More
    Beranda blog Halaman 567

    ​Empat Remaja Asal Rusia “Nyantri” di Dea Malela Sumbawa 

    Empat orang santri baru asal Rusia telah tiba di Pesantren Moderen Internasional Dea Malela di Kabupaten Sumbawa. Pesantren Dea Malela adalah Pesantren yang didirikan dan diasuh langsung oleh Prof. DR. Din Syamsudin. Sabtu, (24/6).

    Sebagai pesantren moderen, Dea Malela memang memiliki visi besar menjadikan Indonesia, khususnya Kabupaten Sumbawa sebagai pusat pendidikan Islam ternama di Dunia. Hal itu dibuktikan dengan komitmen Pesantren untuk menggaet santri dari seluruh penjuru dunia. Yang teranyar adalah datangnya empat santri dari Rusia. Salah satu Negara yang secara politik dan ekonomi memiliki pengaruh besar bagi perkembangan peradaban dunia moderen.

    “Alhamdulillah telah tiba Miroslav Malyshev, Aziza Iunusova, Aziza Iskhakova, Abdulla Iskhakov. Rombongan awal santri baru Pesantren Modern Internasional Dea Malela dari Rusia,” Kata Sekretaris bagian akademik yayasan Dea Malela Sumbawa Poetra Adi Soerjo.
    Soerjo menyampaikan kalau empat santri asal Rusia tersebut merupakan kloter pertama santri luar negeri yang akan belajar di Pesantren asuhan Prof. DR. Din Syamsudin itu. Selanjutnya, beberapa santri lagi dari Rusia dan beberapa negara lain akan menyusul setelahnya. “Selanjutnya masih ada beberapa santri dari Rusia, Thailand dan Kamboja yang akan datang menuntut ilmu di tahun pendidikan 2017-2018 ini,” katanya.

    Menurut Soerjo, hal tersebut merupakan langkah maju bagi Dea Malela dalam mengembangkan sayap penddikannya ke seluruh penjuru dunia. Hal yang menurutnya merupakan implementasi nyata dari cita-cita membawa Indonesia menuju “gelombang arus balik menuju selatan.” Sebagaimana pernah ditulis pengarang besar Indonesia Pramoedya Ananta Toer. Harapan itu semakin dikuatkan dengan fakta bahwa secara geografis, Sumbawa adalah pulau yang terletak paling selatan di wilayah Nusantara.

    “Satu persatu pelajar dari berbagai penjuru dunia mulai bergerak menuju Sumbawa untuk mengejar pendidikan. Ini adalah sebagaimana yang disebut Pramoedya Ananta Toer sebagai gelombang dan arus balik kembali ke selatan. Dan Sumbawa adalah daerah paling selatan dari Nusantara.”

    Menjadikan Indonesia sebagai pusat pengetahuan Islam dunia, lanjut Soerjo, adalah semangat yang harus terus diusung. Apalagi dengan kondisi saat ini, di mana Timur Tengah—sebagai pusat Peradaban Islam—telah gagal menjadi kiblat peradaban Islam yang harmonis berlandaskan demokrasi dan pembangunan.

    “Di Indonesia, ketiga-tiga nya harmoni, tujuan beragama dan bernegara menyatu dalam Pancasila. Menyatukan tujuan beragama dan bernegara inilah yang gagal dilakukan di Timur Tengah. Insya Allah Pada saatnya kelak kita akan menyaksikan arus balik ke selatan kembali terjadi, manusia akan berbondong-bondong berkuda, bahkan merangkak penuh debu menuju Sumbawa,” katanya. (sta)

    Pemimpin NTB Pasca TGB

    0

    Gubernur NTB, DR. TGH Muhammad Zainul Majdi atau akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) pada 2009 mendapat penghargaan sebagai gubernur termuda di Indonesia oleh Museum Rekor Dunia Indonesia, juga mendapatkan beberapa penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap capaian kinerjanya.

