Beranda blog Halaman 229

Lion Air Kandangkan 10 Unit Boeing 737 Max 8 Miliknya

HarianNusa.com, Jakarta – Maskapai Lion Air mengambil langkah cepat menyusul jatuhnya pesawat milik Ethiopian Air Minggu kemarin (10/3). Seperti diketahui, pesawat yang jatuh tersebut adalah Boeing 737 Max 8, jenis pesawat yang sama dengan JT-610 PK-LQP milik Lion Air yang jatuh di perairan Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Melalui keterangan pers yang dikirimkan kepada HarianNusa.com, Lion Air menjelaskan bahwa saat ini mereka mengoperasikan 10 (sepuluh) unit pesawat Boeing 737 MAX 8.

“Dalam pengoperasian pesawat Boeing 737 MAX 8, Lion Air menjalankan dengan mengutamakan prinsip keselamatan dan keamanan penerbangan (safety first), dimana seluruh pelatihan awak pesawat yang diwajibkan serta perawatan pesawat yang sudah ditetapkan dilaksanakan secara konsisten” tulis Corporate Communication Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro.

Lion Air terus berkomunikasi dengan DKUPPU (Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara) dalam kaitan menyampaikan informasi serta data-data pengoperasian pesawat Boeing 737 MAX 8.

Lion Air 737 MAX 8 1A210 Flyaway – August 13, 2018

Sehubungan dengan surat edaran dari Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan tentang penghentian sementara pengoperasian (temporary grounded) pesawat Boeing 737 MAX 8, Lion Air menyatakan akan menghentikan sementara pengoperasian (temporary grounded) 10 (sepuluh) pesawat Boeing 737 MAX 8 yang dikuasainya saat ini sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian.

Upaya tersebut dilakukan dalam rangka memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan. Meski demikian, Lion Air mengklaim mereka telah melaksanakan standar operasional prosedur pengoperasian pesawat udara sesuai dengan aturan dan petunjuk dari pabrik pembuat pesawat, termasuk pemeliharaan pesawat, pengecekan komponen pesawat, pelatihan awak pesawat.

Pihak Lion Air mengatakan akan selalu melaksanakan budaya keselamatan (safety culture) dalam setiap operasional penerbangan. Lion Air juga akan meminimalisir dampak dari keputusan ini agar operasional penerbangan dapat berjalan dengan baik dan tidak terganggu.

Pansus II DPRD NTB Gelar Rapat Pembahasan Draf Raperda Pengelolaan Hutan

0

HarianNusa.Com – Panitia Khusus (Pansus) II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar rapat terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Hutan, di Ruang Rapat Pleno Kantor DPRD Provinsi NTB, Senin (11/3/19).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pansus II DPRD NTB, H. Johan Rosihan, ST dan dihadiri anggota Pansus II, Tenaga Ahli Kehutanan Dinas kehutanan NTB, Biro Hukum Setda Provinsi NTB.

“Perda Pengelolaan Hutan ini memiliki 3 (tiga) keunggulan secara materi dan substansi untuk menjawab persoalan hutan kita hari ini,” ungkap Johan Rosihan dikonfirmasi terpisah.

Ketua Fraksi PKS DPRD NTB yang sekaligus Ketua Komisi III itu secara detail menyebutkan 3 keunggulan Perda Pengelolaan Hutan yang dimaksud, yakni:
1. Memperkuat pola koordunasi terhadap pemerintah pusat dan kab/kota dengan provinsi.
2. Memperkuat dan mempertegas peran masyarakat baik dalam pengelolaan maupun dalam pemanfaatan.
3. Adanya afirmasi anggaran untuk penerapan perda ini sebesar 2%.

Hasil rapat Pansus II tersebut akan disampaikan pada Rapat Paripurna DPRD NTB yang rencananya akan digelar esok. (f3)

Colour Run Meriahkan Hari Jadi Lombok Barat

0

HarianNusa.Com – Sekitar 10 ribu masyarakat dari segala lapisan memenuhi Jalan Raya Senggigi. Bertabur serbuk warna-warni mulai dari ujung kepala hingga pakaian para peserta yang didominasi kaum millennial ini tampak semangat mengikuti kegiatan Lombok Barat Colour Run 2019.

