More
    Beranda blog Halaman 80

    Gubernur NTB: Kehadiran Alumni SMA, dapat menjadi Inspirasi bagi Sekolah

    0

    HarianNusa, Lombok Timur – Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc, pada acara pengukuhan Pengurus Pusat Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Pringgabaya (IKA SMANSABAYA) Periode 2022-2026, dan sekaligus menjadi narasumber Talk Show Inspiratif Satu Jam Bersama Gubernur NTB dengan tema
    “Student To Day, Leader Tomorrow” Pinggabaya, 19/11.

    Merupakan yang pertama dihadiri oleh Gubernur NTB melantik Pengurus Ikatan Alumni SMA, dan bagi Bang Zul kehadiran para alumni bukan sekadar reunian, akan tetapi para alumni dapat menjadi refleksi untuk menyemangati, dan menginspirasi siswa-siswi agar dapat belajar banyak hal tentang kesuksesan dan lain-lain.

    “Ini akan menjadi preseden, bahwa akan ada Alumni SMA seluruh NTB akan dilantik Gubernur NTB, dan itu dimulai dari SMA Negeri 1 Pringgabaya ini. Yang paling penting kehadiran Alumni IKA SMA harus menjadi bahan refleksi menyemangati siswa siswi di sekolah tersebut, apalagi banyak alumni yang sukses, menceritakan bahwa dari sekolah ini muncul orang terkenal, orang-orang besar yang akan merubah wajah Lombok Timur ini, Nusa Tenggara Barat bahkan wajah dunia di masa yang akan datang,” ucap Gubernur NTB.

    Selin itu, Gubernur NTB, mensosialisasikan Program Beasiswa NTB yang sudah sampai hari ini lebih dari seribu-an mahasiswa beasiswa luar negeri dan BSU dalam negeri-pun tidak kalah banyaknya.

    “Saya terkejut banyak orang-orang penting yang datang ke Lombok utara, bukan undangan Gubernur, Presiden, Menteri, tapi undangan alumni beasiswa NTB dari Polandia, Alhamdulillah, anak-anak yang kita kirim ke Polandia banyak kesan yang dalam. Menurut orang polandia anak-anak NTB itu baik hati, pintar-pintar, dan bisa bersosialisasi, coba bayangkan anak-anak yang kita kirim ke luar negeri bukan sekedar mendapatkan gelar baru dibelakang namanya, tapi memberikan kesan yang sangat baik bagi dunia, mereka mampu hadirkan menteri dari negara lain, walikota dari negara lain,” ungkap Bang Zul.

    Selain itu dalam Talk Show 1 Jam bersama Gubernur NTB, Doktor Ekonomi UI ini menjelaskan bahwa alumni-alumni beasiswa NTB akan mampu merubah wajah negeri ini bahkan wajah dunia kedepannya, kalau kita kirimkan anak-anak NTB untuk sekolah keluar negeri.

    “Bayangkan kalau ada 1000 orang bahkan 10 ribu orang NTB yang punya pengaruh dalam menentukan kebijakan, bukan hanya dalam negeri tapi wajah dunia akan berubah. Ini betapa hebatnya Provinsi yang kita cintai ini,” imbuh orang nomor satu di NTB ini sembari menyemangati siswa-siswi SMA N 1 Pranggabaya.

    Lebih lanjut Gubernur NTB menjelaskan bahwa Memang tidak mudah memulai sesuatu, sering di sampaikan bahwa memulai sesuatu harus dimulai dengan langkah pertama.

    “Kenapa kita mengirim siswa kita ke luar negeri, kayak tidak ada kampus dalam negeri, dengan kondisi petani kita yang masih miskin, dan nelayan banyak yang miskin, di anggap terlampau mendramatisasi sesuatu, padahal sebenarnya anak-anak NTB yang kita kirimkan keluar negeri belum tentu biaya mahal, namun supaya mereka bisa melihat kesusksesan di negeri orang, kesuksesan itu akan merendahkan hatinya untuk banyak bersyukur,” ujarnya.

