fbpx
23 C
Mataram
Jumat, Oktober 29, 2021
Update Covid-19 Indonesia
4,242,532
Total Kasus
Updated on 28/10/2021 5:01 pm
BerandaNTBWagub NTB Dukung Acara Sedekah Oksigen di Dusun Pancasila Tambora

Wagub NTB Dukung Acara Sedekah Oksigen di Dusun Pancasila Tambora

- Advertisement -
- Advertisement -

HarianNusa, Mataram – Pentingnya menjaga kelestarian lingkungan telah dirasakan oleh masyarakat di Desa Pancasila Desa Tambora Kabupaten Dompu. Tak hanya menanam jagung, masyarakat juga mulai menanam berbagai varian buah-buahan seperti pohon durian dan alpukat di kaki Gunung Tambora.

Mendukung hal tersebut, Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi NTB dan Komunitas Teduh Bumi akan menggelar acara Sedekah Oksigen pada 30-31 Oktober 2021 mendatang.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengapresiasi dan mendukung penuh diselenggarakannya acara tersebut.

- Advertisement -

"Pemprov NTB sangat mendukung acara seperti ini. Yang tidak merusak lingkungan tapi justeru bisa memberikan hasil yang banyak. Baik ke lingkungan maupun ke masyarakat. Itu yg kita dorong," jelas Ummi Rohmi, sapaan Wagub, saat menerima kunjungan Komunitas Teduh Bumi di ruang kerjanya, pada 7 Oktober 2021.

Acara Sedekah Oksigen yang juga diniatkan untuk menyambut hari sumpah pemuda ini, direncanakan akan memberikan sumbangan bibit 900 pohon durian dan kurang lebih 1000 pohon alpukat kepada masyarakat di Dusun Pancasila.

Dengan harapan bibit-bibit tersebut akan ditanam dan menghijaukan desa tersebut. Serta memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat dengan menjadikannya sebagai Desa Wisata dan Agrowisata. Ummi Rohmi juga berharap acara tersebut bisa dikawal APBDES setempat dan menjadi program yang berkesinambungan.

"Kami mengajak anak muda dompu untuk mensukseskan acara Sedekah Oksigen atau penanaman kembali di Desa Tambora ini. Sebagai usaha kita untuk menyelamatkan lingkungan kita," tandasnya. (*)

Ket. Foto:
Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menerima kunjungan Komunitas Teduh Bumi di ruang kerjanya. (Istimewa)

- Advertisement -
- Advertisment -
- Advertisment -

Berita Populer Pekan Ini

- Advertisment -