More
    Beranda blog Halaman 83

    Ditengah Guyuran Hujan, Hj. Isvie Temui Massa Aksi Penolakan Kenaikan BBM

    0

    HarianNusa, Mataram – Ribuan mahasiswa kembali melakukan unjuk rasa penolakan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) di depan gedung DPRD NTB, Selasa, 6 September 2022. Meskipun hujan lebat mengguyur, mereka tetap lantang menyuarakan aspirasi rakyat yang menolak keputusan pemerintah yang dinilai kurang tepat.

    Ditengah guyuran hujan, Ketua DPRD NTB, Hj Baiq Isvie Rupaeda menemui massa aksi yang sedang berorasi. Ia menyampaikan, sebagai pimpinan yang memegang mandat dari 65 anggota DPRD NTB, tidak diperkenankan menerima siapapun di dalam gedung karena alasan keamanan, Polda juga tidak memperkenankan demi keamanan.

    Terkait tuntutan massa aksi sejak Senin 5 September 2022 yang menolak dan minta turunkan harga BBM tersebut, Isvie mengatakan pihaknya sudah bersurat ke DPR RI yang nantinya akan disampaikan ke Presiden kaitan beberapa tuntutan dan aspirasi mahasiswa itu.

    “Kita sudah menindaklanjuti aspirasi teman-teman. Mengenai apa keputusan, ada di tangan pemerintah pusat,” katanya.

    Bukannya tidak menghargai teman-teman Mahasiswa untuk diberikan masuk ke Gedung DPRD, namun karena alasan keamanan, dirinya rela menemui Mahasiswa di tengah guyuran hujan.

    Sebelumnya, Mahasiswa dari berbagai unsur kepemudaan di NTB menolak langkah pemerintah pusat menaikan harga BBM secara sepihak tanpa mempertimbangkan dampak negatif seperti ikut naiknya harga bahan pokok, bahan bangunan dan lain sebagainya.

    Koordiantor Umum (Kordum) aksi, Yudistira menyampaikan, kebijakan yang diambil oleh pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi berdalih demi perekonomian masyarakat Indonesia sangat disayangkan karena faktanya justru masyarakat menolak kenaikan BBM ini.

    “Dimana yang dimaksud kebijakan untuk masyarakat. Justru perekonomian masyarakat semakin terpuruk dibuktikan dari ongkos kendaraan naik, kebutuhan bahan pokok naik, bahan bangunan juga naik,” tegasnya.

    Oleh karena itu, mahasiswa NTB menggugat meminta kepada pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo, melalui DPRD Provinsi NTB menurunkan harga BBM tersebut karena telah mencekik rakyat.

    “Kalau jadi pejabat tentu tidak jadi masalah harga BBM naik karena sudah ditanggung negara. Bagaimana dengan kami rakyat kecil,” katanya.

    Mereka meminta kepada DPRD NTB bersama-sama membuat komitmen untuk menolak dan menurunkan harga BBM tersebut. “Jangan hanya janji saja. Kami ingin wakil rakyat memperjuangkan aspirasi masyarakat,” pintanya.

    Hampir 6 jam lebih massa aksi berorasi menyampaikan tuntutan dan ingin masuk menduduki Kantor wakil rakyat tersebut. Tak lama kemudian mencoba memaksa dan terjadi dorong mendorong, massa mencoba menerobos penjagaan ketat Brigade Kepolisian dan lemparan pun terjadi sehingga mobil water canon di turunkan untuk menghalau. Merasa tidak puas, massa pun bertahan meskipun di guyur hujan.

    Setelah mendapatkan penjelasan dari Ketua DPRD NTB, Hj Baiq Isvie Rupaeda, ribuan demonstran itu membubarkan diri dengan tertib. (f3)

    Ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda saat menerima massa aksi di depan gedung dewan Udayana. (Istimewa)

    Rapat Paripurna DPRD Lombok Barat, Wabup: Kebersamaan adalah Modal Penting Membangun Lobar

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Pada Rapat Paripurna DPRD dengan Agenda Penyampaian Laporan Badan Anggaran dan Penandatanganan Nota kesepakatan terhadap KUA PPAS Perubahan tahun 2022, Senin, 5 September 2022 di ruang sidang utama DPRD Lombok Barat, Wakil Bupati Lombok Barat Hj Sumiatun dalam sambutannya mengatakan, Kebersamaan dan Kolaborasi adalah kunci penting dalam membangun Lombok Barat.

    Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota DPRD yang telah melakukan pembahasan bersama jajaran eksekutif terhadap KUA PPAS Perubahan APBD Tahun 2022. Menurutnya, semangat kebersamaan dan kolaborasi menjadi sangat penting dan menjadi modal utama dalam pembangunan Lombok Barat. Terutama dalam situasi dan kondisi ekonomi saat ini yang tidak menentu. Situasi ekonomi global dan regional saat ini tentu akan sangat berpengaruh pada postur APBD semua daerah di Indonesia. Sehingga diperlukan adanya skala prioritas dalam belanja yang bersumber dari APBD.

    “Saat ini dana transfer pusat seperti DAU tidak seperti tahun tahun sebelumnya dan hal ini adalah kebijakan pusat yang harus kita patuhi. Karenanya dalam situasi ekonomi seperti ini semangat kebersamaan menjadi modal penting dalam membangun Lombok Barat,” ujarnya.

    Dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Lombok Barat yang dipimpin oleh Hj. Nurhidayah ini juga dibacakan Laporan Badan Anggaran dan Pendapat fraksi fraksi terhadap RAPBD KUA PPAS Perubahan APBD tahun 2022. Laporan ini disampaikan oleh juru bicara Badan Anggaran Sardian dari fraksi PDIP.

    Dalam Laporannya Sardian menyampaikan, bahwa KUA PPAS Perubahan APBD Tahun 2022 ini telah dilakukan pembahasan secara maksimal melalui rapat rapat dengan eksekutif. Berbagai dinamika berkembang dalam rapat pembahasan bersama eksekutif yang menjadikan KUA PPAS Perubahan APBD 2022 lebih baik lagi.

    Dalam kesempatan ini juga Juru Bicara Badan Anggaran menyampaikan sejumlah masukan dan rekomendasi kepada Eksekutif terhadap berbagai hal yang diperlukan dalam proses pembangunan Lombok Barat.

    Penandatanganan Nota Kesepakatan terhadap KUA PPAS Perubahan APBD Tahun 2022 oleh Wakil Bupati Lombok Barat dan Pimpinan DPRD Lombok Barat.

    Turut hadir dalam kesempatan itu, Wakil Ketua 1 Hj Nurul Adha, Wakil Ketua 3 Imam Kafali, Anggota DPRD, Sekretaris Daerah DR. H. Baehaqi, Para Asisten, Kepala OPD serta undangan lainnya. (f3)

    Ketua DPRD NTB Duduk Bersila Temui Massa Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM di Depan Gedung Dewan

    0

    HarianNusa, Mataram – Ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda menemui ribuan mahasiswa dan masyarakat NTB yang melakukan aksi demo menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di depan gedung dewan di jalan Udayana, Mataram, Senin, (5/9/2022).

    Isvie mengatakan akan menyampaikan apa yang menjadi tuntutan dan aspirasi masyarakat NTB yang menolak kenaikan harga BBM ke Presiden melalui DPR RI.

    “Apa yang menjadi tuntutan hari ini akan disampaikan ke DPR RI kemudian dilanjutkan ke Presiden,” ujarnya.

    Isvie mengatakan, atas nama Lembaga pihaknya hadir di tengah-tengah mahasiswa dan masyarakat yang menolak kenaikan harga BBM itu.

    “Kami sama dengan keinginan masyarakat NTB, menolak kenaikan BBM. Mengenai keputusan, ada di tangan pemerintah pusat,” ucapnya.

