More
    Beranda blog Halaman 572

    Gelar “Sahur On The Road” KAMMI Bagi-bagi Sahur untuk Kaum Duafa

    HarianNusa.com, Mataram – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Universitas Mataram (Unram) menggelar kegiatan Sahur On The Road di Kota Mataram, Minggu (11/6). Sasarannya adalah kaum duafa di Kota Mataram.

    Kegiatan tersebut dimulai dengan pelepasan di depan gerbang Unram. Relawan KAMMI kemudian menyisir wilayah-wilayah yang kerap menjadi tempat kaum duafa. Wilayah Ampenan, Jalan Sriwijaya dan kompleks pertokoan Cakranegara menjadi tempat relawan KAMMI membagi bingkisan sahur pada pemulung dan masyarakat kurang mampu.

    Relawan KAMMI membagi bingkisan sahur pada kaum duafa di Kota Mataram.
    Relawan KAMMI membagi bingkisan sahur pada kaum duafa di Kota Mataram.

    Selain KAMMI Unram, acara tersebut diikuti juga oleh ACT-MRI NTB dan KRC NTB. Saat melihat kaum duafa di sepanjang jalan yang mereka lalui, para relawan membagikan makanan untuk sahur. Tampak senyum bahagia warga yang mendapat bingkisan sahur tersebut.

    Ketua KAMMI Unram, Harmoko mengatakan kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian KAMMI terhadap kaum duafa di Kota Mataram. Selain itu, kegiatan dimaksud untuk memberikan suntikan kepekaan sosial agar warga NTB turut membantu kaum duafa di Kota Mataram.

    “Untuk mempertegas maksud dan tujuan bagi-bagi sahur pagi ini, yaitu sebagai bentuk kepedulian pemuda terhadap masyarakat sekitar, dan merangsang kepekaan serta jiwa sosial pemuda yang semakin lama mulai redup terhadap kondisi lingkungan,” ujarnya.

    Sebanyak 14 relawan membagikan sekitar 50 paket sahur untuk masyarakat di Kota Mataram yang ditemui di emperan-emperan toko, di pinggir jalan dan di lokasi lainnya.

    Relawan KAMMI membagi bingkisan sahur pada kaum duafa di Kota Mataram.
    Relawan KAMMI membagi bingkisan sahur pada kaum duafa di Kota Mataram.
    “Kita bagikan sekitar 50-an paket sahur untuk warga. Semoga acara bagi-bagi sahur tidak hanya dimaknai sebagai seremonial biasa, tetapi juga sebagai wujud kepedulian dan jiwa sosial untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia,” tutupnya. (sat)

    Ceramah di Istiqlal, TGB Sampaikan Tentang Taqwa

    HarianNusa.com, Jakarta – Gubernur NTB Dr. TGH. Zainul Majdi, MA atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) berkesempatan memberikan ceramah tarawih di Masjid Istiqlal Jakarta, Rabu (76/6) lalu. Dalam ceramahnya, TGB sampaikan tentang pentingnya menjaga ketakwaan.

    Terang TGB, bahwa Pembicaraan tentang Taqwa, inti dalam Islam. Dikarenakan perihal taqwa tersebut berulang-ulang disebut dalam Al-Quran.

    Selain di dalam Al-quran, lanjut TGB, berkali-kali soal taqwa ini juga diingatkan oleh Nabi Muhammad SAW. Selain itu, buku-buku para ulama, juga banyak membahas tentang perihal ketaqwaan kepada Allah SWT.

    “Kita harus bisa memanfaatkan ketaqwaan agar bisa menjadi bekal untuk bahagia dunia dan akhirat. Karena sebaik-baik bekal adalah taqwa kepada Allah,” jelasnya.

    TGB menganalogikan takwa seperti pohon dan tumbuh-tumbuhan. Untuk dapat menghasilkan buah yang manis dan lezat diperlukan tanah yang subur.

    “Buah yang manis dan lezat itu adalah taqwa. Sedangkan tanah yang subur adalah hati seorang manusia yang dipenuhi keimanan,” jelasnya.

    Akhirnya, ia mengajak ribuan jemaah yang memenuhi masjid Istiqlal untuk senantiasa sabar menjaga keimanan dan ketakwaan. Karena dengan demikian, manusia tidak akan berlebihan dalam menghadapi persoalan kehidupan.