    Terakhir Gubernur NTB berpesan pada guru-guru SMA Negeri 1 Pringgabaya, agar memperlakukan siswanya sebagaimana anak mereka sendiri. “Kepada guru-guru agar memperlakukan siswa-siswi seperti anak kita sendiri,” Tutup Gubernur NTB.

    Ucapan terimaksh disampaikam oleh ketua IKA SMA Negeri 1 Pranggabaya Sukri Aruman atas kehadiran Gubenur NTB, ditengah padatnya kegiatan dan menghadiri berbagai undangan Masyarakat. “Terimakasih Pak Gubenur NTB, ditengah banyaknya agenda menghadiri berbagai undangan masyarakat,” ungkap Sukri.

    Cegah Stunting Dengan Cara Improvement Of Diet, Parenting dan Sanitasi

    0

    Seorang anak dikatakan mengalami stunting apabila tinggi badan dan panjang tubuhnya minus 2 dari standar Multicentre Growth Reference Study atau standar deviasi median standar pertumbuhan anak dari WHO. Selain itu, Kementerian Kesehatan RI menyebut stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah dari standar usianya.

    Berdasarkan data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021, ada 7 provinsi yang memiliki prevalensi stunting tertinggi, salah satunya adalah Provinsi NTB. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, prevalensi kasus stunting di NTB mencapai angka 33,49 persen. Sementara, berdasarkan sistem aplikasi online Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) per 4 Juli 2022, kasus stunting di NTB turun hampir separuhnya, menjadi 18,88 persen.

    Mengatasi masalah tersebut. NTB harus terus mengembangkan strategi dan sejumlah program aksi penanganan stunting secara terintegrasi. Selain itu, terdapat tiga hal yang harus diperhatikan dalam pencegahan stunting, yaitu perbaikan terhadap pola makan (improvement of diet), pola asuh (parenting), serta perbaikan sanitasi (sanitation).

    Masalah stunting dipengaruhi oleh rendahnya akses terhadap makanan dari segi jumlah dan kualitas gizi, serta seringkali tidak beragam. Bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan, memperbanyak sumber protein sangat dianjurkan, di samping tetap membiasakan mengonsumsi buah dan sayur.

    Stunting juga dipengaruhi aspek perilaku, terutama pada pola asuh yang kurang baik dalam praktek pemberian makan bagi bayi dan Balita.

    Dimulai dari edukasi tentang kesehatan reproduksi dan gizi bagi remaja sebagai cikal bakal keluarga, hingga para calon ibu memahami pentingnya memenuhi kebutuhan gizi saat hamil dan stimulasi bagi janin, serta memeriksakan kandungan empat kali selama kehamilan.

    Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah perbaikan pada sanitasi. Rendahnya akses terhadap pelayanan kesehatan, termasuk di dalamnya adalah akses sanitasi, mendekatkan anak pada risiko ancaman penyakit infeksi.

    Untuk itu, perlu membiasakan cuci tangan pakai sabun dan air mengalir, serta tidak buang air besar sembarangan hingga mencegah terjangkitnya penyakit yang turut mempengaruhi kesehatan anak.

    Stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas manusia Indonesia, khusunya di Provinsi NTB, ini juga ancaman terhadap kemampuan daya saing bangsa kita. Stunting yang merupakan masalah kurang gizi kronis ini disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak.

    Pemerintah tidak akan berhasil mengakselarasikan penurunan stunting ini jika tidak didukung oleh peran serta semua komponen masyarakat. Hal ini justru menjadi kunci pelibatan secara masif untuk mencegah stunting di Provinsi NTB.

    Penulis: Muhammad Jayadi Akbar
    (Pemerhati Sosial Nusa Tenggara Barat)

    BEM STIKes Hamzar Sukses Gelar Pekan Kreativitas Olahraga Mahasiswa

    HarianNusa, Lombok Timur – Badan Eksekutif Mahasiswa STIKes Hamzar Lombok Timur sukses mengadakan acara pembukaan Pekan Kreativitas Olahraga Mahasiswa (PKOM). Acara lomba kreatifitas dan olahraga ini dilaksanakan tanggal 19 November sampai 24 Desember 2022.

    Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan siswa berbagai SMA/SMK dalam berbagai lomba seperti tari kreatif, dance, presean dan olahraga lainnya.

