More
    Beranda blog Halaman 565

    Pengedar Obat Terlarang di Dompu Ambil Tramadol Hingga ke Flores

    HarianNusa.com, Dompu – Polisi tiada hentinya memutus mata rantai peredaran obat yang telah dicabut izin edarnya tersebut. Sebanyak 270 papan Tramadol disita polisi di Dusun Doromelo, Desa Doromelo, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Sabtu (24/6) lalu.

    Kapolsek Manggelewa, Ipda Ramli SH bersama anggota polisi lainnya melakukan penggerebekan. Polisi melakukan penggerebekan di sebuah rumah milik SR (27) di Desa Doromelo. Sebanyak 270 papan Tramadol ditemukan polisi di rumah milik pelaku.

    Kabid Humas Polda NTB, AKBP Tri Budi Pangastuti membenarkan penggerebekan tersebut. Menurutnya, pil Tramadol tersebut ditemukan polisi di rumah pelaku dan disimpan pada kloset rumah pelaku.

    “Dia sembunyikan di dalam WC rumahnya. Rencananya pil tersebut hendak dijual ke masyarakat dengan harga Rp 20.000 per stripnya,” ujarnya dihubungi Rabu, (28/6).

    Saat diintrogasi, pelaku mengaku mendapatkan pil Tramadol tersebut di wilayah Flores, NTT. Pil tersebut hendak dijual kembali pada masyarakat untuk dikonsumsi.
    “Dia mengambil Tramadol tersebut di salah satu daerah di Flores, Provinsi NTT. Tramadol tersebut dibawa untuk dijual di wilayah NTB,” pungkasnya.

    “Kasus Tramadol di wilayah Dompu, Bima dan Bima Kota menjadi atensi Polda NTB, karena terindikasi penggunaan Tramadol menjadi sumber terhadap tingginya kasus kriminal, khususnya penganiayaan di tiga kabupaten tersebut,” sambungnya.

    Selain menemukan ratusan pil Tramadol, dari tangan pelaku polisi menemukan senjata api rakitan laras pendek. Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan di Polsek Manggelewa. Polisi menjerat pelaku dengan undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dan undang-undang darurat. (sat)

    Polisi sita ratusan pil Tramadol dan senjata api milik pelaku.

    Tiga Bocah di Loteng Curi HP Milik Wisatawan Asing

    HarianNusa.com, Lombok Tengah – Tiga orang bocah yang masih di bawah umur nekat mencuri HP milik wisatawan asing asal Amerika Serikat. Kejadian terjadi Selasa (27/6) lalu di sebuah cafe di Pantai Aan, Praya Lombok Tengah.

    Ketiga bocah tersebut berinsial PD (13), YN (13) dan MH (13). Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Rafles P. Girsang SIK, kejadian bermula saat wisatawan yang menjadi korbannya tengah bersantai di salah satu cafe. Dia dengan santai meletakan HP miliknya di meja.

    “Tiba-tiba saat korbannya dan karyawan cafe lengah, ketiga bocah datang dan langsung membawa HP miliknya kabur. Namun aksinya kepergok warga yang melihat,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (29/6).

    Warga kemudian mengejar dan menangkap ketiga bocah tersebut. Warga kemudian menyerahkannya ke Polsek Kuta. Namun, karena ketiganya merupakan anak di bawah umur, polisi hanya memanggil orang tua mereka untuk dilakukan pembinaan.

    “Sangat disayangkan ketiga pelaku di bawah umur namun tega melakukan hal tersebut. Kita telah memanggil orang tuanya untuk dilakukan pembinaan,” pungkasnya. (sat)

    Spesialis Maling Rumah Kosong di Lombok Tengah Diringkus Polisi

    HarianNusa.com, Lombok Tengah – Tidak sia-sia Kapolres Lombok Tengah (Loteng) membentuk Satuan Tugas (Satgas) Rumah Kosong. Dengan adanya satgas tersebut, seorang spesialis pembobol rumah kosong berhasil diringkus polisi.

    Bermula dari sebuah rumah yang ditinggal mudik di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Loteng, Selasa (27/6) kemarin. Saat pemilik rumah pulang, dia mendapati rumahnya berantakan, barang berharganya hilang. Korban mengalami kerugian hingga mencapai Rp 13 juta.

    Korban pun melaporkan kejadian tersebut pada Polsek Kuta, yang kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus tersebut. Laptop dan tablet milik korban yang tersimpan di lantai tiga rumahnya digondol maling.

    Menurut korban kasus pencurian tersebut merupakan kedua kalinya. Satgas Rumah Kosong bergerak cepat. Seorang pelaku berinisial HS diringkus polisi.

