More
    Beranda blog Halaman 567

    Supir Jalani Tes Urine di Terminal Mandalika, Satu Positif Narkoba

    HarianNusa.com, Mataram – Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB bersama BNNP NTB menggelar tes urine terhadap semua supir di Terminal Mandalika, Kamis (22/6). Tes urine tersebut untuk memastikan para supir bebas dari pengaruh narkoba guna keselamatan para penumpang yang hendak mudik.

    Dari 22 supir yang menjalani tes urine, satu orang positif menggunakan narkoba. Petugas kemudian melakukan assesmen terhadap supir tersebut.

    “Satu orang positif menggunakan narkoba. Kemudian diberi assesmen oleh petugas BNNP NTB dan Ditresnarkoba Polda NTB,” ujar Kasubdit II Ditresnarkoba Polda NTB, AKBP I Komang Satra.

    Diketahui, supir yang positif menggunakan narkoba berinisial J. Ia kemudian digeledah. Penggeledahan juga dilakukan di bus yang dikendarai J. Hasilnya, petugas hanya menemukan tiga buah petasan. Karena tidak mendapat barang bukti, supir yang hendak bernagkat dari Mataram menuju Dompu tersebut menjalani rehabilitasi di BNNP NTB.

    Selain itu, petugas lainnya dari Dinas Perhubungan, Jasa Raharja dan Organda turut dalam razia supir bus tersebut. Kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat yang hendak mudik, karena menjaga keselamatan masyarakat. (sat)

    Polisi Gagalkan Penyelundupan Tabung Gas Bersubsidi di Pelabuhan Kayangan

    HarianNusa.com, Mataram – Aksi penyelundupan tabung gas 3 kiliogram berhasil digagalkan polisi di Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur, Senin (21/6) kemarin. Tabung gas dari Lombok hendak diselundupkan menuju Pulau Sumbawa dengan menggunakan bus Taruna Jaya.

    “Saat itu petugas kepolisian melakukan razia di pelabuhan. Beberapa kendaraan diperiksa secara intensif. Kemudian petugas menemukan bus yang mengangkut tabung gas bersubsidi tanpa dokumen lengkap,” ujar Kabid Humas Polda NTB, AKBP Tri Budi Pangastuti, Kamis (22/6).

    Sebanyak 63 tabung gas bersubsidi diamankan polisi. Supir bus berinisial PR (28) bersama bus yang dikendarainya beserta barang bukti diamankan pihak kepolisian di Mapolres Lotim.

    Penyelundupan tabung gas bersubsidi masuk dalam unsur tindak pidana minyak dan gas bumi (Migas). Hal tersebut diatur di dalam pasal 53 huruf b jo pasal 55 undang-undang nomor 22 tahun 2001 tentang gas bumi, jo pasal 55 KUHP.

    “Di sana sudah jelas diatur dalam undang-undang Migas. Oleh karena itu, hingga saat ini kita masih memeriksa supir bus untuk mengetahui siapa pengirim dan penerima puluhan tabung gas tersebut,” tutupnya. (sat)

    Simpan Narkoba, Gadis Seksi Ditangkap Polisi di Gili Trawangan

    HarianNusa.com, Mataram – Seorang gadis cantik berinisial SW alias Sulis (25) dan pasangannya berinisial UJ (32) ditangkap Satres Narkoba Polres Lombok Utara, Senin (19/6) kemarin. Keduanya diduga merupakan pengedar narkoba sekaligus penjual ekstasi palsu pada wisatawan di Gili Trawangan.

    Saat digerebek polisi, kedua pasangan di luar nikah ini telah dalam pengaruh narkoba di sebuah Bungalow Genesa. Polisi menggeledah tempat tidur dan seluruh barang-barang milik kedua pelaku. Polisi mengamankan barang bukti narkoba yang tersimpan di dalam bungkus rokok.

    “Saat penggeledahan dengan disaksikan masyarakat umum, kita menemukan barang bukti narkoba yang disimpan pelaku di dalam bungkus rokok miliknya,” ujar Kasatres Narkoba Polres Lombok Utara, Iptu Remanto SH, dihubungi Kamis (22/6).

    Modus yang dilakukan pelaku dalam menjual barang haram narkoba, dengan menawarkan pada wisatawan yang hendak berpesta di Gili Trawangan. Pelaku juga melayani pemesanan via SMS pada pemesan yang telah dikenalnya.

    “Pelaku menjual pada saat acara party dengan cara menawarkan barang tersebut pada tamu, atau melalui SMS pada pelanggan-pelanggannya,” ungkap mantan KBO Polres Mataram ini.

