More
    Beranda blog Halaman 570

    Istri Berhubungan Intim dengan Pria Lain, Suaminya Lapor Polisi

    0

    HarianNusa.com, Mataram – FF (26) sangat terpukul begitu memergoki istrinya tercinta tengah berhubungan intim dengan pria lain. Kejadian terjadi sekitar pukul 21.30 Wita, Rabu (14/6) di Perumahan Puri Anggrek, Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

    Kronologis bermula saat FF balik ke rumahnya dan masuk ke kamar pribadinya. FF sangat terkejut dan terpukul melihat istrinya berinisial AI (23) tengah berhubungan layaknya suami istri dengan pria lain berinisial MH (29).

    Kejadian tersebut kemudian dilaporkan FF ke Polsek Ampenan. Polisi kemudian mengamankan dua pelaku selingkuhan tersebut di Polsek Ampenan. Rencananya dalam waktu dekat, kasus tersebut akan dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Mataram.

    “Saat ini masih di Polsek Ampenan. Rencananya dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke PPA Polres Mataram. Ini kasus perselingkuhan dengan delik aduan, suaminya melaporkan kasus perselingkuhan istrinya,” ujar Kasubag Humas Polres Mataram, AKP I Made Arnawa, Jumat (16/6).

    Meskipun kedua pasangan selingkuh tersebut telah diamankan polisi, namun atas kejadian tersebut FF mengalami trauma. Dia tidak menyangka istri tercinta dapat bermesraan dan berhubungan intim dengan pria lain. (sat)

    Diresmikan KEMENPAR, Ini Logo dan Slogan Baru Pariwisata Lombok

    2

    HarianNusa.com, Jakarta – Sebagai salah satu daerah wisata unggulan, Pulau Lombok, bersama sembilan daerah lain di Indonesia mendapat logo dan slogan Pariwisata baru. Friendly Lombok, adalah logo dan slogan pariwisata baru yang disematkan untuk daerah yang dijuluki pulau seribu masjid ini. Jumat, (16/6).

    Dilansir dari Kompas.com, Logo dan slogan Friendly lombok dipilih untuk mencerminkan keceriaan dan persahabatan. Hal ini divisualisasikan dengan matahari bersinar, ombak, gunung, dan dasar laut yang mewakili kontur alam Lombok.

    Menurut Deputi Pengembangan Pariwisata mancanegara I Gede Pitana, penentuan logo dan slogan baru Pariwisata daerah itu sebagai pengembangan dari logo besar Wonderfull Indonesia. Dan dalam pembuatannya didasarkan pada karakter dan semangat dari masing-masing daerah.

    Selain Pulau Lombok, sembilan daerah lain yang mendapat logo dan slogan Pariwisata baru di antaranya, Medan, Kepulauan Riau, Jakarta, Bandung, (Yogyakarta, Solo, Semarang), Banyuwangi, Bali, Makasar, Dan Bunaken.

    Diharapkan, dengan logo dan slogan yang baru bisa menjadi daya tarik tersendiri, sehingga angka kunjungan wisatawan semakin meningkat. (sta)

    Polsek Pringgarata Ringkus Pelaku Begal

    HarianNusa.com, Lombok Tengah – Satu dari dua pelaku begal di tempat kejadian perkara jalan Dusun Dasan Baru, Desa Murbaya, Kecamatan Pringgaraya, Lombok Tengah diringkus polisi, Rabu (14/6) kemarin.

    Pelaku diketahui berinisial AA (35) warga Lombok Tengah. Kejadian bermula saat korban Zaenap (45) sedang berlaju menggunakan motor miliknya untuk menjual HP di Pringgarata. Namun di tengah jalan, pelaku dihadang dua kawanan begal. Motor jenis Mio milik korban dirampas pelaku. Korban diancam menggunakan senjata tajam jika mencoba untuk melawan.

    Saat kawanan begal tersebut pergi, korban langsung melaporkan kasus tersebut pada Polsek Pringgarata. Polisi bergagas melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Satu pelaku berasil ditangkap, sementara satu pelaku lainnya berinisial NSR (45) kabur saat mendengar temannya ditangkap polisi.

    “Dalam waktu 2×24 jam pelaku berhasil ditangkap. Sementara satu pelaku lainnya masih buron. Dia melarikan diri begitu mendengar kabar rekannya ditangkap polisi,” ujar Kapolsek Pringgarata, AKP Supyan Hadi, Jumat (16/6).

