Beranda blog Halaman 230

Sampaikan Harapan, Gubernur NTB: Lima Tahun Lagi Kita akan Lihat KSB yang Beda

HarianNusa.Com – Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah didampingi Bupati KSB, Dr. H. W. Musyafirin menyampaikan harapannya terhadap kemajuan KSB. Apalagi potensi ekonomi di daerah yang dikenal Pariri Lema Bariri ini cukup besar. Harapan itu disampaikannya usai melaksanakan sholat Jum’at di Masjid Besar Nurul Ikhsan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat, (08/03/2019).

“Lima tahun lagi, kita akan melihat KSB yang beda dengan saat ini. Tentunya akan mengalami kemajuan,” kata Gubernur dihadapan ratusan masyarakat Jereweh itu.

Kemajuan KSB itu lanjut Gubernur, tentu harus diiringi dengan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), sehingga, ketika kemajuan itu datang maka bisa langsung terlibat dan tidak menjadi penonton.

“Sekarang kita sudah membuka pendaftaran untuk beasiswa ke luar negeri,” kata Doktor Zul.

Gubernur berharap kesempatan untuk menuntut ilmu di luar negeri itu dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para pemuda KSB. Hal ini akan mendukung peningkatan kapasitas SDM saat menghadapi kemajuan-kemajuan di KSB dan di NTB ke depannya.

Selain itu, Gebernur menitip pesan kepada masyarakat Jereweh untuk menghadapi Pemilu 17 April 2019 mendatang dengan penuh kegembiraan.

“Jangan sampai beda pilihan, beda partai menyebabkan suami istri bercerai,” ungkapnya.

Pemilu yang akan datang ini kata Gubernur harus disambut layaknya sebuah pesta. Yang namanya pesta jelas Gubernur harus dilaksanakan dengan penuh suka cita. Satu sama lain saling merangkul dan tidak menebar kebencian. Sehingga, pesta demokrasi tersebut benar benar berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Tidak lupa juga, Gubernur menyampaikan kegembiraannya bertemu dan bersilaturrahim dengan masyarakat Jereweh.

“Sekarang saya bisa hadir bersama pimpinan-pimpinan OPD, semoga banyak hal yang bisa diselesaikan,” pungkas Gubernur yang akrab disapa Doktor Zul itu. (f3)

 

Gubernur Naik Trail Tinjau Embung Elang Desa di KSB

HarianNusa.Com – Gubernur NTB Dr. H. Zukieflimansyah harus menggunakan sepeda motor Trail untuk menjangkau lokasi Embung Elang Emas, di Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat, Jum’at (8/9).

Kondisi medan yang berat, disebabkan hujan sehingga tidak memungkinkan kendaraan roda empat untuk menjangkau lokasi tersebut.

Gubernur meninjau Embung tersebut, untuk memastikan kondisi embung yang telah mengalami pendangkalan, dikarenakan sedimentasi yang cukup tinggi. Setelah melewati medan cukup berat, gubernur yang didampingi sejumlah kepala OPD tiba di lokasi dan menyaksikan langsung kondisi Embung.

Dari hasil pemantauan, Gubernur langsung memerintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTB untuk segera melakukan pengerukan Embung Elang Desa yang telah mengalami pendangkalan akibat tingginya sedimentasi.

Bendungan Elang, Desa Jereweh, KSB yang mengairi 4 desa dan lahan seluas 860 hektar ini mengalami sendimentasi.
Akibatnya, terjadi penurunan debit air yang menyebabkan produksi pertanian menurun hingga gagal panen di beberapa tempat.

Usai kunjungan Gubernur, harapan masyarakat di Kecamatan Jereweh, agar pemerintah segera melakukan perbaikan jaringan yang telah tertanam oleh sedimen sepanjang 1,5 km. Pemerintah segera melakukan perbaikan jalan inspeksi, lajur kiri dan kanan bendungan sepanjang 7 km. Menutup rongga bendungan yang tercipta akibat sedimentasi. Dan permintaan mesin pompa air, oleh petani yang memiliki lahan di bagian atas embung, karena mereka tidak mendapatkan air.

