Beranda blog Halaman 245

Kompol TM Ditahan Terkait Kaburnya Tahanan Prancis

HarianNusa.com – Seorang tahanan narkoba asal Prancis, Dorfin Felix melarikan diri dari ruang tahanan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat. Pelaku melarikan diri, Senin, 21 Januari 2019. Dia kabur melalui sebuah jendela berukuran 70×70 sentimeter.

Pelaku sebelumnya diduga kabur dengan cara memotong terali jendela. Pelaku yang ditahan di lantai dua kemudian turun menggunakan gorden dan selimut yang diikat menyambung.

Hingga kini polisi belum berhasil menemukan pelaku. Polisi terus melakukan pencarian dan menutup jalur keluar agar Dorfin tidak berhasil kabur dari Lombok.

Polisi juga telah memeriksa 14 anggota yang bertugas melakukan penjagaan di hari saat pelaku kabur.

Sementara beredar sebuah foto surat perintah penahanan terhadap Kasubdit Pamtah (Pengamanan Tahanan) Polda NTB, Komisaris Polisi berinisial TM. Diduga Kompol TM terlibat dalam kaburnya pelaku.

“Yang diamankan satu orang. Untuk anggota yang diminta keterangan sudah 14 anggota jaga,” ujar Kabid Humas Polda NTB Komisaris Besar Polisi Komang Suartana, Selasa, 29 Januari 2019.

Polisi melakukan penyebaran foto tersangka yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). (sat)

Santri Ponpes Nurul Madinah Gelar Doa untuk Pemilu Damai

HarianNusa.com – Ratusan Santri Ponpes Nurul Madinah mengikuti istighosah dan doa bersama di lingkup Ponpes Nurul Madinah, Kuripan, Lombok Barat pada Selasa (29/1/2019).

Istighosah dan doa bersama ini dihajatkan untuk mendukung terciptanya Pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk.

“Kita berdoa mudahan pemilu 2019 aman damai dan sejuk.” Ujar Pimpinan Ponpes Nurul Madinah TGH Subki Sasaki.

TGH Subki Sasaki mengatakan bahwa pada 17 april 2019, Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden serta pemilihan anggota DPR, DPRD dan DPD.

Ia berharap pemilu 2019 tersebut dapat menghasilkan pemimpin – pemimpin yang amanah berpihak terhadap kemajuan dunia pendidikan.

“Mudahan menghasilkan pemimpin amanat khususnya berpihak pada pendidikan,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, TGH Subki Sasaki memimpin deklarasi Pemilu 2019. Esensi deklarasi, pimpinan pengurus dan santri Ponpes Nurul Madinah mendukung terciptanya Pilpres dan Pileg 2019 yang aman, damai dan sejuk.

Ia juga mengatakan, soal pilihan pada pemilu boleh saja berbeda. Namun jangan lantaran perbedaan pilihan membuat silaturahmi terputus. (sat)

Rumah Ketua Walhi NTB di Lombok Tengah Diduga Dibakar

HarianNusa.com –  Rumah Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) NTB, Murdani diduga dibakar orang tak dikenal. Kejadian terjadi Senin dini hari, 28 Januari 2018 sekitar pukul 03.00.

Menurut Murdani, rumahnya di Bagu Lombok Tengah diduga kuat dibakar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Pasalnya selama ini dirinya intens menyuarakan kepentingan lingkungan hidup salah satunya aktivitas pertambangan di lingkup Provinsi NTB. Bahkan baru-baru ini Murdani mengaku mendapatkan  intimidasi dari seseorang.

“Dugaannya dilakukan oleh oknum pengusaha tambang yang bermasalah dan dikritisi oleh WALHI NTB,” Kata Murdani.

Menurutnya ini merupakan satu bentuk kekerasan terhadap pejuang lingkungan. Intimidasi menurutnya, tidak kunjung berhenti dan setiap tahun terus mengalami peningkatan. Dugaan pembakaran rumah ini kata dia telah membahayakan keluarganya, apalagi api baru bisa dipadamkan setelah 45 menit.