    Nisa Agustina, Ketua Panitia yang juga adalah Ketua Departemen Seni dan  Budaya BEM STIKes Hamzar menyampaikan lomba ada yang dilakukan secara daring (online) dan luring (offline).

    Kemudian dalam sambutannya Ketua BEM STIkes Hamzar Harianto mengajak rekan-rekannya untuk ikut mensukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini salah satu cara untuk menaikkan eksistensi kampus STIKes Hamzar Lombok Timur.

    Pada kesempatan yang sama, Ketua STIKes Hamzar Drs. H. Muh. Nagib, M.Kes menyampaikan terimakasih kepada BEM STIKes Hamzar dan panitia yang menyelenggarakan kegiatan ini.

    Johan Nilai Ide Impor Beras dari Bulog sebagai Pengkhianatan atas Kedaulatan Pangan Nasional

    HarianNusa, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan menilai adanya ide atau saran dari Bulog yang menyarankan pemerintah untuk segera melakukan impor beras saat ini sebagai suatu bentuk pengkhianatan atas kedaulatan pangan nasional. Menurut Johan, pada kondisi stok CBP (cadangan beras pemerintah) yang kian menipis, tersisa 651 ribu ton, pemerintah seharusnya mengoptimalkan membeli beras dari petani dalam negeri.

    “Kalau alasannya produksi lokal lagi turun dan harga beras lokal lagi tinggi, maka tidak masuk akal sebab harga beras di pasar internasional juga sedang naik, jadi jangan sampai pemerintah mengkhianati kedaulatan pangan karena adanya subordinasi dari kekuatan pasar dunia dengan mengabaikan pemanfaatan produk lokal untuk pemenuhan kebutuhan pangan nasional,” ujar Johan.

    Politisi Senayan ini juga menilai ide Bulog untuk segera melakukan impor sebagai bukti dari gagalnya program food estate yang selalu dibanggakan pemerintah yang menelan anggaran begitu besar, tetapi faktanya tidak bisa menjawab persoalan pangan nasional.

    “Ketika ada ancaman krisis pangan, terbukti bahwa food estate adalah proyek gagal maka jangan sampai terjadi kita mengalami krisis beras dan bencana kelaparan akibat kesalahan pemerintah dalam kebijakan tata Kelola pangan nasional,” ucap Johan.

    Politisi PKS ini menegaskan kepada pemerintah untuk menghentikan ketergantungan yang tinggi terhadap pangan impor khususnya beras dan pangan pokok lainnya. Ketergantungan impor membuat neraca perdagangan selalu menjadi negative, impor pangan yang berlebih akan membuat stok pangan berlebih dan mengancam stabilitas harga pangan lokal karena tidak berdaya bersaing dengan produk impor.

    Selanjutnya Johan menandaskan kepada Bulog sebagai operator pangan, perlu segera merancang sistem stabilisasi pasokan dan harga serta penguatan sarana pergudangan.

    “Saya mengingatkan Bulog untuk fokus mewujudkan aksesibilitas pangan dengan menerapkan kebijakan mengendalikan impor pangan dan mengutamakan produksi pangan dalam negeri, serta memperhatikan kesejahteraan petani, mari kita junjung kedaulatan pangan dengan produk lokal serta mengutamakan kesejahteraan petani dan bukan selalu memanjakan para importir pangan,” tegas Johan.

    Menurutnya, adanya ancaman krisis pangan dimana produksi turun akibat berbagai hal, maka pemerintah harus memulai adanya stok dan ketersediaan pangan yang didukung oleh basis data produksi yang akurat serta pemetaan konsumsi berdasarkan wilayah (spasial). Melakukan perencanaan cadangan pangan nasional berdasarkan musim, waktu, sebaran penduduk, dan wilayah produksi dengan mempertimbangkan potensi wilayah setiap daerah.

    “Hal ini jauh lebih penting dilakukan pemerintah ketimbang selalu berfikir impor, untuk mewujudkan stabilitas pangan melalui sistem ketersediaan, akses pangan dan pemanfaatan pangan yang selalu menjunjung nilai kedaulatan pangan nasional,” tutup Johan Rosihan.

