More
    Beranda blog Halaman 66

    Lombok Barat Luncurkan Indeks Transparansi Infrastruktur

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat meluncurkan Index Transparansi Infrastruktur (ITI). Kegiatan peluncuran dilaksanakan di Hotel Jayakarta Senggigi, Senin (22/01/2024). Dihadiri oleh Asisten 3 Setda Lombok Barat yang mewakili Bupati Kabupaten Lombok Barat, Kepala Dinas Perhubungan, konsultan CoST Internasional melalui zoom dan para kepala OPD Kabupaten Lombok Barat, Perwakilan CoST Internasional serta anggota tim koordinasi kelompok kerja dan sekertariat FLLAJ Lombok Barat.

    Dalam sambutan Bupati Lombok Barat yang dibacakan oleh Asisten III Setda Lobar M. Hendrayadi, Keterbukaan Informasi Publik sangat dibutuhkan dalam pembangunan. Hal ini sesuai dengan amanat UU no 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Melalui keterbukaan informasi ini pembangunan akan berjalan dengan lancar dan partisipatif.

    "Lombok Barat berkomitmen dalam melaksanakan pembangunan yang transparan dan partisipatif,"ujarnya.

    Ia menyampaikan, bahwa Index Keterbukaan Informasi Publik dalam pembangunan infrastruktur menjadi hal yang sangat penting. Dimana hasil dari ITI ini akan memberikan beberapa manfaat seperti dapat memberi gambaran praktik keterbukaan informasi pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lombok Barat, sebagai salah satu bahan evaluasi kinerja masing-masing OPD maupun entitas pengadaan lainnya dalam keterbukaan pekerjaan infrastruktur. Rekomendasi yang menjadi bagian dari laporan ITI akan menjadi dasar dalam penentuan kebijakan yang akan diambil nanti dalam upaya peningkatan kualitas dan efektifitas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lombok Barat.

    "Pembangunan yang didasari atas kepercayaan akan menghasilkan pembangunan yang berkualitas serta akan mendorong peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," tekannya.

    Seperti diketahui, Lombok Barat melalui Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan telah menjadi anggota CoST Internasional sejak tahun 2019. Dalam hal ini Lobar telah mengimplementasikan transparansi dengan membangun portal interaksi yang menggunakan standar internasional. Portal ini telah melakukan publikasi terhadap 2067 data pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lombok Barat. (HN3)

    Ket. Foto:
    Kegiatan Peluncuran Indeks Transparansi Infrastruktur Kabupaten Lombok Barat. (Istimewa)

    Turunkan Angka Stunting di Lombok Barat, Bupati Sumiatun Turun Langsung ke Desa

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Untuk menekan stunting hingga satu digit, Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun langsung bergerak ke desa bersama tim untuk melaksanakan bhakti stunting dan dialog. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Senteluk Kecamatan Batulayar, Kamis, (18/1/2024).

    Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun, Kepala Dinas DP2KB P3A, Ketua DWP Lombok Barat, Camat Batu Layar, Kapolsek Batulayar, KUA Kecamatan Batu Layar, UPT Puskesmas Meninting, Kepala UPT P2KB Kecamatan Batulayar, Kepala Desa Senteluk, Kepala Desa se-Kecamatan Batulayar, Ketua BPD Desa Senteluk, Penghulu Desa Senteluk.

    Menurut Hj Sumiatun , kegiatan Bhakti Stunting ini adalah wujud semangat kebersamaan dan keseriusan Pemkab Lobar dalam menekan stunting. Kegiatan ini bertajuk Lombok Barat “KEREN” (Keluarga Resiko Stunting Menuju Nol). Hal ini meningkatkan semangat dan kesadaran masyarakat dalam mencegah dan menekan angka stunting di Lobar khususnya di desa Senteluk dan Kecamatan Batulayar secara keseluruhan menuju kecamatan nol stunting.

    "Kami berharap kegiatan kegiatan ini dapat menguatakan semangat dan kebersamaan dalam menekan stunting menjadi satu digit," ujarnya.

    Hj Sumiatun juga berpesan kepada seluruh kader dan masyarakat agar terus bergotong royong dan berkolaborasi dalam menuntaskan stunting di Lobar. Ia juga mengajak berbagai pihak untuk dapat mendukung program nasional yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

    "Tidak hanya stunting saja yang harus di tuntaskan tetapi juga ada 3 item program yang harus di selesaikan yaitu Stunting, Penurunan tingkat kemiskinan ekstrim dan inflasi," tekannya.

    Angka stunting khususnya di desa Senteluk berjumlah 31 orang dengan jumlah sasaran 332 dengan persentase 9,3%. Sedangkan untuk kecamatan Batulayar berada di angka 495 orang dengan sasaran 4029 sasaran dengan persentase 12,29%. Ini merupakan penurunan dari data yang di peroleh dari Kepala puskesmas meninting pada tahun 2021 angka stunting bedada pada 20% dan di tahun 2022 16% dan tahun 2023 turun menjadi 12%.

    Dengan adanya kegiatan Bhakti Stunting ini diharapkan pada tahun 2024 menargetkan dapat turun menjadi satu digit dengan kerjasama dengan stakeholder terkait, di kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat dan para kader dapat berkontribusi untuk menuju Lombok Barat nol stunting. Dalam kegiatan ini juga dilakukan dialog langsung bersama masyarakat sekitar untuk menyerap aspirasi masyarakat. (HN3)

    Ket. Foto:
    Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun menyerahkan bantuan telur kepada masyarakat di Desa Senteluk, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat. (Istimewa)

    Tingkatkan Kinerja Birokrasi Pemkab Lobar, Bupati Sumiatun Kumpulkan Kepala OPD

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun menggelar Rapat Pimpinan ll perdana di awal tahun 2024. Rapat Pimpinan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Jayengrane Rabu (17/1/2024) dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Para Asisten, Staff Ahli Bupati, Kepala OPD dan Camat Se -Kabupaten Lombok Barat.