Atas kejadian ini WALHI NTB mengecam kejadian intimidasi aktivis lingkungan hidup dengan cara pembakaran rumah yang dialami oleh dirinya selaku direktur Walhi NTB. Ia mengatakan kejadian tersebut terjadi di tengah komitmen negara untuk melindungi, menghormati dan memenuhi HAM.

“Kami Mengecam kejadian tersebut. Bayangkan, UU HAM dan UU perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup menjamin HAM setiap warga negara, termasuk aktivis lingkungan hidup. Tetapi masih juga terjadi intimidasi terhadap aktivis lingkungan, apakah negara serius menghormati, melindungi dan memenuhi HAM setiap warga negaranya,” katanya.

Pihaknya juga mendesak agar pelaku kejadian tersebut segera diungkap oleh kepolisian. Kepolisian diminta  harus segera mengungkap pelaku pembakaran tersebut. Jika pelakunya tidak sampai terungkap, maka negara memiliki itikad tidak baik untuk melindungi HAM terhadap aktivis lingkungan. Pemerintah juga diminta harus memastikan tidak ada lagi intimidasi dan kekerasan fisik kepada para pejuang lingkungan hidup di  NTB.

“WALHI NTB menyayangkan kekerasan ini terjadi,“ katanya.

Menurutnya ini membuktikan bahwa banyak pihak yang tidak menyukai aktivitas WALHI sebagai organisasi yang berjuang untuk melindungi lingkungan hidup di Indonesia. Kekerasan ini juga makin mempertegas kondisi bahwa Indonesia belum mampu melindungi para pejuang lingkungan.

WALHI NTB menegaskan kekerasan demi kekerasan yang dialami para pejuang lingkungan hidup di Indonesia tidak akan menyurutkan langkahnya untuk terus memastikan tumbuhnya pengelolaan lingkungan hidup yang adil dan lestari. (sat)

Wagub NTB Hadiri Rakor Kebencanaan Bersama BIN

HarianNusa.com – Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menghadiri undangan dari Deputi IV Bidang Ekonomi Badan Intelijen Negara (BIN) untuk membahas Kesiapan Pemerintah Dalam Menghadapi Potensi Bencana Tahun 2019, Senin (28/1/19).

Irjen Pol Bambang Sunarwibowo selaku Kepala Deputi IV BIN dalam pemaparannya menyampaikan bahwa, bencana alam yang terjadi di Indonesia sulit atau bahkan tidak bisa dihindari. Untuk itu, lanjut Bambang, sangat perlu untuk memberikan pemahaman dan informasi kepada masyarakat terkait dengan potensi bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

“Perlu ada koordinasi yang baik antara semua pihak dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang akan terjadi pada tahun 2019. Hal ini mengingat, sebagian besar wilayah Indonesia berada pada zona rawan bencana khususnya bencana gempa bumi,” jelas Bambang di Ruang Serbaguna Kantor BIN Jakarta.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB yang akrab disapa Umi Rohmi dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa, NTB setelah diterpa rentetan gempa bumi pada tahun 2018, kini sedang fokus mengerjakan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa.

“Saat ini kami sedang terus mempercepat selesainya pembuatan hunian tetap atau huntap bagi korban terdampak gempa bumi Lombok Sumbawa,” papar Wagub.

Hunian tetap yang sedang dibangun untuk korban gempa, lanjut wagub, berupa rumah tahan gempa dengan berbagai bentuk seperti Risha, Risba, Riko, Rika, dan lain sebaginya.

“Mengingat NTB merupakan wilayah rawan gempa, maka rumah yang dibangun untuk masyarakat korban gempa berupa rumah tahan gempa sehingga bisa tahan jika sewaktu-waktu gempa kembali terjadi,” tuturnya.

Menurut wagub, pemerintah pusat telah merealisasikan janjinya memberikan bantuan untuk pembangunan hunian tetap kepada korban terdampak gempa bumi Lombok dan Sumbawa.

“Pemerintah pusat telah mentransfer sebesar 3,5 triliun untuk membantu pembangunan huntap korban gempa dan lebih dari 80 persen masyarakat korban gempa telah terisi rekeningnya oleh bantuan dari pemerintah pusat tersebut,” tegas Wagub.