    Adapun ribuan massa aksi yang terdiri dari mahasiswa berbagai organisasi kepemudaan (PMII Bali Nusra, Cipayung Plus, HMI MPO, IMM, KAMMI, dan organisasi kepemudaan lainnya) dan masyarakat NTB yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat NTB melakukan aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM di depan gedung DPRD NTB, Senin, (5/9).

    Dalam orasinya, mereka menyampaikan bahwa Dewan ini merupakan penghianat rakyat karena tidak pernah membela kepentingan rakyat dibuktikan dari ketika mahasiswa dan masyarakat menyampaikan kritikan terkait kebijakan pemerintah, tidak pernah sejalan dengan keinginan rakyat. Contoh yang sangat menyakitkan rakyat yakni kenaikan harga BBM.

    Kodum aksi dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ajis Tanjung menyampaikan, jika harga BBM naik, jelas bahan pokok juga ikut naik, mestinya itu yang harus dipikirkan oleh pemerintah. “Kami minta supaya kenaikan BBM itu dicabut,” pintanya.

    Ketua Umum IMM, Muhammad Anhar menyayangkan keputusan pemerintah pusat yang menaikkan harga BBM, sementara rakyat baru saja bangkit dari pandemi Covid 19 yang sangat memprihatinkan. Bisa dikatakan penderitaan rakyat belum selesai ditambah kenaikan harga BBM.

    “Ini sangat aneh, harga minyak mentah dunia turun. Justru pemerintah Republik Indonesia menaikkan harga sehingga kami mengindikasikan pemerintah menaikkan harga BBM itu tentu untuk memuluskan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) yang di Kalimantan,” tegasnya.

    Seperti diketahui, pemerintah pusat menaikkan harga BBM pada tanggal 3 September 2022 sekitar pukul 14.30 WIB. Pertalite yang semula dijual Rp 7.650 kini menjadi Rp 10 ribu per liter. Begitu juga Solar yang dulu dibanderol Rp 5.150 sekarang naik menjadi Rp 7.200 per liter. Sedangkan harga BBM non-subsidi, Pertamax yang kini dijual Rp 16 ribu dari sebelumnya Rp 12.500. (F3)

    Masyarakat Tolak Kenaikan Harga BBM, Yek Agil: Kami akan teruskan ke DPR RI dan pihak lainnya

    0

    HarianNusa, Mataram – Pemerintah pusat resmi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi bulan ini. Meski sebelumnya sempat mendapat penolakan tegas dari DPR RI Fraksi PKS Johan Rosihan, namun Presiden Jokowi mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi itu pada tanggal 3 September 2022 sekitar pukul 14.30 WIB.

    Kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut jelas menuai penolakan di berbagai daerah di Indonesia. Di NTB sendiri, para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi melakukan unjuk rasa di gedung DPRD NTB, mereka menuntut agar wakil rakyat di dewan menyuarakan jeritan hati masyarakat atas kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut.

    Terkait hal tersebut, Wakil Ketua DPRD NTB H. Yek Agil Al Haddar mengatakan sebagai wakil rakyat sudah seharusnya berpihak pada kepentingan rakyat dan terus memperjuangkan suara nurani rakyat.

    “In syaa Allah kami sebagai anggota DPRD NTB yang merupakan wakil rakyat, harus mengikuti denyut nadi dan perasaan rakyat, sekaligus harus di depan dalam membela kepentingan mereka,” ungkap Politisi PKS itu, Senin, (5/9/2022).

    Untuk itu, lanjutnya, apa yang disuarakan oleh masyarakat NTB baik secara langsung maupun tidak langsung yang meminta pemerintah pusat membatalkan kenaikan BBM ini tentunya menjadi atensi pihaknya.

    “Oleh karena itu, apa yang menjadi keinginan masyarakat NTB untuk meminta pemerintah pusat untuk membatalkan kenaikan BBM ini, baik yang terungkap melalui media masa maupun yang datang langsung unjuk rasa ke kantor DPRD oleh adik adik mahasiswa, LSM, ormas dll, in syaa Allah akan kami teruskan ke DPR RI dan pihak terkait lain nya,” ujarnya.

