Beranda blog Halaman 71

Intensitas Hujan Tinggi dan Angin Kencang, PLN Beri Imbauan Aman Saat Musim Hujan

0

HarianNusa, Mataram – Intensitas hujan tinggi dan angin kencang melanda sejumlah daerah di Lombok dalam sepekan terakhir. Dalam menghadapi situasi ini, PLN mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan mengambil langkah-langkah keamanan yang diperlukan.

Ketika genangan air mulai naik akibat hujan, PLN menyarankan masyarakat untuk segera mencabut peralatan elektronik yang masih terhubung pada stop kontak dan mengangkatnya ke tempat yang lebih tinggi. Selanjutnya, penting untuk mematikan listrik dari kWh meter guna mencegah bahaya listrik karena air dapat menjadi penghantar listrik.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTB, Sudjarwo menegaskan bahwa keselamatan jiwa manusia menjadi prioritas utama. Ketika terjadi hujan lebat yang menyebabkan banjir, PLN terpaksa harus melakukan penghentian aliran listrik sementara untuk menghindari kerusakan pada jaringan listrik atau menghindari pelanggan tersengat aliran listrik. Pelanggan pun diharapkan dapat menghindari potensi bahaya listrik, diantaranya dengan mengikuti beberapa tips berikut ini.

Pertama, segera matikan listrik melalui Miniature Circuit Breaker (MCB) kWh meter bila air mulai memasuki rumah atau ada kebocoran air yang mendekati aliran listrik. Sebab, air merupakan salah satu penghantar listrik sehingga berbahaya jika dibiarkan bersentuhan dengan aliran listrik.

Kedua, jika air mulai memasuki rumah atau ada kebocoran air yang mendekati aliran listrik, cabut peralatan elektronik dari stop kontak, kemudian segera pindahkan ke tempat yang aman dan tidak terjangkau air. Namun, sebelumnya pastikan kedua tangan atau tubuh dalam kondisi kering.

Ketiga, pada kondisi hujan deras atau banjir dan pelanggan sedang beraktivitas di luar rumah, gunakan alat pengaman diri seperti sepatu boots anti air atau safety shoes. Langkah ini agar pelanggan terhindar dari kemungkinan tersetrum listrik akibat arus listrik yang bocor dari bagian bawah.

Keempat, antisipasi kerusakan dan kebocoran instalasi dengan melakukan peremajaan atau pembaruan instalasi di bangunan atau rumah. Hal ini dapat mengurangi potensi bahaya listrik saat hujan dari sisi instalasi pelanggan.

Yang kelima, bila melihat potensi gangguan atau ancaman keselamatan dari jaringan listrik akibat genangan air atau imbas cuaca ekstrem lainnya, segera laporkan melalui PLN Mobile, Contact Center PLN 123, atau menghubungi kantor PLN terdekat. 

Sudjarwo juga mengingatkan kepada masyarakat agar tidak mendekati instalasi listrik, seperti tiang listrik, gardu listrik, atau tiang lampu jalan, saat hujan terjadi untuk menghindari potensi bahaya. Penting bagi masyarakat untuk menggunakan alat pelindung diri, seperti sepatu boots kedap air, terutama ketika melintasi genangan air guna menghindari risiko terkena arus listrik bocor.

“Kepada masyarakat, kami mengimbau untuk tetap waspada dan jaga keselamatan dengan menggunakan alat pelindung diri jika beraktivitas di musim hujan seperti sekarang ini,”  tutur Sudjarwo, (19/3/24).

Dengan kerjasama dan kesadaran bersama, diharapkan masyarakat dapat menghadapi periode cuaca ekstrem ini dengan aman dan tanpa adanya gangguan yang berarti pada pasokan listrik. 

“PLN terus berupaya menjaga keandalan pasokan listrik selama cuaca ekstrem dengan melakukan pemeliharaan jaringan listrik secara rutin. Upaya ini dilakukan guna memastikan layanan listrik yang andal dan aman kepada masyarakat,”  tutup Sudjarwo. (HN*)

Program Light Up The Dream PLN Bantu Terangi Masyarakat

0

HarianNusa, Mataram  – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat turut serta berpartisipasi dalam kegiatan “Light Up The Dream” yang dilaksanakan serentak di 134 Unit di seluruh Indonesia. Program yang dirintis mulai tahun 2020 ini merupakan bagian dari program kepedulian pegawai PLN. Program ini di danai dari donasi dan zakat pegawai, telah memperkuat budaya AKHLAK di PLN. Dalam menjalankan proses bisnis, PLN tidak hanya bekerja sendiri, namun bekerja dengan seluruh ekosistem yang ada termasuk bagaimana PLN membangun ekosistem tersebut dengan Masyarakat. Hingga saat ini, program penyalaan listrik untuk masyarakat yang kurang mampu melalui donasi pegawai PLN ini telah mencapai 20.942 pelanggan.