    Sekretaris Daerah, H. Ilham, menjelaskan point penting dalam Rapim kali ini antara lain meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dari berbagai sektor serta merumuskan beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2024. Hal itu seperti kegiatan pemda menyapa desa, Bhakti Stunting, Rapat koordinasi setiap akhir bulan, Rakor lintas sektoral yang sewaktu-waktu dibutuhkan serta rapat yang mendesak diharapkan para kepala OPD bisa mengikuti tanpa berwakil.

    Sementara itu ditempat yang sama Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas hasil kerja kita semua di tahun 2023. Capaian yang sudah diperoleh tentu merupakan buah dari integritas, loyalitas, kerjasama dan koordinasi serta kolaborasi dari semua pihak. Menurutnya beberapa penghargaan dalam berbagai bidang di tingkat regional dan nasional telah diraih oleh lobar.

    "Namun demikian, tentu masih ada hal-hal yang masih perlu dilengkapi, diperbaiki, dan ditingkatkan di tahun ini dan di masa mendatang agar Lobar Semakin Mantap,"ujarnya.

    Lebih lanjut Bupati juga menyampaikan kepada semua Kepala OPD beserta Camat agar memperhatikan Capaian Target RPJMD 2019 – 2024. Ia mengatakan dari 20 Indikator Kinerja Utama Daerah masih ada 7 Indikator yang belum tercapai.

    "Untuk itu Saya menginstruksikan kepada Bapak dan Ibu semua untuk berkolaborasi dalam rangka penuntasan Indikator Kinerja Utama Daerah yang belum tercapai sesuai target.
    Menindaklanjuti hal tersebut Saya meminta kepada seluruh Kepala OPD dan Camat untuk segera menyelesaikan persiapan-persiapan yang diperlukan untuk melaksanakan program dan kegiatan tahun anggaran 2024," tandasnya.

    Selain itu, dalam rapat pimpinan ini Bupati Sumiatun juga menekankan kepada semua jajarannya untuk dapat meningkatkan kinerjanya di tahun 2024. Ia juga meminta agar kepala OPD dapat peka terhadap situasi dan kondisi serta informasi di masyarakat. Ia juga meminta agar semua jajarannya untuk tertib administrasi. Kegiatan Rapim ini berjalan dengan lancar dan baik. (HN3)

    Ket. Foto:
    Kegiatan Rapat Pimpinan (Rapim) II Perdana Tahun 2024 Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. (Istimewa)

    Sekda Lobar Pesan ASN Jaga Netralitas dan Kondusifitas jelang Pemilu 2024

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Barat, H.Ilham bertindak sebagai Pembina Upacara pada Apel Paripurna Awal Tahun 2024, yang dilaksanakan di Lapangan Kantor Bupati Lombok Barat, Rabu, (17/1).

    Dalam sambutannya, Sekda Lobar mengungkapkan, bahwa dengan telah diundangkannya UU Nomor 20 Tahun 2023 Tentang Aparatur Sipil Negara yang merupakan pengganti UU Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara pada Bulan Oktober 2023 yang lalu, ada beberapa perubahan fundamental yang terjadi antara lain, Transformasi Rekrutmen dan Jabatan ASN, Kemudahan Mobilitas Talenta Nasional, Percepatan Pengembangan Kompetensi, Penataan Tenaga Non-ASN, Reformasi Pengelolaan Kinerja dan Kesejahteraan ASN, Digitalisasi Manajemen ASN dan Penguatan Budaya Kerja serta Citra Institusi.

    Perubahan dalam sistem manajemen ASN merupakan suatu hal yang biasa dan justru dibutuhkan. Agar sistem manajemen yang berlaku dapat menyesuaikan perkembangan zaman, terutama penggunaan teknologi yang kian maju, serta agar dapat mengimbangi tuntutan pelayanan masyarakat yang semakin kompleks.

    Untuk itu, Sekda berpesan kepada seluruh ASN Pemerintah Kabupaten Lombok Barat untuk segera belajar, beradaptasi, dan menyesuaikan diri dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

    "Proses adaptasi terhadap ketentuan yang baru, merupakan sebuah usaha untuk survive, bertahan di tengah terpaan badai perubahan. “Badai pasti berlalu” kata pepatah. Tapi kita harus beradaptasi dan bertahan, agar kita tetap eksis setelah badai perubahan berlalu. Jangan sampai karena tidak mampu beradaptasi, kemudian menyerah dan menghilang tersapu badai perubahan," ujarnya.

    Pemerintah Kabupaten Lombok Barat saat ini melalui BKD-PSDM sedang menyiapkan penyusunan manajemen talenta sebagai upaya pengelolaan aparatur sipil negara guna memperoleh talenta yang diprioritaskan untuk menduduki jabatan tertentu mulai dari jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrator, dan Jabatan Pengawas. Dalam UU Nomor 20 Tahun 2023 Tentang ASN, diwajibkan setiap ASN untuk mengembangkan kompetensinya minimal 20JP (Jam Pelajaran) per tahun melalui pengembangan kompetensi secara klasikal dan non klasikal/mandiri. Selain itu, diminta kepada setiap ASN untuk peduli dengan data kepegawaian masing-masing, dengan cara melakukan pemutahiran data melalui MyASN-BKN.

    "Yang tidak kalah penting juga adalah upaya peningkatan disiplin ASN. Pada tahun 2023, terdapat 5 (lima) orang PNS yang diberhentikan karena melakukan pelanggaran disiplin ataupun karena ditahan lebih dari 2 (dua) Tahun berdasarkan putusan pengadilan. Untuk itu, diminta kepada Kepala OPD agar lebih intens melakukan pembinaan disiplin kepada jajarannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tandasnya.