Kegiatan Lombok Barat Colour Run 2019 ini digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lombok Barat dalam rangka memeriahkan HUT Lombok Barat ke-61 sekaligus untuk mengkampanyekan hidup sehat dan gemar berolahraga.

Di samping itu ada pesan yang ingin disampaikan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui kegiatan ini, yakni Lombok telah bangkit dan siap menerima kembali kunjungan wisatawan.

“Tentunya kita juga kembali memberikan sinyal kepada dunia luar, dengan pelaksanaan Colour Run ini membuktikan Lombok Barat sangat siap untuk menyambut para wisatawan dan ini dibuktikan juga dengan ikutnya para wisatawan mancanegara yang ikut dalam kegiatan ini,” jelas Bupati H. Fauzan Khalid, Minggu (3/10).

Bupati berharap kegiatan ini menjadi isyarat dan tanda bahwa Lombok Barat terus bersemangat, terus memiliki cita-cita, dan terus memiliki kesungguhan untuk bersama-sama menyatukan langkah dan gerak untuk membangun daerah kita tercinta ini.

“Saya mengapresiasi para pelaku pariwisata, khususnya rekan-rekan Hotel Montana, terima kasih atas semuannya dan ini sebagai bukti bahwa kita sudah siap untuk menerima kedatangan para tamu dan wisatawan ke Lombok Barat,” ungkap Fauzan.

Menanggapi masih minimnya kunjungan wisatawan saat ini, bupati menjelaskan beberapa penyebabnya, salah satunya harga tiket saat ini.

“Saya mendapatkan laporan dari beberapa GM hotel saat ini kunjungan memang masih dibawah 30% tingkat okupansinya. Banyak sebab, di samping akibat bencana gempa walaupun kita sudah pulih, ada juga sebab tingginya harga tiket. Makanya kita juga meminta kepada seluruh maskapai untuk bisa merasionalisasi harga tiket, dan kita juga memohon bantuan pemerintah pusat untuk melakukan semacam intervensi. Bagaimanapun cara kita melakukan promosi atau semacamnya tapi kalau harga tiket masih seperti ini tentu tidak akan bisa maksimal,” ungkapnya.

Terlepas dari itu, bupati menilai kegiatan ini cukup berhasil. Buktinya, bukan hanya warga lokal saja, namun banyak turis baik yang menetap di Lombok maupun yang berlibur ikut meramaikan kegiatan ini. Ke depannya bupati akan menjadikan kegiatan Colour Run ini menjadi agenda regular setiap tahunnya. Bupati memastikan akan ada kejutan dan kreasi yang berbeda pada gelaran Colour Run selanjutnya.

Tanggapan positif juga disampaikan salah seorang peserta asal Australia. Wanita yang sudah enam bulan berada di Lombok dalam rangka misi sosial membantu korban gempa ini mengaku senang dengan kegiatan yang digelar Pemkab Lombok Barat ini.

“I’m so happy to being here (saya sangat senang berada di sini),” ucap peserta Angela asal Australia.

Lari yang diikuti sekitar 10 ribu orang ini mengambil garis start dari muka Hotel Montana menuju Hotel Puri Saron dan kembali lagi menuju Hotel Montana untuk finish. Di awal start, saling lempar tepung warna-warni sudah mulai dilakukan. Semua peserta seakan lupa diri dan larut dalam keceriaan berlari dengan baluran warni warni pada kaos mereka. Di tengah ribuan peserta dari lokal, nampak juga para ekspatriat (orang asing, red) yang sedang berlibur bersama keluarga. Jumlah mereka mencapai puluhan yang tidak ingin ketinggalan ikut gembira berlari bersama masyarakat yang telah bejibun sejak pukul 05.00 pagi. Mereka tidak hanya larut dengan warna warni, namun diiring dengan dentuman petasan yang menggelegar sesaat setelah start dimulai.