Rasa syukur terpancar dari wajah Bapak Dasirah, salah satu penerima program penyalaan listrik gratis “Light Up The Dream” dari Dusun Mingkuk, Lombok Barat. “Sebelum mendapat bantuan dari PLN, rumah saya gelap dan hanya menggunakan lampu tempel tradisional, akhirnya saya menumpang listrik dari rumah tetangga saya untuk menyalakan lampu dan kipas angin yang ada dirumah saya. Alhamdulillah setelah mendapat bantuan meter listrik dari PLN, sekarang rasanya tenang pikiran dan hati saya, karena sudah tidak susah menumpang aliran listrik dari tetangga dan tidak terkendala untuk memiliki meter listrik sendiri karena tidak mempunyai biaya,”  ungkapnya, (16/3/24)

Hal serupa juga disampaikan Ibu Rasinah, penerima program penyalaan listrik gratis lainnya. “Dulu itu sedih sekali Pak, bingung bagaimana caranya untuk beli meter listrik karena tidak punya pekerjaan, akhirnya terpaksa numpang dari rumah saudara”, ungkapnya. “Pekerjaan saya sehari-hari menjadi kuli pembuatan batu bata. Penghasilan tergantung dari hasil batu bata yang saya bisa cetak, kadang kalau musim hujan hanya sedikit yang bisa saya buat. Alhamdulillah, setelah mendapat bantuan meter listrik gratis dari PLN saya bahagia sekali, karena dulu pada saat masih menumpang listrik, saya hanya bisa menggunakan untuk lampu di kamar saja, sekarang saya bisa memasang lampu di dapur, kamar mandi, ruang tamu, dan juga bisa menyalakan kipas angin”, tambahnya.

“Terima kasih PLN atas sumbangan meter listriknya, alhamdulillah saya lega sekali, semoga selalu diberi berkah, kesehatan dan dimurahkan rejekinya karena telah banyak membantu warga kurang mampu yang belum mempunyai meter listrik”, tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi NTB, H. Sahdan ST.,MT, mengutarakan kegembiraannya. “Saya sangat berterima kasih atas program ini, karena ini adalah bagian dari keikhlasan teman-teman kita pegawai PLN yang telah mendonasikan rezekinya untuk keperluan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Nusa Tenggara Barat”, ujarnya.

 “Saya kira ini adalah program yang sangat baik. Saya berharap ke depannya ini seperti air mengalir, tidak boleh putus, terus kita akan lanjutkan karena menurut informasi masih banyak masyarakat kami yang kurang mampu yang belum menikmati listrik secara langsung di rumahnya”, ungkapnya.

“Tadinya mereka gelap gulita, tidak punya apa-apa, ternyata tiba-tiba dengan sumbangan donasi para pegawai PLN ini, masyarakat bisa terang benderang, bisa menikmati apa saja, bisa berusaha dengan menggunakan tenaga listrik. Insyaallah kedepannya akan bisa meningkat ekonominya dan insyaallah anak-anak mereka juga bisa belajar dengan baik, bisa lebih tenang dengan adanya listrik ini. Saya kira kalau kita lakukan dengan baik, dengan donasi PLN ini, masyarakat akan terbantu dan ekonomi kita akan meningkat”, tutup beliau.

General Manager PT PLN (Persero) UIW NTB, Sudjarwo menuturkan bahwa pelaksanaan penyalaan serentak listrik gratis program “Light Up The Dream” di NTB pada bulan Maret 2024 mencapai 353 pelanggan yang tersebar di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Donasi yang diberikan berupa pembayaran biaya pasang baru, token perdana, biaya SLO (Sertifikat Laik Operasi) dan pemasangan instalasi rumah.

Sudjarwo berharap pegawai  yang akan berdonasi untuk berbagi kebahagiaan dalam program ini makin trus meningkat, sehingga jangkauan yang bisa diberikan sambungan listrik semakin meluas. “Dengan makin banyaknya yang berpartisipasi, harapannya makin bisa menyentuh masyarakat yang selama ini mungkin masih belum bisa menikmati listrik sendiri, karena saat ini listrik adalah penggerak seluruh kegiatan ekonomi, penggerak aktivitas dalam kehidupan semua orang,” tambahnya.

“Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh pegawai PLN yang telah berdonasi untuk masyarakat yang membutuhkan. Semoga Allah SWT merahmati dan meridai setiap upaya yang kita lakukan. Setiap amalan yang kita lakukan untuk menerangi seluruh pelosok negeri ini, tentunya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, bangsa dan negara,” pungkas Sudjarwo. (HN*)

Finish Tokyo Marathon, Sandiaga Harap Jepang Bisa Jadi Benchmarking Sport Tourism RI

0

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno berhasil finish dalam ajang Tokyo Marathon di Jepang. Ia pun berharap event full marathon di negeri Sakura itu bisa menjadi benchmarking untuk meningkatkan sport tourism di Indonesia demi semakin menarik minat turis mancanegara berkunjung ke Tanah Air.

Sandiaga berhasil menyelesaikan Tokyo Marathon yang digelar pada Minggu (3/3) lalu. Ia melakukan full marathon sepanjang 42 kilometer dalam waktu 4 jam 40 menit.

“Alhamdulillah! Finish happy dan strong di Tokyo Marathon. Luar biasa rasanya setelah 10 tahun kembali ikut Tokyo Marathon,” kata Sandiaga, Selasa (5/3/2024).

Meski dikenal menggandrungi olahraga lari, Sandiaga tetap menyempatkan waktu berlatih untuk aklimatisasi suhu celcius. Mengingat Tokyo Marathon kali ini digelar di suhu -10 derajat celcius.

“Dengan suhu di bawah 10 derajat celcius, saya bersama sekitar 400 pelari asal Indonesia dan 38.000 pelari lainnya tetap semangat berlari hingga ke garis finish,” ungkap Sandiaga.

Sandiaga mengikuti Tokyo Marathon bersama sekitar 400 pelari asal Indonesia dan 38.000 pelari lainnya. Beberapa artis kenamaan seperti Raffi Ahmad, Yuki Kato, dan Yura Yunita pun ikut menjadi peserta lari 42 kilometer tersebut bersama Sandiaga.

