Beranda blog Halaman 218

Ingin Uang Bantuan Gempa, Tiga Anak di Lombok Bunuh Ibu Sendiri

HarianNusa.com – Tiga pria membunuh ibu tirinya lantaran mengira ibunya memiliki uang bantuan gempa. Kejadian terjadi di Desa Kekeri, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

Kapolres Mataram, Ajun Komisaris Besar Polisi, Saiful Alam, mengatakan kejadian pembunuhan terjadi pada 3 Mei 2019 lalu. Korban Miskiah (53) dipukul menggunakan kayu, kemudian leher dan tangannya digorok.

Awal kejadian kata Kapolres, ketiga pelaku berniat menguasai harta korban dengan berencana melakukan perampokan. Para pelaku sakit hati lantaran tidak dibelikan sepeda motor. Ketiga pelaku juga mendengar kabar bahwa korban mendapatkan uang Rp50 juta dari bantuan gempa. Namun ternyata uang tersebut belum cair.

“Korban yang tinggal seorang diri dibunuh dengan cara memukul kepala dengan kayu palang penutup pintu kemudian menggorok leher dan tangan korban dengan menggunakan sebilah parang hingga korban meninggal dunia setelah itu pelaku membawa kabur HP Polytron dan uang korban yang belum diketahui jumlahnya,” ungkapnya, Kamis, 9 Mei 2019.

Polisi kemudian melakukan penyidikan dengan melakukan tracing imei dan mentrack CDR HP korban dan beberapa nomor HP yang dicurigai sehingga ditemukan HP tersebut. HP itu telah dijual pelaku Iswandi Iswanto alias Anto yang tidak lain anak tiri korban.

Pelaku ditangkap tanpa perlawanan. Dari keterangan pelaku, dia membunuh ibu tirinya bersama anak tiri korban lainnya, Satria Sopiyandi dan anak angkat korban Suparman Bahri.

Baca Juga:
Pria di Lombok Unggah Status Duka Cita Usai Bunuh Ibunya

Suparman ditangkap di Sayang-Sayang Kota Mataram. Saat ditangkap, pelaku mencoba melarikan diri, sehingga polisi melumpuhkan pelaku dengan tembakan pada kakinya.

“Kemudian pada Rabu 8 Mei 2019 dilanjutkan pengejaran terhadap Satria Sopiyandi. Pelaku ditangkap di sebuah kebun di Kecamatan Jerowaru Lombok Timur,” ungkapnya.

Pelaku melawan saat ditangkap, sehingga polisi menembak betis kirinya. Kini ketiga pelaku diamankan di Polres Mataram dan terancam Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. (sat)

Bentrok Pleno Pemilu di Lombok Tengah, Empat Polisi Luka

HarianNusa.com – Empat anggota polisi terluka saat bentrokan pleno pemilu di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Rabu, 8 Mei 2019.

Anggota polisi dilempar massa yang mendesak masuk ke lokasi pleno. Massa kemudian melempari petugas saat dihalau masuk di eks kantor DPRD Lombok Tengah yang menjadi lokasi pleno.

“Empat anggota kami terluka dilempar massa dengan batu. Massa juga melempar molotov sekitar tiga kali,” ujar Kasatreskrim Polres Lombok Tengah Ajun Komisaris Polisi Rafles Girsang.

Polisi yang terluka yakni Kasat Sabhara Polres Lombok Tengah, Herry Indrayanto dan tiga anggota polisi lainnya. Mereka di depan massa aksi saat bentrok tersebut pecah.

Herry Indrayanto mendapat dua jahitan di pelipis kanannya akibat dilempar massa. Bahkan dia masih membawa batu yang digunakan massa untuk melemparnya.

“Saya pas di depan pintu gerbang. Pas berhadapan sama massa yang kita dorong keluar. Posisi tiga anggota yang kena berdekatan,” ungkapnya.

Dia mengatakan saat itu massa tidak bisa terkendali. Massa telah siap dengan senjata yang mereka bawa dan batu berukuran besar yang telah disiapkan.

“Saat itu agak arogan sih karena ada alat-alat yang mereka sudah persiapkan. Batu dan beberapa barang yang kita sudah amankan,” jelasnya.

