More
    Beranda blog Halaman 434

    Anak Anggota Dewan Curi Laptop Milik Polisi di Mataram

    HarianNusa.com, Mataram – Tim Opsnal Polsek Pagutan menangkap seorang pelaku yang diduga melakukan pencurian dua unit laptop dan cas laptop serta satu unit HP milik anggota polisi.

    Usai Didatangi Mabes Polri dan Kapolda NTB, KPU NTB Gelar Rakor

    0

    HarianNusa.com, Mataram – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) didatangi rombongan Mabes Polri dan Polda NTB, Selasa (30 /01).

    Koramil 1608-05/Donggo Gotong Royong Bersihkan Pohon Tumbang

    0

    HarianNusa.com, Bima – Angin kencang yang melanda seluruh wilayah NTB termasuk di Kota dan Kabupaten Bima pada Senin pagi kemarin hingga sore hari (29/01), selain menimbulkan luka-luka dan korban jiwa tertimpa pohon juga menyisakan pohon-pohon yang tumbang akibat diterjang derasnya angin.

    Tercatat, NTB Telah Tujuh Kali Diterjang Tsunami

    HarianNusa.com, Mataram – Bencana tsunami merupakan bencana alam paling dasyat dan mematikan di dunia. Sejak tsunami Aceh pada 2004 silam, bencana tersebut mulai familiar di masyarakat. Gelombang raksasa dari laut menghantam daratan dan menewaskan banyak orang.

    Di NTB sendiri, tsunami pernah terjadi. Dalam katalog tsunami Indonesia pada BMKG, tercatat NTB telah diterjang tsunami sebanyak tujuh kali. Masing-masing yakni:

    -Tsunami Tambora 10 April 1815,

    -Tsunami Bima 8 November 1818 tinggi 3,5 m,

    -Tsunami Bima 29 Desember 1820 tinggi 24 meter,

    -Tsunami Bima 5 Maret 1836,

    -Tsunami Bima 28 November 1836,

    -Tsunami Labuantereng, dan

    -Tsunami Lombok 25 Juli 1856,

    Tsunami Tambora terjadi pada 10 April 1815. Tsunami tersebut terjadi akibat letusan Gunung Tambora, akibatnya tsunami menerjang beberapa pulau di Indonesia. Tsunami juga menghantam Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima dengan ketinggian di atas 4 meter. Dilaporkan juga tsunami di hari yang sama terjadi di Kecamatan Besuki Jawa Timur dan Maluku.

    Sebenarnya, tsunami lebih dari tujuh kali terjadi di NTB. Pada Jumat 19 Agustus 1977 tsunami juga pernah menghantam Desa Lunyuk Besar Kabupaten Sumbawa dan Desa Awang Kuta Lombok Tengah. Namun dalam katalog tsunami Indonesia pada BMKG. Tsunami tersebut merupakan imbas atau dampak dari tsunami yang terjadi di Pulau Sumba NTT. (Baca: Mengenang 40 Tahun Tsunami Lombok dan Sumbawa)

    “Berdasarkan katalog tsunami Indonesia BMKG, tsunami Sumba dengan lokasi 320 km barat daya Waingapu dampaknya hingga Sumbawa dan Lombok Tengah. Yang pada 19 Agustus 2017 lalu diperingati 40 tahun,” ujar Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Agus Riyanto, Selasa (30/01).

    NTB Butuh Banyak Sirene Tsunami

    Agus Riyanto juga mengatakan di NTB saat ini cuma memiliki satu unit sirene tsunami atau dikenal dengan nama Tsunami Early Warning System”(TEWS). Sirene tersebut terpasang di Ampenan Kota Mataram dan hanya dari dana BMKG sendiri.

    Di wilayah lain, Bali misalnya, telah memiliki sembilan sirene tsunami. Hal itu karena Pemerintah Daerah Bali sangat peduli dan sadar terhadap bencana tsunami, terlebih lagi Bali merupakan daerah wisata. Namun, bukankah NTB juga merupakan daerah wisata?

    “NTB baru punya satu unit, yang terpasang di wilayah Ampenan Kota Mataram. Alat tersebut dipasang dari dana BMKG,” ujar Agus.

    Padahal NTB membutuhkan lebih dari satu unit sirene, karena panjang pantainya mencapai 2.333 kilometer, mulai dari Pulau Lombok hingga Pulau Sumbawa. Terlebih lagi, berdasarkan sejarah kegempaan dan tsunami, bencana tersebut banyak terjadi di NTB.

    Tsunami Sumba yang berdampak pada Desa Awang dan Kuta di NTB telah merenggut 198 nyawa. Untuk menghindari bencana ini kembali merenggut nyawa, maka sudah sewajarnya NTB memiliki sirene tsunami lebih dari satu.

