Beranda blog Halaman 181

Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur, Pria Paruh Baya Diamankan Polisi

0

HarianNusa.Com, Lombok Timur – Unit PPA Satreskrim Polres Lombok Timur pada Sabtu 28 Desember 2019 berhasil mengamankan AH, laki-laki (53 tahun), asal Dusun Dasan Bagik Barat, Desa Aikmel Timur, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur yang diduga telah melakukan pencabulan terhadap korban SH yang masih dibawah umur.

Penangkapan terhadap pria paruh baya itu berawal dari laporan Siti Zulaeha yang merupakan bibik korban, dimana ia mendapat informasi dari warga sekitar bahwa korban sering kerumah tersangka AH setiap magrib.

Menurut cerita warga, korban juga sering diberi uang oleh tersangka dan ada perubahan bentuk fisik serta cara berjalannya.

Mendengar cerita itu, Siti Zulaeha kemudian menanyakan langsung kepada korban terkait cerita warga tersebut namun tidak dijawab.

Tidak lama kemudian korban memberitahukan kepada bibiknya dengan cara menulisnya di selembar kertas yang menyatakan bahwa benar korban datang ke rumah tersangka.

Korban menyampaikan bahwa tujuannya kerumah tersangka adalah untuk meminjam uang namun ia diperlakukan tidak sopan.

Kasatreskrim Polres Lotim AKP Made Yogi saat dikonfirmasi oleh Kabidhumas Polda NTB AKBP Artanto, S.I.K., M.Si. mengatakan Awalnya korban hanya mau meminjam uang kepada tersangka namun malah disetubuhi sampe empat kali.

Dari keterangan korban, ia terpaksa melayani nafsu bejat tersangka karena diancam akan dimintai ganti rugi uang yang sudah diberikan tersangka.

“Saat ini tersangka sudah diamankan di Polres Lotim dan korban sudah dilakukan visum,” jelas Artanto dalam rilisnya, Minggu, (29/12).

Atas perbuatannya tersebut tersangka dijerat dengan pasal kekerasan seksual terhadap anak/pasal 81 Undang-Undang RI nomor 35/2014 perubahan atas Undang-Undang RI nomor 23/2002 tentang perlindungan anak. (f3)

Ket. Foto:
AH, terduga pelaku pemcabulan anak dibawah umur. (istimewa)

Sukseskan Pilkada Kota Mataram 2020, KPU Kota Mataram Lakukan Berbagai Langkah Strategis

0

HarianNusa.Com, Mataram – Kota Mataram adalah salah satu dari tujuh (7) kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di tahun 2020 mendatang.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Mataram memiliki hajatan besar dalam menyukseskan pemilihan walikota dan wakil walikota Mataram 2020 mendatang. Sebagai penyelenggara, KPU Kota Mataram melakukan berbagai langkah strategis demi suksesnya pesta demokrasi lima tahun sekali itu di ibu kota provinsi NTB Ini.

Ketua KPU Kota Mataram, Muhammad Husni Abidin mengatakan, kesuksesan pilkada kota Mataram tidak lepas dari partisipasi pemilih yang tinggi. Karenanya KPU bersinergi dengan berbagai kalangan baik media cetak dan elektronik dalam mencerdaskan para wajib pilih..

Husni Abidin berharap masyarakat yang tercatat sebagai wajib pilih semaksimal mungkin menggunakan hak politiknya.

“Cerdas dan bijak dalam menentukan pilihan akan menentukan kepala daerah yang amanah dalam memimpin kota Mataram,” tegasnya kemarin, di Mataram.

Untuk itu, lanjutnya, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan memberikan
mengedukasi kepada masyarakat bahwa satu suara menentukan arah pembangunan kota Mataram kedepannya dengan tidak golput serta memilih karena imbalan uang ataupun janji politik.

“Kami akan terus melakukan sosialisasi dalam mengedukasi masyarakat bahwa satu share menentukan masa depan Kota Mataram sehingga mereka tidak golput nantinya dan tidak memilih Salah satu calon karena imbalan uang atau janji politik,” ungkapnya. (f3)

Bupati Lobar Bangga Taufiq Akhiri Jabatan Sekda dengan Husnul Khotimah

0

Bupati Lombok Barat, H.Fauzan Khalid menyatakan bangga kepada sosok H. Moh.Taufik. Karena mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Barat ini sudah mengabdikan diri secara husnul khotimah. Pernyataan tersebut dikemukakan bupati disela-sela kegiatan serah terima jabatan (sertijab) mantan sekda Lombok Barat, H.Moh.Taufiq kepada sekda baru, Dr. H.Baehaqi, S.Si, M.Pd,MM, Kamis (26/12/2019).