Situasi saat ini telah kondusif, namun pleno ditunda lantaran keributan. Diketahui ini merupakan keributan setelah malam kemarin sempat terlibat keributan oleh massa yang sama. Hal yang serupa juga terjadi saat bentrokan Selasa, 7 Mei 2019. Pleno ditunda lantaran keributan. (sat)

Pengamat: Caleg Perempuan NTB Kurang Menguasai Komunikasi Politik

HarianNusa.com, Mataram – Hasil perhitungan sementara KPU NTB menyebutkan bahwa hanya ada satu perempuan, yakni Ketua DPRD NTB saat ini Hj. Bq. Isvie Rupaeda yang kembali mendapat kehormatan mengisi kursi wakil rakyat NTB di Udayana periode 2019-2024 mendatang. Kenyataan tersebut menjadi ironi mengingat jumlah caleg perempuan yang bertarung di DPRD Provinsi NTB sudah memenuhi kuota 30 persen sesuai dengan syarat dalam UU Pemilu. Perlu diketahui bahwa pada periode sebelumnya, perempuan yang berhasil merebut kursi DPRD NTB sebanyak enam orang.

Menanggapi fakta tersebut, salah seorang pengamat politik muda NTB yang juga dosen Ilmu Politik Fakultas Komunikasi Universitas Tekhnologi Sumbawa Irawansyah Parera kepada HarianNusa.com menyatakan banyak faktor yang menjadi penyebab kenapa keterwakilan perempuan yang lolos mewakili rakyat NTB di parlemen berbanding terbalik dengan jumlah Caleg perempuan yang bertarung.

Diantara  faktor-faktor tersebut adalah kurangnya kemampuan Caleg perempuan dalam mengelola basis masa yang akan menjadi calon pendukung. Selain itu, kurangnya kemampuan komunikasi politik Caleg perempuan juga menjadi faktor lain kenapa kegagalan itu terjadi. Termasuk dalam komunikasi politik adalah bagaimana para Caleg perempuan gagal dalam membangun sinergi positif dengan mesin partai sebagai kendaraan politik mereka.

“Orang yang mampu bersinergi (berkomunikasi) dengan mesin partai artinya sudah punya cost politik yang tinggi,” terang Irawansyah. Kamis, (9/5).

Menurut Irawansyah, seorang politisi, sebelum memutuskan untuk bertarung dalam kontestasi politik hendaknya membekali dirinya dengan kemampuan komunikasi yang baik. Karena hal itu akan sangat mempengaruhi keputusan masyarakat untuk memilihnya. Kurangnya kemampuan berkomunikasi yang baik dan ditambah dengan amburadulnya pengelolaan basis masa pada saat kampanye menjadi pelengkap Caleg perempuan pada akhir pertarungan politik gagal merebut kursi kehormatan sebagai wakil rakyat.

“Biarpun banyak modal, tidak terukur cara kampanyenya. Kurang masif, penampilan, dan komunikasi (juga) mempengaruhi pemilih,” katanya.

Ditambahkan Irawansyah, hal lain yang juga tak kalah penting adalah ketokohan Caleg perempuan. Seorang Caleg harusnya memiliki karakter pribadi yang bisa menjadikan dirinya diperhitungkan oleh pemilih. Kendati penting, ketokohan juga harus dipadu-padankan dengan kemampuan mengelola basis masa pada titik-titik tertentu. Karena seorang Caleg tidak bisa hanya mengandalkan suara pemilih yang tercecer dan tidak jelas.

“kebanyakan caleg PD (percaya diri) tapi  basis elektoral tidak diperhitungkan. Katakan basis elektoral dia pegang dua kecamatan, diperhitungkan tidak. Kebanyakan Caleg PD, nyipluk sana nyipluk sini,” tandasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data KPU NTB, jumlah caleg yang bertarung untuk memperebutkan 65 kursi di DPRD NTB pada pemilu 2019 sebanyak 917 caleg yang terdiri dari 565 caleg laki-laki serta 352 caleg perempuan. Rata-rata keterwakilan caleg perempuan untuk 16 parpol sebesar 38,39 persen. (Sta)

Pemungutan Suara Ulang di 2 TPS Cakranegara, Jokowi Unggul

HarianNusa.com – Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat menggelar pemungutan suara ulang atau PSU di dua tempat pemungutan suara (TPS), Kamis, 9 Mei 2019.

PSU digelar di TPS 11 Mayure dan TPS 5 Cakra Utara. Pada TPS 11 di Mayure, pasangan Jokowi-Ma’ruf memperoleh suara 146, sementara Prabowo-Sandi memperoleh sembilan suara, dengan satu suara tidak sah.