Sebelum meninjau bendungan tersebut, Gubernur berkesempatan bersilaturrahim dengan masyarakat Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat.

Di Masjid Jami’ Al-Ikhlas Kelurahan itu, Gubernur pendiri Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) itu menjelaskan bahwa, lengkapnya fasilitas sebuah bangunan bukan menjadi jaminan untuk hidup bahagia. Kadang dengan fasilitas apa adanya, seseorang bisa hidup bahagia, aman dan nyaman.

“Masjid yang bagus adalah masjid yang bisa bikin orang betah di dalamnya,” jelasnya.

Karena itu, yang terpenting ketika membangun fasilitas ibadah superti Masjid adalah kenyamanan saat melaksanakan ibadah. (f3)

Bang Zul: Pemimpin Harus Konsisten Mengunjungi Masyarakat

HarianNusa.Com – Pemerintah Provinsi NTB terus gencar melakukan kegiatan Jumpa Bang Zul & Umi Rohmi (Jangzulmi). Program ini merupakan implementasi dari visi dan misi NTB Bersih dan Melayani, dengan akselerasi transformasi birokrasi yang bersih dan melayani.

Kali ini, Jangzulmi digelar di Bumi Pariri Lema Bariri, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), bertempat di Halaman Kantor Bupati KSB, Jumat (08/03/19).

Jangzulmi merupakan ruang komunikasi publik yang terbuka untuk seluruh masyarakat di NTB. Karena sejatinya kegiatan tersebut dihajatkan untuk mensosialisasikan program NTB Gemilang, juga untuk menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat NTB, khususnya masyarakat KSB yang menjadi tuan rumh di pekan ini.

Diawali senam pagi, Gubernur NTB Doktor Zul, bersama Bupati KSB, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, didampingi sejumlah Kepala OPD lingkup Provinsi NTB, seluruh OPD lingkup Pemkab. KSB dan masyarakat antusias mengikuti acara Jangzulmi.

Dalam sambutannya Bang Zul mengatakan bahwa, dialog Jumpa Bang Zul dan Umi Rohmi ini, berawal dari usul masyarakat. Dikarenakan sistem pemilu langsung yang menyebabkan adanya revolusi peningkatan harapan masyarakat yang ingin permasalahan-permasalahannya bisa didengar langsung oleh pemimpin pilihannya.

Gubernur berharap dengan adanya kegiatan ini, harapan akan frekuensi kedekatan dengan masyarakat bisa ditingkatkan dengan mekanisme sistem yang lebih baik kedepan.

“Kalau masyarakat punya masalah bisa selesai di sini, kenapa harus di kantor,”ujarnya.

Ia berharap dengan program ini masyarakat di NTB, bisa lebih dekat dengan kepala daerahnya dan pimpinan-pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada.

“Mudah mudahan masyarakat bisa lebih dekat dengan kepala daerahnya dan pimpinan-pimpinan OPD yang ada,” harapnya.

Dihadapan masyarakat yang hadir, Gubernur menambahkan, harapan akan kedekatan dengan masyarakat bukan hanya kepada pemerintah, namun juga kepada wakil-wakil rakyat yang ada di daerah maupun di tingkat pusat.

“Pemimpin harus konsisten mengunjungi masyarakat, baik pada saat proses pemilihan untuk tetap mengunjungi masyarakat meski telah terpilih,” ingatnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur mengungkapkan kekagumannya dengan potensi KSB. Ia mengatakan tidak ada kabupaten lain di NTB yang prospek ekonominya seperti KSB, dengan investasi yang besar di Kabupaten tersebut. Tugas pemerintah menghadapi investasi besar, meng-upgrade SDM masyarakat, agar jadi tuan di rumahnya sendiri.

“Jangan sampai investasi banyak tapi berada di luar pagar,” tandasnya.

Kedepan masyarakat dan Pemkab KSB harus duduk bersama, membahas terkait kemajuan-kemajuan pembangunan yang telah dan akan dilakukan di KSB. Tujuannya agar masyarakat dapat menikmati bersama- sama kemajuan yang ada.

