Beranda blog Halaman 176

Bupati Lobar Launching Program “Pemda Menyapa Desa”

0

HarianNusa.com, Lombok Barat – Bupati Lombok Barat (Lobar), H. Fauzan Khalid didampingi Sekda Lobar H. Baehaqi serta para Asisten dan Kepala OPD melaunching program Pemerintah Daerah (Pemda) Menyapa Desa. Desa pertama yang menjadi sasaran program ini adalah Desa Karang Bayan yang berada di Kecamatan Lingsar.

“Saya ucapkan terima kasih kepada kepala desa dan camat yang telah bersedia menyediakan tempat dilaunching Program Pemda Menyapa Desa ini. Dan Insya Allah selanjutnya akan kita laksanakan setiap hari Jum’at secara terjadwal di seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Lombok Barat,” kata Bupat H. Fauzan Khalid usai gelaran Shalat Jum’at di Masjid At-Taqwa Desa Karang Bayan, Jum’at (7/2).

Disebutkan Fauzan, Program Pemda Menyapa Desa yang diikuti oleh semua OPD ini diawali dengan kegiatan gotong royong bersama masyarakat, pembinaan kepada desa dari OPD, pemberian pelayanan kepada masyarakat seperti pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat, pelayanan Samsat Keliling dan Sholat Jum’at berjamaah.

“Program ini kita laksanakan untuk menjalin silaturahim antara pemda dan masyarakat. Silaturahmi adalah hubungan hati dimana yang dimaksud hubungan hati itu tidak bisa melalui perantara,” ujarnya.

Program ini, lanjut Fauzan, bertujuan untuk melihat dan mendengarkan langsung segala permasalahan di masyarakat. Kesempatan itu juga digunakan untuk melihat realisasi program pemda di wilayah secara langsung.

“Melalui program ini juga kita ingin menjalin kebersamaan serta mengharapkan partisipasi dan masukan dari masyarakat dalam membangun Lombok Barat, sekaligus dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui sumber informasi masyarakat secara langsung,” harapnya.

Sementara itu Kades Karang Bayan Sudirati mengaku sangat antusias dengan adanya program ini. Menurutnya, melalui program ini warga masyarakat bisa berdialog langsung menyampaikan ide, gagasan, dan permasalahan.

“Melalui program ini akan semakin memperkuat sinergitas antara pemda dengan desa dalam memajukan Kabupaten Lombok Barat,” harapnya.

Salah satu harapan yang disampaikan Kades Wirya Hadi Saputra saat sesi dialog yakni memajukan perekonomian di desa-desa yang ada di Kecamatan Lingsar. Misalnya dengan membangun fasilitas pasar kecamatan serta sarana perbankan berupa Kantor Unit Bank.

Menanggapi hal tersebut, dikatakan bupati, untuk kebutuhan fasilitas pasar kecamatan dirinya akan membahas hal itu pada pengajuan RAPBD tahun 2021 bersama DPRD nantinya, karena anggaran tahun ini telah disahkan di DPRD. Sedangkan terkait fasilitas perbankan, dirinya akan berkoordinasi nantinya dengan pihak terkait yakni perbankan. (f3/hms)

Dikunjungi Ketua Majelis Syuro PKS, Raja Pemecutan Pastikan tidak Ada Islam Fanatik di Bali

HarianNusa.com, Bali — Raja Pemecutan Ida Tjokorda Pemecutan XI menegaskan tidak ada Islam fanatik di Bali. Hal ini ia ungkapkan saat menerima kunjungan Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al-Jufri di Puri Pemecutan, Denpasar, Bali, Jumat (7/2/2020).

Ida mengatakan, Islam fanatik di Denpasar hanyalah sebuah stigma. Ia juga menolak stigma tersebut disematkan kepada PKS.

“Ndak, Ndak ada buktinya (PKS) fanatik. Buktinya beliau di tempat saya bagus. Islam di Bali ga ada fanatik. Nggak ada itu hanya isapan jempol. Leluhur kami sejalan sedarah Muslim dengan kami,” papar Ida Tjokorda.