Sedangkan, di TPS 5 Cakra Utara, Jokowi-Ma’ruf memperoleh 111 suara, sementara Prabowo-Sandi hanya memperoleh empat suara.

Kordinator Divisi Hukum Penanganan Pelanggaran dan Sengketa atau HPPS Bawaslu Kota Mataram, Dewi Asmawardhani, mengatakan PSU di TPS 11 digelar lantaran ada sepuluh pemilih yang ikut memilih, padahal pemilih tersebut memiliki e-KTP luar Mataram.

“Kemudian sepuluh pemilih tersebut tidak memiliki atau membawa A5,” ujarnya.

Sementara di TPS 5 Cakra Utara, ada pemilih yang bukan berdomisili di sana dan tidak memiliki A5, tetapi ngotot memilih. Belakang diketahui dia saksi salah satu peserta pemilu.

Untuk di TPS 11 sendiri, jumlah pemilih menurun saat PSU. Pada pemilu April yang memilih sebanyak 221 orang. Sementara saat pemilu yang memilih sebanyak 155 orang. (sat)

Puluhan Kendaraan Disita Pasca Bentrok di Lombok Tengah

HarianNusa.com – Bentrokan terjadi antara polisi dan massa di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kamis, 9 Mei 2019. Bentrok terjadi lantaran massa merasa ada indikasi kecurangan saat pemilu.

Massa melempari aparat kepolisian yang menghalau mereka masuk ke lokasi pleno. Massa melempari polisi menggunakan batu dan molotov.

Atas kejadian tersebut, empat massa yang diduga sebagai provokator diamankan polisi. Polisi juga menyita puluhan kendaraan yang digunakan massa.

“Kita menyita 30 motor, sepuluh mobil yang digunakan massa. Dalam mobil terdapat banyak batu berukuran besar yang dipersiapkan untuk keributan,” ujar Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, Ajun Komisaris Polisi, Rafles Girsang.

Baca Juga:
Pleno Pemilu di Lombok Tengah Mencekam
MUI NTB Ajak Masyarakat Dukung Kelancaran Kegiatan Pleno KPU NTB

Selain itu sebanyak 12 senjata tajam dan tiga molotov diamankan polisi. Molotov tersebut telah diledakkan saat massa melempari petugas.

Hingga kini suasana masih mencekam. Massa masih berkumpul tidak jauh dari lokasi pleno. (sat)

Pleno Pemilu di Lombok Tengah Mencekam

HarianNusa.com – Ratusan massa terlibat bentrokan di lokasi pleno pemilu Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Massa terlibat bentrokan dengan aparat sejak Selasa malam, 7 Mei 2019. Bentrok berlanjut Rabu malam, 8 Mei 2019.

Ratusan massa dari sejumlah desa di Praya Timur Lombok Tengah menuntut C1 Pleno Kecamatan Pujut dibuka karena mengindikasi adanya kecurangan. Mereka berunjuk rasa di eks Kantor DPDR Lombok Tengah yang menjadi lokasi pleno.

Bentrokan bermula saat massa memaksa masuk di lokasi pleno, namun aparat kepolisian mencegah massa. Keributan terjadi, massa melempari petugas dengan batu dan molotov. Polisi kemudian memukul mundur massa menggunakan semprot Water Canon.

Massa mengindikasi adanya kecurangan di mana suara Caleg yang didukung dialihkan pada Caleg lainnya oleh oknum PPK.

“Ini sudah sangat keterlaluan.  Kami minta pemerintah pecat camat ini.    Kami juga ingin agar suara di Pujut untuk dihitung ulang, sebab penyelenggarannya sudah tidak benar,” ungkap seorang warga.

Berita Terkait:
Puluhan Kendaraan Disita Pasca Bentrok di Lombok Tengah

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Budi Santosa langsung memimpin pengaman lokasi pleno.  Dengan ratusan anggota dari TNI maupun Polri warga berhasil dicegah untuk masuk.

Hingga kini ratusan massa masih berjaga di luar lokasi pleno. Aparat kepolisian membuat pagar betis di depan gerbang lokasi pleno. (sat)

Pilkada Lombok Tengah 2020, PKB Usung Kader Sendiri

HarianNusa.com – Meski Pilkada Lombok Tengah masih berlangsung  tahun 2020 tapi geliatnya mulai tampak dipermukaan. Sejumlah figur baru disinyalir sudah melakukan gerakan  maupun membangun komunikasi politik dengan sejumlah tokoh penting dan berpengaruh.