Pada kesempatan itu, bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada bapak H.Mohammad Taufiq. Karena di saat saat-saat yang relatif berat, beberapa cobaan yang menimpa pemerintah kabupaten Lombok Barat dapat membantu bupati dan wakil bupati untuk mengkonsulidasikan birokrasi dan mengkoordinasikan seluruh unsur yang ada, sehingga semuanya bisa berjalan dengan lancar dan baik.

“Karena itu secara bangga saya menyampaikan terima kasih kepada Ir. H. Mohammad Taufiq, dan bapak sudah mengakhiri jabatannya di Lombok Barat ini dengan husnul khotimah,” kata bupti yang disambut aplaus meriah seluruh hadirin.

Bupati menyebut, H.Moh.Taufiq akan pensiun terhitung 28 Desember 2019. Kata dia, apa yang dilakukan mantan sekda ini patut dicontoh dan ditingkatkan. Semua yang kurang baik, supaya terkubur dalam-dalam. Namun kemuliaannyalah yang perlu diingat selamanya.

Bupati juga berpesan, terkait dengan sekda baru dan dua orang yang memegang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, memang tantangan kian berat. Yang harus dilakukan pertama adalah, koordinasi, konsolidasi dan berusaha melakukan percepatan semua proses pembangunan.

“Jadikan kekurangan-kekurangan di masa lalu sebagai pembelajaran bagi pejabat yang baru saja dilantik, kemudian berusaha memberikan yang terbaik lagi. Saya berharap selain konsolidasi dan koordinasi, sesuai azas pembanguna yang kita gembar gemburkan harus dijadikan dasar,” tambah bupati dihadapan asisten 1, 2 pemprov NTB, Ketua DPRD Lombok Barat, Forkopimda Lombok Barat, Ketua TP PKK Lombok Barat, Asisten, staf ahli serta SKPD lingkup Pemkab Lombok Barat.

Kegiatan tidak saja diisi dengan agenda sertijab sekda, tapi juga disi dengan dua agenda penting yakni, pelantikan sekda baru serta pelantikan dua pejabat tinggi pratama (JPT Pratama) sebagai Kepala Bappeda dan Kepala Dinas Nakertrans Lombok Barat. Dua JPT Pratama ini diisi oleh Rusditah, S.Sos untuk mengisi Kepal Bappeda pengganti H.Baehaqi yang baru saja dilantik sebagai sekda. Berikutnya Hendrayadi, mantan kepala Dikbud mengganti Rusditah sebagai Kadis Nakertrans.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula sertijab mantan Ketua Dharma Wanita (DWP), Hj.Sukerniati Taufiq kepada Ketua DWP baru Hj.Nurhikmah Baehaqi. Sertijab ditandai dengan penyerahan dan penandatanganan buku memori. Sertijab dan penyerahan buku memori, disaksikan oleh Penasehat DWP Lombok Barat, Hj.Khaerarun Fauzan Khalid di Aula Utama kantor bupati di Giri Menang Gerung. (f3/hms).

Jelang Natal dan Tahun Baru 2020, Fauzan Tinjau Pos Pengamanan di Lombok Barat

0

HarianNusa.Com, Lombok Barat – Bupati Lombok Barat (Lobar), H. Fauzan Khalid, didampingi Ketua DPRD Lombok Barat Hj. Nurul Hidayah, Kapolres Lobar AKBP Bagus Satrio Wibowo, Asisten Bupati dan beberapa Kepala OPD, Selasa, (24/12) meninjau lokasi Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan di titik-titik keramaian menjelang perayaan natal dan pergantian tahun di Lobar.

Bupati bersama rombongan berangkat dari Pendopo pada pukul 10.00 Wita menuju lokasi Pos Pelayanan di Pelabuhan Lembar. Tibanya disana, bupati dan rombongan langsung melihat bentuk-bentuk pelayanan yang dilakukan oleh pos pelayanan dilanjutkan dengan pengecekan di beberapa titik pelabuhan seperti ruang tunggu, akses jalan penumpang, dan melihat kesiapan kapal.