    “Mari pupuki iman itu dengan senantiasa bersyukur dan bersabar, apapun yang kita hadapi. Jangan terlalu senang atas nikmat dan jangan pula terlalu susah atas sesuatu yang menimpa kita,” ujarnya. (sta)

    Tim Gabungan Polda-Polres Usut Pencurian Modus Pecah Kaca di Mataram Mall

    HarianNusa.com, Mataram – Kasus pencurian ratusan juta uang milik tokoh masyarakat di Sekotong, Lombok Barat menjadi atensi pihak kepolisian. Ditreskrimsus dan Ditreskrimum Polda NTB membentuk tim menangani kasus tersebut. Bahkan Polres Mataram bergabung dalam tim tersebut untuk mengungkap kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil.

    Kapolres Mataram, AKBP Muhammad SIK mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi secara intensif dengan Polda NTB menguak kasus yang terjadi di parkiran Mataram Mall pada Kamis (8/6) lalu.

    “Kita sudah lakukan koordinasi tim krimum dan krimsus serta Polres Mataram,” ujarnya dihubungi Minggu (11/6).

    Pihak kepolisian akan menelusuri dua dugaan tindak pidana yang menimpa korban bernama Lalu Daryadi alias Mamik Dar. Pihak kepolisian menyelidiki kelalaian pihak Mataram Mall dan pelaku yang mencuri uang korban berjumlah Rp 265 juta di mobil miliknya.

    Polres Mataram akan melakukan klarifikasi Managemen Mataram Mall terkait peristiwa tersebut dan kemera pengintai yang terpasang di lokasi kejadian. Polres Mataram juga akan melakukan penelusuran terhadap korban terkait kronologis awal saat korban mengambil uang pada bank, hingga peristiwa kehilangan tersebut.

    Dugaan awal, Polres Mataram menduga korban dibuntuti kawanan pencuri saat mengambil uangnya. Kemudian kawanan pencuri beraksi saat korban meninggalkan mobilnya di Mataram Mall. Diduga pelaku merusak kaca mobil dengan pecahan busi yang telah dibasahkan. (sat)

    Kasus Pencurian, Pihak Kepolisian Panggil Managemen Mataram Mall

    HarianNusa.com, Mataram – Selain membentuk tim gabungan Polda NTB dan Polres Mataram dalam mengungkap kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil di Mataram Mall, pihak Kepolisian juga akan memanggil Managemen Mataram Mall dalam kasus kehilangan uang milik tokoh masyarakat di Sekotong pada Kamis (8/6) lalu.

    Polres Mataram akan memanggil Managemen Mataram Mall dan juga perusahaan jasa parkir tempat korban memarkirkan mobilnya, untuk meminta keterangan terkait kelalaian pihak pengelola mall sehingga kasus pencurian uang senilai Rp 265 juta terjadi.

    “Untuk langkah penyelidikan, kita akan panggil pihak managemen mall, untuk klarifikasi besok (Senin),” ujarnya ditemui belum lama ini.

    Penyidik akan menanyakan sistem keamanan di pusat perbelanjaan empat lantai yang terletak di Jalan Pejanggik, Cakranegara tersebut. Selain itu polisi juga akan melakukan pengecekkan transaksi uang yang ditarik korban untuk mengetahui berapa jumlah uang secara pasti yang hilang tersebut.

    “Untuk mengecek kebenaran pihak korban ada mengambil uang atau tidak. Kita cek CCTV nya untuk melihat apakah korban ini dibuntuti lalu dieksekusi setelah tiba di tempat tujuannya,” jelasnya.

    Diketahui, korban yang dikenal dengan nama Mamik Dar merupakan tokoh masyarakat yang disegani di Sekotong. Kaca depan mobil sebelah kanan milik korban dipecahkan kawanan pencuri. Ratusan juta uang pada jok depan mobil raib dibawa pencuri.

    Atas kejadian tersebut, korban melakukan komplain pada pihak mall. Namun karena pihak mall sebelumnya tidak mau memberikan ganti rugi, puluhan kerabat korban di Sekotong datang dan memblokir pintu masuk Mataram Mall.

    Aksi sempat memanas. Beruntung aparat kepolisian datang dan mengendalikan situasi. Setelah bermediasi, akhirnya pihak mall siap mengganti rugi uang korban yang hilang. (sat)

    Motor Tiba-tiba Terbakar Saat Hendak Isi Bensin, SPBU Jalan Majapahit Mataram Nyaris Ludes Dilalap si Jago Merah

    Amiruddin (baju putih) tengah dimintai keterangan oleh petugas kepolisian
    Amiruddin (baju putih) tengah dimintai keterangan oleh petugas kepolisian

    HarianNusa.com, Mataram – SPBU Jalan Majapahit Mataram nyaris hangus dilalap si jago merah. Disebabkan sepeda motor salah satu pengunjung yang hendak mengisi bensin tiba-tiba saja terbakar. Pengunjung yang panik langsung berhamburan menjauhi areal SPBU. Beruntung, pegawai yang saat itu bertugas langsung sigap dengan menyiramkan bahan kimia pemadam api. Minggu (11/6).