    Dalam amanatnya Sekda juga meminta agar para ASN dapat menjaga netralitas menjelang pesta demokrasi nasional yang akan segera dilaksanakan. Ia juga meminta ASN untuk dapat menjaga kondusifitas daerah saat pelaksanaan pemilu.

    "Hindari hal-hal yang mengarah pada dukungan kepada peserta kontestasi pemilu/pilpres, dalam bentuk verbal, tulisan, sikap dan tingkah laku baik melalui sosial media ataupun secara langsung," pesannya.

    Apel Paripurna yang dilaksanakan setiap bulan tanggal 17 oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Barat ini juga dihadiri oleh Kepala OPD, Kepala Bagian,Camat dan ASN lingkup pemerintah kabupaten Lombok Barat. (HN3)

    Ket. Foto:
    Sekda Lombok Barat H. Ilham menjadi Pembina Upacara Apel di Awal Tahun 2024 yang digelar Pemkab Lobar. (Istimewa)

    PKS Kritisi Impor Beras 3 Juta Ton, Slamet: Bisa Mengancam Kedaulatan Pangan Indonesia dan Rugikan Petani

    HarianNusa, Jakarta (16/01) — Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Slamet, mengecam kebijakan pemerintah terkait impor beras sebanyak 3 juta ton pada tahun 2023 yang merupakan impor beras terbesar sepanjang sejarah Indonesia.

    Dalam konferensi pers yang digelar hari ini di gedung DPR, Slamet menyoroti beberapa aspek kebijakan tersebut yang dinilainya kontroversial dan ditengarai sarat akan kepentingan politis.

    Menurut politisi senior PKS tersebut, impor beras dalam jumlah sebesar itu menimbulkan kekhawatiran serius terkait dampaknya pada petani lokal.

    Slamet menyatakan bahwa langkah ini dapat mengancam kedaulatan pangan Indonesia dan merugikan para petani yang sudah berjuang keras untuk meningkatkan produksi beras lokal.

    “Kami memahami bahwa stabilitas pasokan beras nasional adalah hal yang sangat penting, terutama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat disaat ancaman krisis iklim yang tengah melanda Indonesia saat ini. Namun, kebijakan impor dalam jumlah yang besar sebanyak 3 juta ton tentu harus diperhitungkan dengan matang agar tidak merugikan petani dalam negeri,” ujar Slamet.

    Lebih lanjut, anggota legislative dapil kota dan kabutapen sukabumi tersebut menyoroti transparansi dan akuntabilitas dalam proses impor tersebut. Ia mendesak pemerintah untuk lebih terbuka terkait mekanisme pemilihan pemasok dan kebijakan harga yang diterapkan dalam impor beras sebesar itu.

    “Transparansi dalam proses impor harus diutamakan. Kami meminta pemerintah untuk memberikan penjelasan yang jelas mengenai mekanisme pemilihan pemasok, kebijakan harga yang diterapkan dan tujuan impor dalam skala besar tersebut. Ini penting agar masyarakat dapat memahami dan menilai kebijakan ini secara objektif apalagi kegiatan impornya justru semakin massif mendekati proses pemilu sehingga dikhawatirkan akan digunakan untuk kepentingan suksesi pemilu,” tambah Slamet.

    Dalam kesempatan yang sama, Ia juga menegaskan perlunya penguatan ketahanan pangan melalui dukungan nyata terhadap petani local yang merupakan sikap PKS sejak lama dan ini merupakan gagasan yang ditawarkan kepada petani local melalui skema Contract Farming dimana pemerintah berkontrak dengan petani dalam pembelian hasil panen dengan harga dan kualitas yang ditentukan.

    “Negara ini sudah salah urus terkait dengan pertanian nasional yang lebih mengutamakan impor dibanding dengan produksi petani. Kedepannya kita harus berkontrak dengan petani sehingga kita bisa menekan impor beras tiap tahunnya,” ungkapnya.

    Terakhir Slamet mengajak pemerintah untuk lebih fokus pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani dalam negeri sebagai langkah strategis untuk mengatasi tantangan pasokan beras kedepannya.

    Rekomendasi Laptop Terbaru 2023 untuk Sekolah, Bisnis, hingga Hobi

    0

    Penggunaan laptop menjadi keharusan terhadap kebutuhan perangkat kerja yang menunjang berbagai aktivitas. Kebutuhan laptop sangat besar di berbagai kalangan dan usia, mulai dari sekolah, bisnis dan pekerjaan, serta menjalankan hobi dan menikmati hiburan seperti game atau nonton video.

    Rekomendasi Laptop Terbaru 2023

    Setiap aktivitas membutuhkan laptop dengan spesifikasi yang sesuai untuk menghasilkan kinerja yang optimal. Berbagai brand tersedia di pasaran menawarkan produk terbarunya dengan mengusung keunggulan masing-masing. Simak rekomendasi laptop ASUS terbaru dalam artikel ini yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan mulai sekolah, bisnis, hingga hobi.

    1.    ASUS Vivobook Go 14

    Laptop ini hadir dengan bobot hanya 1,3 kg dengan ketebalan 17,9 mm. Didukung oleh kinerja yang ditenagai oleh AMD Ryzen 3 7320U dengan kecepatan 2.4 GHz 4 core, 8 thread, 4MB cache, dan 4.1 GHz max boost, serta kartu grafis Radeon 610M berbasis RDNA2. Performa tersebut mampu mendukung beragam aktivitas mulai dari sekolah, bisnis, hingga hobi lebih lancar dan cepat. Kualitas layar pun tidak main-main, tersedia panel berukuran 14 inci dengan kualitas layar IPS Full HD, resolusi 1920 x 1080 piksel, refresh rate  60 Hz, tingkat kecerahan hingga 250 nits, dan color gamut 45% NTSC. Anda bisa menikmati tampilan visual dengan sangat tajam dan jernih ketika bekerja atau menikmati hiburan. Laptop juga menggunakan engsel 180 derajat untuk memudahkan Anda saat ingin berbagi tampilan layar bersama pengguna lain.