Sekitar pukul 11.00 bupati dan rombongan melanjutkan tinjauannya menuju Pospam di Bundaran Giri Menang Square. Sebagai bentuk dukungan, bupati juga menyerahkan bingkisan kepada Komandan Pospam di lokasi itu. Bupati kemudian bertolak menuju Pospam Senggigi Batulayar.

“Dari pantauan kita, Alhamdulillah persiapan TNI, Polri, dan rekan-rekan perhubungan termasuk di pelabuhan oleh otoritas pelabuhan sudah siap menyambut lonjakan penumpang, pengunjung, dan lain sebagainya. Informasi dari rekan-rekan pariwisata, Alhamdulillah lonjakan wisatawan di bulan Desember tahun ini cukup tinggi dibanding tahun lalu. Peningkatanya sangat signifikan, sekitar seratus persen,” terang bupati.

Untuk kegiatan natal, bupati mengatakan di wilayah Lobar hanya ada satu tempat perayaan natal, yakni di Hotel Aruna Senggigi. Perayaan natal akan dimulai selasa malam (24/12), kemudian akan dilanjutkan Kebaktian esok pagi sekitar pukul 07.00 sampai dengan pukul 11.00 Wita.

“Rekan-rekan Polri sudah siap dan sudah menginformasikan kepada kami antisipasi apa yang akan dilakukannya, tetapi itu hanya antisipasi, karena saya yakin masyarakat Lombok Barat adalah masyarakat yang sangat toleran,” kata Bupati.

Di tempat yang sama, Kapolres Lobar AKBP Bagus Satrio Wibowo juga mengatakan perayaan Natal di Hotel Aruna Senggigi, Polres Lobar telah melakukan sterilisasi oleh Tim Gegana di area hotel, dan selanjutnya akan melakukan pengamanan terbuka selama perayaan Natal dilaksanakan.

Pengamanan untuk Operasi Lilin Gatarin pada pergantian tahun, kata Kapolres, terutama pada malam tahun baru akan menurunkan sebanyak 530 anggota yang tergabung dari TNI, Dinas Perhubungan, Pol-PP Kabupaten Lobar dan stakeholder lainnya. Ia juga mengatakan ada dua lokasi yang dijadikan titik Pospam di wilayah hukum Polres Lobar, yaitu Bundaran Giri Menang Square dan di Senggigi, serta satu titik Pos Pelayanan di Pelabuhan Lembar Kecamatan Lembar.

“Untuk tahun baru, Polres memfokuskan di beberapa titik wisata. Salah satunya jalur Senggigi. Kami sudah menyetting penempatan personil sepanjang jalan Senggigi menuju perbatasan Lombok Barat dan Lombok Utara,” kata Kapolres. (f3/hms)

Diduga Dicuri, 3 Ekor Sapi Akhirnya Ditemukan Babinsa Bersama Warga

HarianNusa.Com, Lombok Tengah –
Tiga (3) ekor sapi milik Jeladri (45 tahun) warga Dusun Montor, Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat, diperkirakan hilang oleh pemiliknya pada Senin dini hari, (23/12), sekitar pukul 02.30 Wita. Dan dilakukan pencarian hingga pagi, namun tidak ditemukan.

Babinsa Penujak Koramil 1620-04/Praya Barat Serka Lalu Suasta bersama warga kemudian melakukan pencarian hingga sore hari. Sekitar pukul 16.45 Wita ketiga ekor sapi berhasil ditemukan di Hutan Rambak Dusun Suka Palem Desa Pandan Indah Kecamatan Praya Barat Daya.

"Alhamdulillah setelah dilakukan pencarian sampai sore, akhirnya kami bersama warga dan pemilik berhasil menemukan ketiga ekor sapi tersebut di Hutan Rambak Dusun Suka Palem Desa Pandan Indah," ujar Babinsa.

Dituturkannya, sekitar pukul 07.00 Wita, ia bersama warga mendapat informasi dari salah seorang warga Desa Setanggor yang mengatakan bahwa ketiga ekor sapi dibawa oleh pencuri ke arah selatan dan bahkan pencurinya mengancam warga setempat.

