HarianNusa.com, Mataram – Team Opsnal Satresnarkoba Polres Mataram melakukan penggerebekan bandar narkoba kelas kakap di Abian Tubuh, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, Kamis (13/7) kemarin.
Dituduh Dukun Santet, Seorang Perempuan di Lombok Tengah Tewas Dibunuh
HarianNusa.com, Lombok Tengah – Sesosok mayat gegerkan warga Dusun Tilan, Desa Katen, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah. Mayat berjenis kelamin perempuan tersebut berdasarkan hasil identifikasi bernama Saenal (52) seorang warga setempat.
Tuduh Polisi Lakukan Pungli, Seorang Pria di Lombok Tengah Mengaku Khilaf
HarianNusa.com, Lombok Tengah – Beredar luas di media sosial facebook sebuah foto polisi yang dibagikan seorang warga. Foto tersebut mendadak viral lantaran pengunggah foto tersebut menuduh polisi berpangkat Brigadir melakukan pungutan liar (pungli) terhadap dirinya.
Lagi-lagi Bandar Narkoba di Gili Trawangan Diciduk Polisi
HarianNusa.com, Mataram – Daerah wisata Gili Trawangan tampaknya belum juga usai menghadapi masalah narkoba. Ditresnarkoba Polda NTB lagi-lagi melakukan penggerebekan terhadap peredaran barang haram tersebut. Penggerebekan dilakukan Minggu, (9/7) lalu.
Agar Generasi Muda Tidak Buta Sejarah, KODIM 1620/LOTENG Nonton Bareng Film G 30 S/PKI
Lombok Tengah, Ingatkan Bahaya Komunis, Kodim 1620/Loteng Putar Film G 30 S/PKI dalam rangka TMMD ke – 99 Tahun 2017, di halaman Ponpes Al Hidayah, Dusun Beber, Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Selasa, (11/7/2017) malam.
Ratusan Siswa/siswi Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hidayah, dan masyarakat, Dusun Beber, Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, berbondong-bondong hadir untuk menyaksikan pemutaran film G 30 S/PKI Pemutaran Film G 30 S/PKI kepada siswa/siswi dan masyarakat, Desa Pengenjek, merupakan salah satu rankaian kegiatan non Fisik dalam Rangka Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-99 Tahun 2017, Kodim 1620/Loteng. Nonton Bareng Film G 30 S/PKI itu dihadiri jajaran Kodim 1620/Loteng, para Babinsa Koramil 1620-06/Jonggat, Ketua Yayasan Ponpes Al Hidayah, dan Toga , Toma setempat.
Komandan Kodim (Dandim) 1620/Loteng Letkol. Inf. Is Abul Rasi, SE mengatakan, pemutaran film G 30 S/PKI itu diharapkan mampu memberikan pencerahan bagi generasi muda dan masyarakat akan bahaya paham komunis di Indonesia. “Agar mengetahui sejarah bahwa ideologi Komunis dilarang sesuai dengan aturan yang berlaku dan diharapkan tidak berkembang kembali di Indonesia,” katanya. Letkol. Inf. Is Abul Rasi menambahkan, melalui kegiatan non Fisik TMMD ke-99 Tahun 2017 Kodim 1620/Loteng yang dilaksanakan di Desa Pengenjek, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Pemuda dan masyarakat bisa memaknai Film terebut sebagai filter dan benteng menangkal ajaran atau paham Komunis. ”Rapatkan barisan mengantisipasi sekecil apapun gerakan musuh negara. Generasi harus mampu memfilter budaya dan ideologi yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.
Pada kegiatan TMMD ke-99 Tahun 2017, Kodim 1620/Loteng akan membangun sejumlah infrastruktur seperti Pembukaan jalan baru di Dusun Pengenjek Desa Pengenjek sepanjang 100 meter, Pembukaan jalan baru di Dusun Bungini Desa Pengenjek sepanjang 1500 meter, Pembukaan jalan baru di Dusun Berembeng Daye Desa Pengenjek sepanjang 1500 meter, Pembukaan jalan Lingkar di Dusun Monton Bangle Desa Pengenjek, Pembuatan plat deker, Pembuatan 4 buah MCK, Pembangunan lima buah Pos Kamling, Penembokan Pemakaman umum sepanjang 140 meter, dan Pembangunan Jembatan dengan Panjang 6 meter, dan Lebar 3 meter.