Untuk itu, ia mengingatkan Pemkab, masyarakat dan investor harus punya mental win-win, agar mendatangkan kemanfatan bersama, antara perintah, investor dan masyarakat.

“Itulah sebabnya kenapa pemerintah melakukan pengiriman mahasiswa ke luar negeri, tujuan untuk meningkatkan sumberdaya anak-anak muda NTB. agar jadi anak-anak handal banhkan menjadi investor besar di masa akan datang,” pungkasnya.

Sebelumya, Bupati KSB dalam pengantarnya mengatakan, Kegiatan Jangzulmi adalah kesempatan terbaik bagi masyarajat untuk menyampaikan unek-unek, apabila ada perlakuan yang masih kurang adil dari Pemkab.

“Laporkan saja kepada beliau, gak apa,” pintanya.

Musyafirin mengatakan, apapun masalahnya jika kita kerjakan bersama akan terasa ringan. Terutama masalah penanganan rehab pasca gempa yang dapat diselesaikan dengan baik di KSB.

Dilaporkan bupati, saat ini KSB salah satu daerah di Indonesia berstatus bebas buang air besar sembarangan.

Dalam kesempatan itu, bupati berharap sinergi antar Provinsi dan kabupaten KSB terus ditingkatkan. Baik dalam pembangunan pembangunan infrastruktur yang menjadi kewenangan provinsi.

“Kebersamaan itu sebagai dorongan semangat dan tekat bersama menuju NTB Gemilang di masa akan datang”, ujarnya.

Dalam sesi dialog, masyarakat KSB sangat antusias dan bangga bisa bertemu langsung Gubernur. Dengan penuh harapan aspirasi dan permasalahan yang mereka sampaikan, akan mendapatkan respon cepat dari pemerintah.

Sebagian pertanyaan pertanyaan yang disampaikan dijawap langsung oleh Gubernur dan kepala OPD terkait. Mulai dari masalah infrastruktur, irigasi, masalah tambang, masalah rencana pembangunan Smelter oleh PT AMMAN di KSB, masalah ketenaga kerjaan dan pengiriman siswa ke luar negeri.

Dari semua permasalahan yang disampaikan oleh masyarakat tersebut, sebagian ada yang dalam tahap perencanaan untuk pengerjaan. (f3)

 

Temui Gubernur NTB, Bupati Lotim Sampaikan Rencana Pembangunan KEK Perikanan

0

HarianNusa.Com – Kepada Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimasyah, Bupati Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmy menyampaikan rencanannya untuk membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Perikanan.

Hal tersebut disampaikannya saat menemui Gubernur di Pendopo Gubernur, Selasa (5/3/19) lalu.

Kepada Gubernur, Bupati Sukiman mengutarakan rencana pembangunan KEK Perikanan tersebut nantinya berlokasi di sekitar wilayah Labuhan Haji, Lombok Timur dimana potensi perikanan di wilayah tersebut cukup besar.

Menanggapi rencana itu, Orang nomor satu di NTB itu menyampaikan akan mempelajari potensi-potensi tersebut. Yang penting kata Gubernur, hadirnya pembangunan harus mendatangkan manfaat bagi masyarakat. Misalnya masyarakat makin sejahtera dan tidak jadi penonton.

Pada pertemuan yang berlangsung kurang dari satu jam itu, Gubernur Alumni Harvard University itu juga membahas peningkatan akses jalan bagi masyarakat.

Terkait hal itu, Bupati Lotim menyampaikan ke Gubernur, kalau sekiranya ada akses jalan By Pass menuju Pelabuhan Kayangan, maka akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. Sejumlah wilayah basis ekonomi masyarakat Lotim dapat diakses dengan mudah, sehingga mobilitas masyarakat ke pusat-pusat pasar dapat dilakukan dengan mudah. (f3)

 

Wagub Harap Perempuan Insinyur Motivasi Perempuan dalam Pembagunan NTB

HarianNusa.Com– Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd, berharap SWE dapat meningkatkan motivasi para perempuan untuk dapat lebih berpartisipasi dalam membangun NTB.