    2.    Zenbook S13 OLED UM5302

    Laptop terbaru ini diklaim sebagai laptop paling ringan di kelas 13 inci dengan bobot hanya 1 kg dan ketebalan 14,9 mm. Anda bisa membawanya dengan mudah dalam tas tanpa beban yang berat di pundak. Performa laptop didukung tenaga kuat dan tangguh dari prosesor AMD Ryzen 7 6800U, 8 core dan 16 thread, serta dukungan kartu grafis AMD Radeon 680M. Dukungan performa tersebut, laptop mampu menjalankan aplikasi multitasking yang berat atau program berkapasitas besar. Fitur display juga sangat memuaskan dengan panel OLED yang jernih dan tajam dan resolusi mencapai 2,8K yang memberi tampilan visual kaya warna dengan 100% color gamut DCI-P3. Anda bisa menikmati tontonan video atau game dengan lebih tajam dan imersif dari layar yang telah dilengkapi sertifikasi PANTONE Validated Display.

    3.    ASUS Zenbook 17 Fold UX9702AA-FOLED711

    ASUS menghadirkan inovasi baru laptop layar lipat dengan tampilan visual yang impresif. Laptop ini bisa sekaligus dipakai sebagai tablet. Tersemat spesifikasi dapur pacu yang mumpuni dari Intel Core i7-1250U dan GPU Intel Iris Xe Graphics untuk kemampuan memproses data-data grafis, 16GB LPDDR5 RAM, serta penyimpanan 1TB M.2 NVMe PCIe 4.0 SSD yang mumpuni dan tanpa ngelag untuk berbagai aktivitas mulai sekolah, bisnis, sampai gaming. Laptop berukuran 17.3 inci dan panel layar OLED resolusi 2560 x 1920 pixel ini juga dilengkapi dengan baterai berkapasitas 75 WHrs, sistem operasional Windows 11 Home, dan sertifikasi ketahanan berstandar militer US MIL-STD 810H.

    4.    ASUS ROG Zephyrus M16

    Laptop gaming ini memiliki performa mumpuni untuk menjalankan aplikasi berat. Ditenagai dengan Intel Core i9-12900H yang merupakan varian Intel tertinggi saat ini. Performa semakin mantap dengan GPU NVIDIA GeForce RTX 3060, RAM 16GB onboard dual-channel dengan kecepatan 4800MHz, dan ruang penyimpanan generasi terbaru NVMe PCIe Gen4 SSD yang memiliki kecepatan baca cepat hingga 7Gbps. Laptop dengan panel layar 16″ WQXGA, 165Hz ini juga didukung dengan baterai berkapasitas 90 Whrs, port konektivitas lengkap termasuk port gigabit ethernet (LAN), sistem operasi Windows 11 Home, sertifikasi PANTONE Validated Display untuk akurasi warna yang tajam, sertifikasi TÜV Rheinland untuk low blue light dan anti-flicker, dan teknologi Dolby Vision  HDR untuk fitur audio berkualitas terbaik.

    5.    ASUS Chromebook Flip C214MA

    Laptop ini ditenagai oleh Intel Dual-Core Celeron N4020, RAM 4GB LPDDR4 on board, kartu grafis Intel HD Graphics 600 yang bisa diandalkan, dan ruang penyimpanan 64GB eMMC yang cocok untuk sekolah, tugas bisnis ringan, dan menjalankan game ringan dengan sistem operasi Chrome OS. Hadir dengan panel layar IPS berukuran 11.6 inci HD (1366×768), 200 nits, NTSC:45%, Anti-glare dan baterai berkapasitas 50 Whrs. Tak ketinggalan fitur konektivitas wireless 802.11ac dan Bluetooth 5.0 turut disematkan dalam perangkat yang ditawarkan dengan harga terjangkau ini.

    Itulah rekomendasi laptop terbaru dan terbaik dari ASUS di tahun 2023. Anda bisa memilih laptop berkualitas jempolan yang mampu menangani berbagai tugas sekolah, bisnis dan pekerjaan, hingga hiburan dengan perangkat canggih di atas. Setiap tipe mengusung keunggulan masing-masing, pastikan Anda memilih sesuai kebutuhan dan harga yang sesuai dengan anggaran.

    4 Rekomendasi Koper Lojel Terbaik Untuk Travelling 2023

    0

    Lojel adalah brand yang didirikan oleh Chih Chang Chiang di Jepang pada tahun 1898. Brand ini fokus pada industri keperluan travelling seperti tas dan koper. Lojel telah meluncurkan berbagai koper yang dikenal memiliki durabilitas yang baik dan kuat, sehingga tetap aman saat dimasukkan ke dalam kabin pesawat.

    Nah, bagi kamu yang ingin membeli koper baru untuk travelling bisa memilih produk dari Lojel. Berikut ini 4 rekomendasi koper Lojel yang terbaik untuk travelling:

    1. Lojel Rando Koper Zipper

    Koper Lojel ini berbahan polikarbonat yang dikenal sangat kokoh dan kuat, serta memiliki desain polos sehingga cocok untuk tampilan yang minimalis. Rando koper juga dilengkapi dengan double coil beserta sistem pengunci TSA yang hanya menggunakan kombinasi angka untuk menjamin keamanan barang – barang di dalamnya. Lojel Rando Koper Zipper juga dibekali roda ganda yang sama sekali tidak bersuara saat dijalankan dan bisa di-expand hingga 3 cm.