Ida Tjokorda mengaku bangga dan mendapatkan kehormatan menerima Habib Salim Segaf Al-Jufri di kediamannya. Selain dimensi politik, dirinya malah merasa terkait soal bahasan ketuhanan dan agama.

“Pembahasan soal agamais dan ketuhanan dengan beliau malah masuk di hati saya. Muslim di Bali itu satu leluhur tunggal,” ujar dia.

Secara khusus ia mendukung kemajuan PKS Bali dengan harus menempatkan kadernya sebagai anggota dewan di seluruh kabupaten/kota di Bali.

“Maju terus PKS di Bali tapi jangan sampai mengganggu agama lain. Setelah jadi wakil rakyat PKS bukan hanya memperjuangkan Islam saja tapi juga seluruh Bali sampai masyarakat betul-betul sugih waras,” papar dia.

Panen Perdana Pisang Kepok Tanpa Jantung Produk Balitbangtan

0

HarianNusa.com – Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) bekerjasama Pemerintah Daerah Kabupaten Solok dan Bank Indonesia menyelenggarakan Panen Perdana Pisang Kepok Tanjung dengan tema "Mendukung Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Komoditas Pertanian" di Selayo Kabupaten Solok Sumatera Barat Kamis, 6 Februari 2020.

Dalam sambutannya Bupati Solok H. Gusmal, SE., MM. menyampaikan rasa terimakasih setinggi-tingginya dan sangat mengapresiasi kepada Kementerian Pertanian khususnya Balitbangtan yang telah mengangkat kembali pisang kepok menjadi komoditas pilihan masyarakat Kabupaten Solok dan Sumatera Barat pada umumnya.

Sekretaris Balitbangtan, Dr. Hardiyanto dalam wawancaranya mengatakan Balitbangtan sebagai penghasil teknologi mempunyai kewajiban mengawal inovasi teknologi yang telah dihasilkan ditengah masyarakat. Target diadakannya kegiatan ini adalah ekspor, harapannya pisang kepok tanjung ini terus dikembangkan sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat khususnya di kawasan Selayo.

Tujuan dilaksanakannya kegiatan Panen Perdana Pisang Kepok Tanjung ini diantaranya untuk meningkatkan sinergi antar institusi didalam dan diluar Kementerian Pertanian baik dengan pemerintah daerah juga pihak swasta dalam meningkatkan produktifitas pertanian guna lebih mensejahterakan masyarakat, hal ini disampaikan Kepala Balitbu Tropika Dr. Ellina Mansyah dalam laporan pertanggung jawaban yang disampaikannya dihadapan peserta yang hadir.

Kegiatan Panen pisang kepok Tanjung ini dihadiri oleh sekitar 350 orang yang terdiri dari peneliti, penyuluh, jajaran pemerintah daerah kabupaten solok, kelompok tani, swasta dan penanggung jawab Kostra Tani wilayah sumatera barat.

Pisang Kepok Tanjung atau Pisang Kepok Tanpa Jantung merupakan hasil kekayaan plasma nutfah Indonesia yang dikemas menjadi satu varietas unggul oleh Balitbangtan pada tahun 2010. Dalam proses pembentukan buahnya tidak terdapat bunga pisang yang tersisa (semua menjadi buah) maka dengan sifat seperti ini tanaman lebih tahan terhadap serangan penyakit khususnya penyakit layu bakteri yang biasa menyerang pertanaman pisang. (irm)

Polda NTB Amankan Dua Wanita Penari Telanjang di Senggigi

HarianNusa.Com, Mataram – Ditreskrimum Polda NTB mengamankan dua orang wanita penari telanjang (Striptis) yang juga sebagai patner song (PS) di sebuah cafe di wilayah Senggigi, Batu Layar, Lombok Barat, Rabu (5/2/2020).