    Penghargaan tersebut sebagaimana yang penulis akses dengan mengolah informasi dari berbagai sumber, antara lain TGB oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diberi Lencana Ksatria Bhakti Husada Arutala, penghargaan ini diberikan kepada orang-orang yang dianggap berjasa oleh negara dalam pembangunan di bidang kesehatan. TGB mendapatkan penghargaan ini karena dinilai memiliki komitmen yang tinggi dalam bidang kesehatan dengan program revitalisasi Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin di luar jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas).

    Kemudian NTB di bawah kepemimpinan TGB mendapat penghargaan The Best Province Tourism Development, penghargaan di bidang pangan atas prestasinya meningkatkan produksi padi, penghargaan sebagai kepala daerah yang berdedikasi dan berinovasi dalam mengembangkan industri Meeting, Incentive, Conference & Exhibition (MICE), penghargaan sebagai pembina Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MPd) terbaik, penghargaan Bintang Maha Putra Utama sebagai putra-putri negeri yang telah berjasa luar biasa di berbagai bidang, penghargaan Adi Bhakti Mina Bahari sebagai kepala daerah berprestasi di bidang perikanan dan budidaya, penghargaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Masih sangat banyak deretan prestasi dan penghargaan yang diraih NTB berkat dinginnya tangan Sang Gubernur TGB.

    Prestasi dan penghargaan yang ….

    [Video] Pandangan Umum FPKS

    0

    PANDANGAN UMUM FRAKSI PARTAI KEADILAN SEJAHTERA (PKS) DPRD PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT TERHADAP RANCANGAN PERDA TENTANG PERTANGGUNGJAWABAN PELAKSANAAN APBD TAHUN ANGGARAN 2016
    Disampaikan oleh : JOHAN ROSIHAN, ST

    Bismillahirrahmanirrahim.
    Assalamualaikum.Warahmatullahiwabarakatuh.
    Yth : Pimpinan beserta seluruh anggota DPRD Provinsi NTB
    Yth : Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi NTB
    Yth : Anggota Forum Pimpinan Daerah Provinsi NTB, Pejabat Sipil, TNI dan Polri, Pejabat Eksekutif, Rekan-rekan Pers dan Media

    SIDANG DEWAN YANG TERHORMAT

    Puji dan syukur hanya milik Allah Rabb semesta alam, yang telah memanjangkan umur kita hingga memasuki bulan Ramadhan. Semoga Allah memberikan barokah atas nikmat usia yang telah diberikannya kepada kita. Sholawat dan Salam atas Nabi Muhammad saw, keluarga dan sahabat-sahabatnya.

    Fraksi PKS memberikan apresiasi setinggi-tingginya, kepada upaya sungguh-sungguh pemerintah provinsi NTB untuk menghidupkan ilmu dan amaliah selama bulan Ramadhan, yang terlihat melalui rangkaian kegiatan ibadah di Masjid Hubbul Wathon, Islamic Center Mataram. Fraksi PKS berharap, tradisi yang baik tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada waktu-waktu yang mendatang.

    Dengan hampir berlalunya Ramadhan, kita berharap, semoga Allah menerima ibadah kita, shalat dan puasa kita, dan meningkatkan maqam ketakwaan kita disisi-Nya.

    Setengah Tahun, 191 Warga NTB Tewas Akibat Lakalantas

    0

    HarianNusa.com, Mataram – Dari kurun waktu Januari hingga Juni 2017, sebanyak 691 kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di NTB. Tidak tanggung-tanggung menewaskan sebanyak 191 orang. Hal tersebut berdasarkan data yang dirilis Ditlantas Polda NTB.

    “Kurun waktu enam bulan, sebanyak 691 lakalantas terjadi di wilayah hukum Polda NTB dan jajaran. Korban tewas sebanyak 191 orang,” ujar Dir Lantas Polda NTB, Kombes Pol Budi Indra Dermawan SIK, Jumat (23/6).