Hal ini tentu  berkaitan bahwa  Pilkada Lombok Tengah 2020 merupakan momentum penting bagi kebangkitan figur- figur baru dan potensial dalam memimpin Lombok Tengah paska kepemimpinan Bupati Lombok Tengah  Suhaili.

Menanggapi maraknya isu Pilkada Lombok Tengah 2020, Ketua DPW PKB NTB, HL. Hadrian Irfani mengatakan bahwa DPW PKB NTB dipastikan akan mengusung kader sendiri dalam konstestasi Pilkada Loteng tersebut.  Hal ini sebagai sarana PKB NTB  membuktikan kepada masyarakat Lombok Tengah bahwa PKB memiliki stok calon pemimpin daerah yang bisa diandalkan dan siap memimpin Loteng dengan baik .

“Dimomentum  Pilkada Loteng mendatang , PKB NTB  akan membuat sejarah baru yang akan dikenang yakni akan mengusung kader sendiri dan Insha Allah  memenangkan konstestasi tersebut,” Kata HL. Hadrian Irfani yang dipastikan Lolos jadi anggota DPRD NTB dapil 7 Lombok Tengah, Kamis, 9 Mei 2019.

HL. Hadrian Irfani mengulas bahwa dalam sejarah Pilkada langsung di NTB sejak 2004/2005 silam, PKB NTB  tidak pernah sukses menggolkan kader yang diusungnya menjadi pemimpin daerah di NTB.

“Terakhir saat Pilkada Lombok Timur 2018 silam, Kader PKB yang diusung  dikalahkan oleh Paslon Sukiman Azmi- Rumaksi. Ini tidak boleh terulang di Pilkada Lombok Tengah 2020,” tegas Hadrian Irfani yang akrab disapa Haji Ari ini.

Harga mati PKB Usung Kader Sendiri

Ketua DPW PKB NTB mengatakan dengan perolehan 6 kursi PKB  di DPRD Lombok Tengah saat ini,  semakin memperkuat tekad dan spirit  PKB NTB  memenangkan Pilkada loteng pada khususnya maupun Pilkada kabupaten/ kota di NTB pada umumnya.

“Naiknya jumlah kursi PKB di DPRD Lombok Tengah secara signifikan itu tentu  berkat kerja keras para caleg dan kader untuk membesarkan Marwah Partainya kaum Nahdliyin ini,” tukas Hadrian.

Selanjutnya H. Ari  membeberkan saat ini kader PKB maupun dari kalangan Nahdliyin seperti Kader PKB : H L Pelita putra. Sementara
Kader Nahdliyin seperti  Prof DR Masnun Tahir, Lalu Aksar Anshori dan banyak lagi kader PKB dan nahdliyin yang sangat pantas untuk memimpin loteng 2020-2025.

“Pendek kata, dalam pilkada loteng , harga mati PKB NTB  akan mengutamakan usung  kadernya sendiri,” tukasnya.

Untuk itu Haji Ari mengajak kaum Nahdliyin bersatu padu memenangkan Calon Pemimpin Kepala Daerah yang diusung oleh PKB NTB kelak dalam konstestasi 7 Pilkada kota / kabupaten di NTB .

“Nahdliyin jangan terpecah lagi dukungan dan afiliasi politiknya di Pilkada Lombok Tengah. Mari bergandengan tangan  besarkan dan menangkan PKB,” pesan  Hadrian. (sat)

Meski Diabaikan, Masjid di Bima Sarat Nilai Sejarah

HarianNusa.com – Masjid La Kai Kamina terletak di Desa Kalodu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Tidak seperti masjid lainnya, Masjid La Kai Kamina tidak memiliki dinding dan bahkan nyaris tak terawat.

Hanya tiang-tiang pilar bangunan masjid yang terpasang di setiap sudut dan tengah bangunan, sementara, di bagian luar tumbuh rumput liar.

Meskipun tidak memiliki dinding, namun sepanjang masjid dilengkapi tembok dan gerbang. Momen bulan Ramadhan ini masjid tersebut menjadi lokasi wisata religi.

Seorang warga, M. Amin, mengatakan masjid tersebut memiliki nilai sejarah yang tinggi. Dahulunya, Putra Kerajaan Bima, Jena Teke Lai Kai atau Putra Mahkota Lai Kai mendirikan masjid tersebut pada 1308 SM setelah masuk Islam. Dia kemudian mengganti nama menjadi Abdul Kahir.