Kedua penari tersebut berinisial YM alias NT (35 tahun) asal Kota Cilegon dan SM alias KR (23 tahun) asal Serang Banten. Saat diamankan, keduanya sedang melayani tamu di lokasi penangkapan.
Mereka mengaku mendapatkan bayaran sebesar 3 juta rupiah untuk memberikan pelayanan menari tanpa busana.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto menjelaskan, selain kedua penari, polisi juga mengamankan pelaku lainnya yakni DA alias PD (43 tahun) yang bertindak sebagai penghubung bagi tamu yang menginginkan layanan penari tanpa busana.

DA menjadi otak penyediaan paket khusus penari telanjang tersebut.

Ian (DA) mengharuskan setiap pengunjung yang menginginkan layanan khusus tersebut untuk menyetor uang sebesar 2 juta rupiah yang di transfer ke rekeningnya.

“Untuk mendapatkan layanan khusus itu, pengunjung harus menyetorkan uang muka Rp2 juta melalui rekening tersangka DA alias PD,” ujar Artanto saat menggelar jumpa pers di Mapolda NTB, Jumat, (07/02).

Atas perbuatannya tersebut, pelaku dijerat pasal 33 jo pasal 7 dan 4 dan pasal 34 jo pasal 8 atau pasal 36 jo pasal 10 undang-undang nomor 44 tahun 2008, dengan ancaman hukuman paling singkat 2 tahun penjara dan paling lama 15 tahun penjara denda paling sedikit 1 miliar dan denda paling banyak Rp7,5 miliar dan atau pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar. (f3)

Ket. Foto:
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, SIK., M.Si, saat menggelar pres rilis terkait penangkapan penari telanjang di Mapolda NTB. (istimewa)

Kasad terima Medali Kehormatan dari AS

0

HarianNusa.Com, Mataram – Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa menerima penganugerahan Medali The Legion of Merit, degree of Commander, dari Pemerintah Amerika Serikat yang ditanda tangani oleh Menteri Pertahanan AS.

⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Kepala Penerangan Korem 162/WB Mayor Inf. Dahlan, S. Sos, dalam siaran pers yang disampailan ke media ini menyatakan, Medali Kehormatan tersebut disematkan secara langsung oleh Jenderal James C. McConville, Kasad AS, pada Upacara Resmi Penyambutan di Whipple Field, Arlington, Amerika Serikat pada tanggal 30 Januari 2020.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Dalam sertifikat Medali The Legion of Merit, degree of Commander disebutkan bahwa dalam masa jabatannya sebagai Kasad, Jenderal TNI Andika Perkasa telah memberikan pengabdian yang luar biasa dan memperkuat hubungan kedua Angkatan Darat, sehingga memberikan kontribusi positif bagi stabilitas keamanan kawasan Indo Pasifik
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Demikian pula atas inisiatif Jenderal TNI Andika Perkasa telah dimulai pertukaran latihan satuan pada bulan November 2019 dan pengiriman satuan TNI AD yang lebih besar untuk berlatih di Joint Readiness Training Center (JRTC) Fort Polk, Louisiana, Amerika Serikat pada bulan November 2020.

“Beliau juga memberikan dukungan bagi penguatan kerja sama satuan Helikopter Apache, Skuadron 11/Serbu Penerbad dengan US Army 16 Combat Aviation Brigade,” terangnya, Sabtu, (01/02/2020).
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
“Pada akhirnya, upaya dan inisiatif di atas telah menjadikan hubungan kedua Angkatan Darat semakin erat, baik pada tingkat individu maupun satuan, tambahnya.
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Medali The Legion of Merit dianugerahkan dalam empat tingkatan (degree): Chief Commander degree, Commander degree, Officer degree dan Legionnaire degree. (f3)
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀

Sumiatun Ultimatum OPD Lombok Barat yang Kinerjanya Kurang Optimal

0

HarianNusa.Com, Lombok Barat – Wakil Bupati Lombok Barat (Lobar) Hj. Sumiatun kembali meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih berinovasi dan memberikan terobosan program-program di instansinya.