    Gubernur Sebut Industrialisasi jadi kunci kemajuan Daerah

    0

    HarianNusa, Mataram – Industrialisasi menjadi kunci untuk menjadikan sebuah daerah, bahkan sebuah bangsa, menjadi maju. Karena dengan Industrialisasi yang sederhana saja, seperti membuat produk tusuk gigi sendiri dan tidak mendatangkan dari luar daerah, dapat meningkatkan nilai produk tersebut. Yang nantinya dapat mensejahterakan para pelakunya. Karena itu, tanpa Industrialisasi masyarakat bisa terjebak kubangan kemiskinan dalam jangka waktu yang lama.

    Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc., saat menjadi Narasumber pada Talkshow Industrialisasi Goes To Campus bertajuk "Menggali Potensi dan Peran Mahasiswa Dalam menyongsong Industrialisasi di NTB Untuk Indonesia", di Universitas Mataram pada Selasa 15 November 2022.

    "Industrialisasi adalah kebutuhan agar masyarakat bisa menghadirkan kesejahteraan. Tanpa Industrialisasi kita akan miskin selamanya," ucap Bang Zul, dihadapan ratusan mahasiswa dan mahasiswi Unram.

    Untuk menopang berjalannya industrialisasi tersebut, lanjut Gubernur, perlu adanya rasa mencintai dan bangga menggunakan produk lokal. Sehingga perlu mengamalkan Bela dan Beli Produk Lokal. Hal tersebut, yang terus ditekankan kepada para peserta yang juga terdiri dari para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemprov NTB.

    "Ketika kita mampu mengolah bahan baku menjadi produk yang bernilai, insyaallah kesejahteraan akan mengikuti kita," seru Banh Zul.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian NTB, Nuryanti, SE., ME mengajak para IKM besutan Mahasiswa untuk masuk ke dalam Komunitas Industri 4.0. Nantinya, Dinas Perindustrian akan memberikan pendampingan kepada para pelaku usaha, sejak dari mengembangkan ide hingga memasarkan produk dan mendaftarkan merek produknya.

    "Saya berharap dua hari ke depan kita bisa hadir mengajak yang lain juga masuk dalam Komunitas Industri 4.0. Masuk ke inkubasi bisnis di NTB," jelasnya.

    Industrialisasi sendiri merupakan salah satu program unggulan pemerintah NTB, yakni melakukan penambahan nilai dalam sebuah produk. Sehingga masyarakat NTB tidak lagi menggunakan atau menjual produk mentah keluar daerah, namun memberikan nilai tambah didalamnya. Ini diharapkan mampu menyerap lapangan tenaga kerja dan menjadikan ekonomi daerah semakin baik.

    Pemprov NTB sendiri secara rutin menggelar Roadshow dan Talkshow Industrialisasi di setiap Kabupaten dan kota se-NTB hinhga ke institusi pendidikan. (03)

    Ket. Foto:
    Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc.,(dua dari kiri) saat menjadi Narasumber pada Talkshow Industrialisasi Goes To Campus bertajuk "Menggali Potensi dan Peran Mahasiswa Dalam menyongsong Industrialisasi di NTB Untuk Indonesia", di Universitas Mataram pada Selasa 15 November 2022. (Istimewa)

    Jaring Mahasiswa Berbakat, Unram Adakan Pekan Olahraga Mahasiswa

    0

    HarianNusa, Mataram – Universitas Mataram (Unram) menyelenggarakan Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) Tingkat Unram dengan 5 cabang olahraga diantaranya bola basket, tenis meja, bola voli, futsal, dan bulu tangkis. Pembukaan kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 11 November 2022.

    Kelima cabang olahraga yang dilombakan berlokasi di beberapa titik kampus, yakni di Lapangan Basket Unram, Auditorium M. Yusuf Abubakar Unram, Lapangan Voli Unram, Lapangan Sepak Bola Unram, dan Gedung Bulutangkis Unram.