    Saat penggeledahan di rumah pelaku yang buron, polisi menemukan motor milik korban, motor milik pelaku jalankan aksinya, sebuah parang dan satu unit HP. Polisi saat ini terus memburu pelaku.

    “Barang-barang tersebut sekarang kita amankan di Mapolsek Pringgarata untuk menjadi barang bukti, sementara satu pelaku masih dalam pengejaran polisi,” tutupnya. (sat)

    Maleman, Tradisi Masyarakat Sasak Sambut Lailatul Qadhar

    HarianNusa.com, Lombok Barat – Masyarakat Sasak memiliki cara sendiri menyambut Lailatul qadhar. Yakni menyalakan lampu jojor—obor berbahan buah jamplung yang dibakar—di malam-malam ganjil pada sepuluh malam terakhir Ramadhan. Oleh masyarakat Sasak, lampu jojor itu disebut dengan ‘Maleman’.

    Dari pantauan HarianNusa.com di dusun Karang Temu, Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat pada Kamis (15/6). Mereka menyalakan Maleman dengan menaruhnya di sudut-sudut rumah, pekarangan, dan gerbang.

    Menurut informasi yang diterima dari beberapa warga, tradisi Maleman sudah mereka lakukan sejak zaman dulu. Dengan harapan bisa selalu terjaga dan dapat bertemu dan menjalankan ibadah pada malam Lailatul qadhar.

    Lailatul qadhar sendiri adalah malam, di mana orang yang beribadah pada saat itu, nilai ibadahnya setara dengan ibadah selama seribu bulan, yang kalau diukur dengan hitungan tahun, kurang lebih 80 tahun ibadah. (sta)

    Dua Bocah di Dompu Tenggelam saat Memancing di Tengah Laut

    HarianNusa.com, Dompu – Dua bocah asal asal Dusun Soridei, Desa Karombo, Kecamatan Pekat, Dompu, tenggelam saat tengah memancing di laut. Bocah tersebut diketahui bernama Rizki (8) dan Hasan (8). Kejadian naas tersebut terjadi sekitar pukul 12.20 Wita, Rabu (14/6).

    Kejadian bermula saat empat orang bocah tengah asyik bermain perahu di tengah laut. Salah satunya adalah Husen yang merupakan kakak kandung Hasan dan seorang teman sebayanya.

    Saat keempatnya tengah berada di laut untuk memancing, Rizki dan Hasan melompat ke laut dan berenang ke darat. Namun, karena jarak daratan sekitar 400 meter, akhirnya kedua bocah tersebut tidak kuat lagi untuk berenang.

    “Mereka tidak kuat untuk berenang sampai ke darat. Akhirnya kedua bocah tersebut tenggelam di laut,” ujar Humas Basarnas Kantor SAR Mataram, Putu Cakra, Jumat (16/6).

    Dua bocah yang masih berada di perahu bergegas melakukan pencarian dan meminta bantuan Abdullah yang merupakan ayah Rizki yang ditemui di pantai. Abdullah bergegas mencari kedua bocah tersebut. Dia tampak terpukul saat menemukan anaknya sudah tidak bernyawa mengapung di pantai.

    Sementara korban Hasan saat ini masih dinyatakan hilang. Petugas SAR terus melakukan pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan tersebut.

    “Hasan masih belum ditemukan. Sampai saat ini masih dalam proses pencarian oleh petugas,” tutupnya. (sat)

    Tim Rescue Pos SAR Bima terus melakukan pencarian korban yang belum ditemukan.

    ​Seorang Istri di Janapria Aniaya Suaminya

    HarianNusa.com, Lombok Tengah – Aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terjadi di Dusun Janggawana Selatan, Desa Persiapan Janggawana, Kecamatan Janapria, Lombok Tengah. Seorang suami berinisial SR (33) dianiaya istrinya sendiri berinisial RN (18).

