. (f3)
HarianNusa.Com – Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara menyelenggarakan kegiatan bersih-bersih di sepanjang ruas Sungai Bengok yang berada di Kelurahan Dasan Geres, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, Jum’at (22/3). Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Air Se-Dunia ke-XXVII sekaligus menyemarakkan HUT Kabupaten Lombok Barat ke-61.
Kepala BWS Nusa Tenggara I, Hendra Ahyadi dalam sambutannya mengatakan peringatan Hari Air se-Dunia ditujukan sebagai usaha untuk menarik perhatian publik akan pentingnya air bersih dan untuk usaha pengelolaan air yang berkelanjutan.
Menurutnya, saat ini penggunaan air di dunia naik dua kali lipat namun ketersediaannya untuk siap dipakai menurun diakibatkan penambahan jumlah penduduk dan kerusakan lingkungan yang merupakan salah satu penyebab berkurangnya air bersih, abrasi pantai dan pembuangan limbah sampah sembarangan.
“Sungai bukan tempat sampah sementara. Semua pihak berwajiban menjaga sungai akar tidak terkontaminasi. Kegiatan ini adalah salah satu upaya kita untuk memelihara sungai sehingga tidak menimbulkan daya rusak sungai atau pencemaran air sehingga akan dapat terdampak kepada makhluk hidup dan lingkungannya,” katanya.
Sementara itu, Asisten Bidang Administrasi Umum dan Kesra Setda Lombok Barat, H. Fathurrahim mewakili bupati sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar BWS Nusa Tenggara I.
“Di Lombok Barat terdapat 33 sungai dan kita mulai dari sungai Bengok di Dasan Geres. Ini adalah titik awal kita untuk memulai membersihkan sungai kita sehingga komoditas yang ada di sungai ini tetap masih kita wujudkan dan pelihara bersama,” ujarnya.
Fathurrahim berharap masyarakat dapat menjaga kebersihan sungai dan dapat memperlakukan alam dan mengelola air dengan baik untuk kehidupan seterusnya. (f3)
HarianNusa.com – Kunjungan Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto ke Lombok pada Selasa, 26 Maret 2019 nanti dipastikan akan semakin memperkuat dukungan masyarakat NTB untuk kemenangan pasangan 02 Prabowo-Sandi di Pilpres tanggal 17 April nanti.
Prabowo juga diagendakan bakal menggelar silaturahmi dengan sekitar 50 orang tokoh penting di NTB, termasuk jajaran pimpinan Partai Gerindra se NTB di kediaman Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra, H. Bambang Kristiono (HBK) di kawasan Senggigi, Lombok Barat.
“Jadi sebelum rapat kampanye terbuka di lapangan Sekarbela, Kota Mataram, Pak Prabowo dan rombongan, inshaa Allah akan bersilaturahmi dan makan siang bersama dulu dengan puluhan tokoh NTB di rumah saya”, kata HBK, yang juga dikenal sebagai Samurai Prabowo, Minggu, 24 Maret 2019.
HBK yang juga adalah Caleg DPR RI dari Partai Gerindra dengan Nomor Urut 1 untuk Dapil NTB 2/P. Lombok menjelaskan, Prabowo dan rombongan BPN Prabowo-Sandi akan tiba di Bandara Lombok International Airport (LIA) menggunakan pesawat pribadi, Selasa siang langsung dari Denpasar sekitar pukul 13.02 WITA.
Selanjutnya Capres 02, Prabowo dan rombongan dengan pengawalan langsung menuju ke kediaman HBK di daerah Senggigi.
“Mampir di kediaman saya, Pak Prabowo akan istirahat sejenak, makan siang bersama dan bersilaturahmi dengan tokoh-tokoh penting di NTB. Ini tentu akan sangat memperkuat kemenangan 02 di NTB,” papar HBK.
HBK menambahkan, setelah pertemuan dengan para tokoh dan pimpinan Partai Gerindra se NTB, sekitar pukul 15.45 Wita (usai sholat Ashar) Pak Prabowo dan rombongan berangkat menuju tempat kampanye terbuka di lapangan Sekarbela, Kota Mataram bersama puluhan ribu pendukung 02.