Hal tersebut disampaikan Wagub saat menerima audiensi dari Society of Woman Engineers (SWE) di ruang Wakil Gubernur NTB, Selasa (5/3/2019).

Society of Woman Engineers harus dapat menjadi motivasi bagi perempuan, terutama perempuan di NTB untuk berperan besar dalam pembangunan dan kemajuan di NTB ini,” harap Hj. Rohmi.

Kunjungan audiensi sekaligus silaturahim ini membahas mengenai komunitas SWE yang mewadahi serta menyatukan para perempuan insinyur yang pada minggu ini akan mengadakan seminar dengan tema ”Balance For Better”.

“Dengan adanya SWE semoga bisa membagikan kebaikan pada semuanya, pada bidang pendidikan dan kesehatan,” pungkasnya.

Perwakilan dari SWE, Fera Fitri Salsabila mengatakan bahwa perempuan harus dapat menyeimbangkan antara karir pekerjaan dan juga keluarga.

”SWE dibentuk untuk menyatukan para perempuan insinyur yang ada di NTB dan memberikan edukasi bahwa perempuan harus bisa menyeimbangkan antara karir mereka dan juga keluarganya,” jelas Fera. (f3)

Intip…Ini Loh Yang Dibahas Gubernur NTB Bersama Bupati Lotim

0

HarianNusa.Com – Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah menerima Bupati Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmy di Pendopo Gubernur NTB, Selasa (05/03/2019). Pertemuan santai dan hangat tersebut membahas beberapa hal.

Pertama tentang update rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa bagi masyarakat Lombok Timur. Sampai saat ini, sudah banyak hunian tetap (Huntap) yang telah dibangun. Selain itu, Gubernur dan Bupati juga membahas peningkatan Indeks Pembangunan Manusia bagi masyarakat Lombok Timur. Untuk mendukung peningkatan IPM tersebut, faktor yang paling dominan adalah pendapatan, kesehatan dan pendidikan.

Sesuai Visi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, pendidikan dan kesehatan menjadi perhatian khusus. Revitalisasi Posyandu, dan pengiriman pemuda NTB belajar ke luar negeri merupakan upaya untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia NTB.

Gubernur Alumni Harvard University itu juga membahas peningkatan akses jalan bagi masyarakat. Bupati Lotim menyampaikan ke Gubernur, kalau sekiranya ada akses jalan By Pass menuju Pelabuhan Kayangan, maka akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. Sejumlah wilayah basis ekonomi masyarakat Lotim dapat diakses dengan mudah. Sehingga mobilitas masyarakat ke pusat-pusat pasar dapat dilakukan dengan mudah.

Hal lain yang dibahas adalah terkait rencana Bupati Lombok Timur untuk membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Perikanan. Lokasinya di sekitar wilayah Labuhan Haji. Bupati melaporkan ke Gubernur bahwa potensi perikanan di wilayah tersebut cukup besar.

Untuk rencana tersebut, Gubernur akan mempelajari potensi-potensi tersebut. Yang penting kata Gubernur, hadirnya pembangunan harus mendatangkan manfaat bagi masyarakat. Misalnya masyarakat makin sejahtera dan tidak jadi penonton. (f3)

Lima WNA Dicoret dari DPT di NTB

0

HarianNusa.Com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTB, Suhardi Soud mengatakan berdasarkan data yang dikirim oleh KPU RI yang bersumber dari Kemendagri RI sebelumnya, ada sekitar 103 orang WNA yang masuk kedalam DPT se-Indonesia. 7 diantaranya masuk kedalam DPT di NTB. Namun setelah dilakukan verifikasi faktual lapangan hasilnya hanya 5 orang WNA yang masuk ke dalam DPT di NTB.

Adapun tujuh orang WNA yang dikirimkan oleh KPU RI ke KPU NTB untuk dilakukan ferivikasi itu yakni Guillaume Andre Marcel : (WNA Prancis)/lombok barat, Rex Cummins : (WNA Australia)/lombok barat, Hendrikus C.P. : (WNA Belanda)/lombok barat, M. Ibrahim : (WNI)/lombok barat, Panagiotis Xydias : (WNA Yunani)/dompu, Hiromi Kanno : (WNA Jepang)/mataram, Mahyuni (WNI)/mataram.