    Barang bukti yang diamankan polisi dari tempat pelaku yakni, empat poket Kristal bening diduga sabu seberat 89 gram, ganja seberat 0,78 gram, dan alat hisap sabu lainnya. Kini kedua pelaku ditahan di Mapolres Lombok Utara untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. (sat)

    Ruslan Minta Program Pariwisata Dikeluarkan Dari Program Prioritas Daerah

    Mataram, HarianNusa.com – Anggota Komisi III DPRD NTB Ruslan Turmuzi menyatakan agar Program Pariwisata dikeluarkan dari Program prioritas daerah karena tidak memberikan efek nyata dalam memajukan perekonomian. Kamis, (22/6).

    Menurut Ruslan, Pariwisata sebagai Program prioritas daerah sangat tidak tepat. Karena menurutnya, Program tersebut sarat kepentingan politik. Oleh karenanya, Imbuh Ruslan, Program tersebut hanya bisa dinikmati oleh segelintir orang. Sementara manfaat yang lebih besar untuk kemajuan daerah, yang seharusnya menjadi tujuan akhir dari Program tersebut sama sekali tidak terwujud. Apalagi kalau dikaitkan dengan besarnya jumlah anggaran yang digelontorkan daerah setiap tahunnya.

    “Pariwisata itu sangat politis dan populis. Tidak mampu menciptakan multiplier effect. Apa coba keuntungannya untuk daerah,” ujarnya.

    Ruslan yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD NTB itu memberikan contoh, dari delapan Kabupaten yang ada di NTB tidak satupun Kabupaten yang tergolong maju. Semuanya masuk kategori tertinggal. Hal tersebut, lanjut Ruslan, merupakan wujud nyata tidak berdampaknya Program Pariwisata bagi kemajuan daerah.

    “Sekarang mana kabupaten dapat dari Pariwisata. Ini karena tidak ada konektivitas Program daerah dengan kabupaten.” Hal itu, lanjut Ruslan merupakan gejala lain bagaimana Program Pariwisata yang sejatinya dinikmati oleh seluruh masyarakat, justru dinikmati segelintir orang dengan dalih memajukan perekonomian daerah.

    Oleh karenanya, ia selaku wakil rakyat NTB di parlemen menghimbau Pemerintah agar Program Pariwisata dikeluarkan dari Program prioritas daerah. (sta)

    KPU NTB Umumkan Jadwal Pelaksanaan Pilkada 2018

    Mataram, HarianNusa.com – Jadwal pelaksanaan Pilkada Untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati di tiga Kabupaten/Kota di NTB pada 2018 nanti sudah diumumkan oleh KPU provinsi NTB. Kamis, (23/6).

    Disampaikan Ketua KPU Provinsi NTB Lalu Aksar Anshari, bahwa pemungutan suara akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018 nanti. Sedangkan masa kampanye pasangan calon dimulai dari tanggal 15 Februari sampai dengan 23 Juni 2018.

    Sementara, untuk waktu tahapan pelaksanaan Pilkada NTB 2018, akan dimulai dari tanggal 9-22 Novemver 2017 untuk agenda pengumuman persyaratan bagi calon perseorangan. Dan untuk penyerahan syarat dukungan calon perseorangan tesebut akan dimulai tanggal 22-26 November 2017.

    Sedangkan untuk calon yang melalui jalur Partai Politik, gabungan Partai Politik dan perseorangan, pengumuman pendaftarannya akan dimulai dari tanggal 1-7 Januari 2018. Dan pendaftaran pasangan calon dimulai tanggal 8-10 Januari 2018.

    Pemeriksaan kesehatan semua calon peserta Pilkada, oleh KPU dijadwalkan untuk dilakukan pada tanggal 15 Januari 2018. Sedangakan penetapan pasangan calon serta pengundian dan penentuan nomor urut dilaksanakan berturut-turut dari tanggal 12 dan 13 Februari 2018. (sta).

    Pilot yang Mengkonsumsi Narkoba Ditangkap di LIA

    HarianNusa.com, Mataram – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTB menangkap seorang pilot berkebangsaan India di Lombok Internasional Airport (LIA), Rabu (21/6) kemarin. Pilot berinisial RS (30) positif menggunakan narkoba jenis Hasis setelah menjalani tes urine.

    Pada kopernya, ditemukan juga narkoba seberat 5,03 gram. Pilot salah satu maskapai tersebut hendak terbang dengan rute Mataram – Jakarta.