“Abdul Kahir membangun masjid tersebut sebagai tempat persembunyian dari kejaran pamannya Salisi, yang berambi merebut kekuasaan dengan dibantu Belanda,” ujarnya, Selasa, 7 Mei 2019.

Dengan bantuan Belanda, Salisi berhasil mengambil alih kekuasaan kerajaan tanpa persetujuan lembaga Hadat Dana Mbojo (Pemerintahan Kerajaan) pada waktu itu.

Konon, bentuk masjid ini memiliki makna. Masjid bersegi empat sama sisi sebagai simbol empat putra Kerajaan Bima yang memeluk agama Islam, yaitu La Kai (Abdul Kahir), La Mbilla (Jalaluddin), Bumi Jara Mbojo (Awaluddin) dan Manuru Bata Putera Raja Dompu Ma Wa’a Tonggo Dese (Sirajuddin).

“Sedangkan empat sisi bangunan mengartikan sebagai simbol asal para guru putra kerajaan ini yang berasal dari Sulawesi Selatan yaitu dari Gowa, Luwu, Bone dan Tallo,” terangnya.

Masjid tersebut dikelilingi pemandangan alam yang indah. Masjid tersebut berada di dataran tinggi dengan dikelilingi hutan. Jika dari Kota Bima, pengunjung menempuh jarak 70 kilometer menuju masjid tersebut.

Keindahan semakin tampak karena tidak jauh dari lokasi terdapat air terjun. Tepat di Desa Kalodu memiliki air terjun yang cantik dan sangat memanjakan pengunjung.

“Pemerintah harus lebih maksimal lagi memperhatikan Masjid La Kai Kamina. Ini potensi destinasi wisata,” harap Amin. (sat)

Ajang HUAWEI CLOUD Summit di Singapura: Bahas Teknologi Cloud dan Artificial Intelligent

SINGAPURA, 30 April 2019 — Dari 24-25 April, ajang 2019 HUAWEI CLOUD Summit dengan tema “+AI, Grow with Intelligence” digelar di Singapura. Hampir 2.000 mitra dan pakar hadir untuk mengulas bagaimana teknologi cloud + AI (kecerdasan buatan) membantu sejumlah industri untuk meningkatkan produktivitas dan mendukung kalangan perusahaan dalam mencapai transformasi mutakhir (intelligent). Banyak kasus studi yang dibagikan guna menunjukkan manfaat dari penggunaan teknologi tersebut.

Inovasi berjenis full-stack segera mendukung rencana Singapura untuk kemutakhiran (smart blueprint)

AI menjadi penggerak baru bagi transformasi industri. Banyak perusahaan yang berlomba-lomba menemukan cara agar bisa memimpin era kemutakhiran. Dengan perkembangan berbagai teknologi baru, berbagai jenis organisasi jenis memilih HUAWEI CLOUD untuk kebutuhan komputasi cloud. Song Zhexuan, Chief Strategy Officer, HUAWEI CLOUD, berkata: “Apa yang membedakan HUAWEI CLOUD dari yang lain? Perbedaannya adalah Infrastruktur cloud yang hemat biaya dengan platform aplikasi terbuka, serta portofolio AI yang berjenis full-stack untuk segala skenario penggunaan (all-scenario).”

Selama acara berlangsung, para pelanggan, mitra dan pakar dari SAP, Intel, SHAREit, RFCx, NUS, dan Cennavi Technologies berbagi opini dan praktik dalam transformasi digital serta penggunaan AI.

Sumner Lemon, Regional Director, Digital Transformation and Enterprise Sales, Asia Pasifik & Jepang, Intel, mengatakan “Perpaduan bisnis yang lazim ditemui dengan bisnis digital telah memunculkan perekonomian digital yang berorientasi pada data. Segala hal tak lagi berjalan seperti biasanya, dan banyak organisasi yang menyadari ketidakmampuan mereka untuk bersaing dengan infrastruktur yang sudah ketinggalan zaman. Kesuksesan bisnis kini memerlukan transformasi TI, dari pusat data ke berbagai cloud hingga ke perangkat (edge).”

Jitu Agrawal, Vice President & GM, Digital Core Cloud, SAP, Asia Tenggara, berkata: “Era digital tengah berkembang ke era kemutakhiran (intelligence), dan strategi SAP adalah menghadirkan Intelligent Enterprise melalui Intelligence Suite – solusi tepat bagi setiap kondisi pelanggan.”