Prabowo bersama HBK dan seluruh elemen atau sumber daya yang dimiliki Partai Gerindra NTB, termasuk sejumlah kekuatan relawan Prabowo-Sandi, dan masyarakat NTB pendukung 02, akan semakin memantapkan arah perjuangan dan kemenangan pasangan 02.
Seperti diketahui kunjungan Prabowo juga sudah dipastikan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra NTB yang saat ini terus merapatkan barisan untuk menyambut dan mensukseskan kehadiran Prabowo di NTB.
Ketua DPD Partai Gerindra NTB, H. Ridwan Hidayat menyatakan, jajarannya sangat siap menerima dan mensukseskan kedatangan Capres Prabowo ke P. Lombok.
H. Ridwan Hidayat mengatakan, bahwa lapangan Sekarbela, selain memiliki daya tampung massanya yang besar, juga bisa diakses dari empat penjuru dengan jumlah penduduk yang sangat besar di sekitar lapangan.
Ia menegaskan, Kota Mataram dipilih sebagai lokasi kampanye Rapat Umum Capres Prabowo karena Kota Mataram dikenal sebagai simbol Kota Multi-Etnik yang menggambarkan keberagaman penduduknya dari strata sosial. (sat)
HarianNusa.Com – Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid mengatkan dengan jumlah penduduk yang besar, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat tahun ini rencananya akan menambah satu buah puskesmas lagi untuk Kecamatan Gunungsari. Rencananya akan dibangun di Desa Sesela. Ia mengatkan Pemkab Lobar membuat kebijakan sesuai kebutuhan.
Hal itu dikatakannya saat menghadiri acara tasyakuran gedung baru UPTD BLUD Puskesmas Penimbung yang berada di Desa Mambalan, Kecamatan Gunungsari, Sabtu (23/3/19).
“Misalnya di Kecamatan Gunungsari kita akan imbangi jumlah penduduk dan kebutuhan fasilitasnya. Sekarang belum imbang jumlah penduduk dan jumlah puskesmas di Gunungsari. Untuk itu kita bangun kembali di Sesela tahun ini,” jelas bupati yang saat itu didampingi istri Hj. Khairatun Fauzan Khalid.
Bupati tidak lupa mengajak masyarakat untuk menjaga puskesmas dan fasilitas yang ada.
“Tidak mungkin kepala dinas dan kepala puskesmas akan menjaga kecuali masyarakat ikut menjaga. Puskesmas ini milik negara. Tentu itu milik masyarakat juga,” pungkas Fauzan.
Kepala UPTD BLUD Puskesmas Penimbung, H. L. Wirawan Srigede dihadapan Bupati menyampaikan
Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang sebelumnya berlokasi di Desa Penimbung ini pindah lantaran beberapa hal.
“Faktor utama adalah banjir. Kalau musim hujan air sungai naik. Belum lagi kiriman dari atas, karena lokasi kita di bawah. Setahun bisa 2-3 kali kita kebanjiran. Pernah sepinggang kita tingginya. Alat-alat habis rusak semua,” terangnya.
Selain banjir, lokasi puskesmas yang berdekatan dengan pasar sering mengakibatkan kemacetan sehingga proses rujukan pasien terganggu.
Wirawan mengaku lega dengan lokasi baru puskesmas yang dinilainya cukup strategis membuat kunjungan pasien meningkat jauh.
“Kita mulai pindahan Februari kemarin secara bertahap. Pindahan jalan tapi pelayanan non-stop, tidak ada jeda. Di sini pasien meningkat dua kali lipat. Kalau di lokasi lama pasien lebih banyak ke Puskesmas Gunungsari,” katanya
Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Barat H. Rachman Sahnan Putra mengajak masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas kesehatan itu dengan maksimal.
“Tidak hanya diperuntukan bagi orang-orang sakit saja, puskesmas juga boleh dimanfaatkan masyarakat yang sehat untuk mengecek kesehatannya. Masyarakat Lombok Barat saat ini mengalami peningkatan untuk penyakit tidak menular seperti hipertensi dari 7% naik menjadi 20%. Untuk itu silahkan cek kesehatan dengan rutin,” ajak Rachman.