Meski telah banyak korban gempa yang telah terisi rekeningnya dengan bantuan dari pemerintah pusat tersebut, namun belum semuanya bisa langsung menggunakan dana yang sudah ditransferkan itu untuk membangun rumah tahan gempa.

“Berdasarkan Inpres tentang pembangunan huntap ini harus dengan sistem pemberdayaan maka pembangunan huntap baru bisa dimulai setelah masyarakat membentuk pokmas dan memiliki fasilitator,” jelas wagub.

Dikatakan Wagub, belum banyaknya huntap yang telah selesai dibangun di antaranya dipengaruhi oleh jumlah fasilitator yang masih minim.

“?Dari sekitar 2.400 fasilitator yang dibutuhkan untuk rumah rusak berat, baru ada sekitar 766 fasilitator yang sudah ada dan sedang dilakukan perekrutan untuk menambah jumlah fasilitator sehingga proses pembangunan huntap bisa lebih cepat,” ungkap Wagub.

Rakor yang dimulai sejak pukul 09.00-12.40 WIB itu menghasilkan beberapa kesimpulan di antaranya adalah perlunya membangun layanan informasi rawan bencana di setiap daerah sehingga masyarakat bisa lebih cepat mendapatkan informasi tentang kebencanaan. Selain itu, penting untuk diberikan pelatihan dan pendidikan kebencanaan kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat bisa melakukan penyelamatan dan evakuasi saat terjadi bencana.

Hadir dalam rakor ini adalah beberapa pejabat terkait yang berasal dari berbagai instansi pemerintahan seperti Kementerian PUPR, Kementerian Pendidikan, BMKG, BNPB, Kemendagri, KABINDA, dan lain sebagainya. Sementara itu, pejabat NTB yang mendampingi wagub adalah Kadis Perkim, Kadis LHK, Kepala Kesbangpoldagri, dan Kalak BPBD. (f3)

AJI Mataram Punya Nakhoda Baru

HarianNusa.com – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Mataram kini punya nakhoda baru. Dalam Konferensi Kota (Konferta) IV AJI Mataram yang berlangsung di Taman Budaya NTB, Sabtu 26 Januari 2019 lalu, Sirtupillaili dan Muhammad Kasim terpilih secara aklamasi sebagai ketua dan sekretaris AJI Mataram periode 2018-2021.

Pasangan tersebut menggantikan ketua dan sekretaris AJI Mataram periode 2016-2018, Fitri Rachmawati – Sirtupillaili yang telah didemisioner setelah laporan pertanggungjawaban diterima seluruh peserta Konferta.

Proses pemilihan ketua dan sekretaris AJI Mataram berlangsung demokratis, riang gembira dan dalam nuansa kekeluargaan. Meski banyak bakal pasangan calon bermunculan, namun akhirnya mengerucut pada satu pasangan calon yakni Sirtupillaili dan Muhammad Kasim. Karena menjadi calon tunggal mereka ditetapkan sebagai ketua dan sekretaris AJI Mataram yang baru.

Usai terpilih, Ketua AJI Mataram Sirtupillaili mengatakan, AJI Mataram akan tetap konsisten pada tiga garis utama perjuangan AJI yakni mempertahankan kebebasan pers, meningkatkan profesionalisme jurnalis, serta berjuang meningkatkan kesejahteraan jurnalis. “Memperjuangkan tiga hal ini tidak mudah, butuh kerja sama dan kekompakan kita semua para jurnalis,” katanya singkat.

Konferta IV AJI Mataram diawali diskusi publik “Mengupas Indeks Kemerdekaan Pers dan Integritas Jurnalis.” Hadir selaku pemateri akademisi Universitas Mataram, yang juga peneliti Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) NTB Ahmad Sirulhaq dan Ketua Divisi Advokasi AJI Indonesia Sasmito.

Selanjutnya, para jurnalis menandatangani petisi berisi penolakan terhadap Keputusan Presiden (Keppres) 29 tahun 2018 terkait remisi (keringanan hukum) bagi I Nyoman Susrama, yang divonis bersalah oleh pengadilan sebagai otak pembunuhan AA Prabangsa, wartawan Radar Bali, Jawa Pos Grup.