Mendapat informasi tersebut, Babinsa bersama warga melakukan pencarian ke arah selatan dan berhasil menemukan ketiga ekor sapi dalam keadaan aman.

"Ketiga ekor sapi langsung dibawa pemiliknya," kata Lalu Suasta.

Menurutnya, kedepan ia akan mengimbau dan mengajak warga binaannya untuk melaksanakan ronda malam guna mengantisipasi maraknya pencurian sehingga desa binaan dalam keadaan aman dan kondusif.

Terpisah, Komandan Kodim 1620/Lombok Tengah Letnan Kolonel Czi Prastiwanto, SE. M.I.Pol., memberikan apresiasi kepada Babinsa dan warga yang tidak mengenal menyerah dalam pencarian hak miliknya.

"ini patut diapresiasi dan kedepan agar warga terus waspada dan berhati-hati terhadap kasus kehilangan seperti ini," ujar Dandim.

Selain itu, Dandim alumni 2001 tersebut juga meminta kepada para Danramil maupun Babinsa jajarannya untuk terus memonitor dan memantau kondisi wilayahnya mengingat sekarang sudah musim hujan yang rawan banjir, pohon tumbang, rumah rusak akibat angin kencang dan puting beliung dan bahkan pencurian. (f3)

BI dan Pemkab KLU Launching Gili E-Xciting, Mudahkan Pembayaran Tiket ke 3 Gili Secara Non Tunai

HarianNusa.Com, Lombok Utara – Bank Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Utara melaunching Gili E-Xciting (Electronic Transaction Transportation Ticketing System), Senin, (23/12).

Gili E-Xciting merupakan wujud komitmen pemerintah dlaerah dalam rangka peningkatan kenyamanan dan keamanan pembayaran jasa penyebarangan bagi wisatawan sekaligus optimalisasi penerimaan daerah di Pelabuhan Bangsal secara non tunai melalui QRIS.

Dengan diimplementasikannya Gili E-Xciting, pembayaran tiket penyeberangan 3 Gili dilakukan secara non tunai menggunakan QRIS di pelabuhan Bangsal.

Sebagaimana diketahui, Bank Indonesia telah meluncurkan standar Quick Response (QR) Code atau QRIS untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking yang disebut QR Code Indonesian Standard (QRIS), bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke–74 Kemerdekaan RI, pada 17 Agustus 2019 di Jakarta. v

Peluncuran QRIS merupakan salah satu implementasi visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025, yang telah dicanangkan pada Mei 2019 lalu.
Implementasi pembayaran non tunai ini merupakan kerja sama antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB dengan Pemerintah KLU, Bank NTB Syariah, Telkom, serta pelaku usaha dalam hal ini pengelola penyeberangan 3 Gili di pelabuhan Bangsal yang dinaungi oleh Koperasi Karya Bahari. Sebelumnya transaksi non tunai juga telah diimplementasikan di kawasan wisata Air Terjun Sendang Gile dan Kertagangga.

Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, S.H. M.H dalam sambutannya menyampaik dukungannya atas implementasi pembayaran secara non tunai untuk transportasi umum di daerahnya. Lebih lanjut, Najmul mengatakan, bahwa transaksi non tunai ini merupakan wujud dari peningkatan pelayanan bagi wisatawan yang datang ke 3 Gili.

“Saya pernah berbicara dengan wisatawan asing mengenai objek pariwisata 3 Gili, menurut mereka dari sisi keindahan sudah sangat bagus, namun dari sistem pelayanan masih perlu ditingkatkan lagi. Maka transaksi non tunai ini juga merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memberikan pelayanan yang prima di sektor pariwisata kita,” ungkap Najmul.

Senada dengan Bupati KLU, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Achris Sarwani mengungkapkan bahwa implementasi transaksi non tunai melalui QRIS memberikan kemudahan bagi konsumen sehingga mewujudkan transportasi publik yang lebih nyaman bagi wisatawan. Selain itu implementasi layanan pembayaran tiket non tunai ini merupakan upaya untuk mendukung sektor pariwisata di NTB sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru di daerah.

"Kedepan, kami mengharapkan peningkatan transaksi non tunai dapat diimplementasikan di berbagai sektor, baik dari sisi pemerintah maupun dari masyarakat, karena seiring perkembangan teknologi, transaksi non tunai akan menjadi kebutuhan,” pungkas Achris.