Jason Wang, Partner & CBO, SHAREit, bilang: “Dalam kiprah untuk mewujudkan visi global kami, HUAWEI CLOUD telah menjadi salah satu mitra yang paling tepercaya sehingga kami dapat menghadirkan kepuasan bagi 1,8 miliar pengguna SHAREit.”

Selama ajang ini digelar, Bourhan Yassin, COO, Rainforest Connection (RFCx), memberikan pidato yang berjudul “Penjaga Hutan: Sejumlah Ponsel Daur Ulang yang Didukung AI” (Guardians of the Forest: AI Powered Recycled Cell Phones). Bourhan Yassin berkata, “Dengan bantuan HUAWEI CLOUD AI, kami bisa membuat lanskap suara (soundscape) yang terbesar di dunia untuk hutan terpencil, mampu mendeteksi berbagai panggilan di tengah satwa-satwa yang terancam punah dan penting bagi ekosistem: Monyet Laba-Laba (Spider Monkey), Monyet Peraung (Howler Monkey), Kakaktua Amazon, Orangutan Macaw, Macan Tutul, dan lain sebagainya…”

Ooi Beng Chin, Distinguished Professor, Department of Computer Science School of Computing, NUS, bilang: “Saya gembira atas langkah Huawei yang meluncurkan layanan cloud-nya di Singapura. Kehadirannya kelak memfasilitasi para peneliti kami untuk teknologi cloud, seperti distributed deep learning dan Apache SINGA, serta mempromosikan sektor layanan kesehatan, keamanan dan teknologi finansial demi pengguanaan yang lebih luas lagi. Kami ingin melakukan pertukaran ide-ide riset dan menjalin kerja sama di masa mendatang.”

Cennavi Technologies dan HUAWEI CLOUD bekerja sama untuk mengembangkan Traffic Intelligent Twins TrafficGo. Di ajang ini, Song Huixing, Manager of Base Platform Dept, Cennavi Technologies, berkata, “Dengan infrastruktur dan AI HUAWEI CLOUD yang piawai, dan platform MineData kami, Cennavi Technologies membuat perkembangan di beberapa bidang, khususnya transportasi mutakhir (intelligent transportation), seperti peningkatan kapasitas lalu-lintas yang berbasis pada AI serta manajemen lalu-lintas yang mutakhir (intelligent traffic management).”

Kembali menjadi favorit para pengunjung: Hands-on Lab!

Hands-on Lab di area pengalaman luar ruang membuat para pengunjung dapat menikmati ModelArts – platform pengembangan AI terpadu, diperkuat oleh HUAWEI CLOUD. Para pengembang teknologi bisa menjajal betapa cepatnya mereka bisa melakukan praproses, menandai, melatih, membangun, dan menjalankan sejumlah model data pada platform yang luar biasa.

Pihak-pihak pengembang itu dapat membuat aplikasi bank data cloud hanya dalam tempo satu menit, dan bahkan menjalankan ModelArts guna mengubah sebuah mobil standar menjadi mobil swakemudi dalam waktu singkat dengan sejumlah fitur AI yang berjenis on-platform. Setelah teknologi ini digunakan, mobil mampu mengidentifikasi beberapa hal di lingkungannya, seperti lampu lalu-lintas, sejumlah halangan, dan lajur-lajur jalan, serta dapat mengikuti sejumlah target tertentu.

HUAWEI CLOUD bertekad membangun ekosistem terbuka dan lengkap demi memberdayakan dunia yang mutakhir. Divisi cloud menawarkan sinergi istimewa dalam keahlian chip-device-pipe-cloud untuk menciptakan ekosistem yang saling-menguntungkan dengan kolaborasi yang terbuka dengan luas. HUAWEI CLOUD membuka ekosistem Tiongkok kepada dunia, dan mengusung ekosistem global ke Tiongkok seraya terus membangun berbagai platform untuk ekosistem yang sepenuhnya mutakhir lewat kerja sama dengan pola-pikir terbuka. Forum pasar HUAWEI CLOUD telah menyambut lebih dari 6.000 mitra yang menyajikan sejumlah layanan bernilai tambah kepada para pelanggan di berbagai jenis industri. HUAWEI CLOUD akan terus bekerja sama dengan mitra-mitra dalam mempromosikan penggunaan teknologi mutakhir yang sesuai dengan Singapura dan Asia Pasifik.