    Yek Agil kembali menegaskan bahwa pihaknya akan meneruskan tuntutan masyarakat terkait pembatalan kenaikan BBM ke pusat. Bagaimana mekanismenya, ia mengatakan pihaknya akan melakukan musyawarah di tingkat pimpinan DPRD NTB terlebih dahulu.

    Adapun harga BBM yang mengalami kenaikan yakni, Pertalite dari harga semula Rp 7.600 per liter menjadi Rp 10.000 per liter. Kemudian solar dari Rp 5.000 menjadi Rp 6.800 dan Pertamax dari Rp 12.500 menjadi Rp.14.500 per liter. (F3)

    Berikan Kepastian Hukum, Gubernur NTB Serahkan Dokumen Kerjasama ke Pemilik Bisnis di Gili Trawangan

    0

    HarianNusa, Lombok Utara – Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menyerahkan dokumen perjanjian kerjasama pemanfaatan aset kepada lima pengusaha di Gili Trawangan.

    Hal tersebut sebagai kepastian hukum berusaha bagi 200 lebih pengelola aset milik Pemprov NTB pasca penguasaan oleh PT GTI. Sebelumnya, Pemprov NTB telah mengusulkan pemutusan kontrak dengan PT GTI melalui addendum atau pembaharuan kerjasama atas kontrak PT GTI yang seharusnya berakhir pada 2025 mendatang.

    “Kami mengapresiasi komunitas bisnis di Gili Trawangan untuk kerjasamanya dan membantu jika ada kesulitan,” jelas Gubernur Dr Zulkieflimansyah, SE, MSc saat melakukan penyerahan dokumen kerjasama di Gili Trawangan, Jumat (02/09/2022).

    Dikatakan Gubernur, kepastian hukum ini akan menjelaskan status investasi para pengusaha dan secara kreatif, Pemprov akan tetap hadir di Gili Trawangan memastikan investasi dan aset berjalan sesuai aturan berlaku.

    Sementara itu, staf ahli BPN Ari Pramono mengatakan, pembatalan Hak Guna Bangunan (HGB) PT GTI sedang berproses. Oleh sebab itu para pengusaha yang berinvestasi di Gili Trawangan wajib melakukan perjanjian pemanfaatan lahan dengan pemilik sebenarnya yakni Pemprov NTB seperti yang diserahkan hari ini.

    “Nantinya setelah pembatalan dengan PT GTI akan diberikan HGB yang berlaku selama tiga puluh tahun dan bisa diperpanjang dua puluh tahun dan diperbaharui tiga puluh tahun,” jelasnya.

    Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron mengatakan, peran Komisi Pemberantasan Korupsi dalam persoalan lahan di Gili Trawangan memastikan kerugian negara yang tejadi selama ini dapat diselamatkan dengan kepastian hukum bagi para pihak.

    “Dengan kepastian hukum, nilai keekonomian dari Gili Trawangan akan sangat besar dari yang selama ini terjadi,” terangnya.

    Hadir pula Dirkrimsus Asdatun Kajati, Wakil Bupati Lombok Utara dan para kepala OPD Pemprov NTB. (f*)

    Kuliah Umum FH Unram Bahas Peran Pemerintah Cegah Pelanggaran HAM

    0

    HarianNusa, Mataram – Fakultas Hukum Universitas Mataram (FH Unram) menggelar Kuliah Umum dengan tema “Constitution Legal Policy in Respecting, Protecting, and Fulfilling Public Health as Fundamental Human Rights” sebagai salah satu rangkain kegiatan International Lecture Series (Seri Kuliah Umum Internasional – red). Kegiatan kuliah umum tersebut dilaksanakan di Ruang Teater Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unram, Kamis (1/9).

    Dekan FH Unram, Dr. Hirsanuddin, SH., M.Hum. dalam sambutannya mengatakan, kuliah umum ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan FH Unram untuk membangun hubungan baik dengan universitas luar negeri. Menurutnya, dengan memperbanyak jaringan, FH Unram dapat membangun kerjasama dengan berbagai pihak sehingga mahasiswa dapat mudah untuk melaksanakan magang dan penelitian.