Terhadap 5 orang Warga Negara Asing (WNA) yang masuk Daftar Pemilih Tetap di NTB itu, Suhardi mengatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan untuk dicoret dari DPT.

“Yang lima orang itu sudah diinstruksikan untuk dicoret dari DPT di Dompu, Lombok Barat dan Mataram,” ungkap Suhardi melalui WhatsApp, Kamis (7/3/19).

Ditegaskan Suhardi pencoretan dilakukan karena kelima WNA tersebut tidak memenuhi syarat sebagai pemilih.

“Syarat menjadi pemilih itu adalah Warga Negara Indonesia (WNI) dan memiliki E-KTP,” tegasnya.(f3)

 

Posyandu Berperan Penting Kurangi Angka Kematian Ibu Hamil

0

HarianNusa.Com – Ketua TP PKK Lombok Barat, Hj. Khairatun Fauzan Khalid melakukan pembinaan Posyandu di Dusun Penyangget Desa Senteluk Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Selasa (5/3).

Pembinaan posyandu di Dusun Penyangget Desa Senteluk kali ini menyasar 68 orang Kepala Keluarga, 16 bayi, 56 balita, 60 orang lanjut usia serta 7 orang ibu hamil.

Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) adalah salah satu unsur yang sangat berperan dalam menurunan angka kematian ibu hamil. Menurutnya, untuk mencapai tujuan tersebut Kader Posyandu tidak dapat bekerja sendiri. Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Lombok Barat dibawah binaannya terus bekerjasama dalam melakukan pembinaan dengan Tim Penggerak PKK di tingkat desa dan sektor terkait lainnya.

“Jika kerjasama ini berjalan dengan baik, maka akan mampu mewujudkan keluarga yang sehat, berbudaya, bahagia, sejahtera, maju, dan harmonis. Yang juga akan berdampak pada menurunnya tingkat kematian ibu hamil. Ini sangat penting untuk mengetahui tingkat kesehatan kita secara terus menerus. Artinya kita rutin setiap bulan memeriksakan diri baik itu ibu hamil, para lansia serta anak-anak baik bayi dan balita,” tuturnya.

Untuk memastikan pola asuh anak agar berjalan baik, Khairatun bersama tim berkomitmen akan terus turun ke desa-desa melakukan pembinaan posyandu.
Selain itu juga timnya akan memastikan para ibu hamil rutin memeriksakan kehamilannya, termasuk bagi ibu-ibu yang sudah melahirkan. Tidak lupa pula bagi para lansia agar rajin memeriksakan diri ke posyandu.

Istri perang nomor satu di Lombok Barat itu berharap pembinaan yang dilakukan mulai tingkat kecamatan hingga desa dapat menurunkan resiko stunting di Lombok Barat. Untuk itu ia mengingatkan kembali agar para orang tua rajin datang ke posyandu guna memantau tumbuh kembang anaknya.

“Misalnya tadi saat memeriksakan berat badan bayi kita 6,10 kg, kemarin berat badan bayi 6,5 kg. Artinya tumbuh kembang anak kita bagus dengan berat badannya naik,” ungkap Ketua PUAD Lobar itu.

Nurmayanti, salah satu warga yang memeriksakan balitanya di posyandu saat itu respon positif kegiatan ini. Ia mengaku banyak manfaat yang diperoleh dari posyandu.

“Di sini kita memperoleh kemudahan dalam mendapatkan informasi dan pelayanan kesehatan bagi ibu, bayi, dan anak balita. Pertumbuhan anak balita kita bisa terpantau sehingga tidak menderita kurang gizi. Ibu hamil akan terpantau berat badannya dan memperoleh tablet tambah darah. Kader posyandu Ikut berperan secara nyata dalam perkembangan tumbuh kembang anak balita dan kesehatan ibu,” ungkapnya.

