More
    Beranda blog Halaman 571

    Pilgub NTB 2018, PKB dan PAN tegaskan Poros Tengah Tidak Akan Pernah Bubar

    0

    HarianNusa.com, Mataram – Setelah diisukan akan bubar, oleh perbedaan pandangan masing-masing partai peserta koalisi poros tengah. PKB dan PAN dengan tegas menepisnya dan menegaskan bahwa koalisi poros tengah tidak akan pernah bubar. Senin, (12/6)

    Disampaikan Ketua DPW PAN NTB, H. Muazim Akbar, S. Ip bahwa sejauh ini koalisi poros tengah masih solid. Perbedaan pendapat antar partai yang terjadi beberapa waktu lalu, tidak akan sampai membuat koalisi poros tengah bubar.

    “Poros tengah masih solid, walaupun ada perbedaan kemarin. Tapi dari perbedaan itulah salah satu cara kita membentuk poros tengah ini. Jadi sampai hari ini kita masih membangun komunikasi yang intens. Kita tetap solid dan tidak akan kemana-mana,” tegas Muazim.

    Koalisi poros tengah, lanjut Muazim, tetap akan mengusung satu pasangan calon yang siap menang. Dan adalah wajar ketika masing-masing partai berbeda pendapat. Tentu saja tidak sampai membubarkan koalisi yang sudah terbentuk.

    “Saya yakin koalisi ini tetap utuh, karena semangat kita sama, kita tidak mau kalah, kita ingin mengusung calon yang menang,” tegasnya.

    Selain itu, Muazzim juga berharap agar koalisi poros tengah tidak terlalu banyak menampilkan calon. Karena dapat membingungkan masyarakat selaku pemilih. Hal itu disampaikannya terkait dengan bangunan koalisi poros tengah yang dinilai terlalu gemuk. Karena gabungan kursi PPP, PKB, PAN, dan Hanura itu berjumlah 21 kursi.

    “Semangat kami sama, kami membangun koalisi gemuk ini dengan harapan maksimal ada dua sampai tiga calon yang diusung oleh partai. Kalau bicara gemuk dan tidaknya, misalnya PAN sama Gerindra saja sudah cukup. Tapi kan kita tidak bicara itu,” ujarnya.

    Terpisah, Ketua DPW PKB NTB, Lalu Hadrian Irfani, menyebutkan bahwa komitmen koalisi poros tengah Kalau benar poros tengah sudah final. Akan didekalrsikan selesai bulan puasa ini.

    “Endingnya sepeti apa, habis lebaran saja kita lihat. Setelah deklarasi poros tengah, nanti baru kita umumkan calon kita,” ucapnya. (sta)

    Main Petasan, Tiga Bocah di Mataram Diangkut Polisi

    HarianNusa.com, Mataram – Maklumat Kapolres Mataram terkait petasan nampaknya bukan hanya bualan semata. Selain menggelar razia di tempat-tempat yang menjual petasan, polisi di wilayah hukum Mataram mengamankan warga yang bermain petasan. Tidak terkecuali anak-anak.

    Dalam patroli yang dilakukan pihak kepolisian di wilayah Ampenan, Minggu (11/6) malam, Anggota Polsek Ampenan melihat seorang bocah yang tengah asyik main petasan di pinggir Kali Jangkuk, Kelurahan Kebon Sari, Ampenan. Bocah tersebut berinisial BA (14) merupakan pelajar salah satu SMP di Kota Mataram. Tak tanggung-tanggung dia diamankan polisi di Mapolsek Ampenan.

    Di tangan bocah tersebut, ditemukan petasan ukuran sedang dan korek api gas. Bocah tersebut kemudian dibawa ke kantor polisi untuk diberikan himbauan bahaya petasan.

    Beberapa jam berselang, polisi kembali melakukan patroli di Lingkungan Karang Pule. Di wilayah perumahan Alamanda, polisi kembali mengamankan dua bocah yang tengah bermain petasan.