Setelah mencapai finish peserta Colour Run kembali disambut lagi dengan lemparan tepung warna-warni yang diiringi musik menghentak sebagai hiburan pamungkas. Suara musik mampu menghipnotis para peserta meski dalam keadaan lelah. Selain musik dan warna-warni, Colour Run kali ini juga menyediakan doorprize bagi para peserta mulai dari voucher menginap gratis, Sepeda, Sepeda Motor, TV, Mesin Cuci, Kompor Gas serta hadiah menarik lainnya. (f3)

Melalui Facebook, Gubernur NTB Sindir Bupati Soal Sampah

HarianNusa.com – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimasyah terusik dengan sampah yang berserakan di pinggir jalan Kebayan, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa.

Gubernur yang melewati jalan tersebut terpaksa turun dari mobilnya dan menyempatkan diri berswafoto di tengah sampah di jalan lintas Sumbawa – Bima itu.

Dia kemudian mengunggah foto dirinya pada akun Facebook dan menyindir Bupati Sumbawa Husni Djibril dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi NTB.

“Di Jalan Lintas Kebayan pemandangan begitu indah. Sayang sering terganggu dengan sampah yang dibiarkan tak terurus di pinggir jalan. Mohon perhatian pak Bupati Sumbawa dan Kadis LH Provinsi,” tulisnya, Minggu, 10 Maret 2019.

Gubernur NTB yang aktif di media sosial atau medsos itu, melihat pemandangan yang indah di sepanjang jalan lintas Sumbawa – Bima sangat diganggu dengan keberadaan sampah yang berserakan di jalan. Apalagi NTB adalah destinasi wisata yang tengah giatnya sukseskan program Zero Waste (tanpa sampah), sehingga sampah menjadi prioritas utama untuk ditangani. (sat)

Ombudsman RI: Disdukcapil Lombok Barat Zona Kuning

0

HarianNusa.Com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Lombok Barat masuk dalam kategori kuning atau sedang dalam penilaian Pelayanan Publik oleh Ombudsman Republik Indonesia yang dirilisnya akhir tahun lalu.

Penilaian tersebut menyasar lebih dari 190 Kabupaten/ Kota se-Indonesia di mana Kabupaten Lombok Barat dinilai buruk se Nusa Tenggara Barat dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Hal itu tergambar dalam point yang hanya mencapai 44,68 atau masuk dalam zona merah dan berada di ranking 162 dari seluruh daerah yang disurvey. Namun walau secara keseluruhan berada di zona merah, Dinas Dukcapil Lombok Barat sendiri sesungguhnya berada di zona sedang atau kuning.

Dari 5 point yang dinilai, yaitu pelayanan untuk akta kelahiran, kematian, perkawinan, Kartu Tanda Penduduk, dan Kartu Keluarga, dinas ini rata-rata memperoleh point nilai 57 dan 61. Artinya berada di Zona Kuning.

“Tapi karena dalam tabulasi kita harus gabungkan dengan seluruh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah, red), maka nilai komulatifnya yang kelihatan,” terang Rasyid Ridho dari Ombudsman Perwakilan Nusa Tenggara Barat saat mengisi materi pada Pelatihan dan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Aparatur Dinas Dukcapil Lombok Barat di Ballroom Hotel Jayakarta, Sabtu (9/3).

Untuk Dinas Dukcapil Lombok Barat, aku Ridho, setidaknya ada beberapa point yang harus diperhatikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

“Harus memiliki maklumat yang memuat dua hal, yaitu komitmen untuk memberikan pelayanan dan kesiapan untuk mendapat sangsi bila tidak memberikan pelayanan optimal,” terang Ridho.

Biarpun sederhana, dalam penilaian Ombudsman, maklumat tersebut memiliki point cukup besar, yaitu 12 point. Selain itu, tambah Ridho, Dinas Dukcapil Lombok Barat juga harus menyediakan ruangan untuk layanan khusus bagi warga yang berkebutuhan khusus, bisa berbentuk ruangan laktasi (menyusui, red, satu meja atau bangku yang diperuntukkan khusus buat lansia (lanjut usia, red) dan penyandang disabilitas .