Original Article

Microsoft Hadirkan Sejumlah Perkembangan Baru Pada Azure

 

Microsoft terus berkomitmen untuk membangun platform paling produktif bagi pihak pengembang teknologi agar mereka bisa memanfaatkan tren-tren komputasi terkini

REDMOND, Washington, 6 Mei 2019 /PRNewswire/ — Pada Kamis, Microsoft Corp. mengumumkan sederet layanan Azure yang baru dan sejumlah teknologi bagi pihak pengembang. Langkah ini menempatkan sejumlah keahlian mutakhir, dari kecerdasan buatan (AI), mixed reality, IoT, dan blockchain di tangan para pengembang teknologi. Perusahaan akan membagikan sejumlah perkembangan tersebut dan tren terbaru dalam komputasi hybrid cloud serta komputasi edge di ajang Microsoft Build untuk memberdayakan para pengembang.

“Sekarang adalah momen yang luar biasa untuk menjadi seorang pengembang teknologi. Dari membangun AI dan mixed reality menjadi aplikasi yang memanfaatkan blockchain guna mengatasi sejumlah kendala bisnis, keahlian pihak pengembang serta pengaruhnya tengah berkembang pesat,” kata Scott Guthrie, Executive Vice President, Cloud and AI Group, Microsoft. “Hari ini, kami menghadirkan sejumlah layanan Azure yang inovatif bagi kalangan pengembang teknologi agar mereka bisa membangun berbagai aplikasi generasi terbaru. Sebanyak 95% pelanggan Azure adalah kalangan perusahaan yang berada di dalam daftar Fortune 500, dan sejumlah inovasi tersebut dapat menghasilkan dampak yang luas.”

Melanjutkan komitmen Microsoft untuk membangun platform AI yang paling produktif

Microsoft mengumumkan serangkaian teknologi Azure AI terbaru yang ingin membantu kalangan pengembang teknologi dan ilmuwan data untuk menerapkan AI pada solusi apa pun.

  • Azure Cognitive Services mendukung sejumlah aplikasi agar dapat melihat, mendengar, menindaklanjuti, menerjemahkan, berpikir dan lain-lain. Microsoft meluncurkan kategori Cognitive Services yang baru, disebut “Decision,” menyajikan rekomendasi khusus bagi pengguna demi pengambilan keputusan yang lebih berwawasan dan efisien. Kategori layanan ini termasuk Content Moderator, Anomaly Detector yang baru-baru ini diumumkan, serta layanan baru yang dinamai Personalizer, menggunakan reinforcement learning untuk menyediakan rekomendasi khusus bagi pengguna agar mereka bisa mengambil keputusan dengan cepat dan berwawasan.
  • Microsoft mengusung AI pada Azure Search dengan ketersediaan fitur cognitive search secara umum, membantu kalangan pelanggan dalam menerapkan algoritma Cognitive Services guna memperoleh wawasan baru dari konten terstruktur dan tak terstruktur. Selain itu, kami tengah melakukan pratinjau untuk fitur baru yang mendukung kalangan pengembang supaya bisa menyimpan wawasan AI yang diperoleh dari cognitive search, mempermudah penyajian pengalaman yang sarat akan pengetahuan dengan mengandalkan visualisasi Power BI atau model machine learning.

Sejumlah inovasi baru dalam Azure Machine Learning memperingkas proses membangun, melatih, dan melaksanakan model machine learning:

  • Fitur MLOps dengan integrasi Azure DevOps menyajikan reproducibility, auditability, dan otomatisasi dengan siklus machine learning yang terpadu (end-to-end).
  • Perkembangan Automated ML serta UI intuitif yang mempermudah pengembangan model-model bermutu tinggi.
  • Visual machine learning interface memberikan pengalaman dalam membuat dan menerapkan no-code model dengan fitur drag-and-drop.
  • Demi mewujudkan latensi yang sangat rendah dan inferensi yang hemat biaya, Microsoft mengumumkan ketersediaan hardware-accelerated models secara umum, dapat dijalankan pada FPGAs, serta dukungan ONNX Runtime untuk NVIDIA TensorRT dan Intel nGraph dalam rangka inferensi berkecepatan tinggi pada chipsets NVIDIA dan Intel.