    MF (13) seorang pelajar SMP dan MR (9) diamankan polisi. Keduanya kedapatan bermain petasan. Di tangan MR polisi temukan 22 biji petasan.

    “Mereka diamankan di Polsek Ampenan untuk diberikan himbauan terkait bahaya petasan. Polisi juga mengimbau orang tua mereka untuk mengawasi anak-anaknya,” ujar Kasubag Humas Polres Mataram, AKP I Made Arnawa, Senin (12/6). (Sat)

    Pilkada NTB 2018, PKS Siap usung Calon Untuk Tiga Kabupaten-Kota

    HarianNusa.com, Mataram – Ketua DPW PKS NTB H. Abdul Hadi, SE menyatakan PKS tidak hanya siap mengusung calon untuk gelaran Pilgub, tapi juga pada gelaran Pilakda NTB 2018 di tiga Kabupaten/Kota. Senin, (11/6).

    “Lotim, Lobar dan Kota Bima kita sudah punya orang. Tinggal kita coba komunikasikan bersama partai pengusung dan atau calon,” ujarnya

    Menurut Hadi, hal itu dilakukan karena fokus PKS pada gelaran Pilkada NTB 2018 nanti tidak hanya pada gelaran Pilgub, tapi juga Pilbup/Pilwali di tiga Kabupaten/Kota.

    Seperti diketahui pada 2018 nanti, Provinsi NTB akan menggelar Pemilihan untuk Gubernur dan Bupati/Walikota di tiga daerah. Yakni Kabupaten Lombok Barat, Lombok Timur dan Kota Bima. (sta)

    Jelang Mudik Lebaran, Polres Loteng Bentuk Satgas Rumah Kosong

    HarianNusa.com, Lombok Tengah – Menjelang mudik lebaran, masyarakat di Lombok Tengah tidak perlu khawatir meninggalkan rumah untuk mudik. Polres Lombok Tengah (Loteng) akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Rumah Kosong.

    Satgas Rumah Kosong dibentuk untuk mencegah terjadinya aksi pencurian pada rumah yang ditinggalkan mudik oleh pemiliknya. Polres Loteng akan melakukan patroli rutin pada rumah yang ditinggal mudik.

    Kapolres Loteng, AKBP Kholilur Rochman, mengatakan telah membentuk dan membagi personel dalam Satgas tersebut. Satgas akan dioperasikan jelang mudik lebaran nantinya.

    “Satgas Rumah Kosong yang kita bentuk terdiri dari 10 Personel Sabhara dan lima Personel Lalu Lintas,” ujarnya dihubungi, Minggu (11/6).

    Pembentukan Satgas tersebut diumumkan Kapolres di hadapan semua anggota saat apel pagi di Mapolres Loteng, Sabtu (10/6) kemarin. Hal tersebut untuk menjaga keamanan masyarakat.

    Kapolres mengimbau agar masyarakat yang ingin mudik segera melaporkan ke Polres Loteng agar rumah yang ditinggalkan akan diawasi dalam patroli rutin yang dilakukan saat masyarakat tengah mudik.

    “Sebaiknya masyarakat melaporkan terlebih dahulu jika ingin mudik. Ini untuk tindakan pencegahan awal dari aksi kriminalitas tersebut. Terlebih lagi kita telah membentuk Satgas Rumah Kosong, kita akan awasi,” pungkasnya. (sat)

    Pengedar Narkoba di Lombok Tengah Dicokok Polisi

    HarianNusa.com, Lombok Tengah – Meskipun di bulan puasa, namun masih saja terjadi peredaran narkoba. Seorang pria di Kampung Telaga Waru, Desa Jago, Kecamatan Praya, Lombok Tengah (Loteng) diringkus polisi sekitar pukul 20.00 Wita, Jumat (9/6) kemarin.