    Dr. Hirsanuddin, juga menyampaikan bahwa saat ini FH Unram sedang mempersiapkan kelas internasional untuk mendukung akreditasi internasional FH Unram.

    “Pusat Bahasa Unram telah mengeluarkan hasil tes Toefl untuk mahasiswa FH Unram yang lulus melalui jalur SNMPTN dan SBMPTN, dari 60 orang yang lulus nantinya akan disaring kembali menjadi 40 orang. Nantinya kita akan membuat cikal bakal kelas internasional,” tuturnya saat membuka acara kuliah umum.

    Pembicara kuliah umum yang sedianya akan diisi oleh Prof. Khairil Azmin Mochtar dari International Islamic University Malaysia, berhalangan hadir karena kondisi darurat sehingga digantikan oleh Hayanul Haq, SH., LL.M., Ph.D.

    Dr. Haq merupakan salah satu dosen FH Unram yang memiliki sepak terjang di internasional dan nasional. Selain mengajar di FH Unram, Dr. Haq juga menjadi pengajar di Utrech University, Belanda dan beberapa universitas di luar negeri, sementara di Indonesia Dr. Haq juga mengajar di 16 perguruan tinggi besar, seperti UI, Unair, dan UB.

    Dalam kuliah umum tersebut, Dr. Haq menyampaikan pentingnya perlindungan hak asasi manusia dalam berbagai aspek termasuk kesehatan. Ia menjelaskan bahwa perlindungan hak asasi manusia terhadap kesehatan masyarakat merupakan hal yang paling pokok yang diatur di dalam Pasal 28 UUD 1945 dan merupakan bagian dari hak asasi untuk hidup.

    Dr. Haq menceritakan pengalamannya selama tinggal di Belanda. Ia mengatakan bahwa di Belanda hak untuk mendapatkan kesehatan sangat diperhatikan bahkan pemerintah Belanda juga memberikan substitusi bagi peternak sapi dengan tujuan memenuhi protein masyarakat Belanda, dengan demikian tidak ada bayi yang di diagnosis stunting. “Sementara di Indonesia saat ini ada 6 juta bayi stunting,” sebutnya.

    Ia juga menyampaikan bahwa saat ini dunia kesehatan telah banyak mengalami perkembangan dimana hukum belum mengaturnya. Upaya yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah melakukan koherensi (penyesuaian) peraturan perundang-undangan yang mengatur hak asasi manusia yang paling utama, mulai peraturan yang paling tinggi sampai yang terendah.

    “Selain itu, pemerintah juga perlu melakukan konstitusionalisasi kontrak, yaitu membuat pengaturan terhadap berbagai aspek hak asasi manusia sehingga dapat memberikan keadilan kepada masyarakat,” papar Dr. Haq.

    Lulusan Utrech University itu juga menegaskan pentingnya peran pemerintah dalam melindungi hak asasi manusia yang paling utama, yaitu hak asasi terhadap pangan, kesehatan, dan pendidikan.

    “Pemerintah tidak boleh melakukan pelanggaran dalam pengadaan pangan, kesehatan dan pendidikan. Pemerintah harus menjamin agar setiap orang dapat menikmati haknya untuk pangan, kesehatan, dan pendidikan,” jelasnya.

    Ia juga menambahkan bahwa pemerintah tidak boleh membiarkan perusahaan dan korporasi menguasai dan memonopoli pangan, kesehatan, dan pendidikan. “Pemerintah harus mencegah perusahaan dan korporasi melakukan privatisasi sehingga masyarakat kehilangan haknya untuk memperoleh pangan, kesehatan, dan pendidikan yang murah,” pungkasnya. (f*)

    Bupati Lobar Apresiasi Perjuangan Kades Gelogor Wujudkan Pembangunan Kantor Desanya

    0

    HarianNusa, Lombok Barat – Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid sangat mengapresiasi Kepala Desa Gelogor Achmad Arman Iswara yang telah bersusah payah dalam mengurus tanah tempat lokasi dibangunnya kantor Desa Gelogor. Perjuangan Kepala Desa untuk mendapat lahan ini layak diapresiasi oleh masyarakat Gelogor atas kegigihannya dan keuletannya berjuang dalam memperoleh lokasi untuk pembangunan kantor Desa ini.

