fbpx
24.1 C
Mataram
Selasa, April 23, 2019

Dihadapan Ratusan Tokoh NTB, Mahfud MD Paparkan Gerakan Suluh Kebangsaan

- Advertisement -

HarianNusa.Com – Dihadapan ratusan tokoh NTB yang menghadiri acara Sarasehan Kebangsaan, Prof. Dr. Mahfud MD memaparkan gerakan suluh kebangsaan yang merupakan bentuk untuk menjaga keutuhan NKRI.

Gerakan suluh kebangsaan berawal dari gagasan Prof. Mahfud MD, Alissa Wahid, Beny Susetyo, dan Ajar Budi Kuncoro yang prihatin dengan maraknya potensi perpecahan dari komponen bangsa. Seperti maraknya politk identitas sehingga orang/kelompok menyerang orang/kelompok lain tapi sama-sama mengklaim sebagai penjaga identitas primordial yang sama. Ada juga kecenderungan kontestasi untuk mencari menang dan bukan mencari yang baik. Diam diam radikalisme menumpang dan mengadu domba melalui produksi berita-berita hoax.

“Melihat situasi itu, kami memandang perlu adanya sebuah gerakan bersama untuk lebih mengedepankan dialog, menjunjung tinggi kebersamaan, dan menghargai kebhinekaan dalam bingkai NKRI. Kami akan mendorong kebebasan menentukan pilihan secara demokratis tanpa bermusuhan. Kontestasi politik harus diartikan sebagai kepentingan bersama untuk mencari yang terbaik, bukan dilakukan sebagai zero sum game. Itulah gagasan kami terkait gerakan “Suluh Kebangsaan” ini,” paparnya, Selasa (12/2).

Gagasan ini mendapatkan dukungan yang sangat besar dari para tokoh seperti Buya Syafi Maarif, KH Mustofa Bisri (Gus Mus), lbu Shinta Nuriyah, Sri Sultan HB X, Romo Magnis Suseno, Prof. Komarudin Hidayat, Prof. John Titaley, Budayawan Garin Nugroho, Wartawan Senior Rikard Bagun, aktivis gerakan perempuan Siti Ruhaini Dzuhayatin dan para tokoh-tokoh lain. Dukungan juga muncul dari kalangan anak muda seperti Innayah Wahid, Ari Kriting, Savic Ali, dll

- Advertisement -

“Dengan gerakan suluh kebangsaan ini diharapkan memperkuat rasa nasionalisme memperkokoh persatuan dan kesatuan untuk kejayaan Indonesia,” pungkasnya.

Gerakan suluh kebangsaan juga dilakukan dengan berbagai kegiatan. Dimulai dengan sarasehan kebangsaan bersama para tokoh dan media lokal di Yogyakarta pada tanggal 9 Januari, di Surabaya tanggal 16 Januari, di Makassar tanggal 24 Januari 2019 di Medan tanggal 9 Februari 2019, dan hari ini tanggal 12 Februari 2019 di Lombok kemudian akan dilanjut di berbagai propinsi.

Selain itu juga akan dilakukan dialog kebangsaan bersama civitas akademika di kampus kampus, Jelajah Kebangsaan dengan kereta api dan berdialog bersama masyarakat sekitar mulai dari Merak sampai Banyuwangi serta berbagai macam kegiatan lain. (f3)

Komentar

- Advertisement -

Paling Populer

Potensi Tsunami di Asia, NTB Diperingati Waspada

Berita ini telah diklarifikasi BMKG NTB HarianNusa.com, Mataram – Berdasarkan hasil prediksi skala Asia, di penghujung...

Misteri Telapak Tangan yang Gegerkan Warga Lombok Terpecahkan

HarianNusa.com, Mataram – Misteri jejak telapak tangan di tembok rumah warga di Lombok pasca gempa...

Tak Terima Diputusin, Pria di Lotim Sebar Foto Bugil Kekasihnya

HarianNusa.com, Lombok Timur – Sungguh tak patut ditiru aksi yang dilakukan oleh seorang pria berinisial...

Berita Terbaru

Komentar