    Sementara yang mengalami luka berat sebanyak 112 orang, dan luka ringan sebanyak 445 orang. Kerugian materil akibat lakalantas tersebut mencapai Rp 1,52 miliar.

    Jumlah korban tewas lebih kecil dibanding tahun sebelumnya dalam periode yang sama. Lakalantas yang terjadi pada Januari hinga Juni 2016 sebanyak 901 kasus. Menewaskan sebanyak 252 orang, dengan luka berat 187 orang dan luka ringan 993 orang.

    “Jumlah angka korban tewas di tahun ini menurun dibanding tahun sebelumnya. Di tahun sebelumnya sebanyak 252 korban meninggal, 187 luka berat dan 993 luka ringan. Total kerugian materil lebih dari 1,83 miliar,” ungkapnya.

    Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi lalu lintas. Terlebih lagi saat ini memasuki arus mudik, sehingga volume peningkatan kendaraan semakin tinggi, sehingga terjadi potensi rawan kecelakaan. (sat)

    PAD NTB 2016 Jeblok Karena Deviden Dari PT DMB Belum Diterima

    HarianNusa.com, Mataram – Wakil Gubernur (Wagub) NTB H. Muhammad Amin mewakili Gubernur NTB menyampaikan jawaban terkait pemandangan umum fraksi PKS yang menyesalkan penurunan PAD Provinsi NTB tahun 2016 lalu. Jumat, (23/6).

    Hal itu disampaikan Amin pada sidang Paripurna dengan agenda penyampaian jawaban Gubernur NTB atas pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda pertanggung jawaban APBD tahun anggaran 2016.

    Menurut Amin, Berkurangnya PAD Provinsi NTB 2016 disebabkan belum diterimanya deviden dari PT Daerah Maju Bersaing (DMB) sebesar Rp 85 miliar lebih.

    “Jadi, jika setoran deviden PT DMB itu masuk, maka posisi keuangan kita akan stabil,” paparnya.

    Oleh sebab itu, ia meminta kepada semua pihak terutama anggota DPRD tidak risau. Sebab, PT DMB sudah berkomitmen untuk segera melangsungkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sekitar akhir Juni atau awal Juli 2017.

    Amin juga menyampaikan bahwa kenyataan menurunnya PAD NTB pada tahun 2016 lalu hanya bersifat tekhnis dan masih bisa diperbaiki. Artinya, tidak akan terus berlangsung sampai akhir masa jabatannya.

    “Fluktuasi penurunannya, hanya berkaitan dengan masalah teknis semata. Jadi, sangat jauh jika dikaitkan dengan masa akhir jabatan kami dengan Pak Gubernur,” katanya.

    Sebelumnya, Fraksi PKS DPRD NTB dengan Johan Rosihan sebagai juru bicaranya menyampaikan kekecewaan nya terhadap kinerja Pemprov NTB pada 2016 lalu. Hal itu disebabkan turunnya realisasi PAD NTB dari 1. 372 triliun pada tahun 2015 menjadi 1. 359 triliun pada tahun 2016.

    Menurut Johan, menurunnya realisasi PAD tersebut merupakan catatan buruk. Karena menjadi yang pertama dalam delapan tahun terakhir. (sta)

    Baca Juga:
    Fraksi PKS DPRD NTB Pertanyakan Sebab Penurunan PAD Provinsi NTB

    Supir Jalani Tes Urine di Terminal Mandalika, Satu Positif Narkoba

    HarianNusa.com, Mataram – Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB bersama BNNP NTB menggelar tes urine terhadap semua supir di Terminal Mandalika, Kamis (22/6). Tes urine tersebut untuk memastikan para supir bebas dari pengaruh narkoba guna keselamatan para penumpang yang hendak mudik.

    Dari 22 supir yang menjalani tes urine, satu orang positif menggunakan narkoba. Petugas kemudian melakukan assesmen terhadap supir tersebut.