“Dinas juga harus menyiapkan pelayanan khusus, tidak mesti pegawai yang hanya melayani khusus ke mereka, tapi bisa berperan ganda,” terang Ridho.

Ombudsman juga memberi perhatian khusus kepada pengelolaan pengaduan.

“Untuk hal itu, yang dinilai adalah sarana dan petugas, prosedur dan mekanisme pengaduan, jangka waktu responsnya, dan penilaian kinerja dengan indeks kepuasan masyarakat,” pungkas Ridho.

Ridho pun mengingatkan agar Dinas Dukcapil tetap memperhatikan seluruh informasi yang layak disebarkan sambil tetap mengedepankan partisipasi masyarakat. Penyebaran informasi itu, menurut Anggota Ombudsman NTB itu bisa berbentuk brosur atau website.

“Yang penting masyarakat tahu informasi, baik itu mengenai syarat dan alur, dari desk mana ke desk mana, waktu, dan tarif. Kalau gratis, diumumkan gratis,” pinta Ridho.

Menyambut penilaian itu, Kepala Sub Bagian Program Dinas Dukcapil, H. Taufikurrahman mengaku pelayanan pengaduan tersebut sesungguhnya sudah tersedia.

“Tapi belum di-SK-kan sesuai permintaan Ombudsman,” terang Taufik sambil memastikan bahwa maklumat pelayanan yang berpoint besar pun sudah tersedia dan sudah dipampang saat pemeriksaan Ombudsman yang pertama tahun lalu. (f3)

Disdukcapil Lobar Cetak 19.500 E-KTP di Jakarta

0

HarianNusa.Com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Lombok Barat melakukan pencetakan E-KTP ke Ditjend Dukcapil Kementerian Dalam Negeri di Jakarta. Ini dilakukan sebagai upaya mempercepat pelayanan Kartu Tanda Penduduk Elektronik, khususnya bagi warga yang telah lama melakukan perekaman.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Dukcapil, Fathurrahman saat ditemui di sela-sela acara Pelatihan dan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Aparatur di Ballroom Hotel Jayakarta Senggigi, Sabtu (9/3/19).

Sebanyak 19.500 keping E-KTP langsung dicetak pihaknya di Direktorat Jenderal Dukcapil Kemendagri. Jumlah tersebut, lanjut Fathurrahman, termasuk untuk warga yang terpaksa menggunakan Surat Keterangan yang terbit sejak tahun 2017.

“Itu semua adalah hasil perekaman yang dilakukan sebelum tanggal 28 Februari 2019 dan dengan status PRR (print ready record, red),” terang Mantan Kepala Bidang di Bappeda itu.

Fathurrahman mengatakan bahwa pencetakan KTP di Jakarta adalah sesuai hasil kesepakatan di Rapat Koordinasi Nasional di Makasar awal Februari lalu.

“PR di semua daerah harus dalam kondisi nol menyongsong Pemilu 2019 sampai bulan Maret,” tutur Farhurrahman mengutarakan alasan pencetakan itu.

Ia memastikan dengan pencetakan di Kemendagri itu, pihaknya telah menuntaskan 100 persen pencetakan KTP Elektronik dari seluruh hasil perekaman. Dan terus menyelesaikan beban 8% persen wajib KTP yg tersisa.

Hingga saat ini, jumlah penduduk wajib KTP adalah sebanyak 522.475 Jiwa.
“Tinggal kurang lebih 51.966 jiwa yang belum melakukan perekaman,” papar Fathurahman.

Saat ini, total keseluruhan warga yang telah rekam identitas telah memiliki KTP Elektronik.

“19.500 keping itu segera akan kita distribusikan ke pemiliknya melalui kecamatan dan desa,” ujar Fathurrahman.

Sedangkan untuk sisa warga yang masih belum melakukan perekaman, pihaknya sedang menggerakkan perekaman dengan langsung turun ke desa-desa. Diakuinya, untuk tahun ini saja, setidaknya 61 desa yang tersebar di seluruh Kabupaten Lombok Barat akan menjadi sasaran pelayanan keliling.