    “Pelaku berinisial HS diringkus polisi beberapa jam setelah korban melaporkan pada kami. Kami melakukan pendalaman dan pengejaran,” ujar Kapolsek Kuta, Iptu Akmal Novian Reza SIK, Kamis (29/6).

    Hasil introgasi, pelaku ternyata telah dua kali membobol rumah milik korban. Polisi baru berhasil menemukan satu unit tablet milik korban dari tangan pelaku. Menurut pengakuan pelaku, dia mencuri di rumah korban pada Minggu (25/6).

    “Saat ini masih dalam proses pengembangan dari keterangan yang dihimpun. Kita juga telah melakukan pengembangan di rumah pelaku dan proses introgasi terhadap pelaku untuk menemukan barang lainnya,” tutupnya. (sat)

    Berkah Libur Lebaran, Pedagang Sate Bulayak di Lombok Barat Raup Jutaan Rupiah Perhari

    HarianNusa.com, Lombok Barat – Libur Lebaran memberikan berkah tersendiri bagi pedagang sate Bulayak di Desa Lembuak Kecamatan Narmada. Mereka bisa meraup omset penjualan sate Bulayak sampai dengan jutaan rupiah perhari. Kamis, (29/7).

    Kepada HarianNusa.com, Inah, salah seorang pedagang sate Bulayak dari desa Lembuak Kecamatan Narmada menyampaikan kalau pada hari-hari biasa, omset penjualan sate Bulayak hanya sampai kisaran ratusan ribu perhari. Sedangkan pada momen libur Lebaran seperti saat ini, omset penjualan dalam sehari meningkat, hingga mencapai jutaan rupiah.

    “Sehari 400 ribu pada hari biasa. Sekarang bisa sejuta,” katanya.

    Seperti diketahui, Narmada, merupakan salah satu destinasi wisata di NTB yang selalu ramai dikunjungi wisatawan pada saat libur Lebaran. Hal itu menjadi keuntungan sendiri bagi para pedagang. Khususnya pedagang sate Bulayak di Desa Lembuak Narmada. (sta)

    Chile mengalahkan Portugal: Claudio Bravo Berhasil Buat Tiga Penendang Penalti Portugal Gigit Jari

    HarianNusa.com, Kazan – Claudio Bravo menggagalkan semua eksekutor tendangan penalti Portugal dan membawa Chile melaju ke Final Piala Konfederasi 2017 dengan skor akhir 3-0. Kamis, (29/6).

    Menjalani laga semifinal di Kazan Arena, Portugal dan Chile bermain imbang sampai dua kali lima belas menit perpanjangan waktu. Hal itu membuat penentuan pemenang yang berhak melaju ke final dilakukan dengan cara adu penalti. Pada saat adu penalti itulah, penjaga gawang Claudio Bravo menunjukkan kelasnya dengan menggagalkan semua eksekutor tendangan penalti Portugal.

    Sepanjang laga, Chile dan Portugal sebenarnya memiliki banyak peluang. Beberapa kali Eduardo Vargas, Vidal dan Alexis Sanchez membahayakan gawang Lui Fatricio. Di akhir babak tambahan tambahan dua kali lima bela menit, Serangan Chile bahkan mampu membuat dada pendukung Portugal tertahan, karena tendangan dua kali berturut-turut pemain Chile membentur tiang dan mistar gawang Portugal.

    Begitupun dengan Portugal. Beberapa kali Cristiano Ronaldo dan Andre Silva berhadapan dengan Bravo. Namun sampai pertandingan usai, tak ada satu pun gol yang tercipta.

    Laga pun dilanjutkan ke adu penalti. Chile memulai dengan baik lewat Vidal, yang berlanjut ke pada dua penendang berikutnya yakni Charles Aranguiz dan Alexis Sanchez.

    Sebaliknya Portugal gagal sejak awal. Sepakan pemain senior Quaresma terbaca oleh Bravo, disusul dua tendangan lainnya oleh Joao Moutinho dan Nani yang juga digagalkan dengan begitu cantik oleh kiper Manchester City itu.

    Chile pun berhak mendapat tiket ke final siap menghadapi pemenang laga semifinal lainnya antara Meksiko melawan Jerman. (sta)

    Wow, Seorang Pria Menikahi Dua Perempuan Sekaligus

    HarianNusa.com, Lombok Tengah – Seorang pria asal Kabupaten Lombok Tengah menjadi buah bibir setelah menikahi dua perempuan sekaligus. Rabu (28/7).

    Hal tersebut diketahui setelah salah salah seorang warganet mengunggah foto seorang pria tengah diapit dua perempuan tengah melangsungkan akad nikah melalui akun Facebook miliknya. Akun Facebook dengan nama Badil Anjani Aman Basima menyebutkan hal itu terjadi di Desa Bile Lando Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah.