Keikutsertaan Sandiaga bersama diaspora Indonesia pada Tokyo Marathon juga memiliki tujuan untuk peningkatan sport tourism Indonesia.

“Di sini kami mewakili Indonesia dan belajar bagaimana Jepang mengatur sport eventnya sebagai destinasi tourism bagi para pelari dari seluruh dunia,” tuturnya.

Sandiaga ingin Tokyo Marathon bisa menjadi benchmarking untuk Indonesia
membuat sport tourism yang lebih baik ke depannya. Ia berharap ajang lari itu dapat memicu perkembangan positif sport tourism di Indonesia sehingga sama seperti Tokyo Marathon, akan ada puluhan ribu turis mancanegara yang hadir.

"Semangat ini harus kita bawa kembali ke Tanah Air untuk dukung kegiatan sport tourism, hadirkan event-event olahraga yang berkualitas, yang mampu menarik banyak wisatawan mancanegara," sebut Sandiaga.

Lebih lanjut, Sandiaga juga berharap agar arus turis Jepang ke Indonesia bisa lebih banyak ketimbang turis dari Indonesia ke negara tersebut. Menurutnya, saat ini Indonesia tengah defisit turis dari Jepang.

Sandiaga memaparkan, masyarakat Indonesia yang berwisata ke Jepang dalam setahun ada sekitar 500 ribu orang, sementara turis Jepang yang mengunjungi Indonesia hanya sekitar 240 ribu orang per tahun.

“Kita harus bisa memberikan daya tarik yang lebih baik lagi bagi masyarakat Jepang agar berbondong bondong kembali ke Indonesia,” harapnya.

Sandiaga menegaskan, Kemenparekraf tengah melakukan berbagai upaya untuk lebih menarik minat wisatawan Jepang datang ke Tanah Air. Termasuk dengan mengedepankan isu kebersihan dalam berwisata, karena masyarakat Jepang dikenal dengan kebersihannya.

“Saya melihat beberapa wisatawan Jepang kalau ke Indonesia selalu bersih-bersih di pantai. Hebat sekali mereka dan kita harus bisa lebih baik lagi dalam kebersihan menjaga negeri kita sendiri,” tutup Sandiaga.

Pemakaian SPKLU PLN Melonjak 631%, Indikasi Kendaraan Listrik Makin Diminati di NTB

0

HarianNusa, Mataram  – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat mengalami lonjakan pemakaian kWh SPKLU sebesar 631% pada tahun 2023 jika dibandingkan tahun sebelumnya. Tercatat pemakaian SPKLU sebesar 3.824 kWh pada SPKLU yang terpasang di sejumlah lokasi di Provinsi Nusa Tenggara Barat. PLN NTB sendiri telah memasang sejumlah 11 SPKLU yang memudahkan pengguna kendaraan listrik roda empat untuk mengisi ulang daya kendaraan listrik mereka.

Lokasi SPKLU yang dipasang PLN, tersebar di sejumlah lokasi yang bisa diakses melalui aplikasi PLN Mobile, antara lain SPKLU Kantor Gubernur NTB, SPKLU Dinas Perhubungan Provinsi NTB, SPKLU PLN UIW NTB, SPKLU Mandalika, SPKLU Lombok Epicentrum Mall, SPKLU Santika Mataram, SPKLU MVP Grand Natura, SPKLU SMK3 Mataram, SPKLU PLN UP3 Sumbawa, SPKLU PLN UP3 Bima dan SPKLU PLN ULP Bima Kota.

Pencapaian ini tak lepas dari dukungan Pemprov NTB yang ditandai dengan penandatanganan  Kesepakatan Bersama antara PLN dan Pemprov NTB pada tanggal 27 Desember 2022 silam. Hal inilah yang menandai komitmen terhadap program pengurangan emisi karbon di Provinsi NTB melalui pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan menggunakan biomassa dalam proses Co Firing di Pembangkit Listrik Tenaga Uap serta peningkatan penggunaan kendaraan listrik.

Aulidina Adillia, seorang ibu rumah tangga yang berdomilisi di Praya, Lombok Tengah mengungkapkan ketertarikannya terhadap kendaraan listrik. “Saya menggunakan kendaraan listrik dari sembilan bulan yang lalu. Mobil listrik ini sangat nyaman karena nggak ada suara, jadi enak aja gitu, apalagi bisa mengurangi emisi,” (8/3/24) sebutnya. 

Terkait biaya operasional mobil listriknya, Alin mengakui bisa menghemat pengeluarannya. “Efisien banget sih, karena menurut saya kalau dibandingkan dengan mobil konvensional lainnya, lebih irit, malah sangat irit. Saya biasanya pulang pergi dari Praya ke Mataram antar anak-anak les hampir tiap hari. Dari 100% batere penuh, biasanya baru ngecas lagi 5-6 hari kemudian”, tambahnya.

Tak lupa, Alin pun mengajak masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik. “Yuk untuk electrizen, mari kita bersama-sama untuk menjaga lingkungan dengan beralih ke electrifying lifestyle,” tutup Alin.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB, H. Lalu M. Faozal, S.Sos mengungkapkan bahwa Pemprov NTB cukup gembira terhadap peningkatan penggunaan SPKLU. “Terimakasih PLN dengan berbagai upaya bersama kita meyakinkan masyarakat, untuk mengkonversi alat transport ini dari berbahan bakar fosil ke listrik, semakin hari semakin diminati. Karena memang harus ada fasilitas yang disiapkan oleh negara untuk mereka yang menggunakan kendaraan listrik ini”, ungkapnya.