Untuk semakin mendorong layanan bagi pariwisata 3 Gili agar selevel dengan destinasi wisata kelas dunia lainnya seiring dengan implementasi transaksi non tunai, Syahbandar Pelabuhan Bangsal juga bertekad meningkatkan kualitas sarana dan prasarana di pelabuhan Bangsal.

Beberapa hal yang akan menjadi sasaran peningkatan ke depan seperti fasilitas perpakiran, fasilitas bagi pedagang, UMKM, serta kualitas layanan modal lanjutan (sewa mobil/taxi) yang terintegrasi di area layanan Bangsal. Selain itu, untuk mempermudah pelaku usaha juga akan dibuat fasilitas layanan perizinan kesyahbandaran terpadu. (f3)

Ket. Foto:
Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, S.H. M.H dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB menunjukkan cara pembelian tiket non tunai melalui aplikasi di HP. (istimewa)

Laznas BMH Gelar Khitan Berkah Bersama 901 Anak Yatim dan Dhuafa Se-Jatim

0

HarianNusa.com, Jawa Timur – Liburan sekolah menjadi momentum berharga bagi Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) untuk memberikan layanan sosial kepada anak-anak yang kurang mampu.

“Memanfaatkan liburan sekolah tahun ini, Laznas BMH Perwakilan Jawa Timur mengadakan program Khitan Berkah di embilan kota dan kabupaten di Jawa Timur,” terang Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Perwakilan Jawa Timur, Imam Muslim.

Ia menambahkan, program Khitan Berkah ini diikuti oleh 901 anak dari kalangan yatim dan dhuafa.Kegiatan tersebut bersinergi dengan beragam pihak, mulai dari klinik kesehatan, rumah sakit, masjid, korporat,hingga lembaga zakat infak shodaqoh (Lazis) dari berbagai perbankan.

Ia menyebutkan, di Malang dan Pasuruan (22/12) misalnya, BMH bersinergi dengan Masjid Raya Sawojajar dan Masjid Ar-Riyadh Bangil. Pusat kegiatan Khitan Berkah dilaksanakan di kedua masjid tersebut.

Sementara itu di Ponorogo, even ini bersinergi dengan YBM PLN, perusahaan multinasional dan lainnya.

Kegiatan yang digelar dengan tema “Berbagi Bahagia, Sempurnakan Fitrah” ini mendapat sambutan positif masyarakat di berbagai kota, seperti Malang Raya, Kediri, Ponorogo, Gresik, Pasuruan, Probolinggo, dan Sidoarjo.

Hal ini karena bagi sebagian warga, biaya khitan bukan hal mudah untuk didapatkan. Sehingga, program semacam ini sangat berarti bagi mereka yang berada di pedesaan

“Salah satu kendala yang dihadapi oleh masyarakat dhuafa adalah ketidakmampuan mereka untuk mengkhitankan anak-anaknya. Karena itu, kehadiran BMH dengan program Khitan Berkah seakan menjadi jawaban atas keinginan para orangtua untuk mengkhitankan putra-putranya,” jelas Muslim.

Muslim menyebutkan, seluruh wajah peserta tampak bahagia dan sumringah. Demikian pula dengan para orangtua.

“Syukur Alhamdulillah, anak kami bisa ikut dalam program khitanan ini. Terlebih kami mendapatkan hadiah. Sehingga, ini sangat membahagiakan kami selaku orangtua. Kami bersyukur, karena keinginan kami, akhirnya Allah berikan jawaban lewat program BMH,” ungkap Fataha, salah satu orang tua peserta Khitan Berkah BMH di Kediri.

Tingkatkan Layanan Bagi Wisatawan, BI Dukung Pembayaran Tiket Non Tunai di Bangsal

HarianNusa.Com, Lombok Utara – Bank Indonesia (BI) Provinsi NTB bersama sejumlah wartawan ekonomi NTB, Minggu, (22/12) melakukan peninjauan pembayaran tiket secara non tunai menggunakan QRIS. Quick Respond Indonesian Standard (QRIS) untuk meningkatkan layanan dan kemudahan bagi masyarakat dan wisatawan yang akan menyeberang ke 3 Gili (Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno).