“Apakah bapak-bapak akan melaksanakan program dan meningkatkan motivasi kerja di Lombok Barat ini dan selalu bekerja dan berkoordinasi dengan baik?. Sasarannya adalah kita bekerja dengan baik. Itu intinya,” tegasnya di hadapan peserta Rapat Pimpinan (Rapim) II Pemkab Lobar yang digelar di Aula Kantor Bupati, Rabu (29/1).

Sejak mendampingi Bupati Fauzan Khalid, Sumiatun mengaku penilaiannya atas kinerja OPD masih kurang optimal. Salah satu hal yang menjadi perhatian Sumiatun adalah keterlembatan penyelesaian pekerjaan pembangunan atau proyek. Bahkan ada proyek yang sampai diputus kontrak karena kehabisan waktu.

“Kali ini saya akan mengultimatum Kepala OPD. Jika tahun 2020 masih saja terjadi proyek yang terlambat, saya persilahkan saudara mundur atau dimundurkan dari jabatannya. Ini sebagai peringatan untuk bapak-bapak dari Pak Bupati, saya dan Pak Sekda,” tegasnya.

Pada kesempatan itu Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Lobar Ahad Legiarto memaparkan kondisi tender untuk tahun anggaran tahun 2020 di Lobar. Dijelaskan Ahad, tahun ini ada 118 paket yang terdiri dari 72 paket pekerjaan konstruksi dan 46 paket pengadaan barang dan jasa.

“Sampai saat ini seharusnya OPD telah melaksanakan dan telah menyelesaikan Surat Keputusan penunjukan KPA dan PPK,” ujarnya.

Untuk percepatan, pihaknya telah melakukan percepatan dalam meng-entry data pada SiRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan, red). Sebelum tanggal 27 Januari kemarin, tambah Ahad, SiRUP yang tayang baru mencapai 17,8 persen.

“Kemudian kami melakukan workshop kemarin dan Alhamdulillah sekarang sudah mencapai 70,8 persen.

Beberapa OPD lanjut Ahad, sudah 100 persen mengentry SiRUP. Antara lain, Bappeda, Sekertariat DPRD, Kantor Camat Sekotong, Camat Narmada, BKD-PSDM, Dukcapil Lobar, dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Lobar.

“Mohon dukungannya kepada Kepala OPD untuk memantau Admin SiRUP-nya dan menugaskan langsung kalau ada kesulitan bisa langsung meng-entry di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa. Kemudian untuk percepatan tender konstruksi perencanaan untuk segera, dan yang sudah siap dilelang kami menunggu di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa,” tutupnya. (f3)

Ket. Foto:
Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Sumiatun saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) II Pemkab Lobar yang digelar di Aula Kantor Bupati, Rabu (29/1).

Pemkab Lobar Canangkan Program “Pemda Menyapa Desa”

0

HarianNusa.Com, Lombok Barat – Kabupaten Lombok Barat terus berupaya melakukan pembenahan melalui berbagai inovasi dalam mewujudkan pembangunan mulai dari tingkat bawah. Satu lagi program terbaru yang dicanangkan Pemkab Lobar di awal tahun 2020 ini. Progrm ini diberi nama “Pemda Menyapa Desa”. Program ini bertujuan sebagai ajang silaturahim antara Pemkab Lobar dengan pemerintah desa untuk mendekatkan hubungan antara Pemda Lobar dengan masyarakat setempat.

Hal ini disampaikan Asisten I Pemkab Lobar H. M. Ilham pada Rapat Pimpinan (Rapim) II Kabupaten Lobar di Aula Utama Kantor Bupati, Rabu (29/1).

Selain sebagai ajang silaturahmi, kata Ilham, program ‘Pemda Menyapa Desa’ juga dimaksudkan untuk menyerap berbagai keluhan dan aspirasi di desa. Selanjutnya pemda bisa menyampaikan atau menginformasikan program-program prioritasnya. Tidak hanya itu, pemda juga bisa melakukan pembinaan terhadap desa serta desa juga bisa melakukan konsultasi publik.