Jurnalis NTB mendesak Presiden Joko Widodo mencabut remisi tersebut karena melukai rasa keadilan dan bertentangan dengan semangat perjuangan kemerdekaan pers.

Petisi ditandatangani di atas spanduk putih. Selain jurnalis, pers mahasiswa, NGO, aktivis anti korupsi, dan perwakilan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) NTB ikut meneken petisi itu. Mereka sepakat remisi terhadap pembunuh jurnalis tidak hanya melukai perasaan keluarga korban, tapi juga  jurnalis di seluruh Indonesia. (sat)

Ribuan Peserta Ramaikan Fun Bike Yonif 742/SWY

HarianNusa.com, Mataram – Ribuan peserta meramaikan Fun Bike dalam rangka menyambut HUT Yonif 742/SWY ke 54 tahun 2019 yang digelar di Lapangan Yonif 742/SWY Gebang Mataram, Minggu (27/1/19).

Acara yang dilepas oleh Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., juga turut diikuti oleh Dir Lantas Polda NTB, Kasrem 162/WB Letkol Inf Endarwan Yansori, Danyonif 742/SWY Letkol Inf Agus P Doni, para Dandim se Pulau Lombok, para Kasi Korem, Dan/Ka Satdisjan, anggota Korem 162/WB dan jajaran, juga dari berbagai kalangan masyarakat pecinta Gowes se Kota Mataram, Lombok Barat dan sekitarnya.

Pada kesempatan itu, kepada sejumlah awak media, Danrem mengatakan bahwa acara fun bike selain dalam rangka menyambut HUT Yonif 742/SWY ke 54 tahun 2019, juga sebagai bagian dari trauma healing bagi warga masyarakat Lombok yang terdampak gempa untuk menghilangkan trauman.

“Mari kita ciptakan situasi dan kondisi yang kondusif dengan melakukan olahraga bersama sehingga kebersamaan terjalinnya komunikasi yang erat antara TNI dengan masyarakat disamping dapat meminimalisir tindakan-tindakan yang bersifat negatif,” ajak orang nomor satu di Korem 162/WB itu.

Danrem juga mengimbau kepada seluruh masyarakat NTB untuk menjaga keamanan dan keselamatan baik di rumah maupun di luar rumah karena kondisi cuaca yang ekstrim.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat NTB agar mengutamakan keselamatan, pohon yang besar dan tinggi agar dipangkas, apabila berpergian agar melihat kondisi cuaca dan tetap mengutamakan keselamatan selama di jalan,” ujar Akmil alumni 93 itu.

Ia juga mengucapkan selamat kepada Yonif 742/SWY dan berharap semakin berprestasi kedepannya.

“Selamat atas Yonif 742/SWY, semoga semakin dewasa semakin banyak prestasi kedepan,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Danyonif 742/SWY menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan selain dalam rangka menyambut HUT Yonif 742/SWY ke 54 tahun 2019 pada tanggal 19 Maret mendatang, juga untuk menggugah masyarakat terutama anggota dan masyarakat yang hobby Gowes sehingga masyarakat akan lebih mengenal satuan Yonif 742/SWY.

“Tujuannya untuk menjalin hubungan silaturrahmi yang lebih akrab lagi dengan masyarakat kedepan,” ungkapnya.

Selain kegiatan Fun Bike ini, sambung Letkol Doni sapaan akrab Danyon, Yonif 742/SWY juga sudah melaksanakan Pekan Olahraga Batalyon selama dua minggu dengan lima item pertandingan olahraga umum dan olahraga semi militer.

“Kedepan ada rencana lomba class meet semi ninja warrior dengan sasaran anak-anak muda yang hobby building untuk mengerahkan kemampuan fisik melintasi sasaran yang akan kita siapkan,” pungkasnya.