    Tersedia dalam tiga pilihan ukuran yaitu small, medium, dan large. Jadi, kamu bisa memilihnya sesuai kebutuhanmu. Meskipun termasuk koper hardcase, namun bobot maksimal koper ini hanya 4,6 kg saja. Ada 3 warna koper yang bisa kamu pilih yaitu hitam, merah, dan biru. Harga mulai dari Rp. 3 jutaan.

    • Lojel Voja Koper Hardcase

    Lojel Voja Koper Hardcase terbuat dari material pure polypropylene yang dikenal anti gores. Koper ini dibekali dengan empat roda dan sistem keamanan yang terjamin berkat TSA Lock dan 3 point lock. Pada bagian interior koper terdapat multiple kompartemen sehingga kamu bisa memanfaatkannya untuk menyelipkan barang – barang yang cukup kecil dengan mudah. Sementara bagian eksterior koper didesain polos dan tampak minimalis, serta ada logo Lojel pada bagian tengahnya.

    Tersedia dalam beberapa size mulai dari small hingga large. Koper Lojel ini juga memiliki banyak pilihan warna yaitu lavender, yolk yellow, terracotta, ink blue, midnight black, dan seaweed. Untuk mendapatkan koper ini, kamu perlu siapkan budget mulai dari Rp. 3,5 jutaan.

    • Lojel Cubo Koper Hardcase

    Lojel Cubo Koper Hardcase menggunakan material utama polikarbonat dan memiliki desain garis – garis pada bagian permukaan. Kopel Lojel Cubo didesain dengan banyak kompartemen dan bisa di-expand hingga 3 cm, sehingga akan memudahkan kamu saat menginap di hotel yang kamarnya tak terlalu luas. Sebagai pengamanannya, koper ini juga dilengkapi tamper-proof double coil zipper dan sistem penguncian TSA.

    Tersedia dalam empat pilihan ukuran yaitu small, medium, large, dan fit. Koper Lojel Cubo juga memiliki banyak varian warna seperti burgundy, warm gray, rose, mustard yellow, black, off white, navy blue, cactus, dan stone blue. Harganya mulai dari Rp. 3,7 jutaan.

    • Lojel Vita Koper Hardcase

    Jika ingin punya koper Lojel dengan kapitas besar namun ringan, Lojel Vita adalah jawabannya. Koper Lojel Vita berbahan polipropilena yang anti gores dan memiliki desain bulat – bulat pada bagian depannya. Sebagai pengamanannya, koper ini dilengkapi dengan ritsleting ganda lengkap dengan sistem penguncian TSA, sehingga membuatnya aman saat kamu bawa travelling ke luar negeri.

    Sama halnya seperti beberapa koper Lojel yang sudah disebutkan diatas, Lojel Vita pun tersedia dalam tiga ukuran yaitu small, medium, dan large. Soal harga, kamu bisa beli koper ini dengan harga mulai dari Rp. 3 jutaan.

    Hama Pengisap Polong Kedelai Riptortus Linearis dan Waktu yang Tepat Untuk Mengendalikannya

    Kedelai (Glycine max (L) Merr). Merupakan salah satu komoditas tanaman pangan strategis setelah padi dan jagung, sebagai sumber protein nabati, bahan baku aneka industri olahan pangan dan bahan baku industri pakan ternak. Selain itu, kandungan protein nabati kedelai sangat penting untuk peningkatan gizi masyarakat, karena selain aman juga relatif lebih murah jika dibandingkan dengan protein hewani. Kedelai juga merupakan bahan baku untuk produk makanan olahan seperti tahu, tempe, kecap, susu kedelai dan bahan campuran kue dan roti yang pemanfaatannya berdampak positif dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

    Dengan segudang manfaatnya, menurut data BPS yang dipublikasikan pada artikel yang berjudul Distribusi Perdagangan Komoditas Kedelai Indonesia Tahun 2023, menyatakan bahwa secara total kebutuhan konsumsi kedelai baik rumah tangga maupun non rumah tangga tahun 2022 mencapai 1.3 Juta ton sementara total produksi hanya sebesa 0,24 juta ton, sehingga pemerintah melakukan impor kedelai pada tahun 2022 untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

    Rendahnya produksi kedelai dalam negeri salah satunya disebabkan oleh adanya serangan hama pengisap polong Riptortus linearis yang menyebabkan biji kedelai menjadi rusak, berlubang dan kempes serta jika tidak dikendalikan dapat menyebabkan kehilangan hasil mencapai 80% bahkan gagal panen (Marwoto, 2006).

    Hama Pengisap Polong Kedelai Riptortus linearis

    Hama pengisap polong kedelai R. linearis  memiliki siklus hidup yang meliputi stadium telur, nimfa, dan imago. Telur R. linearis berbentuk bulat dengan bagian tengah agak cekung, rata rata berdiameter 1,20 mm, berwarna biru keabuan kemudian berubah menjadi cokelat. Setelah 6–7 hari, telur menetas dan membentuk nimfa instar I selama 3 hari. Pada stadium nimfa, R. linearis berganti kulit (moulting) lima kali. Setiap berganti kulit terlihat perbedaan bentuk, warna, ukuran, dan umur. Rata-rata panjang tubuh nimfa instar I adalah 2,60 mm, instar II 4,20 mm, instar III 6 mm, instar IV 7 mm, dan instar V 9,90 mm (Tengkano dan Dunuyaali 1976).

    Imago R. linearis berbadan panjang dan berwarna kuning kecokelatan dengan garis putih kekuningan di sepanjang sisi badannya. Imago datang di pertanaman kedelai saat tanaman mulai berbunga dengan meletakkan telur satu per satu pada permukaan atas dan bawah daun. Seekor imago betina mampu bertelur hingga 70 butir selama 4 – 47 hari. Imago jantan dan betina dapat dibedakan dari bentuk perutnya, yaitu imago jantan ramping dengan panjang 11 – 13 mm dan betina agak gemuk dengan panjang 13 – 14 mm (Afifah, 2010).