Kegiatan ‘Pemda Menyapa Desa’, lanjut Ilham, diantaranya adalah melakukan pembinaan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kepada desa terhadap hal-hal yang dinilai perlu mendapat pembinaan mulai dari pagi hari, kemudian dilanjutkan dengan Sholat Jumat bersama.

”Program ‘Pemda Menyapa Desa’ akan dibentuk 4 tim, tim satu akan dipimpin langsung oleh bupati, tim dua oleh sekda, tim tiga dipimpin oleh asisten 1 dan tim empat dipimpin oleh asisten 3,” ujar Ilham.

“Program ini akan dilakukan setiap Jumat, mulai dari tanggal 31 Januari ini, diawali tim satu yang dipimpin bupati sekaligus membuka secara resmi program pemda menyapa desa,” tambah Ilham.

Output dari program ini, harap Ilham, agar permasalahan-permasalah di desa bisa segara dipetakan dan dikanalisasi sehingga permasalahan tidak menjadi liar. Sering kali, lanjut Ilham, sebagian desa tidak tahu tempat berkonsultasi atau menyampaikan permasalahannya, sehingga banyak kabar-kabar dari luar atau melalui media sosial yang membuat pemkab geram.

Output lainnya adalah respon pemkab Lobar juga diharapkan lebih cepat dalam membuat program atau kegiatan dalam menyelesaikan persoalan desa dan selanjutnya tersosialisasinya program pemkab yang lebih masif kepada desa. (f3)

Lombok Barat Jadi Kabupaten Pertama di NTB yang Launching SP Online 2020

0

HarianNusa.Com, Lombok Barat – Secara nasional, pencanangan (launching) Sensus Penduduk Online (SP Online) tahun 2020 sudah dilakukan Presiden Jokowi. Launching di daerah sebagian sudah dan sebagian lagi sedang dilaksanakan.

Di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dari 10 kabupaten/kota, baru Kabupaten Lombok Barat yang pertama kali melakukan pencanangan SP Online ini. Kegiatan ini dirangkai melalui acara Rapat Pimpinan (Rapim) II yang berlangsung di Aula Utama Kantor Bupati Lombok Barat di Giri Menang, Gerung, Rabu (29/1).

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, Dr. Suntono, SE., M.Si mengatakan, launching SP Onine 2020 sudah dilakukan oleh Presiden Jokowi pada 24 Januari di Istana Negara. Respon cepat, sambungnya, ternyata Kabupaten Lombok Barat merupakan daerah pertama yang melakukan pencanangan.

“Alhamdulillah, Kabupaten Lombok Barat sebagai daerah pertama yang merespon cepat terhadap launching Sensus Penduduk online 2020 ini,” ujar Suntono dalam paparannya di hadapan Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid, Wakil Bupati, Hj. Sumiatun, Sekda Dr H. Baehaqi, para Asisten, Staf Ahli, Pimpinan OPD dan seluruh pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Suntono menyebut, pihaknya menyelenggarakan kegiatan dengan dua tahapan. Tahap pertama adalah sensus penduduk secara online yang akan dilakukan pada 15 Februari sd.31 Maret 2020. SP Online ini lanjutnya, dilakukan oleh seluruh warga negara Indonesia. Tahap kedua yaitu wawancara dari pintu ke pintu tanggal 1 sampai 31 Juli 2020. Pada SP 2020 ini, di Indonesia baru pertama kali dilakukan dengan metode kombinasi.

Menurut Suntono, mengacu dari SP online ini, ada 54 negara di dunia yang akan turut melakukan sensus dengan metode yang sama. Ini artinya, ada satu langkah terobosan yang dilakukan pemerintah Indonesia, sehingga diikuti dan diakui oleh banyak negara, meskipun terobosan ini baru saja bermigrasi menggunakan metode kombinasi.