Di hari kedua pembinaan ini, TP-PKK Lobar juga didampingi anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lobar, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Lobar, Tim dari Dinas Kesehatan Lobar, anggota PKK Desa, para kadus, tokoh masyarakat dan tokoh agama. (f3)

 

Polisi Tangkap Pengedar Narkoba di Gili Air

HarianNusa.Com – Polisi tangkap seorang laki-laki berinisial SM (27 tahun) yang diduga mengedarkan narkotika jenis Ganja. Penangkapan dilakukan di Home Stay Kupu-kupu di Gili Air, Desa Gili Indah Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Barat pada akhir Februari 2019 lalu.

Kasubdit II Ditres Narkoba Polda NTB, AKBP. I Komang Satra mengatakan setelah dilakukan penangkapan di Home Stay Kupu-kupu anggotanya kemudian melakukan penggeledahan di rumah tersangka di dusun yang sama.

Dari penangkapan dan penggeledahan tersebut ditemukan sejumlah barang bukti berupa 1 buah bong, 1 bungkus pipet plastik, 2 buah plastik putih transparan bekas paketan Shabu, 2 buah korek api, 1 buah gulungan kertas rokok warna kuning, 1 buah potongan pipet plastik warna putih, 1 tas ransel yang didalamnya terdapat 1 bungkus daun, biji dan batang kering yang diduga Narkotika jenis Ganja seberat 26,89 gram dan 1 bungkus plastik warna bening.

“Tersangka merupakan pemakai sekaligus pengedar,” ungkapnya saat menggelar Jumpa Pers, Selasa (05/03/19).

Atas perbuatannya tersebut tersangka telah melanggar Pasal 114 ayat (1), Pasal 111 ayat (1) dan atau Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 (lima).

Polda NTB akan terus melakukan pengembangan pemeriksaan/ penyidikan terhadap tersangka untuknpengembangan kasus selanjutnya. (f3)

Dorfin Felix Protes Hakim Soal Penerjemah

HarianNusa.com – Penyelundup narkoba asal Prancis, Dorfin Felix jalani sidang di Pengadilan Negeri Mataram, Senin, 4 Maret 2019.

Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan tersebut mendakwa Dorfin dengan dakwaan alternatif Pasal 113 ayat (2), Pasal 114 dan Pasal 112 undang-undang nomor 35 tahun 2019 tentang Narkotika. Dorfin diduga memiliki, menyimpan dan mengedarkan narkoba.

Sidang tersebut dihadiri seorang penerjemah bahasa Inggris untuk membantu Dorfin memahami jalannya sidang. Namun Dorfin memprotes majelis hakim. Dia meminta dihadirkan penerjemah bahasa Prancis agar lebih memahami jalannya sidang.

Ketua majelis hakim Isnurul Syamsul Arif dengan hakim anggota Didik Jatmiko dan Ranto Indra Karta, mengabulkan permintaan Dorfin. Pekan depan akan dihadirkan penerjemah bahasa Prancis.

Sementara jaksa penuntut, Ginung Pratidina, pada awak media mengatakan dalam dakwaan tersebut Dorfin diancam hukuman minimal enam tahun hingga hukuman mati.

“Ancaman hukum (dalam pasal) minimal enam tahun, maksimal 20 tahun. (bisa juga) pidana seumur hidup atau hukuman mati,” ungkapnya.

Dorfin sebelumnya ditangkap di bandara Lombok pada 2018 lalu. Dia membawa methylenedioxy methamphetamine (MDMA) seberat 2,47 Kg, satu bungkus besar ketamine seberat 206,83 gram, satu bungkus serbuk amphetamine seberat 256,69 gram, dan ekstasi 850 butir. Nilai narkoba yang dibawa sekitar Rp3,1 miliar.

Dorfin sempat kabur dari ruang tahanan Polda NTB pada 2 Januari 2019 lalu, hingga ditangkap kembali pada Jumat, 1 Februari 2019. Dia kabur diduga atas bantuan oknum polisi berinisial Kompol TM yang kini jadi tersangka. (sat)