Sedangkan untuk kegiatan non Fisik meliputi Penyuluhan Bela Negara, Penyuluhan Wasbang, Penyuluhan Kamtibmas, Penyuluhan Kesehatan, Penyuluhan KB, Penyuluhan Pertanian dan Perternakan, Penyuluhan Hukum, Penyuluhan Industri kecil dan menengah, Penyuluhan Kehutanan dan Perkebunan, Penyuluhan koperasi, Penyuluhan Pajak Bumi dan Bangunan, Penyuluhan Pariwisata, Penyuluhan penanggulangan bencana alam, Penyuluhan melawan Terorisme dan menangkal ajaran Radikal, Pengobatan masal dan pemeriksaan kesehatan geratis serta pemutaran film dokumenter/sejarah perjuangan bangsa.
This is how you dress for a job interview, and land an offer
Nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.
Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam, eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.
Neque porro quisquam est, qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur, adipisci velit, sed quia non numquam eius modi tempora incidunt ut labore et dolore magnam aliquam quaerat voluptatem. Ut enim ad minima veniam, quis nostrum exercitationem ullam corporis suscipit laboriosam, nisi ut aliquid ex ea commodi consequatur.
At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas molestias excepturi sint occaecati cupiditate non provident, similique sunt in culpa qui officia deserunt mollitia animi, id est laborum et dolorum fuga.
Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem eum fugiat quo voluptas nulla pariatur.
Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet ut et voluptates repudiandae sint et molestiae non recusandae. Itaque earum rerum hic tenetur a sapiente delectus, ut aut reiciendis voluptatibus maiores alias consequatur aut perferendis doloribus asperiores repellat.
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.
“Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat”
Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt.
Et harum quidem rerum facilis est et expedita distinctio. Nam libero tempore, cum soluta nobis est eligendi optio cumque nihil impedit quo minus id quod maxime placeat facere possimus, omnis voluptas assumenda est, omnis dolor repellendus.
Netflix was the top grossing app in Q2, with mobile revenue up 233%
Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt.
Et harum quidem rerum facilis est et expedita distinctio. Nam libero tempore, cum soluta nobis est eligendi optio cumque nihil impedit quo minus id quod maxime placeat facere possimus, omnis voluptas assumenda est, omnis dolor repellendus.
Nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.
Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam, eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.
Neque porro quisquam est, qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur, adipisci velit, sed quia non numquam eius modi tempora incidunt ut labore et dolore magnam aliquam quaerat voluptatem. Ut enim ad minima veniam, quis nostrum exercitationem ullam corporis suscipit laboriosam, nisi ut aliquid ex ea commodi consequatur.
At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas molestias excepturi sint occaecati cupiditate non provident, similique sunt in culpa qui officia deserunt mollitia animi, id est laborum et dolorum fuga.
Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem eum fugiat quo voluptas nulla pariatur.
“Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat”
Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet ut et voluptates repudiandae sint et molestiae non recusandae. Itaque earum rerum hic tenetur a sapiente delectus, ut aut reiciendis voluptatibus maiores alias consequatur aut perferendis doloribus asperiores repellat.
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.
Sumbawa Berduka, Johan Harap Masyarakat Adat Berkumpul
HarianNusa.com, Mataram– Politisi Sumbawa yang juga ketua Fraksi PKS DPRD NTB Johan Rosihan meminta Lembaga Adat Tau Samawa (LATS) segera berkumpul untuk merencanakan upaya renovasi bangunan tersebut. Selasa, (11/7).
“Mencari penyebab musibah itu sangat penting, tapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana Pemkab dan Rakyat Sumbawa segera merencanakan upaya renovasi atas bangunan itu.