“Untuk pelayanan ini, kita tidak bisa memberikan secara langsung KTP yang sudah cetak, karena sangat bergantung pada signal, alat, suhu kerja alat cetak dan waktu,” kelit Fathurrahman.

Selain itu, terang Fathurrahman, untuk desa-desa tertentu dan untuk kebutuhan pembuatan akta kelahiran massal, Dinas Dukcapil bekerja sama dengan NGO/organisasi LPA Mataram yang menyasar khusus 9 Desa di dua Kecamatan, yaitu Batulayar dan Gunungsari. Dukcapil juga menjalin PKS dgn Yayasan Tunas Alam indonesia (SANTAI) juga membuka pelayanan adminduk sebagai dasar Istbath nikah untuk 79 pasang. (f3)

Pasutri di NTB Ditangkap Edarkan Sabu

HarianNusa.com – Seorang pasangan suami-istri (pasutri) berinisial N dan NU ditangkap polisi lantaran diduga mengedarkan sabu. Pelaku ditangkap di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, Jumat kemarin.

Kedua pelaku ditangkap Brimob Polda NTB saat perempuan berinisial NU diduga hendak edarkan sabu. Saat polisi menggeledah NU, dalam tasnya ditemukan klip plastik berisi sabu.

Polisi kemudian melanjutkan pemeriksaan di rumah pelaku. Di sana polisi mengamankan suaminya berinisial N.

“Dari pemeriksaan di rumahnya, tidak ditemukan barang-barang yang berhubungan dengan narkotika. Selanjutnya keduanya dibawa ke Polres Bima Kota,” ujar Kabid Humas Polda NTB, Ajun Komisaris Besar Polisi Purnama, Sabtu, 9 Maret 2019.

Lebih jauh, Purnama mengimbau masyarakat agar melindungi keluarga dari bahaya narkoba. (sat)

Rocky Gerung Sulit Dapat Izin Acara, HMI Minta Kapolda NTB Tobat

HarianNusa.com – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat belum mengeluarkan izin talk show Rocky Gerung di Senggigi, Lombok Barat. Padahal, kegiatan akan dilakukan Sabtu pagi, 9 Maret 2019.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram, Andi Kurniawan, mengkritisi sikap Polda yang terkesan menyulitkan izin kegiatan tersebut. Dia meminta Kapolda NTB bertobat karena dapat mengganggu iklim demokrasi.

“Saya minta Kapolda NTB tobat atas nama agama dan demokrasi. Pertama, iklim demokrasi di NTB akan terganggu karena dasar sulitnya izin acara Rocky Gerung dan Haikal Hasan dari Polri, yang menyebabkan anak bangsa jadi terbiasa saling tolak menolak, saling usir,” ujarnya, Jumat, 8 Februari 2019.

Andi juga menyarankan Kapolda untuk meminta ampun pada Tuhan karena menyebabkan masyarakat luar NTB berstigma negatif terhadap NTB.

“Minta ampun pada Allah Swt karena menyebabkan masyarakat luar (NTB) berstigma bahwa NTB sudah tidak ramah lagi pada pengunjung. Padahal NTB sedang gencarnya promosi pariwisata pasca gempa,” ungkapnya.

HMI kata Andi, punya kepentingan untuk memastikan demokrasi berjalan baik, juga memastikan NTB aman dan ramah bagi semua orang yang berkunjung, selagi tidak memiliki persoalan hukum.

“Kepolisian juga jangan terbiasa melarang atas nama izin. Secara hukum kegiatan masyarakat itu tidak perlu izin dari polisi, hanya dianjurkan untuk memberitahu institusi Polri demi kepentingan pengamanan. Itu memang tugas Polri berikan pengamanan,” tandasnya.

Kabid Humas Polda NTB, Ajun Komisaris Besar Polisi Purnama, mengatakan alasan polisi belum memberi izin acara lantaran belum memenuhi syarat.

“Belum penuhi syarat. Belum ada surat rekomendasi dari Kades dan Hotel Aruna,” ujarnya.