Usai Gowes, acara dilanjutkan dengan hiburan dan pembagian hadiah 2 unit sepeda motor dan hadiah lainnya di Lapangan Yonif 742/SWY. Adapun 2 unit sepeda motor masing-masing diraih oleh Bagus Budi Utomo dari Taman Indah Pagesangan dan Dimas dari Kediri Lombok Barat.(f3)

SMPN 1 Kayangan Mendapat Bantuan Gedung Sekolah Dari PT.TMMIN dan ACT

HarianNusa.com, Kayangan – Toyota Motor Manufacturing Indonesia (PT.TMMIN) bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT) NTB menyerahkan secara simbolis bantuan berupa gedung sekolah Sabtu Sabtu (26/1) lalu.

Bertempat di SMPN 1 Kayangan, Lombok Utara, PT.TMMIN dan ACT menyerahkan bantuan berupa satu unit bangunan sekolah yang terdiri dari 3 ruangan dan 1 unit MCK untuk SMPN 1 Kayangan. Selain di Kayangan, 1 unit bantuan sekolah sementara juga dibangun di SDN 4 Santong yang berlokasi tidak jauh dari lokasi SMPN 1 Kayangan. Tidak tanya itu, PT TMMIN juga membangun 20 unit shelter hunian dan 1 buah masjid lengkap dengan sarana MCK-nya di Desa Madayin Kecamatan Sambelia Kabupaten Lombok Timur.

Kepala Divisi Human Resource TMMIN, I Made Surya Wibawa berharap, bantuan yang diberikan ini dapat membantu percepatan pemulihan Lombok pasca gempa besar 2018 lalu.
“Yang dibawa oleh TMMIN belum yang belum seberapa ini, semoga mampu membantu percepatan pemulihan pasca gempa Lombok yang sedang berlangsung, khususnya d SMPN 1 Kayangan. Semoga semangat untuk memperbaiki kehidupan itu tetap bergelora dan adik-adik tetap bersemangat dalam belajar” ungkapnya didampingi Kepala Cabang ACT NTB Lalu Muhammad Alfian.

“Bahwa ACT akan terus membersamai penyintas gempa di Pulau Lombok hingga selesai. Karena itu adalah komitmen lembaga yang sudah janjikan sejak awal penanganan gempa Lombok dimulai. ACT bertekad untuk memberikan yang terbaik bagi penyintas gempa hingga masyarakat bisa kembali menjalankan kehidupan sebagaimana biasanya sebelum gempa mengguncang” terang Alfian menambahkan.

Mewakili pihak sekolah, Kepala Sekolah SMPN 1 Kayangan, Abdul Hanan menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi setinggi-tingginya kepada relawan dari ACT karena selalu cepat merespon setiap kejadian yang menimpa Lombok, khususnya di Kecamatan Kayangan sejak awal kejadian gempa hingga salt ini.

Sementara itu, Gubernur NTB Dr. Zulkifliemansyah dalam sambutannya yang dibacakan oleh H. Suwahib, juga mengapresiasi Kepala Sekolah SMP 1 Kayangan dan SDN 4 Santong serta semua sekolah-sekolah yang terdampak gempa namun tetap semangat dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar walaupun secara fisik masih kekurangan sarana dan prasarana di sana sini.
Gubernur juga mengapresiasi ACT, PT. TMMIN dan jajaran pemerintahan di Kabupaten Lombok utara yang telah berkolaborasi mendistribusikan bantuan-bantuan yang sangat berarti dalam rangka pemulihan khususnya di bidang pendidikan akibat gampa yang telah melanda Lombok sejak bulan Juli 2018 lalu.

Dalam kesempatan yang sama, Bapak Lalu Muhammad Alfian selaku Kepala Cabang ACT Nusa Tenggara Barat kembali menegaskan

Ratusan Rumah Instan RIKO Mulai Dibangun di Bayan Lombok Utara

0

HarianNusa com – Bupati Kabupaten Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Instan Konvensional (RIKO) di Dusun Magling Desa Senaru dan di Dusun Tanjung Busur Desa Akar Akar Kecamatan Bayan, Lombok Utara, (26/1).

Camat Bayan Intiha, SIP., dalam laporannya menyebutkan jumlah rumah yang diresmikan di Kecamatan Bayan sebanyak 1.224 unit untuk empat desa yakni Desa Senaru, Desa Anyar, Desa Akar Akar dan Desa Mumbul Sari.