    Imago R. linearis sedang pada polong kedelai (kiri) dan imago sedang mengisap cairan biji kedelai yang masih muda (kanan)(Sumber: Dokumen pribadi)

    Waktu atau Fase Perkembangan Polong Kedelai yang Tepat Untuk Mengendalikan Hama Pengisap Polong Riptortus linearis

    Nimfa maupun imago R. linearis mampu menyebabkan kerusakan pada polong kedelai dengan cara mengisap cairan biji di dalam polong dengan cara menusukkan stiletnya. Dampak serangan yang ditimbulkan akan berbeda sesuai dengan fase perkembangan polong kedelai. Serangan hama R. linearis pada fase pembentukan polong kedelai menyebabkan polong dan biji kedelai menjadi kempes, mengering dan akhirnya gugur, serangan pada fase pengisian biji menyebabkan biji berwarna hitam dan busuk, sedangkan pada fase pematangan polong mengakibatkan biji keriput (Ridwan, 2007).

    Serangan hama R. linearis pada fase pembentukan dan pengisian calon biji polong kedelai, merupakan fase yang paling berdampak terhadap kerusakan polong. Hal ini disebabkan karena pada fase ini kulit polong kedelai masih lunak sehingga memudahkan stilet menusuk kulit polong serta lebih disukai sebagai tempat meletakkan telur untuk berkembang biak. Dan  jika tidak dikendalikan maka imago akan berkembangbiak sehingga populasinya akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya umur tanaman.

    Polong menguning dan menjadi kering akibat serangan R. linearis (kiri) dan Keragaan biji yang terserang hama R. linearis dan biji sehat (kanan)(Sumber: Dokumen pribadi)

    Dengan kemampuan merusak polong mulai dari pembentukan sampai pematangan biji yang mampu menurunkan kualitas maupun kuantitas biji kedelai yang dihasilkan, oleh karena itu tindakan pengendalian menjadi hal yang wajib dilakukan. Dalam upaya pengendalian umumnya petani kedelai masih banyak yang menggunakan pestisida kimia, penggunaan pestisida yang kurang tepat justru tidak efektif dan dapat merugikan secara ekonomi maupun hasil yang diperoleh tidak sesuai harapan. Oleh karena itu, perlu diperhatikan lima tepat penggunaan pestisida yaitu: Tepat sasaran, tepat jenis, tepat waktu, tepat dosis dan tepat cara.

    Disamping itu, dalam upaya pengendalian hama pengisap polong kedelai R. linearis umur tanaman saat aplikasi juga sangat menentukan keberhasilan tindakan pengendalian. Hasil penelitian Tantawizal et al., (2021) dan Sarjan et al., (2021) menunjukkan bahwa populasi dan intensitas serangan R. linearis tertinggi terjadi pada fase pembentukan dan pengisian polong. Oleh karena itu, waktu yang paling tepat untuk mengendalikan hama pengisap polong kedelai R. linearis berdasarkan fase perkembangan polong kedelai yaitu pada fase pembentukan dan pengisian polong. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian Amalia dan Mawan (2010), yang menyatakan bahwa nimfa maupun imago R. linearis menyerang polong kedelai dengan cara mengisap cairan biji dengan menusukkan stiletnya pada polong yang masih muda dan kulit polong yang masih lunak dan jika tidak dikendalikan maka menyebabkan kehilangan hasil tertinggi dibandingkan dengan tindakan pengendalian pada fase berbunga atau pematangan biji.

    KPU Lobar Tandatangani NPHD Pilkada 2024 sebesar Rp 24 Miliar

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Barat dan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat akhirnya menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pemilukada Kabupaten Lombok Barat Tahun 2024 sebesar 24 Miliar.

    Penandatanganan yang dilakukan oleh Ketua KPU Kabupaten Lombok Barat Bambang Karyono dan Bupati Lombok Barat, Hj. Sumiatun itu berlangsung di Ruang Rapat Bupati Lombok Barat, Senin (11/12/23).

    Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat, H.Ilham dalam pengantarnya mengungkapkan, drama penentuan anggaran ini cukup panjang dan lama, tetapi pada intinya semua pihak sama-sama berkewajiban menyukseskan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat tepat waktu sesuai tahapan yang diatur KPU.

    "Nilai NPHD KPU Lobar sebesar 24 M akan dibayarkan dengan 2 tahap. Tahap pertama sebesar 40% yang dibayarkan 14 hari kerja setelah penandatanganan NPHD, dan tahap kedua sebesar 60% dibayarkan 5 bulan sebelum pencoblosan," ujarnya.

    Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Lombok Barat, Bambang Karyono mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang tinggi kepada Pemda atas kerjasama dan sinerginya.

    "Semoga kesatuan semangat dan tekad kita untuk bersama sama mengawal pilkada di Lombok Barat menjadi semakin berkualitas," harapnya. (HN3)

    Ket. Foto:
    Kegiatan Penandatangan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pemilukada Kabupaten Lombok Barat Tahun 2024 antara KPUD Lombok Barat dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. (Istimewa)

    BRIDA Provinsi NTB, Membangun Institusi Riset Dan Inovasi Guna Meningkatkan Daya Saing Daerah

    0

    Pada Tahun 2021 Pemerintah telah menerbitkan Perpres 78 tahun 2021 yang menjadi dasar regulasi penyatuan seluruh unit-unit kelitbangan yang tersebar pada banyak institusi seperti LIPI, BPPT, LAPAN, BATAN dan juga unit-unit lainnya pada Kementerian / Lembaga menjadi satu unit yang terintegrasi dalam bentuk Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Langkah ini menjadi tonggak yang penting dalam penggorganisiran riset inovasi dan potensi-potensi lainnya seperti anggaran, SDM dan insfrastruktur pendukungnya untuk mewujudkan institusi yang andal dan lebih produktif untuk kemajuan bangsa dan negara sesuai dengan visi BRIN “Terwujudnya Badan Riset dan Inovasi Nasional yang andal, profesional, inovatif, dan berintegritas dalam pelayanan kepada Presiden dan Wakil Presiden, untuk mewujudkan Visi dan Misi Presiden: “Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian berlandaskan Gotong Royong”.