“Dan terlepas dari itu, pertumbuhan kendaraan di NTB yang sekarang menggunakan listrik, dengan fasilitas SPKLU yang terus kita bangun dibeberapa titik, tentunya akan mendorong masyarakat untuk semakin yakin mengkonversi, mengalihkan alat transportnya dari bahan bakar fosil ke listrik,” tambahnya.

Beliau menambahkan bahwa Pemprov NTB mendorong terciptanya “Green Transportation” untuk mewujudkan Net Zero Emission (NZE) di NTB. “Regulasi yang sudah didesain secara nasional oleh Pemerintah Pusat, sudah memastikan bahwa konversi kendaraan dari moda transportasi yang berbahan bakar fosil itu, semakin kesininya sudah harus berubah. Seiring dengan itu, tentu NTB juga harus siap”, sambung beliau.

“Kita terus terang sangat terbantu oleh semangat yang terus dikembangkan oleh teman-teman PLN untuk meyakinkan masyarakat bahwa melakukan konversi itu fasilitasnya sudah didukung oleh PLN. Itu artinya, masyarakat NTB sudah semakin yakin bahwa pengalihan alat transport itu tidak menyulitkan,” imbuhnya.

General Manager PT PLN (Persero) UIW NTB, Sudjarwo mengaku bersyukur atas animo positif masyarakat NTB terhadap penggunaan kendaraan listrik. Peningkatan penggunaan kendaraan listrik yang berdampak pada pemanfaatan SPKLU menandakan masyarakat NTB mulai sadar terhadap lingkungan. “Terimakasih atas partisipasi dan kepercayaan masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Barat terhadap upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekosistem Electrifying Vehicle (EV). Upaya ini akan mustahil apabila tidak didukung oleh semua pihak”, tambah Sudjarwo.

Ditambahkan lagi, pada tahun 2024 PLN akan kembali membangun infrastruktur SPKLU di Provinsi NTB. “PLN akan membangun tambahan SPKLU sejumlah 9 unit. Semoga hal ini semakin memberikan kemudahan dan menambah keyakinan masyarakat terhadap penggunaan kendaraan listrik,” tutup Sudjarwo. (HN*)

Dirut PLN Raih Best CEO of Communications, PLN Jadi Best of The Best Communications dengan 12 Penghargaan dari Menteri BUMN di Ajang BCOMSS 2024

0

HarianNusa, Jakarta  – Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo berhasil meraih penghargaan Best CEO Communications dalam ajang BUMN Corporate Communications and Sustainability Summit (BCOMSS) 2024 yang diselenggarakan di Lapangan Tennis Indoor Senayan, Kamis (7/3) malam. Dalam ajang apresiasi terhadap praktisi komunikasi dan program keberlanjutan perusahaan di lingkungan BUMN ini, secara total PLN memborong 12 penghargaan dan dinobatkan menjadi Best of the Best Communication.

Berkat pengelolaan komunikasi korporat yang baik, PLN juga berhasil mendapatkan  peringkat 1 dan 3 _Media Relations,_ peringkat 2 dan 3 _Internal Communications,_ peringkat 1 _Social Media Ranger,_ dan EVP Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto sebagai _Best Corporate Communications._ Sementara pada _Sustainability,_ PLN terpilih menjadi peringkat satu pada _Community Involvement Development_ (CID) Kesehatan, Rumah BUMN _of the Year,_ _Best Milennial_ TJSL, dan _Top Contributor_ BUMN _for Sustainability._ Selain itu, Corporate Secretary PLN Alois Wisnuhardana juga menjadi nominasi best Corporate Secretary. 

Menteri BUMN Erick Thohir dalam sambutannya mendorong semua perusahaan BUMN bisa menerapkan keterbukaan dan keberlanjutan. Hal ini kata Erick, mengingat tantangan di masa depan yang membutuhkan tranformasi seluruh perusahaan BUMN.

“Ini bagian kita terus mendorong keterbukaan informasi sebagai bagian dari tata kelola perusahaan yang baik,” ujar Erick.

Erick mengatakan peningkatan keterbukaan informasi BUMN pada 2024 naik 2.500 kali lipat ketimbang pada 2019 saat ia menjabat yang hanya ada satu BUMN yang memiliki status informatif dengan baik. Capaian prestasi yang diperoleh perusahaan-perusahaan BUMN saat ini harus menjadi pemacu untuk menciptakan terobosan-terobosan demi kemajuan.

“Transformasi BUMN juga harus kita dorong, kita tidak bisa berpuas diri hari ini, apakah misalnya deviden tahun ini yang terbesar sepanjang sejarah yaitu Rp 81,4 Triliun cukup? Tidak. Negara membutuhkan lebih,” katanya.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan terima kasih atas seluruh penghargaan yang diperoleh PLN pada BCOMSS 2024.

“Penghargaan ini bisa didapat karena kerja keras semua insan PLN dalam melakukan transformasi bisnis, salah satunya di sektor komunikasi perusahaan. Tidak lain ini adalah upaya kita untuk semakin transparan dan meningkatkan pelayanan bagi masyarakat,” ucap Darmawan.

Raihan ini tentunya tidak lepas dari peran Darmawan memimpin transformasi sektor komunikasi di PLN. Melalui transformasi, dirinya menggarap serius pengelolaan komunikasi korporat untuk menjembatani informasi perusahaan kepada publik.  

