HarianNusa.com, Mataram – Maraknya aksi kejahatan diikuti pula dengan beragam modus. Modus operandi tidak hanya dilakukan para pelaku dalam melancarkan aksinya, tetapi juga saat tertangkap oleh pihak kepolisian. Seperti seorang pemuda berinisial BA (20) asal Lingkar Selatan, Kota Mataram. Pelaku berpura-pura gila saat ditangkap polisi.
Ganja Asal Lampung yang Masuk Mataram Dimusnahkan
HarianNusa.com, Mataram – Polres Mataram melakukan pemusnahan terhadap 4,1 kilogram ganja kering yang diselundupkan dari Lampung menuju Mataram. Ganja tersebut dimusnahkan, Kamis, (6/7) di Mapolres Mataram.
Aksi Jambret di Mataram Berakhir di Tangan Warga dan Polisi
HarianNusa.com, Mataram – Betul-betul apes yang dialami seorang terduga jambret yang beraksi di Jalan Pejanggik, Lingkungan Pajang Timur, Kelurahan Pejanggik, Kota Mataram. Dia tertangkap massa saat melancarkan aksinya, Kamis (6/7) kemarin.
NW Tetapkan Hasanain Maju Pada Pilbup Lobar 2018
HarianNusa.com, Lombok Barat – Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Haramain Narmada TGH Hasanain Juaini mendapat dukungan dari organisasi Nahdlatul Wathan (NW) untuk maju sebagai Bupati pada Pilkada Lombok Barat (Lobar) 2018. Kamis (6/7).
“NW tidak lagi ada diskusi, tidak bisa diganggu gugat lagi,” ungkap Ketua Pimpinan Wilayah Nahdatul Wathan (PWNW) NTB, TGH Mahally Fikri di hadapan Pengurus NW se-NTB di Gedung HK, Narmada.
Selain Hasanain, NW juga memutuskan mengusung dua kader NW lainnya, yakni Syamsul Luthfi dan Hj. Siti Rohmi Djalilah, masing-masing sebagai calon Bupati Lotim dan Calon Gubernur NTB 2018.
“Kita tetap kompak satu arah, satu tujuan tanpa diskusi lagi. Jangan lihat kelemahan dan keburukan kader lain, tetap dorong tiga nama itu,” tegasnya. (sta)
NW Tetapkan Rohmi Sebagai Cagub Pada Pilkada NTB 2018
HarianNusa.com, Lombok Barat – Organisasi Masyarakat terbesar Di NTB Nahdlatul Wathan (NW) menetapkan Hj. Siti Rohmi Djalilah sebagai Calon Gubernur (Cagub) pada Pilkada NTB 2018. Kamis, (6/7).
Dengan demikian desas-desus mengenai arah dukungan NW pada Pilkada 2018 nanti sudah terjawab. Tak hanya itu, NW mendukung Rohmi untuk maju sebagai nomor urut satu. Artinya NW tidak menghendaki Rohmi menjadi Calon Wakil Gubernur, sebagai mana yang beredar luas di masyarakat akhir-akhir ini.
“NW tidak lagi ada diskusi, tidak bisa diganggu gugat lagi,” ungkap Ketua Pimpinan Wilayah Nahdatul Wathan (PWNW) NTB, TGH Mahally Fikri di hadapan Pengurus NW se-NTB di Gedung HK, Narmada.
Selain mendukung Rohmi untuk NTB satu 2018, NW juga menetapkan dua nama lain, yakni TGH Hasanain Juaini dan Syamsul Luthfi. Masing-masing sebagai Calon Bupati Lombok Barat dan Lombok Timur.
“Kita tetap kompak satu arah, satu tujuan tanpa diskusi lagi. Jangan lihat kelemahan dan keburukan kader lain, tetap dorong tiga nama itu,” katanya. (sta)
These ’90s fashion trends are making a comeback in 2017
Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet ut et voluptates repudiandae sint et molestiae non recusandae. Itaque earum rerum hic tenetur a sapiente delectus, ut aut reiciendis voluptatibus maiores alias consequatur aut perferendis doloribus asperiores repellat.
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.
“Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat”
Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt.
Et harum quidem rerum facilis est et expedita distinctio. Nam libero tempore, cum soluta nobis est eligendi optio cumque nihil impedit quo minus id quod maxime placeat facere possimus, omnis voluptas assumenda est, omnis dolor repellendus.
Nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.
Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam, eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.
Neque porro quisquam est, qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur, adipisci velit, sed quia non numquam eius modi tempora incidunt ut labore et dolore magnam aliquam quaerat voluptatem. Ut enim ad minima veniam, quis nostrum exercitationem ullam corporis suscipit laboriosam, nisi ut aliquid ex ea commodi consequatur.
At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas molestias excepturi sint occaecati cupiditate non provident, similique sunt in culpa qui officia deserunt mollitia animi, id est laborum et dolorum fuga.
Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem eum fugiat quo voluptas nulla pariatur.
Tujuh Mahasiswa Seni Asal Malaysia Residensi Di Mataram
HarianNusa.com, Mataram – Sebanyak tujuh Mahasiswa seni dari University Sultan Idris Perak Malaysia melakukan residensi kesenian selama tiga bulan di Mataram. Rabu, (5/7).
Kepada HarianNusa.com beberapa saat setelah menyambut tujuh Mahasiswa asal Malaysia, Kepala Taman Budaya NTB Drs Faisal menyampaikan kalau ke-tujuh Mahasiswa tersebut rencananya akan belajar kesenian di NTB dengan melihat dan mempelajari jenis-jenis kebudayaan di NTB. Selain itu, mereka juga akan melakukan residensi bersama beberapa seniman.
“Mereka di sini selama tiga bulan. Melihat kesenian kita,” katanya.