    Melalui rilis yang diterima media ini, Kasat Resnarkoba Polres Loteng, AKP Muhaemin SH, SIK mengatakan penangkapan dilakukan berkat laporan masyarakat terkait indikasi adanya jual beli narkoba di rumah milik pelaku berinisial AU (20).

    Atas informasi tersebut, polisi kemudian melakukan pemantauan di sekitar kediaman pelaku. Saat itu polisi melihat pelaku keluar dari rumah. Polisi kemudian menggerebek pelaku.

    “Kami mendapat informasi dari masyarakat terkait dugaan peredaran narkoba. Kemudian kami melakukan pemantauan, dan berujung pada penggerebekan pelaku di rumahnya,” ujarnya melalui pesan singkat.

     

    Narkoba seberat 0.94 gram ditemukan di kamar pelaku. (foto: ist)
    Narkoba seberat 0.94 gram ditemukan di kamar pelaku. (foto: ist)

    Ditemukan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 0,94 gram di dalam kamar milik pelaku. Polisi kemudian membawa pelaku di Mapolres Loteng guna proses pemeriksaan.

    “Kita temukan narkoba di dalam kamar pelaku seberat 0,94 gram. Sabu tersebut diduga akan dijualkan oleh pelaku. Sehingga pelaku kita amankan untuk proses penyidikan lebih lanjut,” jelasnya.

    Atas perbuatannya, pelaku terancam melanggar pasal 112 ayat (1) jo pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pelaku terancam penjara paling singkat lima tahun. (sat)

    Gelar “Sahur On The Road” KAMMI Bagi-bagi Sahur untuk Kaum Duafa

    HarianNusa.com, Mataram – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Universitas Mataram (Unram) menggelar kegiatan Sahur On The Road di Kota Mataram, Minggu (11/6). Sasarannya adalah kaum duafa di Kota Mataram.

    Kegiatan tersebut dimulai dengan pelepasan di depan gerbang Unram. Relawan KAMMI kemudian menyisir wilayah-wilayah yang kerap menjadi tempat kaum duafa. Wilayah Ampenan, Jalan Sriwijaya dan kompleks pertokoan Cakranegara menjadi tempat relawan KAMMI membagi bingkisan sahur pada pemulung dan masyarakat kurang mampu.

    Relawan KAMMI membagi bingkisan sahur pada kaum duafa di Kota Mataram.
    Relawan KAMMI membagi bingkisan sahur pada kaum duafa di Kota Mataram.

    Selain KAMMI Unram, acara tersebut diikuti juga oleh ACT-MRI NTB dan KRC NTB. Saat melihat kaum duafa di sepanjang jalan yang mereka lalui, para relawan membagikan makanan untuk sahur. Tampak senyum bahagia warga yang mendapat bingkisan sahur tersebut.

    Ketua KAMMI Unram, Harmoko mengatakan kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian KAMMI terhadap kaum duafa di Kota Mataram. Selain itu, kegiatan dimaksud untuk memberikan suntikan kepekaan sosial agar warga NTB turut membantu kaum duafa di Kota Mataram.

    “Untuk mempertegas maksud dan tujuan bagi-bagi sahur pagi ini, yaitu sebagai bentuk kepedulian pemuda terhadap masyarakat sekitar, dan merangsang kepekaan serta jiwa sosial pemuda yang semakin lama mulai redup terhadap kondisi lingkungan,” ujarnya.

    Sebanyak 14 relawan membagikan sekitar 50 paket sahur untuk masyarakat di Kota Mataram yang ditemui di emperan-emperan toko, di pinggir jalan dan di lokasi lainnya.

    Relawan KAMMI membagi bingkisan sahur pada kaum duafa di Kota Mataram.
    Relawan KAMMI membagi bingkisan sahur pada kaum duafa di Kota Mataram.
    “Kita bagikan sekitar 50-an paket sahur untuk warga. Semoga acara bagi-bagi sahur tidak hanya dimaknai sebagai seremonial biasa, tetapi juga sebagai wujud kepedulian dan jiwa sosial untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia,” tutupnya. (sat)

    Ceramah di Istiqlal, TGB Sampaikan Tentang Taqwa

    HarianNusa.com, Jakarta – Gubernur NTB Dr. TGH. Zainul Majdi, MA atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) berkesempatan memberikan ceramah tarawih di Masjid Istiqlal Jakarta, Rabu (76/6) lalu. Dalam ceramahnya, TGB sampaikan tentang pentingnya menjaga ketakwaan.