    Kronologis kejadian bermula pada Minggu (11/6), saat kedua pasangan suami istri tersebut tengah tidur di kamar. Saat suaminya tertidur, tiba-tiba RN mengambil parang dan menebas korban di bagian bawah dagu. Korban kaget dan berusaha menangkis. Korban pun berteriak minta tolong.
    Saat itu, dua warga yang melihat korban kemudian melarikan korban ke Puskesmas Janapria. Atas kejadian tersebut korban mengalami luka sayatan di bagian leher dengan lebar 10 cm dan panjang 6 cm. Dia mendapat 19 jahitan.
    Selain itu korban juga mengalami luka di tangan kanannya dengan dengan panjang lima cm dan lebar dua cm, tangan korban terpaksa dijahit dengan 11 jahitan. Sementara di jari telunjuk kanan korban mengalami luka robek 10 cm dan mendapat lima kali jahitan.
    Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Janapria. Di hadapan penyidik pelaku mengaku nekat melukai suaminya karena suaminya sering membohongi korban dan mengancam korban untuk dimadu.
    “Pelaku sengaja menganiaya korban karena korban sering membongi pelaku. Korban juga sering mengancam pelaku untuk dimadu, sehingga pelaku melampiaskan kemarahan tersebut dengan menganiaya korban,” ujar Kasubag Humas Polres Loteng, Iptu Taufik, Kamis (15/6)
    Ini menjadi pelajaran bagi laki-laki hidung belang lainnya untuk tidak asalan poligami. Karena, tidak semua perempuan ingin dimadu, sama halnya dengan pria yang tidak ingin diselingkuhi. (sat)

    Rohmi Dinilai Ubah Konstelasi Politik Jelang Pilgub NTB 2018

    HarianNusa.com, Mataram — Kemunculan Hj. Siti Rohmi Djalilah membawa perubahan dalam konstelasi politik di NTB. Hal ini diakui Wakil Gubernur NTB H. M. Amin, SH.,M.Si yang juga petahana pada Pilgub NTB 2018 nanti. “Menarik perhatian. Begitu muncul Ibu Rohmi, ini bisa mengubah konstelasi politik di NTB,” ujarnya, Jumat (2/6). Ketua DPW Partai Nasional Demokrat (NasDem) NTB ini menyatakan, sebelum nama Rohmi muncul, Konstalasi politik menuju Pilgub NTB hanya diisi kandidat laki-laki saja, seperti Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh, Bupati Lombok Tengah H. Moh. Suhaili FT, Bupati Lombok Timur H. Ali BD, dan juga dirinya selaku petahana.

    Sebenarnya, lanjut Amin, pihaknya tidak heran kehadiran Rohmi menyebabkan perubahan konstelasi politik di daerah. Apalagi melihat latar belakang Rohmi sebagai Rektor Universitas Hamzanwadi Selong. Selain itu, ia juga memiliki basis kuat dari Partai Demokrat dan Nahdlatul Wathan, selaku Organisasi keagamaan terbesar di NTB. “Menjadi kompetitif lagi, ia muncul sebagai calon gubernur NTB,” terang Amin. “Ia (Rohmi Djalilah, Red) bisa menginspirasi wanita di NTB dan saya apresiasi kemunculannya,” tambahnya.

    Terpisah, Ketua DPW Partai Demokrat NTB TGH Mahally Fikri menambahkan, tak hanya Rohmi, tapi siapa pun bisa merubah konstelasi politik. Tak memandang apakah orang tersebut memiliki pengaruh besar, popularitas, ataupun kiprah orang tuanya yang mentereng.

    “Termasuk kemunculan Pak Abdul Hakim juga ubah konstelasi, akan mengubah jumlah pendukung bakal calon,” terang Mahally. Terkait dengan kemunculan Rohmi, Mahally yang juga Wakil Ketua DPRD NTB ini menyampaikan kalau nama Rohmi sebetulnya sudah lama muncul, baik di internal Partai Demokrat maupun internal Nahdlatul Wathan. “Rohmi sebagai calon pengganti TGB sudah lama disuarakan, hingga akhirnya mengerucut ke Rohmi sekarang melalui berbagai proses,”tandasnya. (STA)

    Ditanya Persiapan Jelang Pilkada, Amin: Saya Masih Fokus Bekerja sebagai Wagub

    0

    HarianNusa.com, Mataram – Wakil Gubernur (Wagub) NTB H. Muhammad Amin menegaskan kalau untuk saat ini dirinya masih fokus menjalankan tanggung jawabnya selaku wakil Gubernur NTB. Dan belum mau terlalu jauh berbicara mengenai Pilkada 2018.

    Demikian disampaikan Amin saat ditemui Wartawan usai menghadiri rapat Paripurna di gedung DPRD NTB. Kamis, (15/6).