    “Lombok memang luar biasa….
    Akhir akhir ini heboh dengan pernikahan yg amat luar biasa dimana seorang lelaki menikahi dua perempuan langsung dan akad nikahnya bersamaan terjadi pada hari ini juga 27_06_2017. Tepatnya di Dusun Selengaran Desa Bilelando Kec. Praya Timur kab.lombok tengah NTB.
    SEMOGA SAMAWA YA,” tulis Akun tersebut.

    Hal tersebut sontak membuat para warganet beramai-ramai memberikan komentar. Mulai dari yang menyebut postingan itu sebagai Hoax, sampai yang terheran-heran. Bahkan salah satu warganet mengucapkan selamat kepada pria tersebut. Ia menyebut kalau hal itu lebih baik daripada melakukan Zina.

    “Boleh2,semoga makin banyak wanita seperti ini (yg mau dipoligami) dari pada berzina kan,” tulis akun Wahid Wan.

    Sementara itu akun lain dengan nama Ofhe Lia menyatakan kegentarannya melakukan hal tersebut. “Klo q jd prempuan mendingan pikir2 dulu seribu kali lipat,,,utk menikah dengn cinta segitiga SPT it,,,ogah bangeet,,!!,” tulisnya.

    Selain komentar yang pro dan kontra dengan hal yang dilakukan pria tersebut, ada salah satu akun dengan nama Fau Ziah justru penasaran bagaimana cara pasangan pengantin tersebut tidur bertiga seranjang saat malam pertamanya. “Saya jadi penasaran dan brtanya-tanya, bagaimana malam pertamanya nanti? Apa jg seranjang bertiga???,” katanya.

    Sementara itu, menanggapi beberapa komentar yang menyebut postingan tersebut tidak benar dan merupakan sebuah penipuan. Pemilik akun Badil Anjani Aman Basima menyampaikan bahwa hal itu merupakan realita yang sebenarnya. Dan meminta untuk memastikan sendiri hal tersebut dengan datang ke rumah mempelai.

    “MAAF YANG KOMENTAR HOAX ATAU TIDAK PERCAYA DENGAN KEJADIAN INI YA TERSERAH… SAYA BELUM UNDANG ANDA UNTUK BERKOMENTAR… JIKA INGIN TAHU SELEBIHNYA SILAHKAN DATANG KEALAMAT YANG SAYA MAKSUD DIPOSTINGAN SAYA INI. TERIMA KASIH,” Jawabnya. (sta)

    The tremendous importance of owning a perfect piece of clothing

    0

    Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem eum fugiat quo voluptas nulla pariatur.

    Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet ut et voluptates repudiandae sint et molestiae non recusandae. Itaque earum rerum hic tenetur a sapiente delectus, ut aut reiciendis voluptatibus maiores alias consequatur aut perferendis doloribus asperiores repellat.

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

    “Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat”

    Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt.

    Et harum quidem rerum facilis est et expedita distinctio. Nam libero tempore, cum soluta nobis est eligendi optio cumque nihil impedit quo minus id quod maxime placeat facere possimus, omnis voluptas assumenda est, omnis dolor repellendus.

    Nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

    Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam, eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

    Neque porro quisquam est, qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur, adipisci velit, sed quia non numquam eius modi tempora incidunt ut labore et dolore magnam aliquam quaerat voluptatem. Ut enim ad minima veniam, quis nostrum exercitationem ullam corporis suscipit laboriosam, nisi ut aliquid ex ea commodi consequatur.

    At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas molestias excepturi sint occaecati cupiditate non provident, similique sunt in culpa qui officia deserunt mollitia animi, id est laborum et dolorum fuga.

    Menaek, Tradisi Idul Fitri ala Desa Lekor Lombok Tengah

    HarianNusa.com, Lombok Tengah – Janapria (25/6), Dini hari setelah subuh masyarakat Desa Lekor beramai-ramai ziarah kubur, kemudian paginya dilanjutkan dengan sholat sunnah idul fitri di Masjid Nurul Iman. Setelah khatib menyelesaikan khutbahnya, masyarakat belum ada yang beranjak dari masjid karena dilanjutkan dengan acara zikiran.

    Masyarakat lokal menyebut budaya ini dengan sebutan menaek. Budaya Menaek dan santunan anak yatim masih dipertahankan sampai saat ini.
    Durahan, tokoh masyarakat Dusun Menteger Desa Lekor kecamatan Janapria, menjelaskan bahwa budaya ini memang prokontra di mayarakat. “Banyak yang ingin menghapusnya tapi kami perjuangkan untuk dipertahankan, sehingga setiap Hari Raya Idul Fitri maupun Idul Adha menjadi suasana yang ramai dan meriah, masyarakat saling berbagi dan saling tukar berkat”, ungkapnya.