    Hal tersebut disampaikan bupati saat memberikan sambutan pada acara peletakan baru pertama pembangunan kantor Desa Gelogor, Rabu (31/8/2022) di Desa Gelogor, Kediri, Lombok Barat.

    “Untuk mendapatkan lokasi ini bisa dikatakan agak rumit karena awalnya tanah ini kami niatkan untuk membangun Danramil, akan tetapi kemudian terdapat kesepakatan baru dan akhirnya Kantor Desa Gelogor jadi dibangun di tanah ini. Perjuangan Kepala Desa layak kita apresiasi bersama,” ucap Fauzan.

    Bupati dua periode ini juga mengatakan bahwa dibangunnya kantor desa ini tidaklah hanya menjadi kebanggaan bagi Kepala Desa saja, melainkan juga bagi masyarakat. Ia mengatakan bahwa kunci dari pembangunan pada era saat ini adalah kolaborasi dan kerjasama. Dengan kolaborasi dan kerjasama yang baik tentu segala macam hambatan dan kendala yang ada dapat teratasi. Karenanya ia meminta masyarakat untuk terus mengembangkan semangat gotong royong dan kolaborasi serta kebersamaan untuk membangun kantor desa ini hingga tuntas.

    “Dengan adanya kolaborasi tentunya dapat menyelesaikan berbagai macam permasalahan, misalnya ialah masalah finansial dan pembangunan. Salah satu contohnya ialah kegiatan Senggigi Cycling Day lalu yang jumlah hadiah doorprize yang bahkan ada umroh gratis, tetapi kami dari Pemda tidak mengeluarkan anggaran sama sekali untuk itu karena hadiah doorprize ini adalah hasil dari kolaborasi yang telah kami bangun bersama para stakeholder. Kami juga yakin masyarakat Gelogor dapat menerapkan hal ini dalam pembangunan di Lombol Barat,” ungkapnya.

    Sementara itu Kepala Desa Gelogor Arman Iswara mengatakan bahwa ia bersama masyarakat Desa Gelogor sangat berterimakasih kepada Bupati Lombok Barat karena telah membantu Kantor Desa Gelogor mendapatkan lokasi yang sekarang. Menurutnya, hal ini mempermudah masyarakat dan semua pihak dalam mengakses kantor desa Gelogor. Karenanya ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah Lombok Barat atas dukungannya dalam memfasilitasi lahan untuk pembangunan kantor desa ini.

    “Saya atas nama pribadi dan mewakili seluruh masyarakat Desa Gelogor pernah berkata kepada Bupati Lombok Barat bahwa alangkah eloknya jika Kantor Desa Gelogor dapat berada di pinggir jalan raya, sehingga segala bentuk administrasi serta kepengurusan lainnya di pemerintahan desa dapat berlangsung dengan lancar dan baik. Dan hal ini dikabulkan oleh Pemerintah Daerah. Karenaya saya menyampaikan terima kasih pada pak Bupati dan Pemerintah Daerah,” jelasnya.

    Ia juga menambahkan bahwa luas lahan yang akan menjadi lokasi baru Kantor Desa Gelogor sekitar 17 are. Menurutnya, lahan ini sudah sangat memadai untuk lokasi Kantor desa dan pelayanan untuk masyarakat desa. Ia berharap agar pembangunan kantor desa ini berjalan lancar dan baik.