“Kalau di negara lain untuk meng-update diambil dari berbagai macam sumber, tapi itu problemnya banyak sekali. Untung negara kita punya data yang sudah baik secara cakupan maupun kualitas,” puji Suntono.

Terkait SP Online ini, Bupati Fauzan Khalid menilainya sangat penting. Karena seluruh kebijakan data, terutama data kemiskinan dan Usia Harapan Hidup (UHH) akan dijabarkan melalui SP Online ini. Data kemiskinan di Lombok Barat saat ini berada pada posisi 15,22 persen turun menjadi 15,17 persen. Menurut bupati, dari awal sampai kapanpun, merupakan sebuah kewajiban secara masif untuk mendukung pelaksanaan SP online 2020.

“Kalau presiden Jokowi, Jum’at lalu sudah melaunching. Alhamdulillah, kita hari ini akan melaunching Sensus Penduduk Online 2020,” kata bupati seraya menyebut, akan menjadi sebuah kebanggaan kalau pada pelaksanaan SP online ini, masyarakat bisa berinisiatif mendaftarkan diri melalui jalur online.

Karena itu, lanjutnya, pihaknya akan memberikan imbauan untuk menekan masyarakat secara aktif bisa mengawal dan mendaftarkan diri melalui jalur online.

“Saya berharap sensus penduduk 2020 yang nantinya ada sekitar 80 pertanyaan yang diberikan. Semoga Sensus Penduduk 2020 yang dilakukan oleh BPS ikut menyadarkan kita akan pentingnya data,” kata bupati.

Launching SP kemudian diikuti dengan pemutaran slide tentang kegiatan sensus.

Selain launching SP Onlne, pada saat yang bersamaan, digelar pula Sosialisasi Pelaporan SPT Tahunan sebagai kewajiban peran masyarakat dalam pembangunan. Sosialisasi dilakukan oleh Tim dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Mataram Timur. (f3)

ACT Salurkan Bantuan Pembangunan untuk Sekolah Tepian Negeri

0

HarianNusa.Com, Lombok Tengah – Team relawan ACT NTB mengunjungi salah satu sekolah terpencil yang berada di Dusun Batu Payung, Desa Montong Ajan Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Senin, (27/01/2020). Kunjungan ini bukan kali petamanaya, sebelumnya ACT NTB bersama relawan kelas inspirasi Lombok, Fathul Rahman, yang juga sebagai salah seorang komisioner KPID NTB pernah membuat kegiatan di lokasi sekolah Madrasah Ibtidaiyah Darul Islah ini.

Kedatangan team relawan ACT ke sekolah terpencil tersebut untuk memberikan bantuan pembangunan sekolah. Sebelumnya melalui program SGI, relawan ACT membagikan bantuan sepatu sekolah untuk para siswa dan bantuan kepada guru-guru, karena kebanyakan guru yang mengajar di sekolah ini adalah guru honorer atau guru sukarela.

Ayubi, kepala sekolah MI Darul Islah menjelaskan kondisi sekolah yang memang sangat memprihatinkan. MI Darul Islah mulai aktif sejak 2008 dan hanya mempunyai 3 ruang kelas yang dibagi untuk 6 kelas, jumlah siswanya pun hanya berjumlah 35 orang. beberapa siswa yang rumahnya paling jauh harus berjalan kurang lebih 1 km untuk datang ke sekolah dikarenakan lokasi perkampungan yang berjauhan.

"Alhamdullillah semoga dengan bantuan biaya pembangunan ini sekolah kami bisa mendapatkan ruang kelas yang layak untuk kegiatan belajar mengajar," ucapnya penuh syukur.

Ditempat yang sama Lalu Muhammad Alifan, Kepala cabang ACT NTB menyampaikan, bahwa program Sahabat Guru Indonesia ini merupakan program untuk pahlawan tanpa tanda jasa yang mengabdikan dirinya untuk kepentingan bangsa dan negara terutama untuk pendidikan tepian negeri. Ia berharap dengan program ini dapat memberikan kehidupan yang layak kepada pahlawan pendidikan dipenjuru negeri, salah satunya di NTB yang telah mendistibusikan sebanyak 126 Santunan SGI.