    Terang TGB, bahwa Pembicaraan tentang Taqwa, inti dalam Islam. Dikarenakan perihal taqwa tersebut berulang-ulang disebut dalam Al-Quran.

    Selain di dalam Al-quran, lanjut TGB, berkali-kali soal taqwa ini juga diingatkan oleh Nabi Muhammad SAW. Selain itu, buku-buku para ulama, juga banyak membahas tentang perihal ketaqwaan kepada Allah SWT.

    “Kita harus bisa memanfaatkan ketaqwaan agar bisa menjadi bekal untuk bahagia dunia dan akhirat. Karena sebaik-baik bekal adalah taqwa kepada Allah,” jelasnya.

    TGB menganalogikan takwa seperti pohon dan tumbuh-tumbuhan. Untuk dapat menghasilkan buah yang manis dan lezat diperlukan tanah yang subur.

    “Buah yang manis dan lezat itu adalah taqwa. Sedangkan tanah yang subur adalah hati seorang manusia yang dipenuhi keimanan,” jelasnya.

    Akhirnya, ia mengajak ribuan jemaah yang memenuhi masjid Istiqlal untuk senantiasa sabar menjaga keimanan dan ketakwaan. Karena dengan demikian, manusia tidak akan berlebihan dalam menghadapi persoalan kehidupan.

    “Mari pupuki iman itu dengan senantiasa bersyukur dan bersabar, apapun yang kita hadapi. Jangan terlalu senang atas nikmat dan jangan pula terlalu susah atas sesuatu yang menimpa kita,” ujarnya. (sta)

    Tim Gabungan Polda-Polres Usut Pencurian Modus Pecah Kaca di Mataram Mall

    HarianNusa.com, Mataram – Kasus pencurian ratusan juta uang milik tokoh masyarakat di Sekotong, Lombok Barat menjadi atensi pihak kepolisian. Ditreskrimsus dan Ditreskrimum Polda NTB membentuk tim menangani kasus tersebut. Bahkan Polres Mataram bergabung dalam tim tersebut untuk mengungkap kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil.

    Kapolres Mataram, AKBP Muhammad SIK mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi secara intensif dengan Polda NTB menguak kasus yang terjadi di parkiran Mataram Mall pada Kamis (8/6) lalu.

    “Kita sudah lakukan koordinasi tim krimum dan krimsus serta Polres Mataram,” ujarnya dihubungi Minggu (11/6).

    Pihak kepolisian akan menelusuri dua dugaan tindak pidana yang menimpa korban bernama Lalu Daryadi alias Mamik Dar. Pihak kepolisian menyelidiki kelalaian pihak Mataram Mall dan pelaku yang mencuri uang korban berjumlah Rp 265 juta di mobil miliknya.

    Polres Mataram akan melakukan klarifikasi Managemen Mataram Mall terkait peristiwa tersebut dan kemera pengintai yang terpasang di lokasi kejadian. Polres Mataram juga akan melakukan penelusuran terhadap korban terkait kronologis awal saat korban mengambil uang pada bank, hingga peristiwa kehilangan tersebut.

    Dugaan awal, Polres Mataram menduga korban dibuntuti kawanan pencuri saat mengambil uangnya. Kemudian kawanan pencuri beraksi saat korban meninggalkan mobilnya di Mataram Mall. Diduga pelaku merusak kaca mobil dengan pecahan busi yang telah dibasahkan. (sat)

    Kasus Pencurian, Pihak Kepolisian Panggil Managemen Mataram Mall

    HarianNusa.com, Mataram – Selain membentuk tim gabungan Polda NTB dan Polres Mataram dalam mengungkap kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil di Mataram Mall, pihak Kepolisian juga akan memanggil Managemen Mataram Mall dalam kasus kehilangan uang milik tokoh masyarakat di Sekotong pada Kamis (8/6) lalu.