    Menurut Amin, sangat kurang bijaksana ketika dirinya selaku Wagub terlalu jauh bicara Pilkada untuk saat ini. Sementara ada amanah yang dititipkan masyarakat pada dirinya.

    Selain itu, lanjut Amin, hal itu juga bisa mengurangi kondusivitas pemerintahan. Dan mengakibatkan terhambatnya program pembangunan yang tengah dijalankan Pemerintah NTB.

    “Sangat tidak elok bermanuver mengganggu pemerintahan. Bisa menghambat pembangunan,” katanya.

    Ditanya kapan waktu yang tepat bagi dirinya memutuskan fokus menghadapi Pilkada? Ia menyampaikan bahwa hal itu belum ia pikirkan. Menunggu waktu yang tepat, sembari menyerahkan keputusan terakhir kepada rakyat NTB.

    “Nanti ada waktunya dan diserahkan ke rakyat. Karena saat ini saya masih jadi Wakil Gubernur,” pungkasnya. (sta)

    Si Cantik Ayana Moon Masuk Islam Dan Berhijab

    0

    HarianNusa.com, Mataram – Nama Ayana Jihye Moon atau Ayana Moon pastilah tidak asing bagi pecinta girl band Korea Selatan. Ayana adalah mantan anggota F-VE Dolls, atau 5Dolls, sebuah girl band Korea dengan tujuh anggota. Ya, kini Ayana telah menjadi muallaf dan mengenakan hijab.

    Seperti dilansir dari Liputan6.com, Ayana mulai penasaran dengan agama Islam sejak usianya baru menginjak delapan tahun, saat itu ia tidak sengaja Mendengar tentang Irak. Rasa penasaran itu terus berlanjut sampai ia SMA, sampai kemudian ia berinisiatif mempelajari Islam secara mandiri melalui internet. Kini, Ayana sudah mantap dengan agama barunya, ia bahkan tengah mendalami Islam dengan belajar di salah satu Universitas yang ada di Malaysia.

    Keputusan Ayana memeluk Islam sempat membuat banyak orang di Korea tercengang. Pasalnya, mayoritas masyarakat Korea tidak beragama dan hanya percaya sama Dewa Dewi. Selain itu, masyarakat Korea banyak yang menganggap islam sebagai agama teroris. Sehingga pembicaraan tentang Islam sangatlah sensitif.

    Namun, Ayana menjalani keputusannya memeluk agama Islam dengan mantap. Ia bahkan meminta muslimah lain di Korea untuk tidak ragu menceritakan kisahnya. (sta)

    NTB Terpilih Menjadi Tempat Latihan Angkatan Laut Antar Negara

    0

    HarianNusa.com, Mataram – Pada 2018 mendatang, NTB terpilih sebagai tempat latihan bilateral Angkatan Laut antara beberapa negara. Hal tersebut berpotensi akan meningkatkan sektor pariwisata NTB yang saat ini tengah digenjot pemerintah setempat.

    Pada acara buka puasa bersama di Mako Lanal, Rabu (14/6), Laksamana TNI Ade Supandi SE., M.A.P berharap dalam kegiatan latihan bilateral pada 2018 mendatang mampu mengangkat sektor pariwisata NTB untuk dikenal dunia.

    “NTB ada dalam rencana Angkatan Laut untuk dijadikan tempat latihan bilateral dengan angkatan laut negara asing tahun 2018, pertimbangannya promosi daerah,” ujarnya ditemui awak media.

    Pariwisata di Indonesia, menurutnya yang menonjol saat ini adalah Bali, dia berharap ke depannya NTB juga akan dikenal sebagai magnet penarik wisatawan domestik dan luar negeri di sektor pariwisata, sehingga mampu membawa pendapat bagi daerah setempat.

    “Pariwisata bagus di sini (NTB), tinggal dikembangkan, ditata dengan baik, sehingga memberi pemasukan pada daerah termasuk investasi. Selama ini orang banyak kenal Bali, nanti NTB ikut masuk untuk dikenal di luar negeri,” paparnya.

    Ia juga mengapresiasikan kearifan lokal di NTB, menurutnya, kearifan lokal dengan dibarengi sektor pariwisata yang baik, dapat mampu menarik wisatawan untuk berkunjung ke NTB, sehingga menjadi lapangan kerja yang menguntungkan bagi masyarakat NTB sendiri. (sat)

    error: Content is protected !!