    “Satu orang positif menggunakan narkoba. Kemudian diberi assesmen oleh petugas BNNP NTB dan Ditresnarkoba Polda NTB,” ujar Kasubdit II Ditresnarkoba Polda NTB, AKBP I Komang Satra.

    Diketahui, supir yang positif menggunakan narkoba berinisial J. Ia kemudian digeledah. Penggeledahan juga dilakukan di bus yang dikendarai J. Hasilnya, petugas hanya menemukan tiga buah petasan. Karena tidak mendapat barang bukti, supir yang hendak bernagkat dari Mataram menuju Dompu tersebut menjalani rehabilitasi di BNNP NTB.

    Selain itu, petugas lainnya dari Dinas Perhubungan, Jasa Raharja dan Organda turut dalam razia supir bus tersebut. Kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat yang hendak mudik, karena menjaga keselamatan masyarakat. (sat)

    Polisi Gagalkan Penyelundupan Tabung Gas Bersubsidi di Pelabuhan Kayangan

    HarianNusa.com, Mataram – Aksi penyelundupan tabung gas 3 kiliogram berhasil digagalkan polisi di Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur, Senin (21/6) kemarin. Tabung gas dari Lombok hendak diselundupkan menuju Pulau Sumbawa dengan menggunakan bus Taruna Jaya.

    “Saat itu petugas kepolisian melakukan razia di pelabuhan. Beberapa kendaraan diperiksa secara intensif. Kemudian petugas menemukan bus yang mengangkut tabung gas bersubsidi tanpa dokumen lengkap,” ujar Kabid Humas Polda NTB, AKBP Tri Budi Pangastuti, Kamis (22/6).

    Sebanyak 63 tabung gas bersubsidi diamankan polisi. Supir bus berinisial PR (28) bersama bus yang dikendarainya beserta barang bukti diamankan pihak kepolisian di Mapolres Lotim.

    Penyelundupan tabung gas bersubsidi masuk dalam unsur tindak pidana minyak dan gas bumi (Migas). Hal tersebut diatur di dalam pasal 53 huruf b jo pasal 55 undang-undang nomor 22 tahun 2001 tentang gas bumi, jo pasal 55 KUHP.

    “Di sana sudah jelas diatur dalam undang-undang Migas. Oleh karena itu, hingga saat ini kita masih memeriksa supir bus untuk mengetahui siapa pengirim dan penerima puluhan tabung gas tersebut,” tutupnya. (sat)

    Simpan Narkoba, Gadis Seksi Ditangkap Polisi di Gili Trawangan

    HarianNusa.com, Mataram – Seorang gadis cantik berinisial SW alias Sulis (25) dan pasangannya berinisial UJ (32) ditangkap Satres Narkoba Polres Lombok Utara, Senin (19/6) kemarin. Keduanya diduga merupakan pengedar narkoba sekaligus penjual ekstasi palsu pada wisatawan di Gili Trawangan.

    Saat digerebek polisi, kedua pasangan di luar nikah ini telah dalam pengaruh narkoba di sebuah Bungalow Genesa. Polisi menggeledah tempat tidur dan seluruh barang-barang milik kedua pelaku. Polisi mengamankan barang bukti narkoba yang tersimpan di dalam bungkus rokok.

    “Saat penggeledahan dengan disaksikan masyarakat umum, kita menemukan barang bukti narkoba yang disimpan pelaku di dalam bungkus rokok miliknya,” ujar Kasatres Narkoba Polres Lombok Utara, Iptu Remanto SH, dihubungi Kamis (22/6).

    Modus yang dilakukan pelaku dalam menjual barang haram narkoba, dengan menawarkan pada wisatawan yang hendak berpesta di Gili Trawangan. Pelaku juga melayani pemesanan via SMS pada pemesan yang telah dikenalnya.

    “Pelaku menjual pada saat acara party dengan cara menawarkan barang tersebut pada tamu, atau melalui SMS pada pelanggan-pelanggannya,” ungkap mantan KBO Polres Mataram ini.