Rombongan diterima oleh Kepala Dinas Pariwisata KLU Vidi Eka Kusuma, CEO QRen Telkom Fajar, Pewakilan Bank NTB Syariah, dan Sekretaris Koperasi Karya Bahari Muluddin

Dalam kegiatan ini, rombongan melakukan uji coba transaksi pembelian tiket menggunakan QRIS melalui beberapa aplikasi pembayaran berbasis smartphone yang berbeda.

Sejak diluncurkannya QRIS pada tanggal 17 Agustus 2019, Bank Indonesia terus mendorong penggunaan transaksi pembayaran berbasis QR Code oleh masyarakat, khususnya transaksi retail. Dengan teknologi QRIS, 1 (satu) QR Code dapat dipindai oleh berbagai layanan pembayaran.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Achris Sarwani
dalam kesempatan itu mengatakan, Transaksi non tunai melalui QRIS untuk pembelian tiket penyebarangan ke 3 Gili bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi konsumen sehingga mewujudkan transportasi publik yang lebih nyaman bagi wisatawan.

“Saat ini transaksi non tunai sudah menjadi kebutuhan, terlebih wisatawan yang datang relatif sudah terbiasa bertransaksi secara non tunai,” ungkapnya.

Implementasi layanan pembayaran tiket non tunai lanjutnya merupakan upaya untuk mendukung sektor pariwisata di NTB sebagai sumber pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat, Vidi Eka Kusuma menyatakan, transaksi non tunai di Bangsal meningkatkan sistem pelayanan bagi wisatawan dan pencatatan yang lebih rapi.

“Sehingga memaksimalkan pemasukan daerah melalui retribusi,” katanya.

Fajar, CEO QREN Telkom di kesempatan yang sama mengatakan bahwa transaksi non tunai perlu didukung oleh kondisi jaringan telekomunikasi yang mumpuni.

“Provider telekomunikasi saat ini sudah memperluas coverage sinyal sehingga area blank spot dapat dikurangi,” jelasnya.

Implementasi QRIS ini juga mendapat dukungan dari pelaku usaha. Muluddin, Sekretaris Koperasi Karya Bahari yang mengelola penyeberangan 3 Gili di Pelabuhan Bangsal menyatakan, sejak awal pihaknya sangat mendukung ketika program ini mau dijalankan di Bangsal. Menurutnya dengan program ini proses penjualan tiket kepada wisatawan menjadi lebih mudah. (f3)

Ket. Foto:
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Achris Sarwani (topi merah) mencontohkan cara pembayaran tiket secara non tunai menggunakan QRIS di Pelabuhan Bangsal, Kabupaten Lombok Utara. (HarianNusa.Com/f3)

Babinsa Bilebante Amankan Terduga Pencuri

HarianNusa.Com, Lombok Tengah – Babinsa Bilebante Koramil 1620-09/Pringgarata Sertu Zohdi bersama warga yang sedang melaksanakan gotong royong merobohkan bangunan Kantor Desa Bilebante berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku pencurian di jalan Desa Bilebante Kecamatan Pringgabaya Lombok Tengah, Sabtu (21/12).

Menurut Sertu Zohdi, ia bersama warga sedang bergotong royong bersama warga merobohkan kantor desa, sekitar pukul 09.00 Wita, salah seorang warga mendapat informasi dari temannya di Dusun Montong Ara Desa Kediri Lombok Barat bahwa ada pencuri yang melarikan diri kearah tempat gotong-royong lengkap dengan ciri-ciri pelaku.

“Kami kemudian bersama warga menunggu di jalan Desa Bilebante, tidak lama kemudian terduga mengendarai motor dengan oleng dan jatuh, langsung kami amankan,” kata Zohdi.

Setelah berhasil mengamankan terduga pelaku pencurian, Babinsa kemudian meminta identitas kedua terduga pelaku dengan inisial MHA (21 tahun) dari Desa Kediri dan LF (31 tahun) dari Desa Gontoran Kecamatan Lingsar.

Terpisah, Dandim 1620/Loteng Letnan Kolonel Czi Prastiwanto, SE. M.I.Pol., membernarkan informasi tersebut setelah mendapat laporan dari Danramil Pringgarata.

“Kebetulan Babinsa bersama warga sedang bergotong royong, ada informasi seperti itu langsung warga ramai-ramai menunggu, namun syukur Babinsa bisa segera mengamankan terduga pelaku dari amukan massa,” terang Dandim.