    Kepada HarianNusa.com, Amiruddin, pemilik sepeda motor naas tersebut menceritakan kalau dirinya sedang menunggu antrean hendak mengisi bensin saat tiba-tiba motornya mengeluarkan api.

    Saat ditanya penyebab motor tersebut terbakar? Ia sendiri heran kenapa motor tersebut tiba-tiba terbakar. Padahal sebelumnya, lanjut Amiruddin kondisi motor tersebut baik-baik saja.
    “Tiba-tiba. Tadi baik-baik saja saya pakai jalan-jalan,” ujar Amiruddin yang mengaku berasal dari Kabupaten Lombok Utara.

    Dari pantauan HarianNusa.com di lokasi kejadian, SPBU Jalan Majapahit sudah terlihat normal. Terlihat juga Honda Vario milik Amiruddin yang penuh dengan bahan kimia pemadam api berada di sisi luar areal SPBU sedang diamankan petugas kepolisian dari Polres Mataram. (sta).

    Polisi China Bongkar Pencurian dan Penjualan Data Pribadi Pengguna iPhone

    HarianNusa.com, China –  Kepolisian Wilayah Cangnan, China Selatan baru-baru ini menangkap 22 orang yang diduga mencuri dan menjual data pribadi pengguna perangkat Apple. Diantara yang ditangkap, 20 orang adalah karyawan penjualan lokal dan tenaga outsourcing. Mereka diduga memanfaatkan sistem internal Apple untuk mengakses secara ilegal data pengguna berupa nama, nomor hp dan Apple ID. Kemudian menjualnya secara online dengan harga antara 10 yuan hingga 180 yuan atau sekitar $1,46 hinga $26,27 per data. Total nilainya sekitar 50 juta yuan atau 7,3 juta dolar amerika, setara dengan 97 Milyar Rupiah.

    polisi china bekuk pencuri data iphone (iClarified.com)
    polisi china bekuk pencuri data iphone (iClarified.com)

    Keamanan Data

    Namun, sebagaimana dilansir laman technode.com dan iclarified.com, para ahli menyatakan bahwa pengguna iPhone tida perlu khawatir mengenai informasi pribadi mereka  seperti data kartu kredit yang tertaut dengan Apple ID. Karena para pencuri hanya dapat memperoleh data nomor telepon pengguna atau kotak surat yang terkait dengan ID Apple mereka. Untuk itu para ahli menyarankan pengguna Apple membuat verifikasi dua langkah untuk ID Apple mereka untuk meningkatkan perlindungan keamanan akun (dalam bahasa China).

    Apple baru saja merilis sebuah kebijakan baru yang menyebutkan bahwa mulai tanggal 15 Juni, kata sandi khusus aplikasi akan diminta untuk mengakses data iCloud Anda menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti layanan Microsoft Outlook, Mozilla Thunderbird, atau email, kontak dan kalender lainnya yang tidak disediakan oleh Apple. (rysk)

    Menguji Nyali Dengan Olah Raga Arung Jeram

    Mataram, HarianNusa.com — Arung jeram termasuk salah satu jenis olah raga ekstrim. Dibutuhkan ketahanan fisik dan mental serta persiapan matang sebelum memulai pengarungan. Namun bagi sebagian orang, melewati jeram yang dikelilingi bebatuan cadas dan air sungai yang deras tentu saja sangat menantang untuk ditaklukkan. Dan salah satu penyedia jasa wisata arung jeram yang berlokasi di Dusun Karang Temu Desa Batu Mekar Kecamatan Lingsar Lombok Barat, menyediakan tantangan tersebut.

    Adalah Jangkuk Rafting, nama penyedia jasa olah raga ekstrim tersebut. Lokasinya yang terletak di hulu sungai Jangkok yang deras dengan bebatuan cadas, serta sawah warga yang asri, menjadi pengalaman menarik yang tentunya sulit dilupakan wisatawan. Memang, tidak semua orang bisa melakukan olah raga satu ini. Karena sifatnya yang membutuhkan ketahanan mental dan fisik. Namun, bagi wisatawan yang ingin mencoba, tidak perlu khawatir, karena ada pemandu yang mengarahkan selama pengarungan berlangsung.