    POM Unram merupakan kegiatan tahunan yang selalu diadakan, namun sempat terhenti selama 2 tahun terakhir dikarenakan kondisi pandemi Covid-19 yang masih memuncak. Kegiatan ini ditujukan untuk mencari bibit-bibit baru dalam olahraga di kalangan mahasiswa.

    “Harapannya kita dapat menjaring mahasiswa-mahasiswa Unram yang memiliki talenta-talenta di bidang olahraga di masing-masing cabang olahraga yang kita lombakan ini,” ucap Koordinator Kemahasiswaan Unram yang juga Ketua Panitia POM Unram, H. Abdul Faruk, MM.

    POM Unram diikuti oleh seluruh fakultas di Unram dengan mengirimkan perwakilan mahasiswa semester 1 – 5.

    (03)

    Ket. Foto:
    Kegiatan Sepak bola dalam rangka POM Unram di Lapangan Sepak Bola Unram. (Istimewa)

    WSBK 2022, Polda NTB Sebar Pasukan Anti Copet hingga Sniper

    HarianNusa Lombok Tengah – Polda NTB bersama TNI dan stakeholder terkait lainnya, memulai pengamanan gelaran World Superbike (WSBK) 2022. Sebelumnya pada, Rabu, 9 September dilaksanakan apel persiapan pengamanan WSBK yang diikuti oleh personel TNI, Brimob, Lantas, Sabhara, Samapta, Krimum, Krimsus, Ditnarkoba dan lain-lain, bertempat di Lapangan Nurul Bilad, Kuta Mandalika Lombok Tengah, Rabu (9/11/2022)

    “Setelah apel ini, mereka langsung bergerak menuju pos yang sudah ditentukan untuk menjalankan tugas mereka masing-masing,” jelas Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, S. I. K., M. Si.

    Artanto menyebutkan, setidaknya ada 20 pos yang disediakan untuk pengamanan di kawasan Mandalika ini, mereka akan ditempatkan disana.

    Selain itu, mereka juga akan disebar ke beberapa titik keramaian, bukit, sirkuit dan titik-titik lain diluar pos tersebut.

    Pasukan yang disebar oleh Polda NTB untuk mengamankan WSBK 2022 ini, terdiri dari pasukan yang berseragam dan pasukan yang tidak berseragam.

    “Pasukan yang kita sebar rata-rata anggota yang memakai pakaian dinas terbuka, seperti pasukan patroli, Sabhara, lalu lintas, K9, Jibom, teroris, pasukan anti copet dan lain sebagainya,”

    Selain itu, Polda NTB juga telah menyebar beberapa sniper yang ditugaskan pada titik tertentu yang tidak bisa disebutkan tempatnya.

    Jumlah personel untuk sniper atau penembak jitu yang diterjunkan Polda NTB juga tidak disebutkan jumlahnya.

    Untuk pasukan anti drone, didatangkan khsus dari Markas Besar (Mabes) Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

    “Semua sudah kita persiapkan dengan matang, kita berdoa supaya situasi dan kondisi saat WSBK 2022 ini lancar dan aman,” pungkasnya. (03)

    Wujudkan Satu Data Indonesia, Diskominfotik Lobar Gelar Otorisasi Statistik Sektoral

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Dinas Kominfotik Lombok Barat melalui Bidang Statistik Sektoral menggelar Rapat Otorisasi statistik sektoral data OPD se-Kabupaten Lombok Barat tahun 2022. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang rapat Jayengrane Kantor Bupati Lombok Barat, Rabu,(9/11/2022).

    Kegiatan Rapat dihadiri oleh Sekretaris Dinas Kominfotik, Kepala BPS Lombok Barat, Kepala Bidang Statistik Sektoral, Perwakilan Diskominfotik NTB, Fungsional Perencanaan dan Operator Se-Kabupaten Lombok Barat.

    Kepala BPS Lobar Lalu Supratman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Rapat Otorisasi statistik sektoral data OPD se-Kabupaten Lombok Barat tahun 2022. Menurutnya kegiatan ini sebagai dukungan nyata dari Pemkab Lobar untuk terwujudnya Indonesia Satu Data. Ia berharap kegiatan ini dapat mewujudkan data yang valid dan sinkron.