Selain itu, Dandim juga memberikan apresiasi kepada Babinsa dan masyarakat yang langsung menyerahkan terduga pelaku ke Polsek Pringgarata untuk proses penyidikan lebih lanjut oleh aparat Kepolisian.

“Jadi pelaku dan barang bukti sudah diserahkan ke Polsek untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya sesuai kesalaha yang dilakukan,” tandas Dandim Alumni Akmil 2001 itu. (f3)

Dua orang Terduga pencuri ssat diamankan Babinsa Bilebante
Dua orang Terduga pencuri ssat diamankan Babinsa Bilebante

Di Penghujung 2019, Lobar Raih Penghargaan Pasar Tertib Ukur Tingkat Nasional

0

HarianNusa.Com, Lombok Barat – Kabupaten Lombok Barat menerima penghargaan Pasar Tertib Ukur (PTU) dari Kementerian Perdagangan (Kemendag). Mewakili Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, penghargaan diterima oleh Wakil Bupati Hj. Sumiatun dan diserahkan langsung oleh Menteri Perdagangan Agus Suparmanto di Aula Trans Luxury Hotel Bandung, Jawa Barat, Jumat, (20/12).

Dalam siaran pers yang disampaikan Bagian Humas dan Protokol Lombok Barat, di acara bertemakan Satu Nusa Satu Ukuran itu, Mendag menetapkan 245 pasar yang tersebar di 93 kabupaten/kota se-Indonesia dan menetapkan 13 kabupaten/kota sebagai Daerah Tertib Ukur (DTU) tahun 2019.

Dalam kesempatan itu, Mendag Agus Suparmanto menjelaskan kegiatan ini bertujuan memberikan apresiasi bagi daerah yang telah melaksanakan tertib ukur.

“Ini sekaligus sebagai bentuk sinergitas pemerintah pusat dan daerah dibidang kemetrologian yang pada akhirnya meningkatkan citra daerah dalam hal penciptaan jaminan kebenaran,” katanya.

Pengharagaan PTU untuk Lombok Barat ditujukan kepada dua pasar yakni Pasar Gerung dan Pasar Narmada. Hal itu berdasarkan hasil penilaian yang telah dilakukan oleh Direktorat Metrologi Kemendag pada pertengahan tahun ini.

“Alhamdulillah setelah dilakukan penilaian itu hasilnya baik yang akhirnya kita mendapat penghargaan. Artinya, kesadaran wajib tera di pasar dalam hal tera/tera ulang sudah baik. Itu juga menunjukkan peran aktif pemerintah dalam hal ini Kemetrologian Disperindag Lombok Barat,” ungkap Lalu Agha, Kepala Bidang Metrologi Disperindag Lobar usai acara.

Program pembentukan DTU dan PTU sendiri merupakan hasil sinergitas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Agar terpilih sebagai DTU dan PTU, pemerintah daerah harus melaksanakan berbagai kegiatan, di antaranya pendataan alat ukur, sosialisasi kepada masyarakat, pelayanan tera dan/atau tera ulang, serta pelaksanaan pengawasan secara terpadu dan berkesinambungan.

“Kita rutin melakukan pelayanan tera/tera ulang, sosialisasi dan pengawasan. Kalau pelayanan tera setahun sekali ke semua pasar di Lombok Barat. Untuk sosialisasi itu kita laksanakan perkecamatan sebanyak 10 kali dalam setahun. Sedangkan pengawasan kontinyu kita laksanakan secara random,” jelas Agha.

“Alhamdulillah respon pedagang bagus walaupun masih ada yang suka menghindar. Untuk antisipasi kita laksanakan razia timbangan secara mendadak sebagai bentuk punishment dan efek jera bagi mereka yang belum melaksanakan tera/tera ulang,” lanjutnya.

Pembentukan DTU dan PTU sudah dimulai sejak tahun 2010. Hingga 2019, sebanyak 54 daerah ditetapkan sebagai DTU. Selain itu, ada 1.476 PTU se-Indonesia. (f3)

Ket. Foto:
Wakil Bupati Hj. Sumiatun menwrima penghargaan yang diserahkan oleh Menteri Perdagangan Agus Suparmanto di Aula Trans Luxury Hotel Bandung, Jawa Barat, Jumat, (20/12).