UPTD BLUD Puskesmas Penimbung sendiri memiliki luas bangunan 900 meter persegi dan menelan biaya Rp. 3,9 milliar dari dan Dana Alokasi Khusus(DAK). (f3)
Bangunan baru UPTD BLUD Puskesmas Penimbung, Gunung Sari Lombok Barat. (istimewa)
HarianNusa.Com – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah meresmikan dua bangunan masjid di Kabupaten Lombok Utara. Pertama, meresmikan Masjid Haqqul Yaqin dan Peringatan Isra’ Mi’raj, di Dusun Lengkukun, Desa Kayangan, Kacamatan Kayangan. Masjid itu merupakan bantuan dari Al-Irsyad dan RS Ummi Bogor. Masjid kedua yang diresmikan Gubernur adalah masjid Haqqul Yaqin Pandanan Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Sabtu, (23/3/19).
Pada kesempatan itu, Gubernur menyampaikan musibah yang melanda NTB tahun lalu itu memiliki banyak hikmah. Salah satunya terbangunnya masjid-masjid indah di KLU itu.
“Tidak hanya indah fisiknya, namun juga substansi isinya,” kata orang nomor satu di NTB itu.
Gubernur NTB yang akrab disapa Doktor Zul itu mengatakan, masjid yang terbangun itu dapat dimanfaatkan dengan baik untuk beribadah. Dimakmurkan dan dijadikan tempat untuk merenung kebesaran Allah SWT.
“Kita berharap akan banyak orang yang berkunjung ke masjid ini. Tidak hanya kita tapi dari seluruh dunia,” harap Gubernur.
Gubernur mengutip ungkapan bahwa perjalanan panjang selalu dimulai dengan langkah pertama. “Kita tidak akan berani berjalan panjang kalau tidak dimulai dengan langkah pertama,” ujarnya menutup sambutannya.
Bupati KLU, Dr. Najmul Ahyar, SH., MH., pada kesempatan yang sama menyampaikan, peletakan batu pertama masjid ini merupakan momentum meningkatkan semangat membangun masyarakat KLU. Terutama, melakukan percepatan pemulihan pasca gempa.
“Sekarang, kita tidak hanya membangun rumah, tapi juga tempat ibadah, sekolah dan banpguanan lain yang dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya.
Bupati mengapresiasi kemandirian masyarakat KLU untuk membangun tempat ibadah. Ia berharap agar masjid itu betul-betul dimakmurkan. (f3)
Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah didampingi Bupati Lombok Utara melakukan peletakan batu pertama di Masjid Pandanan Desa Malaka, Sabtu (23/3).
Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah didampingi Bupati Lombok Utara melakukan peletakan batu pertama di Masjid Pandanan Desa Malaka, Sabtu (23/3).
HarianNusa.Com – BeKraf menggelar sosialisasi Kreatifood yang mempertemukan para pelaku rintisan kuliner dengan konsumen serta pelaku pemasaran seperti reseller, distributor, dan investor guna membuka peluang pasar.
Kreatifood merupakan program kerjasama antar BeKraf melalui Deputi Pasaran dan Deputi Akses Permodalan bersama Perkumpulan FoodStartup Indonesia (FSI).
Kreatifood akan memfasilitasi 200 pelaku usaha rintisan kuliner hasil kurasi Program FSI 2016-2019 yang dilaksanakan Deputi Akses Permodalan.
Ajang Kreatifood 2019 ini juga terbuka bagi non FSI yang mempunyai kapasitas produksi skala eksport.
Fahmy Akmal selaku Plt. Direktur Pengembangan Pasar Dalam Negeri, Deputi Pemasaran BeKraf mengatkan dipilihnya Mataram sebagai lokasi sosialisasi Kreatifood karena melihat banyaknya jumlah pelaku FSI pada tahun 2016-2019 asal Mataram. Ia menargetkan 100 pelaku kuliner asal Mataram dapat mengikuti program Kreatifood tahun ini yang akan di gelar di Surabaya 5-7 Juli mendatang.