    Barang bukti yang diamankan polisi dari tempat pelaku yakni, empat poket Kristal bening diduga sabu seberat 89 gram, ganja seberat 0,78 gram, dan alat hisap sabu lainnya. Kini kedua pelaku ditahan di Mapolres Lombok Utara untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. (sat)

    Ruslan Minta Program Pariwisata Dikeluarkan Dari Program Prioritas Daerah

    Mataram, HarianNusa.com – Anggota Komisi III DPRD NTB Ruslan Turmuzi menyatakan agar Program Pariwisata dikeluarkan dari Program prioritas daerah karena tidak memberikan efek nyata dalam memajukan perekonomian. Kamis, (22/6).

    Menurut Ruslan, Pariwisata sebagai Program prioritas daerah sangat tidak tepat. Karena menurutnya, Program tersebut sarat kepentingan politik. Oleh karenanya, Imbuh Ruslan, Program tersebut hanya bisa dinikmati oleh segelintir orang. Sementara manfaat yang lebih besar untuk kemajuan daerah, yang seharusnya menjadi tujuan akhir dari Program tersebut sama sekali tidak terwujud. Apalagi kalau dikaitkan dengan besarnya jumlah anggaran yang digelontorkan daerah setiap tahunnya.

    “Pariwisata itu sangat politis dan populis. Tidak mampu menciptakan multiplier effect. Apa coba keuntungannya untuk daerah,” ujarnya.

    Ruslan yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD NTB itu memberikan contoh, dari delapan Kabupaten yang ada di NTB tidak satupun Kabupaten yang tergolong maju. Semuanya masuk kategori tertinggal. Hal tersebut, lanjut Ruslan, merupakan wujud nyata tidak berdampaknya Program Pariwisata bagi kemajuan daerah.

    “Sekarang mana kabupaten dapat dari Pariwisata. Ini karena tidak ada konektivitas Program daerah dengan kabupaten.” Hal itu, lanjut Ruslan merupakan gejala lain bagaimana Program Pariwisata yang sejatinya dinikmati oleh seluruh masyarakat, justru dinikmati segelintir orang dengan dalih memajukan perekonomian daerah.

    Oleh karenanya, ia selaku wakil rakyat NTB di parlemen menghimbau Pemerintah agar Program Pariwisata dikeluarkan dari Program prioritas daerah. (sta)

    KPU NTB Umumkan Jadwal Pelaksanaan Pilkada 2018

    Mataram, HarianNusa.com – Jadwal pelaksanaan Pilkada Untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati di tiga Kabupaten/Kota di NTB pada 2018 nanti sudah diumumkan oleh KPU provinsi NTB. Kamis, (23/6).

    Disampaikan Ketua KPU Provinsi NTB Lalu Aksar Anshari, bahwa pemungutan suara akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018 nanti. Sedangkan masa kampanye pasangan calon dimulai dari tanggal 15 Februari sampai dengan 23 Juni 2018.

    Sementara, untuk waktu tahapan pelaksanaan Pilkada NTB 2018, akan dimulai dari tanggal 9-22 Novemver 2017 untuk agenda pengumuman persyaratan bagi calon perseorangan. Dan untuk penyerahan syarat dukungan calon perseorangan tesebut akan dimulai tanggal 22-26 November 2017.

    Sedangkan untuk calon yang melalui jalur Partai Politik, gabungan Partai Politik dan perseorangan, pengumuman pendaftarannya akan dimulai dari tanggal 1-7 Januari 2018. Dan pendaftaran pasangan calon dimulai tanggal 8-10 Januari 2018.

    Pemeriksaan kesehatan semua calon peserta Pilkada, oleh KPU dijadwalkan untuk dilakukan pada tanggal 15 Januari 2018. Sedangakan penetapan pasangan calon serta pengundian dan penentuan nomor urut dilaksanakan berturut-turut dari tanggal 12 dan 13 Februari 2018. (sta).

    error: Content is protected !!