    Sejalan dengan tujuan tersebut sebagaimana juga diamanatkan dalam prepres 78 Tahun 2021 tersebut, Pemerintah daerah baik Provinsi dan Kabupaten/Kota diwajibkan membentuk Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) sebagai pusat pengorganisiran Riset dan Inovasi di Daerah. Tentu saja tujuan ini sama mulyanya dengan tujuan dibentuknya BRIN meskipun pada saat pengimplementasiannya tidak semudah yang diharapkan. Mengapa demikian? Jika melihat kondisi daerah masing-masing, banyak kendala yang dihadapi dalam pembentukan BRIDA di masing-masing daerah seperti anggaran, ketersediaan SDM dan infrastruktur pendukungnya yang masih memiliki banyak kekurangan. Dan tentu saja faktor yang utama juga bagaimana komitmen masing-masing Pimpinan Daerah dalam memandang bagaimana urgensi riset dan inovasi bagi kemajuan daerahnya.

    BRIDA Sebagai Lokomotif Inovasi dan Riset mendorong kemajuan dan daya saing Dareah

    Dari kacamata fiscal kemampuan keuangan daerah, Provinsi NTB salah satu provinsi dengan kemampuan fiscal yang tidak besar. APBD provinsi NTB dalam 5 tahun terakhir berada pada kisaran ±5,5 trilyun rupiah. Angka tersebut relatif kecil dibandingkan dengan urusan, program kegiatan yang menjadi kewajiban yang harus ditangani seperti Urusan Pemerintahan Wajib yang berkaitan dengan Pelayanan Dasar, antara lain pendidikan; kesehatan; pekerjaan umum dan penataan ruang; perumahan rakyat dan kawasan permukiman; serta Urusan Pemerintahan Wajib yang tidak berkaitan dengan Pelayanan Dasar, antara lain tenaga kerja; pemberdayaan perempuan dan pelindungan anak; pangan; pertanahan dan lain-lain. Kondisi ini mengharuskan pemerintah daerah untuk dapat mengalokasikan anggaran secara tepat dan efisien. Disilah Peran pentingnya Brida dibutuhkan di daerah untuk merumuskan kebijakan/program/Kegiatan berdasarkan kajian ilmiah dan mampu melahirkan inovasi di tengah keterbatasan agar setiap kebijakan yang dihasilkan tepat sasaran serta fokus pada program kegiatan yang memiliki daya ungkit yang besar untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan daya saing daerah.

    Pengembangan Riset dan Inovasi di tingkat Pemerintah Daerah baik Provinsi dan Kabupaten/Kota memiliki peranan yang sangat vital guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup Masyarakat. Banyak masalah-masalah di masyarakat yang hanya dapat diselesaikan dengan pengkajian mendalam sampai pada akar masalah melalui riset dan menghasilkan rekomendasi yang bermuatan inovasi dalam penyelesaian masalah tersebut. Tentunya penyelesaikan masalah dengan mengoptimalkan dan memanfaatkan sebesar-besarnya potensi muatan lokal yang tersedia di daerah tersebut baik sumber daya alam, budaya lokal, dan kemampuan sumber daya manusia yang ada. Tanpa ada riset yang mendalam dan lahirnya inovasi dalam mencari solusi permasalahan tersebut akan sulit bagi pemerintah daerah untuk pendapatkan kebijakan penyelesaian yang tepat bagi setiap permasalahan yang dihadapi masyakat sehingga program yang timbul bisa jadi hanya program-program jangka pendek serta tidak tepat yang pada akhirnya menyebabkan penggunaan anggaran yang tidak efisien dan tidak tepat sasaran. Oleh karena itu semua BRIDA yang sudah terbentuk perlu diperkuat keberandaannya dengan dukungan dari Pimpinan Daerah serta penyediaan anggaran yang cukup, SDM yang handal dan sarana prasarana yang memadai.

    Dukungan Infrastruktur diperlukan untuk mensuport kinerja Brida di daerah. Penyediaan infrastruktur yang memadai mutlak diperlukan seperti gedung kantor yang representative dangan dukungan laboratorium riset, pendirian pusat-pusat inovasi, dukungan akses internet cepat, dan fasilitas transportasi merupakan kebutuhan vital bagi pengembangan riset dan inovasi yang efektif di daerah, dll. Disamping itu diperlukan juga investasi yang cukup baik dari pemerintah, sektor swasta, maupun lembaga internasional menjadi dorongan penting dalam menggerakkan kegiatan riset dan inovasi di daerah. Inisiatif-inisiatif seperti dana riset, hibah untuk startup, dan insentif pajak dapat meningkatkan minat serta kemampuan untuk melakukan riset dan inovasi. Tidak hanya itu, diperlukan juga Kolaborasi yang erat antar berbagai stakeholder, kolaborasi Pentahelix multipihak dimana unsur akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, pemerintah dan media dapat menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan inovasi yang berkelanjutan. Kolaborasi mendorong lahirnya pertukaran ide dan pengetahuan antarstakeholder akan membantu menghadirkan solusi inovatif. Diperlukan juga penguatan SDM aparatur dengan fokus pada pelatihan dalam bidang-bidang inovatif akan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi dan siap untuk berkontribusi dalam pengembangan riset dan inovasi.