    Ia mengatakan, otorisasi statistik sektoral data OPD merupakan produk statistik yang pemanfaatannya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan instansi tertentu dalam hal ini pemerintah daerah, guna mendukung penyelenggaraan tugas pemerintahan dan proses pembangunan di daerah. Diharapkan hal inj dapat mewujudkan ketersediaan data yang akurat, mutakhir, terpadu, terintegrasi, berkelanjutan dan dapat diakses oleh pengguna data.

    "Dalam menghasilkan data yang akurat dan lengkap maka ada beberapa poin yang perlu diperhatikan antara lain yaitu, Pertama, data yang dihasilkan oleh produsen data dalam hal ini perangkat daerah dan instansi terkait harus memenuhi standar data.
    Kedua, data yang dihasilkan harus berdasarkan meta data lengkap dengan format strukturnya, penjelasan data dan pencarian data tersusun dalam format yang baku. Ketiga, data yang dihasilkan harus bisa dikembangkan dalam format yang sama. Keempat, data yang dihasilkan harus menggunakan kode verifikasi dan data induk yang sama,” ujarnya.

    Sementara Kepala Bidang Data Statistik Sektoral Anni Wahyu Ningsih menyampaikan bahwa Dasar pelaksanaan kegiatan adalah sesuai dengan Perpres no 39 tahun 2019 tentang satu data Indonesia dirangkai dengan Perbup No.22A tahun 2021 tentang satu data Lombok Barat. Sesuai regulasi yang ada wali data memiliki tugas untuk mengumpulkan data dari produsen data dengan tujuan mengetahui jumlah perangkat Daerah (OPD) yang sudah mendapatkan rekomendasi Statistik sektoral oleh BPS.

    "Wali data akan melakukan rilis pada SI-WARTA (Sistem lnformasi Satu Data) menuju satu data Lombok Barat. Mengingat data OPD ada yang bersumber dari kompromin (Kompilasi Produk Administrasi). Ini adalah bentuk dukungan nyata dari Pemkab Lobar untuk mewujudkan Satu Data Indonesia," Tlterangnya.

    Ia mengatakan bahwa Rapat otorisasi menyajikan materi terkait ragam, metode, sumber, mekanisme dan bentuk implementasi data sektoral daerah. Selain itu, dalam kegiatan ini juga disampaikan materi terkait progres menuju pengimplementasian satu data Kabupaten Lombok Barat yang akan disajikan dalam format meta data.

    "Ada beberapa OPD yang sudah mendapatkan rekomendasi penyusunan jenis data Statistik sektoral antara lain Dinas Lingkungan hidup, Diskominfotik, dan Bappeda. Sementara dinas lainnya masih berproses," ujarnya. (03)

    Ket. Foto:
    Rapat Otorisasi statistik sektoral data OPD se-Kabupaten Lombok Barat tahun 2022. (Istimewa)

    Operasi Mandalika III Rinjani, Pengamanan Acara World Superbike 2022

    0

    HarianNusa, Mataram – Demi menjamin keamanan event World Superbike (WSBK) tanggal 11 – 13 November 2022 mendatang, Provinsi NTB melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Mandalika III Rinjani-2022 yang berlangsung di Lapangan Bharadaksa Polda NTB, Selasa (08/11).

    Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan bahwa persiapan keamanan menjadi etalase Provinsi NTB dan Indonesia. Hal ini dikarenakan event berskala Internasional faktor keamanan sangat harus diperhatikan.

    "Semoga kita bisa kompak menjaga supaya aman dan nyaman," tutur Bang Zul.

    Pengamanan WSBK 2022 akan dilaksanakan dari tanggal 9 – 15 November 2022. Sebanyak lebih dari 2.769 pasukan dikerahkan untuk menjaga keamanan dari berbagai sisi.

    Kapolda NTB, Irjen Pol Drs Djoko Poerwanto selaku Inspektur Upacara berharap seluruh pasukan dapat mampu menjaga dan mengamankan penyelenggaraan event WSBK 2022.

    "Jadikan kerjasama, solidaritas, sinergitas kita semua menjadikan bukti, bahwa pengamanan WSBK merupakan bagian dari pembuktian kita untuk NTB Gemilang," tuturnya.