“Melalui program Kreatifood diharapkan para pelaku usaha kuliner memiliki peluang untuk mengembangkan usahanya,” ungkap Fahmi kepada Wartawan usai melakukan Sosialisasi Kreatifood 2019, di Mataram, Jumat (22/3/19).
Hanifah, Kepala Sub Direktorat Dana Masyarakat menambahkan Sosialisasi Kreatifood 2019 di Mataram ini juga untuk membantu para pelaku usaha di Lombok yang terdampak musibah gempa untuk bangkit dan dapat mengembangkan usahanya.
“Apalagi kita tahu Lombok, baru-baru ini tertimpa musibah gempa. Kami ingin membantu pelaku usaha kuliner untuk bangkit dan mengembangkan usahanya,” ungkap Hanifah menambahkan.
Kreatifood 2019 diharapkan dapat menjadi wadah showcase produk-produk FoodStartup Indonesia. Produk-produk terpilih adalah produk berkualitas tinggi baik dari segi rasa yang disukai masyarakat banyak, packing yang menarik, proses pembuatan yang higienis, dan standar operasi yang baku sehingga kualitas produk akan terjaga di setiap produksinya.
Badan Ekonomi Kreatif (BeKraf ) merupakan lembaga pemerintah non kementerian yang bertanggungjawab di bidang ekonomi kreatif. (f3)
Fahmy Akmal selaku Plt. Direktur Pengembangan Pasar Dalam Negeri, Deputi Pemasaran BeKraf dan Hanifah, Kepala Sub Direktorat Dana Masyarakat. (HarianNusa.Com/f3)
HarianNusa.Com – Untuk menyambut perhelatan MottoGP 2021 di NTB,
Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo berjanji akan segera membangun dan menyelesaikan tiga infrastruktur prioritas yang akan mendukung event bergengsi MotorGP tersebut.
Hal itu disampaikan orang nomor satu di Indonesia itu, dalam wawancaranya didampingi Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah, usai meninjau progres pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG) korban gempa di Dusun Pengempel Indah, Kelurahan Bertais, Kota Mataram, Jum’at (22/3/2019).
Dihadapan awak media kepala negara menjelaskan, ketiga infrastruktur penunjang itu adalah perbaikan fasilitas pelabuhan yang ada, pengembangan jalan by pass BIL menuju Kuta dan perpanjangan Runway Bandara Internasional Lombok.
Presiden berjanji akan menyelesaikan infrastruktur tersebut sampai tuntas, mulai tahun 2019 dan akan selesai pada tahun 2020 mendatang.
“Semua pekerjaan itu dari Pelabuhan, jalur by pass BIL ke Kuta dan perpanjangan runway bandara, sudah saya perintahkan Menteri PU dan Menteri Perhubungan untuk mengerjakannya, mulai tahun ini dan insya Allah tahun depan selesai,” pungkas Gubernur.
Seperti diketahui Provinsi NTB akan menjadi tuan rumah pelaksanaan event internasional MotoGP pada tahun 2021.
(f3)
Presiden Joko Widodo bersama Gubernur NTB DR. H. Zulkieflimansyah usai melihat Rumah Tahan Gempa (RTG) di Lombok. (Foto: Humas NTB)
HarianNusa.Com – Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menetapkan Lombok Barat bersama 250 Kabupaten/Kota se Indonesia sebagai Unit Metrologi Legal (UML). Penetapan ditandai dengan penanda tanganan prasasti untuk 251 daerah tersebut oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Rabu (20/3/).
Acara penandatanganan prasasti itu menjadi salah satu rangkaian dari kemeriahan perayaan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2019 yang secara internasional jatuh setiap tanggal 15 Maret.
Harkonas 2019 itu dipusatkan di Lapangan Gasibu Area Parkir Gedung Sate Bandung dan telah berlangsung dua hari, 19-20 Maret. Tema perayaan Harkonas tahun ini adalah “Saatnya Konsumen Indonesia Berdaya”.
Dalam sambutannya, Enggartiasto mengatakan bahwa pemerintah berperan menjamin hak para konsumen dalam perbaikan produknya.