    “Selain untuk mempermudah dalam urusan administrasi, salah satu alasan kami sangat ingin kantor desa ini dipindah ialah karena beberapa Gubernur terdahulu pernah datang ke Kantor Desa kami dan mereka pun harus berjalan cukup jauh, karena kendaraan mereka tidak bisa masuk ke jalan tempat lokasi kantor desa Gelogor yang lama. Mudah mudah kantor desa yang baru ini bisa segera tuntas dan selesai,” tegasnya.

    Kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Kantor Desa Gelogor ini turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Prov. NTB Nauvar Farinduan, Wakil Ketua DPRD Lobar Hj. Nur Adha, Asisten III Setda Lobar H. Ilham, Kepala OPD, Camat Kediri H. Iswarta Mahmuludin, Kepala Desa Gelogor, tokoh agama, perangkat desa serta masyarakat Desa Gelogor. (F3)

    Dilantik Sebagai Pimpinan DPRD NTB, Yek Agil Resmi Gantikan Abdul Hadi

    0

    HarianNusa, Mataram – Setelah dilantik sebagai pimpinan DPRD NTB Pergantian Antar Waktu (PAW) masa jabatan tahun 2019-2024 H. Yek Agil Al Haddar resmi menggantikan H. Abdul Hadi sebagai Wakil Ketua III DPRD NTB.

    Pengambilan sumpah/janji tersebut dilakukan oleh Ketua Pengadilan Tinggi NTB Achmad Setyo Pudjoharsoyo dalam Rapat Paripurna DPRD NTB yang digelar pada, Rabu, (31/08/2022).

    Acara pelantikan itu dihadiri para pimpinan DPRD NTB, Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah, Sekda NTB, Ketua Pengadilan Tinggi, Forkopimda, Anggota DPRD, kepada OPD lingkup Pemprov, dan tamu undangan lainnya.

    Hj. Baiq Isvie Rupaeda dalam sambutannya saat memimpin Rapat Paripurna menyampaikan, proses pengambilan sumpah/janji pimpinan DPRD NTB hari ini berdasarkan surat keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 161:52-1463 tahun 2022 tentang pemberhentian H. Abdul Hadi sebagai wakil Ketua DPRD NTB, dan keputusan Menteri Dalam Negeri nomor: 161:52 – 5198 tahun 2022 tentang pengangkatan Yek Agil sebagai wakil ketua DPRD NTB.

    Isvie mengatakan, hampir 4 bulan 20 hari pihaknya menunggu SK Yek Agil dikeluarkan Mendagri, namun akhirnya keluar. “Selamat bekerja dalam mengemban tugas dan amanah, segera menyesuaikan diri, bangun kerjasama juga koordinasi baik supaya apa yang dikerjakan Dewan makin berkualitas,” ungkap Isvie.

    Untuk H. Abdul Hadi, atas nama anggota, Isvie menyampaikan ucapan terima kasih tak terhingga. Menurutnya H. Abdul Hadi adalah sosok pimpinan terbaik, karena selama hampir 6 tahun tidak pernah melakukan protes atas keputusan bersama unsur pimpinan.

    “Begitu juga Yek Agil merupakan figur yang baik, bisa diajak bekerjasama membangun NTB lebih baik kedepan,” ujarnya.

    Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah dalam sambutan singkatnya mengucapkan selamat kepada Yek Agil yang baru saja dilantik. Dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada Abdul Hadi atas dedikasi dan kerjasamanya selama menjadi pimpinan DPRD NTB. Ia berpesan kepada Yek Agil dan Naufar Furqoni Farinduan, untuk tetap menjaga kebersamaan, kekompakan dan kerjasama dengan pemerintah daerah demi terwujudnya NTB Gemilang yang lebih baik. (F3)

    Persiapkan Akreditas Internasional, Fakultas Hukum Unram Gelar Workshop

    0

    HarianNusa, Mataram – Fakultas Hukum Universitas Mataram (FH Unram) melaksanakan kegiatan Workshop Akreditasi Internasional bertajuk “Merdeka Belajar Kampus Mardeka (MBKM) dan Penjaminan Mutu Fakultas Hukum Unram”, yang dilaksanakan di Hotel Aruna Senggigi selama 2 (dua) hari, dari tanggal 20 Juli sampai dengan 21 Juli 2022 lalu.