    Terdapat tiga hal penting dalam pelaksanaan Operasi Mandalika III Rinjani-2022, yaitu tau berbuat apa, siapa berbuat apa dan bertanggungjawab.

    "Tiga hal tersebut harus berlandaskan nilai, yaitu Bangga dengan NTB, Suksesnya pengamanan WSBK adalah sukses dari race WSBKnya dan sukses pengamanan" tegasnya.

    Turut hadir Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Sahli sosmas, Dir RSU, Kadis Pariwisata, Kadis Perhubungan, Kadis PU, Kadis Kominfo, Kadis kesehatan, dan Kadis Koprasi.

    Berhasil Turunkan Stunting, Lombok Barat jadi contoh untuk daerah lain

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Dinilai berhasil menekan angka stunting, Tanoto Foundation menjadikan Lombok Barat sebagai contoh untuk daerah lain.
    Hal tersebut ditandai dengan dilakukannya MoU antara Tanoto Foundation dengan Kabupaten Lombok Barat.

    Penandatanganan MoU dilakukan oleh
    Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid dan Head of Early Childhood Education and Development Tanoto Foundation Eddy HenryHenry di Ruang Kerja Bupati, Kamis, 3 November 2022, yang dihadiri pula oleh Pj Sekertaris Daerah Lombok Barat H. Ilham, Asisten I Daerah Agus Gunawan, Kepala OPD dan pengurus Yayasan Cipta.

    Stunting merupakan masalah yang timbul karena pola hidup masyarakat dan karena itu penanganan stunting harus dilakukan dari hulu ke hilir. Bupati Lombok Barat menyampaikan bahwa Kabupaten Lombok Barat memiliki melaksanakan pembagian pil penambah darah untuk siswi remaja di sekolahan serta membuat gerakan GAMAK (Gerakan Anti Merarik Kodeq) atau gerakan anti pernikahan dini. "Selain melalui program-program tersebut, kami juga meminta kepada petinggi di masyarakat untuk membuat awik-awik atau kesepakatan adat desa yang berisikan larangan pernikahan dini di desa," jelasnya.

    H. Fauzan Khalid mengatakan bahwa Kabupaten Lombok Barat memiliki sebuat inovasi SIPEKABUSISKA. Inovasi ini digunakan untuk memantau kesehatan bayi baru lahir berbasis keluarga.

    "Inovasi ini termasuk ke dalam 50 besar inovasi daerah dan telah dicoba untuk diterapkan dibeberapa provinsi, karena inovasi ini dapat banyak membantu dalam pendataan kasus stunting," tegasnya.

    Head of Early Childhood Education and Development Tanoto Foundation menyampaikan ucapan terimakasih atas kerjasama dalam menurunkan angka stunting yang telah terjalin sejak tahun 2021.

    "Tentunya dengan kerjasama ini telah terdapat hasil yang memuaskan, dimana angka stunting yang turun cukup signifikan. Bahkan hasil Kabupaten Lombok Barat telah menjadi contoh bagi daerah lain karena keberhasilannya," tuturnya.

    Eddy Henry menambahkan bahwa Tanoto Foundation dengan beberapa sektor swasta dan pemerintahan AS bekerjasama dalam menggalang dana hingga tahun 2025 dalam meningkatkan upaya-upaya menurunkan angka stunting di 5 provinsi dan salah satunya adalah NTB.

    "Untuk Kabupaten Lombok Barat pada tahun 2023 nanti kami tidak hanya merencanakan, tetapi mengimplementasikan program-program yang kami harapkan dapat membantu menurunkan angka stunting di desa-desa yang berpotensi angka stunting tinggi," jelasnya.

    Ia mengharapkan bahwa kolaborasi yang telah berjalan dapat tetap berlanjut dengan baik dan tentunya dapat menghasilkan hasil yang baik untuk perkembangan daerah. (03)

    Ket. Foto:
    Penandatanganan MoU oleh
    Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid dan Head of Early Childhood Education and Development Tanoto Foundation Eddy HenryHenry di Ruang Kerja Bupati, Kamis, 3 November 2022. (Istimewa)

    error: Content is protected !!