“Dulu komunikasi korporat kami tidak terstruktur, pasif, dan kurang responsif dalam menanggapi berbagai isu. Kami lakukan transformasi untuk lebih mendekatkan diri di tengah masyarakat. Kini kita bisa melihat komunikasi yang dilakukan menjadi akurat, _powerful_ dan efektif,” jelas Darmawan.

Sepanjang tahun 2023, komunikasi korporat PLN secara konsisten mengelola informasi dan publikasi yang mampu menjangkau khalayak luas, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga cakupan global, yang menghasilkan lebih dari 174 ribu pemberitaan di lebih dari 4,5 ribu media.

Bahkan berdasarkan hasil survei Nasional, isu transisi energi yang disampaikan PLN dipahami oleh 45% publik. Dari 45% publik yang tahu tentang program PLN dalam mewujudkan transisi energi, 86% merasa sangat/cukup yakin PLN mampu menjalankan program transisi energi. Ini menunjukkan keberhasilan strategi komunikasi dan pengelolaan saluran komunikasi yang baik, sehingga sebagian besar publik yakin bahwa PLN mampu menjadi leader dalam menjalankan program transisi energi di tanah air. (HN*)

Menutup Program Penanganan Stunting, PLN Berhasil Entaskan 88 Persen Gizi Buruk

0

HarianNusa, Mataram – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berkolaborasi dengan Komunitas Srikandi PLN, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN dan Dinas Kesehatan, melaksanakan program penutupan pemberantasan stunting secara serentak di beberapa desa di Kabupaten Lombok Utara dan Kabupaten Sumbawa, diantaranya adalah Desa Sambik Bangkol, Desa Baru Tahan, Desa Penyaring dan Desa Sebewe, (7/3/24).

Program penanganan stunting PLN ini diinisiasi oleh Srikandi PLN yang dirangkai dalam Program Srikandi Movement. Program ini telah diawali sejak tanggal 7 Desember 2023 silam dan berakhir pada bulan Maret 2024. Program penanganan stunting PLN NTB, dilaksanakan dengan memberikan asupan makanan rutin setiap lima hari dalam tiap pekannya selama tiga bulan berturut-turut dan menyasar desa-desa yang yang memiliki tingkat stunting yang cukup tinggi.

Kepala Tata Usaha Unit Pelaksana Teknis Badan Layanan Umum Daerah (UPT BLUD) Puskesmas Gangga, Nurhayati, mengucapkan terima kasih kepada PLN NTB atas kerjasama yang telah diberikan dalam upaya menurunkan angka stunting di Desa Sambik Bangkol. Terutama untuk bantuan pemberian makanan tambahan (PMT) kepada anak-anak stunting. ”Kegiatan yang telah berlangsung selama tiga bulan ini, telah menunjukkan hasil yang positif,”  tambahnya.

Suhaidi, Amd, Kepala Desa Sambik Bangkol, menyampaikan rasa syukur atas dampak positif program penanganan stunting PLN. Program ini telah memberikan bantuan yang signifikan, tidak hanya bagi pemerintah desa tetapi juga masyarakat secara umum.

“Dengan adanya program ini, masyarakat merasakan manfaat nyata, terutama dalam upaya menurunkan angka stunting di Desa Sambik Bangkol”, ujarnya. Suhaidi mengungkapkan keberhasilan program ini dengan angka stunting yang sebelumnya mencapai 23%, kini berhasil turun menjadi 19.5%. Hal ini menunjukkan dampak positif program dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan anak-anak di desa tersebut.

Sementara itu, Genaral Manager PT PLN (Persero) UIW NTB, Sudjarwo, menyampaikan rasa syukur karena telah berhasil menjalankan program penanggulangan stunting selama 3 bulan. Dari 181 anak yang berpartisipasi dalam program pemberantasan stunting PLN, sebanyak 160 anak berhasil mencapai status gizi baik. Keberhasilan ini menunjukkan dampak positif dari upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kesehatan anak-anak di wilayah tersebut.

“Meskipun belum mencapai 100%, namun data menunjukkan adanya perkembangan yang positif. Kami memberikan penghargaan kepada orang tua dan kader posyandu yang telah memberikan yang terbaik untuk perkembangan anak-anak. Kemudian pesan kami kepada orang tua dan kader posyandu agar tetap semangat untuk memberikan yang terbaik bagi pertumbuhan putra-putrinya. Semoga mereka tumbuh menjadi anak-anak yang sehat dan cerdas,” tutup Sudjarwo. (HN*)

Melalui TJSL PLN, Rumah BUMN Sumbawa Tingkatkan Go Digital, Go Modern dan Go Online

0

HarianNusa, Sumbawa – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumbawa bersama Rumah BUMN Sumbawa telah memulai rangkaian Program Pelatihan & Pengembangan UMKM Binaan PLN dengan melaksanakan  Pelatihan Seri 1, 2 & 3 bertajuk “Pentingnya Legalitas, Sertifikasi dan Standarisasi Produk UMKM serta Pentingnya Pengaturan Keuangan Bisnis & Keuangan Rumah Rumah Tangga bagi Kesuksesan UMKM”. Kegiatan yang dilaksanakan pada 24 Februari 2024 lalu dan bertempat di Meetting Room Hotel Grand Samota ini diikuti dengan penuh antusias dari para peserta UMKM Binaan yang totalnya berjumlah 96 UMKM.