"Bantuan ini didapatkan atas kerjasama ACT dengan Platform Kitabisa.com dari hasil galang donasi yang dibuka melalui paltform tersebut," ungkapnya.

Bagi sahabat dermawan yang ingin menyalurkan bantuannya untuk sekolah Batu Payung dapat mengklik tautan https://kitabisa.com/campaign/berisekolahlayak berikan bantuan terbaik sahabat dermawan. (f3)

Mudahkan Pelayanan Keimigrasian, Kemenkumhan NTB Launching Aplikasi ‘Halo Rinjani’

0

HarianNusa.Com, Mataram – Kementerian Hokum dan Hall Azasi Manusia (Kemenkumham) wilayah NTB melaunching aplikasi Halo Rinjani untuk memudahkan pelayanan keimigrasian di kantor imigrasi Kelas I Mataram.

Launching sekaligus dirangkai dengan upacara puncak peringatan Hari Bakti Imigrasi Mataram ke 70, bertempat di halaman kantor Kemenkumham NTB, Senin, (27/01/2020).

Kepala Divisi Keimigrasian Kemenkumham NTB, Wilopo mengatakan bahwa pada intinya aplikasi Halo Rinjani ini sebagai sumber informasi untuk memudahkan para pemohon mendapatkan informasi mengenai keimigrasian karena terintegrasi dengan website Imigrasi Kelas I Mataram.

“Dengan aplikasi ini, kita bisa melakukan pengurusan passport atau terkait informasi orang asing,” ungkapnya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram, Syahrifullah menyatakan aplikasi Halo Rinjani ini adalah salah satu inovasi baru yang mendukung pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas I Mataram untuk mudahkan pelayanan kepada masyarakat (pemohon).

Ini juga menjadi salah satu sarana untuk melakukan pembenahan pelayanan yang lebih baik, dimana dengan aplikasi ini para pemohon bisa melakukan pengurusan passport melakukan online.

Kendati demikian, pihaknya juga akan tetap memberikan pelayanan prima bagi para pemohon yang melakukan permohonan pembuatan passport secara manual, khususnya bagi lansia, masyarakat berkebutuhan khusus, dan yang bertempat tinggal jauh sehingga tidak bola balik dengan catatan di acc kepala kantor.

“Nah oleh karena itu kita harus membantu dalam pelayanan masyarakat yang membutuhkan passport tetapi semua saya acc, saya harus memilih dan memilah mana yang benar-benar membutuhkan pelayanan passport yang lebih cepat dan tepat sesuai tujuan yang dibutuhkan masyarakat,”

Sedangkan untuk perempuan yang berkaitan dengan permohonan umum, dengan tegas mengatakan menolak dengan alasan agar passport tidak disalah gunakan untuk mencari nafkah di luar negeri (menjadi TKW di Arab Saudi) kecuali mendapatkan rekomendasi ketenagakerjaan dari PJTKI/BP3TKI atau Disnakertrans.

Selain dengan aplikasi Halo Rinjani, Kantor imigrasi Kelas I Mataram juga akan menerapkan Indeks Kepuasan Masyarakat yang akan diisi oleh pemohon untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat (pemohon) terkait pelayanan di Imigrasi Mataram.

Sejak dilaunching, aplikasi Halo Rinjani ini sudah bisa digunakan dan akan melayani sekitar 100 orang pemohon setiap harinya. (f3)

Ket. Foto:

Launching Aplikasi Halo Rinjani oleh Kakanwil Kemenkumham NTB, Andi Dahrif Rafied. (HarianNusa.com/f3)

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram, Syahrifullah bersama Kepala Divisi Keimigrasian Kemenkumham NTB, Wilopo saat diwawancara usai acara launching aplikasi Halo Rinjani. (HarianNusa.com/f3)