“Dari jumlah tersebut 339 unit di Desa Senaru dan 524 unit dibangun di Desa Akar Akar,” jelasnya.

Diakhir laporannya, Intiha menjelaskan bahwa tim dari kecamatan turun perdesa bertemu langsung dengan fasilitator pendamping dari Rekompak dan Kelompok Masyarakat (Pokmas).

Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH., menyatakan bahagia dengan progres pembangunan rumah dari minggu ke minggu yang terus bertambah.

“Dulu kita meletakkan batu pertama rumah warga hanya 20 sampai 30 rumah, tapi sekarang sudah mencapai ratusan unit. Alhamdulillah, percepatan pembangunannya terus berlangsung,” tuturnya.

Bupati juga mengajak camat, kades, kadus, fasilitator pendamping bisa terus bekerja sama membantu masyarakat hingga mempunyai tempat tinggal. Ia juga menegaskan agar semua pihak secepatnya bisa merealisasikan pembangunan rumah warga.

“Untuk warga masyarakat yang di pinggir jalan, tolong jangan membangun terlalu pinggir, karena jangka panjang pasti ada pelebaran jalan. Begitu juga sarana yang ada di kampung, tolong dibuatkan gang supaya minimal ambulan bisa masuk,” pintanya.

Peresmian peletakan batu pertama turut dihadiri anggota DPRD KLU Kardi A.Ma, Kepala BPBD KLU Iwan Maret A , Camat Bayan Intiha SIP, Kepala Desa Akar Akar Akarman, Pjs. Kades Senaru Lalu Wira Sakti, Fasilitator Pendamping Rekompak PUPR beserta warga penerima bantuan stimulan. (f3)

BI Kembangkan Klaster Kopi Sumbawa

HarianNusa.com –  Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB melaksanakan pengembangan UMKM dengan pendekatan pengembangan ekonomi lokal atau Local Economic Development (LED).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Achris Sarwani mengatakan bahwa program pengembangan UMKM Unggulan ini bertujuan menumbuhkan dan menciptakan pusat-pusat aktivitas ekonomi baru yang dapat dilakukan oleh masyarakat setempat. Program ini juga merupakan bagian dari upaya pencapaian tugas pokok Bank Indonesia, yakni stabilitas moneter, stabilitas sistem keuangan dan sistem pembayaran.

“Pengembangan LED di Provinsi NTB difokuskan kepada UMKM sektor ekonomi unggulan, sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru di luar sektor tambang, yaitu pariwisata, salah satunya adalah ecotourism,” ungkap Achris dalam siaran persnya, Jumat, (25/1).

Berkaitan dengan hal tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB pada tahun 2018 menginisiasi pengembangan Klaster Kopi Sumbawa yang berlokasi di Desa Tepal, Kecamatan Batu Lanteh, Kabupaten Sumbawa. Pemilihan lokasi tersebut, jelas Achris, didasarkan pertimbangan beberapa hal, diantaranya terkait letak desa yang berada di ketinggian 800-1.100 Mdpl sehingga sangat cocok untuk budidaya tanaman kopi. Selain itu,  kopi yang dihasilkan di Desa Tepal termasuk kategori specialty coffee, sehingga memiliki potensi tinggi untuk menembus pasar ekspor.

Pengembangan klaster kopi ini, memiliki ruang lingkup dalam melakukan pendampingan yaitu melalui pemberian bantuan teknis seperti pelatihan peningkatan kapasitas UMKM, penguatan lembaga, studi banding, dan lain-lain. Ruang lingkup lainnya mencakup bantuan sarana prasarana melalui sinergi Program Sosial Bank Indonesia (PSBI). (f3)

Sambil Merangkak, Ayah Irman Kumis Kunjungi Anak di Sel

HarianNusa.com – Orang tua tersangka kasus ujaran kebencian dan penghina Jokowi berinisial IS alias alias Imran Kumis menjenguk anaknya di ruang tahanan Polres Mataram, Jumat, 25 Januari 2019.