Pemateri pada pelatihan kali ini, Ibu Yaumi Ramdani, S.E., MM merupakan Konsultan Entrepreneur ACVIC, Micromentor Transfumi dan Fasilitator UKM Indonesia, dalam materinya  menjelaskan pentingnya Legalitas, Sertifikasi dan Standarisasi Produk bagi UMKM untuk bersaing di pasar global dengan beberapa poin yang menjadi penekanannya.

Poin pertama adalah legalitas seperti NIB. Saat ini telah menjadi perizinan penting yang memudahkan pelaku usaha mikro karena tidak perlu lagi kelengkapan administrasi lain seperti SIUP dan TDP. Cukup dengan NIB, dapat menjadi ijin persiapan, ijin operasional dan juga sebagai ijin transaksional bagi pelaku usaha mikro dengan kategori usaha risiko rendah.

Selanjutnya, yakni sertifikasi produk pelengkap bagi UMKM dengan katagori olahan makanan dan minuman, memerlukan beberapa sertifikasi seperti PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) dan halal ijin edar (MD) dan SNI. Semua bentuk sertifikasi ini dapat diakses setelah membuat NIB melalui sistem OSS yang dapat diajukan setelah ijin usaha terdaftar.

Dan yang terakhir, Manajemen Keuangan lebih fokus pada pengelolaan sumber pendapatan pelaku usaha agar dapat dioptimalkan melalui perencanaan pengelolaan pengeluaran dan investasi pada aset-aset yang sifatnya potensial bagi peningkatan perkembangan usaha dari waktu ke waktu.

Lalu Ahmad Taubih, S.AP., M.Sc., CHCM, selaku Ketua Sumbawa Education Entrepreneurship and Development (SEED) Program, yang juga pengelola Rumah BUMN Sumbawa menambahkan bahwa pada tahun 2023 lalu dari 96 UMKM Binaan, telah ada 10 UMKM yang masuk kategori Go Modern, 27 UMKM dengan kategori Go Digital dan 73 UMKM dengan kategori Go Online. 

Jumlah ini tentunya akan terus ditingkatkan pada Tahun 2024 ini dengan meluncurkan program-program pelatihan dan strategi pendampingan yang lebih aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan UMKM Binaan, mengingat telah dilaksanakannya evaluasi mendalam dari pelaksanaan program di Tahun 2023 lalu sehingga Program Pelatihan & Pengembangan yang dilaksanakan dapat membantu UMKM untuk meningkatkan daya saing dan mencapai kesuksesan mereka menjadi Go Modern, Go Digital dan Go Online.

Selain itu, Yuli Armawati selaku Owner Bulaku Kuliner mengatakan bahwa sebagai UMKM Binaan baru PLN yang bergabung di akhir tahun 2023 lalu, merasa sangat beruntung bergabung menjadi binaan PLN. 

“Ternyata banyak sekali ilmu penting yang diberikan sebagai bekal pengembangan usaha kuliner saya dan seolah saya mendapat suntikan semangat dalam menyambut tahun 2024 ini,” ungkapnya.

General Manager PT PLN (Persero) UIW NTB, Sudjarwo, dalam siaran persnya (6/3) menambahkan, bahwa sampai dengan bulan Maret 2024, Mitra Binaan Rumah BUMN yang aktif baik yang berada di Kabupaten Lombok Barat maupun Kabupaten Sumbawa telah mencapai 277 Mitra. 

“Kemajuan Mitra Binaan sangat penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, oleh karena itu PLN akan selalu mendorong Rumah BUMN untuk terus meningkatkan clusterisasi Mitra Binaan untuk masuk menjadi Go Modern, Go Digital dan Go Online,” tambahnya.

“Alhamdulillah, sampai dengan saat ini Rumah BUMN PLN di NTB telah mengelola 15 UMKM yang masuk kategori Go Modern, 128 UMKM dengan kategori Go Digital dan 120 UMKM dengan kategori Go Online. Mohon dukungan dari seluruh masyarakat NTB agar Mitra Binaan Rumah BUMN PLN dapat bersaing di daerah maupun di pasar Nasional”, tutup Sudjarwo. (HN*)

Johan Kembali Melenggang Ke Senayan

HarianNusa, Mataram – Berdasarkan rekapitulasi perhitungan suara hasil Pemilu 2024 di tingkat kecamatan, Johan Rosihan (PKS) dipastikan kembali melenggang ke Senayan.

Kursi DPR RI dari daerah pemilihan NTB 1 pulau Sumbawa, sesuai urutan jumlah perolehan suara diraih oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan 193.400 suara, Partai Nasional Demokrat (NASDEM) meraih 100.655 suara, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meraih 96.804 suara.

Suara terbanyak di PKB diraih oleh Mahdalena dengan 171.728 suara. Sedangkan suara terbanyak di Nasdem diraih oleh Mori Hanafi dengan 67.662 suara. Di PKS suara terbanyak diraih oleh Johan Rosihan dengan 65.230 suara.

Perolehan suara PKS  dibayang-bayangi oleh Partai Amanat Nasional diurutan keempat dengan perolehan suara 95.886. Terpaut 918 suara dari PKS.

“Data perolehan suara ini kami himpun dari berita acara atau form D hasil pleno kecamatan se-Pulau Sumbawa. Ada 63 kecamatan seluruhnya,” ujar Husman, Humas PKS NTB.

Tabulasi suara hasil PEMILU 2024 dari 63 kecamatan se-Pulau Sumbawa (dok. PKS)

HarianNusa.com mencoba mengkonfirmasi data tersebut di laman resmi pemilu2024.kpu.go.id (1/3/2024) tetapi baru menampilkan hasil dari 68,70% TPS saja.