    “NTB masuk dalam daerah berpotensi gempa disertai tsunami, makanya kami mendorong supaya pemerintah daerah memberi perhatian terhadap kebencanaan,” pintanya.

    Sirene tsunami per unit mencapai harga Rp 300 juta, BMKG tentunya tidak bisa membeli peralatan tersebut dengan dana sendiri. Untuk itu peran pemerintah dalam membantu menyediakan sirene tsunami sangat dibutuhkan. (sat)

    Pemkab Lobar Resmikan 691 Paket Pembangunan 2017

    0

    HarianNusa.com, Mataram – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat akan terus mengupayakan kebutuhan infrastruktur publik dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dari berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, perindustrian, perdagangan, pertanian, pariwisata dan lain sebagainya.

    Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid mengatakan, Tidak hanya infrastruktur pembangunan, sumber daya manusianya juga akan diberdayakan. Semuanya tidak lain bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan mengembangkan kewirausahaan, menggairahkan investasi, mengembangkan sektor pariwisata, meningkatkan serapan tenaga kerja, meningkatkan ketahanan pangan daerah dan pembangunan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih dari korupsi.

    Selain pembangunan yang bersifat fisik, Pemkab Lobar juga memberi perhatian terhadap pembangunan yang bersifat non fisik dalam bentuk pembangunan manusia dan sistem seperti pemberdayaan masyarakat, reformasi birokrasi, penerapan teknologi informasi berbasis aplikasi, peningkatan kualitas tenaga pendidik, tenaga kesehatan, tenaga penyuluh dan lain sebagainya.

    “Keseluruhan pembangunan baik yang bersifat fisik maupun non fisik dimaksud, berjalan dengan baik dan tepat sasaran karena konsisten mengacu pada visi, misi, rencana strategis dan program prioritas yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” kata Fauzan dalam acara peresmian pemanfaatan hasil pembangunan tahun anggaran 2017 di halaman puskesmas Surenadi Kecamatan Narmada, Senin (29/1).

    Saat ini pembangunan jalan akan lebih ditekankan pada aspek kualitasnya. Melalui kebijakan barunya, Pemkab Lobar membangun kualitas jalan dengan standar nasional atau provinsi.

    “Jalan kami sudah mulai memperhatikan tidak dari kuantitas namun memperhatikan kualitasnya. Di tahun 2018 akan lebih banyak lagi jalan yang akan dibangun sehingga Pemerintah Pusat nantinya dapat menjadikan Lobar sebagai kabupaten percontohan di Indonesia karena kebijakan membangun jalan kabupaten dengan standar provinsi bahkan nasional. Dan Insya Allah anggaran kita ditambah tahun 2019 karena kebijakan itu,” ujar Fauzan.

    Di akhir sambutannya, Fauzan mengajak tamu undangan dan masyarakat yang hadir untuk terus melanjutkan pembangunan di Kabupaten Lombok Barat.

    Ada sejumlah 691 paket hasil Pembangunan di Tahun 2017 yang diresmikan oleh Bupati H. Fauzan Khalid. Peresmian proyek tersebut terdiri dari 94 paket dari Dinas Pendidikan, 18 paket dari Dinas Kesehatan, 23 paket dari Dinas perdagangan, 61 dari Dinas Pertanian, 19 paket dari Dinas Pariwisata, dan 273 paket dari Dinas PUPR Lombok Barat. Seluruh proyek tersebut menelan anggaran Rp. 293 milliar lebih yang terdiri dari APBD, APBN dan bantuan Pemerintah Australia.

    Peresmian Hasil Pembangunan ini sendiri dimaksudkan sebagai sarana informasi dan publikasi untuk masyarakat agar mengetahui perkembangan dan pembangunan di Lombok Barat.

    Selain peresmian proyek juga dilakukan penandatangan kerjasama antara Pemkab Lobar melalui Dinas Kesehatan dengan BPJS untuk mempermudah pelayan kepada masyarakat yang belum memiliki BPJS yang berlaku di seluruh rumah sakit yang meliputi RSUD Provinsi NTB, RSUD Kota Mataram, RSJ Mutiara Sukma NTB dan Rumah Sakit Bhayangkara NTB. Kemudian kerjasama
    dengan BPJS Kesehatan untuk jaminan kesehatan nasional, keikutsertaan jaminan kesehatan untuk masyarakat yang tidak mampu.

    Selain itu juga dilakukan penandatanganan kerjasama antara Pemkab Lobar dengan Lombok TV untuk pemanfaatan tower bersama dalam pelayaan informasi publik. Terakhir, kerjasama antara Pemkab Lobar dengan jaringan masyarakat sipil untuk mendorong semua desa menggunakan aplikasi yang dibuat kabupaten dan jaringan masyarakat sipil untuk pengelolaan administrasi dan keuangan desa.

    Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada para wajib pajak di antaranya Sheraton Senggigi Beach Hotel, Sudamala Suites and Villa, Dream Estate Resort, PT. Narmada Awet Muda dan lainnya. Penghargaan juga diberikan kepada PT. Pelindo III Cabang Lembar, PT. Indocement Cabang Lembar, PT. BRI Cabang Mataram dan lainnya sebagai penerima penghargaan CSR.

    Acara kemudian dilanjutkan dengan launching layanan Puskesmas Suranadi yang ditandai dengan pemotongan pita oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Lombok Barat, Hj. Khairatun Fauzan Khalid bersama Ketua DPRD Lombok Barat Hj. Sumiatun didampingi bupati, sekda dan Kepala Dinas Kesehatan Lombok Barat. (f3)

    Jelang UNBK, SMKN 2 Mataram Lakukan Persiapan

    HarianNusa.com, Mataram – Tahun 2018 merupakan tahun ke tiga bagi Provinsi NTB dalam melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

    Menjelang pelaksanaan UNBK, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Mataram melakukan berbagai persiapan.

    Kepala SMKN 2 Mataram, H.Hudri Achmad, S. Pd, MM mengatakan Untuk memprsiapkan pelaksanaan UNBK pihaknya melakukan pengayaan dan pemantapan selama satu bulan penuh terhadap 438 orang siswa calon peserta UNBK.

    “Pengayaan dan pemantapan ini dilakukan seusai jam pelajaran sekolah yakni pukul 14.30 hingga 16.00 wita sejak pertengahan Januari hingga awal Februari 2018 mendatang,” kata Hudri kepada HarianNusa.com di Ruang kerjanya, Sabtu (27/1).

    Dilanjut Hudri, dua hari sebelum pelaksanaan UNBK, sekitar tanggal 29 Maret pihak sekolah akan melakukan simulasi persiapan peralatan dan persiapan peserta, seolah-olah itu pelaksanaan UNBK.

    “Sehingga pada saat UNBK peserta terbiasa dan tidak canggung,” tambahnya.

    Sementara untuk peralatan UNBK, kata Hudri, pihak sekolah sudah mempersiapkan, mengingat ini merupakan UNBK tahun ke tiga di SMKN 2 Mataram.

    “Kami sudah melakukan persiapan peralatan karena sudah melaksanakan UNBK sejak awal,” katanya.

    Ia menegaskan Untuk peralatan tidak ada kendala karena seminggu sebelumnya
    sudah dilakukan pengecekan.

    “Dan peralatan tersebut siap untuk digunakan pada saat UNBK nanti,” ungkapnya.

    Ujian nasional SMK/SMA sederajat akan dilaksanakan selama empat hari mulai tanggal 2 hingga 5 April 2015.

    Para siswa yang nantinya lulus UNBK diharapkan tidak hanya sekedar lulus namun dituntut untuk mampu berdaya saing di era globalisasi. (f3)

    Lagi-lagi Pelaku Curanmor di Jerowaru Ditembak Polisi

    HarianNusa.com, Lombok Timur – Polres Lombok Timur (Lotim) dan Polsek Jerowaru kembali melakukan penangkapan terhadap seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Pelaku ditangkap di Desa Batu Nampar, Kecamatan Jerowaru Lotim, Senin (29/01).

    Belajar Kelompok, Pelajar SMP 1 Terara Tewas Tersengat Listrik

    HarianNusa.com, Lombok Timur – Firman Okta Randa (15) warga Dusun Terara Selatan Desa Terara Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur (Lotim) meregang nyawa akibat tersengat arus listrik. Kejadian terjadi sekitar pukul 13.10 Wita, Minggu (28/01).

    Malam ini Air Laut Naik di Sambelia, Belasan Warga Mengungsi

    HarianNusa.com, Mataram – Banjir ROB menerjang Dusun Tekalok, Desa Sugian Kecamatan Sambelia Lombok Timur (Lotim), sekitar pukul 22.00 Wita, Senin (29/01). Beberapa rumah yang berada di pesisir pantai digenangi air laut yang naik ke daratan.

    Rabu Besok Masyarakat NTB Dapat Nikmati Gerhana Bulan Total

    HarianNusa.com, Mataram – Gerhana bulan total akan terjadi pada Rabu 31 Januari 2018 besok. Gerhana dapat dinikmati di Indonesia, tidak terkecuali NTB. Gerhana dapat diamati pada awal malam hingga tengah malam.

    error: Content is protected !!