Terpisah, Muhammad Harith Fadhilah, salah seorang mahasiswa mengatakan kehadirannya di Mataram atas rekomendasi salah seorang Dosen asal NTB yang mengajar di kampusnya. Selain itu, ia bersama beberapa rekannya juga ingin merasakan langsung atmosfer kesenian di NTB, khususnya seni Teater.
“Kami ingin melihat perbezaan Teater di Malaysie dengan di sini,” Ujarnya dalam logat Melayu.
Muhammad berharap kehadirannya bersama enam mahasiswa lainnya di Mataram bisa memberikan dampak positif. Khususnya pada dunia seni teater, seni yang saat ini mereka pelajari. (sta)
Some California incumbents lagging in fundraising: report
Neque porro quisquam est, qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur, adipisci velit, sed quia non numquam eius modi tempora incidunt ut labore et dolore magnam aliquam quaerat voluptatem. Ut enim ad minima veniam, quis nostrum exercitationem ullam corporis suscipit laboriosam, nisi ut aliquid ex ea commodi consequatur.
At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas molestias excepturi sint occaecati cupiditate non provident, similique sunt in culpa qui officia deserunt mollitia animi, id est laborum et dolorum fuga.
Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem eum fugiat quo voluptas nulla pariatur.
Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet ut et voluptates repudiandae sint et molestiae non recusandae. Itaque earum rerum hic tenetur a sapiente delectus, ut aut reiciendis voluptatibus maiores alias consequatur aut perferendis doloribus asperiores repellat.
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.
“Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat”
Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt.
Et harum quidem rerum facilis est et expedita distinctio. Nam libero tempore, cum soluta nobis est eligendi optio cumque nihil impedit quo minus id quod maxime placeat facere possimus, omnis voluptas assumenda est, omnis dolor repellendus.
Nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.
Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam, eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.
Penyelundupan Ribuan Benih Lobster Lewat Bandara LIA Kembali Digagalkan
HarianNusa.com, Mataram – Setelah terungkap Rabu (29/6) lalu, penyelundupan benih lobster melalui Lombok International Airport (LIA), Praya, Loteng kembali digagalkan.
Benih lobster sejumlah 6.171 ekor akan dibawa kurir ke Singapura.
Kepala Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Perikanan Kelas II Mataram, Muhsin mengatakan, petugas bandara mengamankan kurirnya berinisial JN (28).
Warga Jerowaru, Lombok Timur itu hendak berangkat ke Jambi.
“Dia membawa koper berisi bibit lobster yang diselipkan diantara pakaian,” sebutnya.
Pelaku tertangkap petugas bandara saat pemeriksaan X-Ray.
“Pelaku mengaku isinya pakaian tetapi di monitor X-ray terbaca lain,” ungkapnya. Petugas Aviation Security dan BKIPM kemudian memutuskan untuk menggeledah secara manual. Koper pelaku dibongkar.
Isinya memang sekilas sesuai pengakuan, yakni pakaian. Namun, setelah dibongkar lagi muncul kantong-kantong plastik.
“Ternyata isi koper itu ada benih lobster sebanyak 11 bungkus dicampur beberapa helai pakaian,” jelasnya.
Belasan bungkus plastik itu setelah dihitung isinya 6.171 benih lobster. Nilainya ditaksir Rp 925 juta dan akan dikirimkan ke Singapura untuk dikembangkan menjadi lobster dewasa di Vietnam.
Muhsin menyebutkan, perbuatan JN melanggar Permen KP Nomor 56/PERMEN-KP/2016 tentang larangan penangkapan dan atau pengeluaran lobster, kepiting, dan rajungan, dari wilayah negara RI.
Selain itu aturan lain yang dilanggar antara lain, pasal 31 ayat 1 jo pasal 6 UU Nomor 16 Tahun 1992 tentang karantina hewan, ikan, dan tumbuhan, pasal 88 jo pasal 16 ayat 1 UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang perikanan.
Ia belum dapat megonfirmasi soal keterkaitan jaringan dengan penangkapan sebelumnya, dengan tersangka MS (46), warga Beleka, Praya Timur, Loteng yang ditangkap atas dugaan penyelundupan 19 ribu benih lobster. Namun keduanya ditangani Mabes Polri.
“Belum dapat dipastikan. Pemeriksaan awal oleh penyidik PPNS karantina ikan. Untuk selanjutnya ini ditangani Bareskrim Mabes Polri,” pungkasnya. (sta)
Wagub NTB Tanggapi Santai Polemik Pemasangan Baliho Rohmi Di Depan Islamic Center
HarianNusa.com, Mataram – Wakil Gubernur NTB H. M. Amin menanggapi polemik pemasangan Baliho Rektor Universitas Hamzanwadi Hj. Siti Rohmi Djalilah di depan Islamic Center dengan santai. Selasa, (4/7).
Menurutnya, pemasangan baliho tersebut tidak perlu diributkan mengingat dalam hal ini KPU dan Pemerintah Kota belum membuat aturan yang melarang hal tersebut dilakukan.
Amin juga mengatakan bahwa pemasangan Baliho tidak mutlak menjadi kehendak figur yang bersangkutan. Bisa jadi inisiasi pemasangan baliho datang dari tim sukses. Dan selama pemasangan alat peraga tersebut belum terlarang, siapapun boleh melakukan hal yang sama.
Sebelumnya, Pemasangan Baliho Rohmi di depan Islamic Center menuai protes keras dari beberapa pihak, salah satunya Politisi PDI Perjuangan Ruslan Turmuzi, yang menganggap pemasangan Baliho tersebut melanggar aturan karena menggunakan trotoar yang semestinya menjadi hak pejalan kaki. (sta)