    Kegiatan Workshop Akreditasi Internasional merupakan kegiatan lanjutan dari pelaksanaan studi banding yang telah dilakukan FH Unram sebelumnya ke Universitas Sebelas Maret (UNS) terkait eksternal benchmarking Gugus Penjaminan Mutu dan pelaksanaan akreditasi internasional yang telah dilakukan oleh UNS.
    FH Unram mendatangkan secara langsung tiga orang narasumber dari UNS yang merupakan Tim Akreditasi Internasional, Penjaminan Mutu serta pengelola MBKM.

    Dekan FH Unram, Dr. Hirsanuddin, SH., M.Hum. menjelaskan bahwa Workshop tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan persiapan Fakultas Hukum Unram menuju akreditasi internasional.

    “Kegiatan ini merupakan upaya kita untuk mempersiapkan Fakultas Hukum menuju akreditasi internasional,” terang Dekan FH Unram itu.

    Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Ari Rahmad Hakim Budiawan F., SH., M.Hum. dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini Fakultas Hukum akan terus berupaya untuk mewujudkan visi Fakultas Hukum menjadi perguruan tinggi hukum yang berbasis riset dan berdaya saing internasional pada tahun 2025 melalui akreditasi internasional Fakultas Hukum.

    Ari berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pengetahuan terkait pelaksanaan pengajuan akreditasi internasional, pelaksanaan MBKM dan pengelolaan penjaminan mutu di Fakultas Hukum Universitas Mataram sehingga mampu mencapai visi Fakultas. (f*)

    Road to PON XXII/2028, SLANK Konser di Mataram

    0

    HarianNusa, Mataram – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bakal menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII pada tahun 2028. NTB akan menjadi tuan rumah bersama Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam pesta olahraga terbesar negeri ini.

    Berkaitan dengan agenda besar olahraga nasional tersebut, tentunya moment menuju multievent sekali empat tahun itu terus digaungkan promosinya. Agenda terdekat, KONI NTB bakal menghadirkan grup musik ternama “SLANK” di Mataram. Konser ini bertajuk “Road to PON XXII Nusa Tenggara 2028”.

    Penampilan salah satu grup band besar Indonesia itu akan digelar di eks Bandara Selaparang, Kota Mataram, pada Sabtu malam, 10 September 2022. Slank yang digawangi Kaka, Bimbim, Ivan, Ridho, dan Abdee sudah menyatakan siap mengguncang panggung mereka di eks Bandara Selaparang yang cukup luas.

    Selain menghadirkan musisi papan atas itu, juga akan digelar beragam kegiatan lain seperti Kompetisi Band Pelajar dan Umum, Fun Bike, Senam Kreasi, Band Pelajar dan Mahasiswa perform, Sport Dance dan Bazaar Kuliner UMKM.

    Untuk Bazaar Kuliner UMKM, Fun Bike dan kegiatan lainnya juga berpusat di eks Bandara Selaparang di tanggal yang sama. Kecuali Kompetisi Band Pelajar dan Umum yang akan digelar 2-4 September 2022, di Gelanggang Pemuda Mataram.

    Yang menarik, juga ada nanti akan ada perform dari para atlet berprestasi NTB. Yaitu, Zigi Zaresta Yudha, atlet karate yang punya prestasi gemilang di berbagai kejuaraan internasional. Juga ada atlet kempo NTB peraih medali emas PON XX Papua, yang akan memperagakan nomor andalan mereka.

    Satu lagi, saat Konser SLANK nanti juga akan dimeriahkan bintang tamu asal Lombok yang tentunya sudah cukup dikenal masyarakat NTB, yakni Amtenar grup musik bergenre Reggae dan Tami Aulia penyanyi cantik asal Lombok yang semakin sukses di blantika musik tanah air. (f*)

    Tami Aulia saat tampil di Senggigi Sunset Jazz 2019 silam (HarianNusa.com/Rony)
    error: Content is protected !!