    Menaek adalah saat masyarakat membawa berkat atau pesajik ke masjid kemudian dibagikan setelah selesai berzikir. Berkat dimakan bersama-sama jamaah dan dibagi dengan bertukaran dengan jamaah yang lainnya.

    “Salin itu budaya santunan anak yatim juga salahsatu yang masih kami pertahankan, santunan anak yatim sudah dilaksanakan malam jum’at lalu” ujar H. Sabarudin, Tokoh Agama Desa Lekor. Hari ini masyarakat mengumpulkan amplop yang dibagi panitia pembangunan masjid, dan terkumpul sejumlah Rp. 1.740.000,00 sumbangan pembamgunan masjid, karena masjid masih dalam pembamgunan.

    M. Roby Satriawan, perwakilan pemuda menjelaskan, budaya ini harus dipertahankan. Selain memeriahkan suasana Romadhon, juga mampu lebih mempersatukan dan membuat masyarakat semakin akrab dengan saling berbagi. Hal ini jugakan implementasi dari ketakwaan, membiasakan untuk bersedekah dan saling berbagi kepada sesama. Terlebih lagi santunan anak yatim dan infaq pembangunan masjid, adalah ibadah yang fadilahnya sangat luar biasa besarnya.

    Polisi Diserang, Polda NTB Tingkatkan Pengamanan

    HarianNusa.com, Mataram – Kelompok radikal kembali menjadikan polisi sebagai target, hal tersebut terbukti dari beberapa kali serangan kelompok radikal yang menargetkan polisi seperti Kampung Melayu, rencana teror di Bima dan terakhir di Medan, Sumatera Utara.

    Guna mengantisipasi serangan kelompok radikal tersebut, Polda NTB meningkatkan pengamanannya.

    Pagi tadi, Selasa (27/6) jajaran Polda NTB melakukan rapat tertutup yang dipimpin langsung Wakapolda NTB, Kombes Pol. Drs. Imam Margono. Rapat tersebut membahas peningkatan keamanan terhadap polisi yang kerap menjadi sasaran teror.

    “Kami adakan evaluasi terhadap sistem pengamanan di Mako maupun personel saat melakukan tugas jaga, pengaturan lalu lintas atau patroli,” ujar Kabid Humas Polda NTB, AKBP Tri Budi Pangastuti.

    Dalam rapat tersebut juga dilakukan perbaikan sistem penjagaan yang dilakukan pihak kepolisian baik penjagaan secara individu maupun penjagaan beregu.

    “Kita juga adakan perbaikan sistem untuk meningkatkan kewaspadaan personel dalam melaksanakan tugas perorangan maupun regu,” sambungnya.

    Peningkatan pengamanan tersebut menurutnya bukan lantaran polisi takut terhadap ancaman kelompok radikal, melainkan menyiapkan diri menghadapi tantangan yang lebih besar lagi. (sat)

    Kurang dari Empat Jam Pelaku Curanmor di KSB Diringkus Polisi

    HarianNusa.com, Sumbawa Barat – Sebuah motor jenis Jupiter Z milik seorang warga raib di depan sebuah warung, Kecamatan Maluk, Sumbawa Barat, Minggu (25/6). Korban yang menyadari motornya digondol maling panik dan melakukan pencarian.

    Korban melaporkan kejadian tersebut pada sebuah Pos Pelayanan Ramadhaniya di Maluk. Polisi yang menerima laporan tersebut langsung melakukan pencarian berbekal dari keterangan korban.

    Tim Opsnal Polres Sumbawa Barat dan anggota pos Ramadhaniya melakukan pengejaran terhadap pelaku. Tidak kurang dari empat jam pelaku berhasil diringkus polisi.

    Pelaku berinisial OES (16) tertangkap di Desa Pasir Putih, Kecamatan Maluk. Pelaku kemudian dibawa menuju Mapolres Sumbawa Barat guna menjalani pemeriksaan penyidik kepolisian.

    Kasat Reskrim Polres Sumbawa Barat, AKP Yusuf Tauziry SIK membenarkan penangkapan tersebut. “Iya, kami kemarin melakukan penangkapan terhadap tersangka (telah berstatus tersangka). Penangkapan dilakukan di wilayah Pasir Putih,” ujarnya melalui pesan singkat, Selasa (27/6).

    Pelaku terancam pidana atas aksi nekatnya tersebut. Berdasarkan pasal 362 KUHP tentang pencurian, pelaku terancam lima tahun penjara. (sat)

    error: Content is protected !!