    “Ya benar, kemarin ada penangkapan di bandara. Kita melaksanakan operasi gabungan di sana, dan menemukan seorang pilot positif gunakan narkoba,” ujar Kabid Brantas BNNP NTB, AKBP Denny Priadi.

    Pilot tersebut kemudian diamankan di BNNP NTB. Setelah menjalani introgasi sesaat di sana, di hari yang sama pilot tersebut diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan oleh BNN RI.

    Petugas BNNP NTB gencar melakukan razia menjelang mudik. Mulai dari supir bus yang mengangkat penumpang mudik, narkoda kapal hingga pilot diperiksa semua. Petugas tidak ingin kecolongan adanya kecelakaan mudik dipicu dari supir maupun pilot mengkonsumsi narkoba. (sat)

    Pilgub NTB 2018, Kader Nasdem Masih Menunggu Keputusan

    Mataram, HarianNusa.com – Nasdem NTB masih menunggu keputusan Ketua DPW, Muhammad Amin terkait langkah yang akan ditempuh selanjutnya untuk gelaran Pilkada NTB 2018. Kamis, (21/6).

    Hal itu disampaikan salah satu Politisi yang juga kader DPW Nasdem NTB Raihan Anwar. “Masih belum. Kita masih menunggu dan mendukung penuh keputusan beliau,” ujarnya.

    Menurut Raihan, Amin sejauh ini sudah memastikan diri akan maju sebagai calon Wakil Gubernur pada Pilgub NTB 2018 nanti. Namun, untuk kepastian akan berpasangan dengan siapa? ia mengaku belum mendapatkan kepastian tersebut.

    “Sudah siap maju sebagai Wagub. Yang lain saya belum tahu. Tapi kami percaya beliau sebagai Politisi senior,” katanya.

    Ditanya Wartawan terkait isu yang menyebutkan kalau Amin akan berpasangan dengan Ali Bin Dahlan? Raihan menilai hal tersebut sebatas isu. Karena sampai saat ini pihaknya belum menerima informasi apapun.

    “Saya kurang tahu itu. Saya daja tahunya dari wartawan,” katanya.

    Terlepas dari itu, ia selaku kader Nasdem mendukung penuh sikap politik yang dipilih Amin, selama masih menggunakan partai sebagai kendaraan politiknya.

    “Harus lewat partai dong. Bagaimana ceritanya, beliau kan ketua Partai. Independen itu tidak bisa digunakan untuk skup NTB. Lombok Timur boleh lah,” ujar Raihan menanggapi pertanyaan Wartawan terkait kemungkinan Amin maju melalui jalur independen bersama Ali BD. (sta).

    Polres Mataram Dirikan Pos Pengamanan Bagi Masyarakat

    HarianNusa.com, Mataram – Polres Mataram membentuk tiga pos pengamanan dan satu pos pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Pos-pos tersebut didirikan di tempat-tempat yang sering dikunjungi masyarakat menjelang hari raya lebaran.

    Kapolres Mataram, AKBP Muhammad SIK
    Kapolres Mataram, AKBP Muhammad SIK

    “Kita bentuk Pos Pam Kebon Roek, Pos Pam di Simpang Bertais, Pos Pam Narmada dan Pos Pelayanan Kesehatan Karang Jangkong. Kita gandeng banyak pihak sebagai personelnya,” ujar Kapolres Mataram, AKBP Muhammad SIK, ditemui di Mapolres Mataram, Rabu (21/6).

    Pada masing-masing pos terdiri dari 12 porsonel Polri dan TNI, ditambah relawan dari dinas terkait lainnya. “12 personel itu dari TNI, Polri, belum lagi ditambah Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka dan lainnya,” jelasnya.

    Tujuan pendirian pos tersebut guna memberikan keamanan dan pelayanan bagi masyarakat yang beraktivitas menjelang lebaran. Khususnya di pusat-pusat perbelanjaan juga didirikan pos.

    “Utamanya memberikan pengamanan, pelayananan bagi masyarakat yang akan berlebaran, seperti di Karang Jangkong banyak pusat perbelanjaan, kita berikan pengamanan yang berbelanja, yang akan mudik, tempat wisata, termasuk kemacetan,” paparnya.

    Siang tadi, Kapolres Mataram secara langsung meninjau masing-masing pos. Kapolres melihat kesiapan personel sekaligus membagikan persiapan buka puasa bagi personel yang berjaga di pos tersebut.