Tangkapan layar laman resmi Sirekap KPU (1/3/2024) (hariannusa.com)

Hasil perhitungan suara tingkat kecamatan ini mengakhiri spekulasi dan klaim perolehan suara dan kursi yang beredar sebelumnya antara PAN dan PKS. Persaingan ini menarik mengingat Muhammad Syafruddin (PAN) adalah petahana selama beberapa periode di DPR RI, harus tersingkir oleh para pendatang baru.

Sementara itu, menanggapi hasil perhitungan ini, melalui pesan WhatsApp Johan Rosihan mengapresiasi kerja kerja para saksi yang gigih mengawal perhitungan suara rakyat sampai akhir.

Wujud Upaya Dekarbonisasi, PLN Operasikan Kabel Udara Hingga Hadirkan Listrik 24 Jam Di Bajo Pulau

0

HarianNusa, Bima – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat dalam upaya mewujudkan Net Zero Emission (NZE) di provinsi Nusa Tenggara Barat, melakukan dekarbonisasi pada Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Bajo Pulau, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Penghentian operasi PLTD Bajo Pulau yang sebelumnya mensuplai 517 Pelanggan selama 12 jam sehari ini dilakukan seiring dengan telah beroperasinya kabel saluran udara tegangan menengah 20 kiloVolt (kV) yang melintasi perairan laut di Kecamatan Sape, Kabupaten Bima.

Interkoneksi saluran kabel udara yang menghubungkan sistem isolated Bajo Pulau dengan sistem kelistrikan Tambora, membutuhkan pembangunan infrastruktur jaringan tegangan menengah sepanjang 1,74 kilometer sirkit dan pembangunan 4 (empat) titik tower di pulau yang berlokasi tidak jauh dari Pelabuhan Sape. Seluruh pembangunan infrastruktur tersebut akhirnya telah berhasil diselesaikan PLN NTB pada bulan Januari 2024. 

PLTD Bajo Pulau sendiri memiliki kapasitas 275 kW, telah melayani masyarakat di Bajo Pulau sejak tahun 1995. Meski beroperasi selama 12 jam sehari, PLTD ini memiliki peran penting dalam menyambung denyut nadi kehidupan masyarakat Bajo Pulau. Pulau yang memiliki luasan 2,87 km persegi dan jumlah penduduk 1.925 jiwa, serta berjarak 47,5 km dari Ibukota Kabupaten Bima ini, memiliki 3 sekolah dan 3 tempat ibadah. Ditambah, mata pencarian sebagian besar penduduk setempat menggantungkan kehidupan mereka dari hasil laut, membuat ketersediaan listrik di Bajo Pulau menjadi sangat penting untuk menggerakkan roda kehidupan masyarakat disana.

Perjuangan panjang PLN NTB didalam mengusahakan pelayanan sampai ke daerah 3T ini tidak mudah. Mulai dari mobilisasi peralatan dan kendaraan berat melalui laut yang tergantung pada kondisi pasang surut air laut, struktur tanah yang didominasi bebatuan karang dan sukarnya air tawar untuk menunjang proses konstruksi menjadi tantangan tersendiri. Namun, setelah melalui upaya keras, serangkaian pengujian dan pemberian tegangan, akhirnya pada hari selasa tanggal 27 Februari 2024, Bajo Pulau telah secara resmi berhasil terinterkoneksi dengan sistem kelistrikan Tambora dan telah terlayani dengan listrik 24 jam.

Bambang Haji Ahmad, salah satu warga Dusun Bajo Barat mengucapkan syukur dan rasa terima kasihnya kepada PLN atas beroperasinya 24 jam listrik di Bajo Pulau.

 “Terima kasih PLN, ini sesuatu yang benar-benar sudah lama kami nantikan. Segalanya sekarang lebih mudah, semua hal bisa dilakukan. Sekali lagi terima kasih PLN,”ungkapnya, (28/2/24)

Senada, Ibu Raodah S.Pd, Kepala Sekolah SDN Bajo Pulau juga mengungkapkan hal serupa. “Alhamdulillah, sekarang sudah 24 jam, sudah semangat orang belajar, internetnya sudah jalan. Sekarang ujian assessment sudah bisa pakai listrik, kemarin kami pakai mesin genset, jempol. Sudah maju sekarang, sudah bisa ujian siang hari”, tambahnya.

Asisten III Setda Kabupaten Bima, Drs. H. Arifuddin, juga menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT PLN (Persero) UIW Nusa Tenggara Barat karena di desa Bajo Pulo kec. Sape sudah dialiri listrik selama 24 jam. “Selamat kepada seluruh masyarakat Bajo Pulau telah menikmati layanan dari PLN. Harapan kedepannya semoga PT PLN lebih berjaya, lebih memberikan kontribusi dan pengabdiannya kepada seluruh warga Kabupaten Bima khususnya di Desa Bajo Pulau. Kami terus akan mensuport kegiatan PLN di wilayah kami”, pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi NTB, H. Sahdan ST.,MT, mengutarakan kegembiraannya. “Terima kasih sekali lagi kepada PLN, ini luar biasa. Karena Bajo Pulau ini adalah pulau atau gili yang terdapat di luar Kabupaten Bima dan selama ini hanya mendapatkan layanan listrik hanya 12 jam, tidak 24 jam. Nah sekarang ini, Alhamdulillah sudah di interkoneksikan dengan sistem Tambora, masuk ke pulau Bajo Pulau ini menggunakan kabel udara. Alhamdulillah sekarang masyarakat Bajo Pulau sudah bisa menikmati listrik 24 jam, dan Alhamdulillah sangat andal”, ujarnya.