Dia mengatakan, polisi akan memberi izin talk show bertema ‘eksistensi melahirkan perubahan’ itu, setelah syarat penyelenggaraan terpenuhi. (sat)

Talkshow Babe Haikal - Rocky Gerung di Lombok
Publikasi Talkshow Babe Haikal – Rocky Gerung di Lombok (Facebook.com)

 

Jenazah TNI yang Gugur Kontak Tembak dengan KKB Tiba di Lombok

HarianNusa.com – Tiga prajurit TNI gugur dalam kontak tembak melawan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua, Kamis, 7 Maret 2019.

Ketiga prajurit tersebut adalah Serda Mirwariyadin, Serda Siswanto Bayu Aji dan Serda Yusdin.

Serda Anumerta Mirwariyadin berasal dari Desa Nipa, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

Jenazah Serda Anumerta Mirwariyadin tiba di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat, 8 Maret 2019. Jenazah tiba pukul 20.30 Wita menggunakan pesawat Nam Air. Sebelumnya jenazah dievakuasi dari Timika menuju Denpasar. Jenazah malam ini akan diberangkatkan ke kampung halamannya menggunakan jalur darat.

Ketiga prajurit TNI yang gugur telah dinaikkan pangkat satu tingkat menjadi Sertu.

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, mengucapkan turut berdukacita atas gugurnya Sertu Anumerta Mirwariyadin. Menurutnya, almarhum adalah prajurit terbaik di NTB.

“Kami keluarga besar Korem 162/WB mengucapkan duka cita sedalam dalamnya atas gugurnya prajurit TNI AD terbaik di NTB,” ungkapnya.

“Beliau saat ini bertugas di Kopassus dan beliau salah satu Satgas yang melaksanakan tugas di Papua. TNi memberikan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi, sehingga pangkatnya menjadi Sersan Satu Anumerta,” jelas Danrem. (sat)

Upacara penyambutan jenazah Serda Anumerta Mirwariyadin asal Desa Nipa, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, di Lombok Internasional Airport. (Sat)

Presiden PKS dan Sandiaga Ingatkan Relawan tak Balas Fitnah

HarianNusa.com, Riau (05/03) — Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman ajak masyarakat Indonesia untuk menangkan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Sandiaga Uno dengan cara-cara yang baik dan dibenarkan undang-undang.

“Karena memperjuangkan Prabowo-Sandi untuk kebaikan Indonesia, maka kita capai keinginan perubahan ini dengan cara-cara yang baik juga, tidak boleh menggunakan black campagin,” ungkap Sohibul Iman di acara kampanye Dialogis bersama Sandi Salahudin Uno di Markaz Dakwah DPW PKS Riau, Selasa (05/03/2019).

Menurut Sohibul, kemenangan daat diraih dengan melakukan kerja yang sungguh-sungguh dan mengacuhkan berita bohong yang sengaja diluncurkan oleh pihak-pihak yang tidka bertanggung jawab.

“Percayalah kepada yang diatas, bahwa yang diatas Maha Kuasa untuk melawan juru-juru fitnah, biarkan. Serahkan itu kepada Allah, tapi kita harus terus bekerja dengan sungguh-sungguh dan lurus,” katanya.

Sohibul Iman juga menegaskan kepada ratusan peserta untuk tidak ragu-ragu dalam menyuarakan kebaikan, termasuk dalam menyeru masyarakat Indonesia untuk memilih pemimpin yang lebih baik.

“Kita sedang mencari pemimpin yang lebih baik, yaitu Prabowo Sandi, maka kita tidak boleh takut untuk menyuarakan hal itu, karena itu dijamin oleh Undang-undang. Jangan takut melawan petahana, jika yang ita serukan adalah untuk Indoensia yang lebih baik,” tegasnya.

Dalam acara tersebut, calon Wakil Presiden Sandiaga Uno juga turut memberikan pesan kemenangan kepada seluruh relawan Prabowo Sandi.

“Kita harus mensinergikan semangat untuk pemenangan 40 hari kedepan, percayalah Indonesia memiliki peluang untuk menjadi negara yang lebih baik lagi khususnya dalam ekonomi. Lalu 17 April ini kita yakini perubahan tidak akan terjadi jika kita tidak bersinergi,” terang Sandi.