    Kepada HarianNusa.com, salah seorang pemandu senior Jangkuk Rafting, Martono mengatakan, dalam mengarungi sungai menggunakan perahu, wisatawan harus tetap mendengar arahan dari pemandu. Pentingnya hal tersebut supaya jangan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Harus tetap waspada dan selalu mendengar arahan pemandu,” ujar Martono, Sabtu (3/6).

    Dibalik itu, ada banyak hal positif yang bisa didapatkan dari pengalaman mengarungi cadas dan curamnya hulu sungai Jangkuk tersebut. Suara air yang berbenturan dengan bebatuan serta udara sejuk khas pedesaan merupakan pengalaman lain yang tak kalah menarik. Dari base camp, yang berlokasi di Dusun Karang Temu, wisatawan yang akan melakukan arung jeram akan diantar menggunakan mobil off road menuju Dusun Perabe, sebagai tempat start atau memulai pengarungan. Sebelum melakukan pengarungan, pemandu terlebih dahulu akan memimpin wisatawan untuk berdoa bersama. Dilanjutkan dengan pemberian arahan dan dasar-dasar dalam melakukan pengarungan. Tak lupa, Martono mengingatkan untuk tidak menantang alam dan selalu bersahabat dengan menjaganya, karena alam merupakan teman yang harus dijaga dan disayangi. “Alam adalah teman. Kita harus menjaga dan mencintainya,” tegasnya.

    Jeram yang paling berbahaya dengan karakter air terjun setinggi dua meter adalah Jeram Tibu Nyanyang. Derasnya air yang didorong oleh curamnya sungai, Jeram Tibu Nyanyang yang berkarakter air terjun dengan ketinggian dua meter, bermuara pada sungai yang dua sisinya diapit bebatuan cadas. Ini menjadikan jeram Tibu Nyanyang paling berbahaya dan mematikan. Untuk itu, para wisatawan dihimbau tetap patuh mendengarkan arahan para pemandu. Adrenalin para wisatawan juga masih akan dipacu dengan jeram-jeram lain yang menanti. Seperti jeram lilin, jeram kandang dan jeram bidadari. Layaknya jeram Tibu Nyanyang, jeram-jeram itu memiliki, tantangan, keunikan dan sensasi tersendiri bagi para wisatawan yang mengarungi sungai Jangkok.

    Setelah dua jam lebih mengarungi sungai Jangkok melewati jeram sambil menikmati pemandangan alamnya yang asri, pengunjung kembali ke Base camp Jangkok Rafting sebagai finish atau akhir dari pengarungan. Di Base camp, pengunjung bisa menikmati suguhan minuman segar dan makanan yang telah disiapkan pengelola Jangkok Rafting, tentu saja di luar bulan puasa. (sta)

    Polda Akan Telusuri Keterlibatan Warga NTB dengan Jaringan ISIS di Merawi

    0

    HarianNusa.com, Mataram – Beredar informasi warga NTB bergabung dalam ISIS saat bentrokan antara pasukan Filipina dan Kelompok Maute yang berafiliasi dengan ISIS di Merawi, Pulau Mindanao, Filipina Selatan.

    Polda NTB akan melakukan penelusuran dan monitor terhadap dugaan warga NTB yang bergabung dalam kelompok pro ISIS tersebut.

    “Kami akan melakukan penelusuran dan monitor terhadap dugaan tersebut. Terus yang terlibat itu dari warga (daerah) mana yang pastinya,” ujar Kabid Humas Polda NTB, AKBP Tri Budi Pangastuti ditemui di Mapolda NTB, Jumat (9/6).

    Belum diketahui pasti jumlah warga NTB yang diduga bergabung dengan Kelompok Maute di Merawi. Polda NTB saat ini masih terus menelusuri tujuan keberangkatan warga NTB ke Filipina untuk menemukan data warga yang diduga bergabung tersebut.

    “Pengumpulan datanya akan dilakukan oleh tim nanti. Itu terkait aktivitas yang bersangkutan sebelum berangkat ke Filipina,” pungkasnya.

    Diketahui saat ini pemberontak Maute menguasai sebagian wilayah di Merawi. Dalam operasi militer Filipina, membuahkan kegagalan dalam menangkap pimpinan Kelompok Maute, Isnilon Hapilon.