“Hari ini Bajo Pulau sudah bukan lagi pulau terpencil, pulau yang tidak mendapatkan layanan, tetapi sekarang menjadi pulau yang tidak ada bedanya dengan masyarakat yang berada di Kabupaten Bima pada umumnya. Oleh karena itu, dengan pelayanan seperti ini, saya harapkan masyarakat Bajo Pulau juga bisa membuat terobosan-terobosan atau industri kecil menengah (IKM) dan segala macam, yang berhubungan dengan listrik, sehingga pada akhirnya nanti masyarakat Bajo Pulau ini setara dengan masyarakat yang ada di Kabupaten Bima dan sekitarnya”, harap Sahdan.

“Saya kira sangat penting terkait listrik ini, karena masyarakat Bajo Pulau berprofesi nelayan, dimana nelayan ini sangat membutuhkan listrik untuk menunjang usaha mereka. Yakin saya, ke depan Bajo Pulau akan bangkit menjadi sebuah perekonomian baru di kawasan NTB bagian timur. Saya kira itu barangkali yang dapat sampaikan dengan Bajo Pulau ini, sekali lagi saya selaku Kadis ESDM Provinsi NTB sangat bangga dengan ini, terima kasih”, tutup beliau.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB, Sudjarwo menjelaskan upaya dekarbonisasi dan melistriki Bajo Pulo 24 jam yang diresmikan interkoneksinya hari ini (27/02) adalah sebagai salah satu bentuk komitmen PLN didalam mewujudkan NZE dan sekaligus untuk memberikan akses listrik ke pelosok negeri. Tak hanya memberikan energi bersih bagi masyarakat, hadirnya listrik selama sehari penuh ini diharapkan akan meningkatkan produktifitas masyarakat serta dapat meningkatkan perekonomian desa dan mendorong tumbuhnya sektor bisnis, membantu anak-anak di pedesaan bisa belajar lebih baik dan menjadikan masyarakat beribadah menjadi lebih tenang.

Djarwo menjelaskan, di Bajo Pulo sendiri saat ini terdapat 517 pelanggan yang seluruhnya merupakan pelanggan listrik pintar dengan komposisi 98,1% pelanggan rumah tangga dan salah satu dusunnya berada di pulau yang terpisah yakni dusun Pasir Putih juga telah berhasil terinterkoneksi dengan sistem Tambora pada waktu yang sama. “Dusun Pasir Putih di Desa Bajo Pulau juga telah berhasil kami interkoneksikan, 103 pelanggan disana kini telah teraliri dengan listrik 24 jam”, ungkapnya.

Tak lupa, Djarwo juga terus memohon dukungan dari masyarakat dan seluruh stakeholder dalam upaya menyelesaikan pembangunan infrastruktur kelistrikan hingga ke daerah-daerah terpencil lainnya. 

“Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan untuk PLN. Sinergi stakeholder dan masyarakat memegang peranan sangat penting untuk membantu kami dapat mewujudkan keadilan energi hingga pelosok negeri, khususnya di provinsi Nusa Tenggara Barat. Hal ini merupakan bukti bahwa Negara akan selalu hadir untuk rakyat dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tutup Djarwo. (HN*)

Persita dan Persebaya Berbagi Poin di Indomilk Arena

0

HarianNusa, Tangerang, 23 Februari 2024 – Persita Tangerang dan Persebaya Surabaya harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 di Indomilk Arena pada pertandingan lanjutan Liga 1 2023/2024, Jumat (23/2).

Persita unggul terlebih dahulu di menit ke-53 melalui gol bunuh diri Ezequiel Vidal. Namun, Persebaya berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-88 melalui tendangan Sho Yamamoto.

Pertandingan ini diwarnai dengan kartu merah yang diterima oleh Agustin Cattaneo dari Persita di menit ke-65. Persebaya juga mendapatkan peluang emas untuk meraih kemenangan di menit akhir pertandingan melalui tendangan penalti, namun gagal dihalau oleh kiper Persita, Dhika Bayangkara.

Dengan hasil imbang ini, Persita Tangerang berada di peringkat ke-15 klasemen sementara Liga 1 2023/2024 dengan 28 poin, sedangkan Persebaya Surabaya berada di peringkat ke-12 dengan 32 poin.

“Saya puas dengan penampilan para pemain hari ini. Mereka bermain dengan semangat dan pantang menyerah meskipun bermain dengan 10 pemain,” ujar Pelatih Persita Tangerang, Alfredo Vera.

Sebaliknya, pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, mengaku kecewa dengan hasil pertandingan kali ini. “Kami kecewa dengan hasil ini. Kami memiliki banyak peluang untuk meraih kemenangan, namun gagal memanfaatkannya,” ujarnya.

Momen Menarik:

  • Gol bunuh diri Ezequiel Vidal menjadi gol bunuh diri pertama yang terjadi di Liga 1 2023/2024.
  • Sho Yamamoto telah mencetak 5 gol dalam 7 pertandingan terakhirnya bersama Persebaya Surabaya.
  • Dhika Bayangkara melakukan penyelamatan gemilang di menit akhir pertandingan untuk menggagalkan tendangan penalti Persebaya.

Pertandingan antara Persita Tangerang dan Persebaya Surabaya berlangsung sengit dan penuh drama. Hasil imbang ini membuat kedua tim gagal meraih poin penuh.