Memperluas peluang pada Intelligent Edge

Perusahaan memperkenalkan beberapa produk dan solusi baru pada hari ini yang terus menjawab berbagai kebutuhan hybrid cloud dan komputasi edge yang ada dan tengah berkembang:

  • Microsoft meluncurkan Azure SQL Database Edge guna mendukung spektrum kebutuhan komputasi edge. Sebuah SQL engine dioptimalkan untuk kebutuhan komputasi yang lebih rendah, dengan AI yang bersifat built-in, produk tersebut memadukan data streaming dengan in-database machine learning dan fitur grafis untuk mendukung kecanggihan (intelligence) pada perangkat edge. Karena Azure SQL Database Edge memiliki bidang permukaan pemrograman yang serupa dengan Azure SQL Database dan SQL Server, pihak pengembang secara mudah mengusung sejumlah aplikasi pada perangkat edge, tanpa harus mempelajari bahasa dan perangkat pemrograman yang baru, dengan demikian, mereka dapat menyajikan pengalaman pemrograman yang konsisten.
  • Microsoft juga mengumumkan IoT Plug and Play, bahasa pembuatan model terbuka yang baru, dengan mudah terhubung dengan perangkat IoT pada layanan cloud, membantu pengembang aplikasi dalam mengatasi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi —menerapkan solusi IoT dengan skala yang tepat. Sebelumnya, peranti lunak harus ditulis secara khusus untuk perangkat terhubung yang didukungnya, membatasi skala penerapan IoT. Solusi IoT Plug and Play akan menawarkan ekosistem luas kepada pelanggan yang bisa terhubung dengan cepat.
  • Untuk pengembangan mixed-reality, Microsoft mempermudah pembuatan HoloLens 2 lewat HoloLens 2 Development Edition yang memberikan akses kepada komunitas pengembang mixed-reality terhadap berbagai solusi, sehingga mereka bisa membangun dan menggarap sejumlah pengalaman mixed-reality di berbagai jenis perangkat.
  • Unreal Engine 4 mendukung integrasi streaming dan native platform bagi HoloLens 2, kelak tersedia bagi kalangan pengembang pada akhir Mei untuk menciptakan rekaan citra (render) bermutu tinggi dan bersifat photo-realistic, berbagai pengalaman mixed-reality bagi sejumlah solusi di sektor arsitektur, desain produk, manufaktur dan lain sebagainya.

Meningkatkan investasi demi memberdayakan kalangan pengembang blockchain

Tahun lalu, Microsoft mengumumkan Azure Blockchain Workbench, menyajikan UI sederhana bagi pihak pengembang ketika membuat sejumlah model aplikasi blockchain pada jaringan yang didukung Azure dan bersifat preconfigured. Pengumuman hari ini bahkan menyajikan tambahan fitur secara lebih lanjut:

  • Azure Blockchain Service memperingkas pembentukan, manajemen, dan tata kelola jaringan konsorsium blockchain, membantu berbagai perusahaan agar dapat berfokus pada logika alur kerja dan pengembangan aplikasi. Azure Blockchain Service memakai jaringan konsorsium yang sepenuhnya dikelola, dan menawarkan tata kelola secara built-in untuk sejumlah pekerjaan manajemen yang biasa, seperti penambahan anggota baru, mengatur izin dan otentikasi aplikasi pengguna.
  • Pada minggu ini, Microsoft juga mengumumkan bahwa platform Ethereum dari J.P. Morgan, Quorum, menjadi buku besar (ledger) pertama yang tersedia di Azure Blockchain Service, menyajikan kemampuan untuk menerapkan dan mengelola jaringan blockchain dengan skala usaha pada layanan cloud bagi para pelanggan Microsoft dan J.P. Morgan.

Lebih dari 6.000 pengembang dan kreator konten akan bergabung dengan Microsoft di Seattle pada minggu depan pada ajang ini, dalam rangka mempelajari sejumlah perkembangan terkini tentang sejumlah aplikasi cloud dan pengembang, serta menjalani sejumlah pengalaman secara langsung. Pengumuman hari ini memberikan segala jenis perangkat mutakhir yang baru bagi kalangan pengembang sehingga mereka bisa menciptakan berbagai aplikasi generasi terbaru untuk intelligent cloud dan intelligent edge. Ada lebih banyak lagi solusi yang akan dipamerkan di ajang Microsoft Build pada minggu depan.

Microsoft (Nasdaq “MSFT” @microsoft) memberdayakan transformasi digital dalam era intelligent cloud dan intelligent edge. Microsoft bermisi mendukung setiap orang dan setiap organisasi di dunia untuk mewujudkan lebih banyak pencapaian.

Related Links :
www.microsoft.com

Original Article