    Sementara ratusan warga sipil masih terjebak di Merawi. Dikabarkan warga sipil yang terjebak mengalami kondisi yang buruk. Militer Filipina saat ini terus menggempur tempat pemberontak tersebut berkuasa. Hampir mencapai 200 korban jiwa akibat kelompok tersebut berkuasa di Filipina sejak 23 Mei lalu. (sat)

    Serunya Ramadhan ala Kelompok Sepak Bola

    HarianNusa.com, Lombok Barat – Ada yang menarik dilakukan oleh anak-anak muda yang tergabung dalam kelompok Sepak Bola Ishlahul Huda Desa Batu Mekar Kecamatan Lingsar Kab. Lombok Barat. Tak hanya sibuk berlatih menguasai si kulit bundar, sebagaimana kelompok (Klub) sepak bola pada umumnya, mereka juga memiliki kegiatan rutin lain, yakni membaca surat Yasin bersama satu minggu sekali. Tepatnya setiap malam Sabtu.

    Namun, selama Bulan Ramadan ini, jadwal baca Yasin tersebut dipindahkan dari malam ke sore hari, hal itu dilakukan agar tidak mengganggu ibadah shalat tarawih.

    Seperti pantauan HarianNusa.com di rumahnya Zaidun, salah satu anggota kelompok sepak bola Ishlahul Huda, yang saat itu menjadi tuan rumah. Mereka membaca Yasin tersebut pada Jumat sore, pukul 18.00 WITA, sembari menunggu waktu berbuka puasa. Nantinya, kegiatan akan dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan shalat maghrib berjamaah.

    Selepas shalat maghrib berjamaah, tuan rumah biasanya menyediakan suguhan sederhana, mulai dari es buah, teh, kopi dan makanan—seperti di rumah Zaidun. Namun, hal itu tidaklah wajib ada. Tergantung hajat dan Kemampuan tuan rumah.

    Sembari menikmati hidangan, para anggota bisa berbincang tentang banyak hal, mulai dari wacana sepak bola sampai dengan wacana lain yang sedang hangat di tengah-tengah masyarakat.

    Penggagas yang sekaligus manajer Klub sepak bola Ishlahul Huda, Samsahudi, S. Ag, M.HI menuturkan, kegiatan membaca surat Yasin satu kali dalam seminggu itu sudah berlangsung selama delapan tahun. Dimulai pada tahun 2009 silam.

    Ketika ditanya alasan kegiatan itu dilakukan, mengingat klub sepak bola harusnya fokus pada latihan-latihan fisik? Ia mengatakan bahwa segala sesuatu di dunia ini haruslah seimbang. Termasuk dalam menjaga tubuh. Agar tubuh seimbang, latihan fisik harus diimbangi dengan melatih rohani. Salah satunya dengan membaca dan memahami makna yang terkandung pada firman Allah dalam surat Yasin, pun juga surat-surat yang lain.

    Selain itu, dengan berkumpul seminggu sekali untuk baca Yasin, menjadikan hubungan emosional antar sesama anggota menjadi sangat dekat. Layaknya keluarga.

    Demikianlah Ishlahul Huda, kelompok sepak bola yang terus menempa fisik tanpa mengesampingkan latihan jiwa dengan membaca dan memahami firman Allah yang terkandung dalam surat Yasin sembari tetap bersilaturahmi di bulan puasa. (sta)

    Astaghfirulloh, Lantaran Jemuran Seorang Ibu Berlumuran Darah

    0

    HarianNusa.com, Dompu – Nasip naas menimpa Hj. Sartia (75) asal Dusun Kara, Desa Lanci, Kecamatan Manggalewa, Dompu. Dia mendapat jahitan yang cukup banyak di pelipis kanannya akibat dilempar anak kandungnya, Kamis (8/6) kemarin.

    Kronologis

    Kronologis bermula saat anaknya berinisial HR (30) melarang ibunya menjemur pakaian di halaman rumah pelaku. Namun, ibu kandungnya justru tidak menggubris perkataan pelaku. Ia tetap menjemur pakaian meskipun ditegur anaknya.

    Tiba-tiba pelaku marah dan mengambil batu. Pelaku melemparkan batu tersebut sebanyak lima kali ke arah ibunya sendiri. Lemparan tersebut mengenai badan dan kepala korban, sehingga mengakibatkan luka robek di pelipis kanannya.

    Korban pun berlari minta pertolongan menuju Polsek Manggelewa. Anggota polisi yang melihat korban berlumur darah segera membawa korban ke Puskesmas Soriutu, Kecamatan Manggelewa.

    “Kami sempat kaget melihat korban yang berlari dengan kondisi bersimbah darah ke sini. Kita segera mengantarkan korban ke puskesmas. Saat ini pelaku masih dalam pencarian kami. Dia kabur usai kejadian,” ujar Kapolsek Manggelewa, Ipda Ramli, SH dihubungi. (sat)

    error: Content is protected !!