    Sementara terkait macetnya Kota Mataram menjelang lebaran, Kapolres mengimbau masyarakat untuk sabar dan memaklumi kondisi lalu lintas jelang lebaran. Karena tidak jarang, banyak masyarakat di luar Kota Mataram datang ke Mataram untuk berbelanja persiapan lebaran.

    “Saya harapkan masyarakat memaklumi kondisi kemacetan lalu lintas, karena banyak juga masyarakat dari desa datang. Volume kendaraan meningkat, kalau terjebak macet ya maklumi,” imbaunya. (sat)

    Fraksi PKS DPRD NTB Pertanyakan Sebab Penurunan PAD Provinsi NTB

    HarianNusa.com, Mataram – Fraksi PKS DPRD NTB menanyakan perihal penurunan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi NTB tahun 2016 lalu. Rabu, (21/6).

    Hal itu disampaikan Fraksi PKS pada sidang Paripurna DPRD NTB dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Raperda Tentang Pertanggung jawaban Pelaksanaan APBD Provinsi NTB Tahun anggaran 2016.

    Menurut juru bicara Fraksi PKS DPRD NTB yang sekaligus ketua Fraksi Johan Rosihan, ST, menurunnya realisasi PAD dari 1. 372 triliun pada tahun 2015 menjadi 1.359 triliun pada tahun 2016 merupakan prestasi yang mengecewakan. Karena menjadi yang pertama dalam delapan tahun terakhir.

    Selain itu, Johan melihat adanya kejanggalan dalam penurunan PAD tersebut, karena pada kenyataannya, pertumbuhan ekonomi NTB pada tahun 2016 lalu mengalami peningkatan, bahkan salah satu yang terbaik di Indonesia. Belum ditambah dengan terus meningkatnya angka wisatawan yang berkunjung ke NTB.

    Berdasarkan hal tesebut, Fraksi PKS, meminta kepada pimpinan DPRD memanggil BPK untuk mengurai permasalahan tata kelola PAD tersebut sehingga menjadi transparan.

    “BPK sebagai supreme auditor diperlukan untuk mengurai permasalahan tata kelola pendapatan asli daerah,” paparnya.

    Untuk diketahui, sebelum membacakan pandangan umum fraksi, Johan sempat menyindir Pemprov NTB yang hanya mengutus Sekda Rosiyadi H. Sayuti dengan mengatakan “Yang saya hormati, Gubernur dan Wakil Gubernur di manapun berada,” hal tersebut sontak membuat beberapa peserta sidang bertepuk tangan. (Sta).

    Arus Mudik di LIA Diprediksi Meningkat Jelang Lebaran

    HarianNusa.com, Mataram – Peningkatan arus mudik di Lombok Internasional Airport (LIA) setiap harinya semakin terlihat. Diperkirakan, pada lebaran tahun ini arus mudik diprediksikan mengalami peningkatan.

    General Manager Angkasa Pura I LIA, I Gusti Ngurah Ardita yang ditemui mengatakan per harinya telah mengalami peningkatan enam persen pergerakan penumpang di LIA. Ia memprediksikan di tahun ini arus mudik mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu.

    “Prediksi kami akan meningkat. Sekarang ada peningkatan sekitar enam persen rata-rata perhari,” ujarnya ditemui belum lama ini.

    Meskipun mengalami peningkatan, penambahan penerbangan belum dapat dipastikan, pasalnya pergerakan normal per hari atau perhitungan keluar-masuknya pesawat sebanyak 101 kali, sehingga menjamin arus mudik dapat normal.

    “Kita pergerakan normal 101 perhari. Untuk Lion Air jurusan Surabaya – Lombok juga memang ada penambahan penerbangan,” jelasnya.

    LIA juga mengaku telah siap memberikan keamanan dan kenyamanan penumpang mudik. Terlihat dengan fasilitas yang telah diasesmen dengan otoritas bandara hingga membuat posko lebaran.

    “Untuk posko lebaran, gabunagn dari Angkasa Pura, dari unsur kemananan terpadu dan komunitas bandara. Itu posko keamanan dan pelayanan. Ada juga posko kepolisian,” jelasnya.

    Lebih lanjut ia mengimbau agar pengguna jasa penerbangan meningkatkan kewaspadaan saat mudik serta memberikan tambahan waktu saat berangkat ke bandara, hal tersebut guna menghindari kemacetan.

    “Himbauan kami pada masyarakat menggunakan jasa penerbangan, untuk meningkatkan kewaspadaan, memberikan waktu yang lebih saat ke bandara untuk hindari kemacetan,” imbaunya. (sat)

    error: Content is protected !!