    Polres Mataram akan memanggil Managemen Mataram Mall dan juga perusahaan jasa parkir tempat korban memarkirkan mobilnya, untuk meminta keterangan terkait kelalaian pihak pengelola mall sehingga kasus pencurian uang senilai Rp 265 juta terjadi.

    “Untuk langkah penyelidikan, kita akan panggil pihak managemen mall, untuk klarifikasi besok (Senin),” ujarnya ditemui belum lama ini.

    Penyidik akan menanyakan sistem keamanan di pusat perbelanjaan empat lantai yang terletak di Jalan Pejanggik, Cakranegara tersebut. Selain itu polisi juga akan melakukan pengecekkan transaksi uang yang ditarik korban untuk mengetahui berapa jumlah uang secara pasti yang hilang tersebut.

    “Untuk mengecek kebenaran pihak korban ada mengambil uang atau tidak. Kita cek CCTV nya untuk melihat apakah korban ini dibuntuti lalu dieksekusi setelah tiba di tempat tujuannya,” jelasnya.

    Diketahui, korban yang dikenal dengan nama Mamik Dar merupakan tokoh masyarakat yang disegani di Sekotong. Kaca depan mobil sebelah kanan milik korban dipecahkan kawanan pencuri. Ratusan juta uang pada jok depan mobil raib dibawa pencuri.

    Atas kejadian tersebut, korban melakukan komplain pada pihak mall. Namun karena pihak mall sebelumnya tidak mau memberikan ganti rugi, puluhan kerabat korban di Sekotong datang dan memblokir pintu masuk Mataram Mall.

    Aksi sempat memanas. Beruntung aparat kepolisian datang dan mengendalikan situasi. Setelah bermediasi, akhirnya pihak mall siap mengganti rugi uang korban yang hilang. (sat)

    Motor Tiba-tiba Terbakar Saat Hendak Isi Bensin, SPBU Jalan Majapahit Mataram Nyaris Ludes Dilalap si Jago Merah

    Amiruddin (baju putih) tengah dimintai keterangan oleh petugas kepolisian
    Amiruddin (baju putih) tengah dimintai keterangan oleh petugas kepolisian

    HarianNusa.com, Mataram – SPBU Jalan Majapahit Mataram nyaris hangus dilalap si jago merah. Disebabkan sepeda motor salah satu pengunjung yang hendak mengisi bensin tiba-tiba saja terbakar. Pengunjung yang panik langsung berhamburan menjauhi areal SPBU. Beruntung, pegawai yang saat itu bertugas langsung sigap dengan menyiramkan bahan kimia pemadam api. Minggu (11/6).

    Kepada HarianNusa.com, Amiruddin, pemilik sepeda motor naas tersebut menceritakan kalau dirinya sedang menunggu antrean hendak mengisi bensin saat tiba-tiba motornya mengeluarkan api.

    Saat ditanya penyebab motor tersebut terbakar? Ia sendiri heran kenapa motor tersebut tiba-tiba terbakar. Padahal sebelumnya, lanjut Amiruddin kondisi motor tersebut baik-baik saja.
    “Tiba-tiba. Tadi baik-baik saja saya pakai jalan-jalan,” ujar Amiruddin yang mengaku berasal dari Kabupaten Lombok Utara.

    Dari pantauan HarianNusa.com di lokasi kejadian, SPBU Jalan Majapahit sudah terlihat normal. Terlihat juga Honda Vario milik Amiruddin yang penuh dengan bahan kimia pemadam api berada di sisi luar areal SPBU sedang diamankan petugas kepolisian dari Polres Mataram. (sta).

    error: Content is protected !!