    Tantangan

    Pembentukan institusi riset dan inovasi di daerah bukan tanpa kendala dan hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri untuk diatasi. Sebagai Perangkat Ddaerah yang baru tantangan umum yang dihadapi yaitu masih terbatasnya sarana prasarana, terbatasnya Sumber Daya Manusia yang memiliki kapasitas, terlebih lagi untuk membentuk Perangkat Daerah baru diperlukan anggaran yang tidak sedikit. Hal ini dapat menjadi penghambat dalam mengakselerasi kegiatan riset dan inovasi di daerah. Masalah lainnya seperti masih kurangnya kolaborasi dan jaringan antar stekholder dan antar lembaga: industri, universitas dan media serta pelibatan masyarakat dan pihak-pihak lainnya menghambat penumbuhan inovasi yang berkelanjutan. Tidak kalah pentingnya salah satu tantangan utama yang harus dihadapi yaitu, budaya yang kurang mendorong eksperimen dan gagasan inovatif karena terbiasa dalam melaksanakan business as usual menjadi penghalang utama dalam pengembangan riset dan inovasi di daerah.

    Pengalaman Provinsi NTB

    Pemerintah Provinsi NTB telah membentuk BRIDA melalui Perda 14 Tahun 2021 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2016 Tentang Pembentukan Dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat. BRIDA Provinsi NTB adalah yang ke-3 terbentuk setelah Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Bali. Bahkan setelah 2 tahun Prespres 78/2021 di undangkan masih banyak Provinsi dan Kabupaten Kota yang belum membentuk BRIDA. Adapun di Kabupaten/Kota se-Provinsi NTB baru 3 BRIDA yang terbentuk yaitu BRIDA Kota Mataram, BRIDA Kota Bima dan Brida Kabupaten Sumbawa Barat serta Kabupaten Lombok Tengah yang membentuk BAPPERIDA menggabungkan Bappeda dan BRIDA. Adapun 6 Kabupaten lainnya belum atau masih dalam proses pembentukan yaitu Lombok Timur, Lombok Barat, KLU, Sumbawa, Dompu dan Kabupaten Bima.

    Dalam RPJMD 2018-2023, BRIDA Provinsi NTB mendukung pencapaian Visi NTB Gemilang Misi Ketiga: NTB SEHAT DAN CERDAS melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai pondasi daya saing daerah dan Misi kelima: NTB SEJAHTERA DAN MANDIRI melalui penanggulangan kemiskinan, mengurangi kesenjangan, dan pertumbuhan ekonomi inklusif bertumpu pada pertanian, pariwisata dan industrialisasi. Secara struktur organisasi BRIDA Provinsi NTB dibagi dalam Sekretariat dan 4 Bidang Teknis Yaitu: Bidang Penelitian Pengembangan Inovasi dan Teknologi, Bidang Kemitraan dan Inkubasi Bisnis, Bidang Pengembangan Sumber Daya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi. Masing-masing bidang mengampu program kegiatan yang mendukung kinerja BRIDA dalam mencapai Visi Misi Pimpinan Daerah Provinsi NTB.

    Dalam 2 tahun terakahir, banyak prestasi yang telah dicapai BRIDA NTB dan hal ini cukup membanggakan. Diantaranya, Provinsi NTB telah berhasil mendapat anugerah Provinsi Terinovatif dalam ajang Innovatif Government Award (IGA) Kementerian Dalam Negeri selama 2 tahun berturut-turut tahun 2021 dan 2022, Dukungan dan fasilitasi kepada pihak yang berinovasi kepada IKM dengan pembinaan StartUp, Mitra/tenant serta fasilitasi beberapa IKM/Industri untuk berproduksi seperti produksi sepeda listrik, pyrolysis sampah menjadi bahan bakar, pengolahan plastik menjadi bata, produksi magot dari sampah organic,  dan produksi kosmetik berbahan local disamping failitasi standarisasi permesinan dan sertifikasi kompentensi profesi. Dilaksanakan juga beberapa kajian/riset kelitbangan menjadi fokus Brida  dengan melibatkan Dewan Riset Daerah (DED), Universitas dan stakeholder lainnya. Disamping itu BRIDA Provinsi NTB juga berhasil menggagas kerjasama dengan berbagai pihak baik dalam negeri dan luar negeri.

    Dalam pengembangan kualitas SDM di Nusa Tenggara Barat, Pemerintah Provinsi NTB melalui BRIDA NTB melaksanakan Program Beasiswa NTB dengan mengirimkan putra putri terbaik NTB untuk melanjutkan Pendidikan baik S1/S2/S3 dan nongelar di Luar Negeri, disampimg juga membiayai biaya Pendidikan dalam bentuk subsidi biaya SPP dan penelitian di dalam negeri (Beasiswa BMB/BSK/BSU). Sejauh ini sampai tahun 2023 tercatat 796 orang penerima manfaat beasiswa luar negeri dan 4.500 orang lebih penerima manfaat beasiswa dalam negeri.

    Kesimpulan

    Pengembangan riset dan inovasi di tingkat Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota memerlukan komitmen yang kuat dari Pimpinan Daerah, pemerintah, stakeholder, dan masyarakat secara keseluruhan. Pembentukan Brida di Daerah selain memang sebagai suatu kewajiban menjalankan amanat perpres 78/2021 juga sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan ekosistem riset dan inovasi dalam rangka menciptakan lingkungan yang mendukung, mengatasi tantangan, dan menerapkan strategi yang tepat agar Provinsi NTB dapat menjadi pusat inovasi yang berdaya saing tinggi, meningkatkan kuailtas SDM dan pada akhirnya dapat kesejahteraan masyarakat.

    error: Content is protected !!