“Peran pemerintah sebaga abdi masyarakat adalah untuk menjamin hak-hak konsumen guna perbaikan produk yang berkelanjutan,” kata Enggartiasto.
Adanya metrologi legal, lanjut Enggar, semata-mata untuk menciptakan tertib hukum agar konsumen terlindungi, baik saat membeli maupun purna beli atas sebuah produk.
Enggartiasto menjelaskan, total tahun ini, setidaknya ada 300 UML yang sudah diresmikannya dan ditujukan untuk memberi perlindungan terhadap konsumen.
“Pemerintah sangat memberikan perhatian terhadap konsumen dengan memperhatikan aspek keselamatan, standar kualitas produk, harga, dan ketepatan ukuran,” tegasnya.
Dalam perspektif Presiden Joko Widodo, Enggartiasto mengatakan, ada dua pilar yang dipegang oleh pemerintah di sektor perdagangan, yaitu memfasilitasi produsen untuk maju dan berkembang, serta memberdayakan konsumen.
Di kesempatan terpisah, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lombok Barat, Agus Gunawan memastikan bahwa Lombok Barat bersama Lombok Tengah dan Kabupaten Sumbawa Barat telah ditetapkan sebagai UML.
“Setelah ini, kita sudah bisa melaksanakan pelayanan tera/tera ulang, menyusul Kota Mataram dan Lombok Timur yang terlebih dahulu diresmikan kelembagaan UML-nya,” terang Agus.
Kelebihan ditetapkan sebagai UML, lanjut Agus, maka bagi para pelaku usaha di Lombok Barat sudah bisa diayani secara mandiri, tidak perlu lagi meminta fasilitasi dari Pemerintah Pusat, dan bahkan bisa menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah.
Agus optimis, setelah kelembagaan UML ini ditetapkan, pihaknya sudah bisa memberikan pelayanan tera atau tera ulang atas sebuah produk sehingga konsumen dapat disuguhkan kepastian ukuran.
“Kita sudah punya SDM yaitu tenaga penera terampil. Kita sudah punya 1 orang sesuai persyaratan minimal dan peralatan kita juga sudah memenuhi persyaratan minimal,” tegas Agus.
Agus mengatakan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lobar berjanji akan mulai melakukan pelayanan tera/ tera ulang di bulan April mendatang, hal tersebut adalah untuk memberi perlindungan kepada konsumen.
“Kita sudah bisa mulai untuk melayani semua pemilik UTTP, seperti pompa ukur di SPBU, gas elpigi, timbangan jembatan, dan timbangan di pasar tradisional,” pungkas Agus Gunawan . (f3)
penanda tanganan prasasti untuk 251 daerah yang ditetapkan sebagai UML oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.
Contains information related to marketing campaigns of the user. These are shared with Google AdWords / Google Ads when the Google Ads and Google Analytics accounts are linked together.
90 days
__utma
ID used to identify users and sessions
2 years after last activity
__utmt
Used to monitor number of Google Analytics server requests
10 minutes
__utmb
Used to distinguish new sessions and visits. This cookie is set when the GA.js javascript library is loaded and there is no existing __utmb cookie. The cookie is updated every time data is sent to the Google Analytics server.
30 minutes after last activity
__utmc
Used only with old Urchin versions of Google Analytics and not with GA.js. Was used to distinguish between new sessions and visits at the end of a session.
End of session (browser)
__utmz
Contains information about the traffic source or campaign that directed user to the website. The cookie is set when the GA.js javascript is loaded and updated when data is sent to the Google Anaytics server
6 months after last activity
__utmv
Contains custom information set by the web developer via the _setCustomVar method in Google Analytics. This cookie is updated every time new data is sent to the Google Analytics server.
2 years after last activity
__utmx
Used to determine whether a user is included in an A / B or Multivariate test.
18 months
_ga
ID used to identify users
2 years
_gali
Used by Google Analytics to determine which links on a page are being clicked
30 seconds
_ga_
ID used to identify users
2 years
_gid
ID used to identify users for 24 hours after last activity
24 hours
_gat
Used to monitor number of Google Analytics server requests when using Google Tag Manager