Harapan saya dan tentu masyarakat Sumbawa secara umum, kita harus bisa mengembalikan replika bangunan itu sesuai aslinya,” ujarnya.
Untuk itu, ia meminta agar Pemerintah Kabupaten Sumbawa segera melakukan koordinasi dengan masyarakat adat Sumbawa, juga seluruh elemen lain seperti Sejarawan dan Budayawan.
“Harus melibatkan semua pihak, terutama Lembaga Adat Tau Samawa, ahli sejarah ataupun pihak-pihak lainnya yang memang concern dalam menjaga keaslian situs-situs pusaka,” katanya.
Dikatakan Johan, kejadian tersebut merupakan tamparan besar bagi masyarakat Sumbawa. Terlebih pada bulan April 2017 lalu, kabupaten Sumbawa baru saja terdaftar menjadi jaringan anggota Kota Pusaka Nasional.
“Innalillahi Wa inna ilaihi rajiun.
Ini adalah ujian bagi Sumbawa yang baru saja pada bulan April 2017 terdaftar sebagai anggota Jaringan Kota Pusaka Indonesia,” katanya.
Untuk diketahui, Istana Bala Puti yang terbakar tersebut, dibangun pada tahun 1932-1934. Pada masa pemerintahan Sultan Sumbawa yang ke-17 dari dinasti Dewa Dalam Bawa, yang tak lain adalah Sultan Muhammad Kaharuddin III. Istana tersebut sebagai persembahan cinta sang Sultan kepada salah seorang putri Sultan Bima, Siti Khadijah Daeng Ante Ruma Paduka Puteri Sultan Muhammad Salahuddin, istrinya. Karena sebelum menikah, Siti Khadijah mengajukan syarat, bahwa dirinya siap dipersunting Kaharuddin asalkan mampu membangun istana yang sama persis dengan Istana Bima (Asi Mbojo). (sta)
TGB Tegur Pengurus Ponpes di Bima Yang Tidak Mengibarkan Bendera Merah Putih
HarianNusa.com, Bima – Gubernur NTB Dr. TGH. M Zainul Majdi, MA atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) menegur pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Madinah Desa Bolo, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima yang tidak mengibarkan bendera merah putih. Selasa, (11/7).
Menurut TGB, mengibarkan bendera merah putih merupakan simbol untuk menghargai perjuangan para pahlawan, termasuk di dalamnya adalah ulama. Dan mengibarkan bendera merah putih sembari menghormatinya sama sekali tidak bertentangan dengan syariat Islam.
“Mereka dulu berjuang bersama sama, membentuk laskar laskar untuk mengusir penjajah. Inilah simbol istiklal merdekanya kita, yakni kembali ke fitrah, kembali kepada kebaikan dan kembali kepada kebenaran,” tegasnya.
Hal itu terjadi ketika TGB dalam kunjungannya ke madrasah tersebut, hendak memeriksa ruang kelas dan asrama, TGB begitu terkejut melihat tiang bendera yang ada di halaman sekolah tanpa tali dan bendera. Hal yang menandakan kalau madrasah tersebut tidak pernah mengibarkan bendera merah putih layaknya lembaga pendidikan pada umumnya. Menyaksikan hal itu, TGB lantas meminta bendera kepada pengurus Madrasah dan memerintahkan pengibaran bendera secara bersama-sama.
Setelah meminta pengurus Ponpes mengambil bendera, TGB kembali menegaskan bahwa mengibarkan dan menghormati bendera bukan berarti tindakan pengkultusan, melainkan salah satu cara mengenang, menghargai dan menghormati usaha pejuang dalam merebut kemerdekaan.
“Ini simbol dari perjuangan para ulama pendahulu kita. Tidak ada sama sekali maksud untuk disembah, tauhid kita tetap kuat,” tegasnya. (sta)
Takut Ketahuan Emak, Pelajar SMA Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap
HarianNusa.com, Mataram – Tangisan si kecil mungil tak berdosa menggema di telinga warga Dusun Ranjok Barat, Desa Mekarsari, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat. Hari itu tepat pada Minggu (4/6) lalu.
