Beranda blog Halaman 92

Persiapkan Akreditas Internasional, Fakultas Hukum Unram Gelar Workshop

0

HarianNusa, Mataram – Fakultas Hukum Universitas Mataram (FH Unram) melaksanakan kegiatan Workshop Akreditasi Internasional bertajuk “Merdeka Belajar Kampus Mardeka (MBKM) dan Penjaminan Mutu Fakultas Hukum Unram”, yang dilaksanakan di Hotel Aruna Senggigi selama 2 (dua) hari, dari tanggal 20 Juli sampai dengan 21 Juli 2022 lalu.

Kegiatan Workshop Akreditasi Internasional merupakan kegiatan lanjutan dari pelaksanaan studi banding yang telah dilakukan FH Unram sebelumnya ke Universitas Sebelas Maret (UNS) terkait eksternal benchmarking Gugus Penjaminan Mutu dan pelaksanaan akreditasi internasional yang telah dilakukan oleh UNS.
FH Unram mendatangkan secara langsung tiga orang narasumber dari UNS yang merupakan Tim Akreditasi Internasional, Penjaminan Mutu serta pengelola MBKM.

Dekan FH Unram, Dr. Hirsanuddin, SH., M.Hum. menjelaskan bahwa Workshop tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan persiapan Fakultas Hukum Unram menuju akreditasi internasional.

“Kegiatan ini merupakan upaya kita untuk mempersiapkan Fakultas Hukum menuju akreditasi internasional,” terang Dekan FH Unram itu.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Ari Rahmad Hakim Budiawan F., SH., M.Hum. dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini Fakultas Hukum akan terus berupaya untuk mewujudkan visi Fakultas Hukum menjadi perguruan tinggi hukum yang berbasis riset dan berdaya saing internasional pada tahun 2025 melalui akreditasi internasional Fakultas Hukum.

Ari berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pengetahuan terkait pelaksanaan pengajuan akreditasi internasional, pelaksanaan MBKM dan pengelolaan penjaminan mutu di Fakultas Hukum Universitas Mataram sehingga mampu mencapai visi Fakultas. (f*)

Road to PON XXII/2028, SLANK Konser di Mataram

0

HarianNusa, Mataram – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bakal menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII pada tahun 2028. NTB akan menjadi tuan rumah bersama Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam pesta olahraga terbesar negeri ini.

Berkaitan dengan agenda besar olahraga nasional tersebut, tentunya moment menuju multievent sekali empat tahun itu terus digaungkan promosinya. Agenda terdekat, KONI NTB bakal menghadirkan grup musik ternama “SLANK” di Mataram. Konser ini bertajuk “Road to PON XXII Nusa Tenggara 2028”.

Penampilan salah satu grup band besar Indonesia itu akan digelar di eks Bandara Selaparang, Kota Mataram, pada Sabtu malam, 10 September 2022. Slank yang digawangi Kaka, Bimbim, Ivan, Ridho, dan Abdee sudah menyatakan siap mengguncang panggung mereka di eks Bandara Selaparang yang cukup luas.

Selain menghadirkan musisi papan atas itu, juga akan digelar beragam kegiatan lain seperti Kompetisi Band Pelajar dan Umum, Fun Bike, Senam Kreasi, Band Pelajar dan Mahasiswa perform, Sport Dance dan Bazaar Kuliner UMKM.

Untuk Bazaar Kuliner UMKM, Fun Bike dan kegiatan lainnya juga berpusat di eks Bandara Selaparang di tanggal yang sama. Kecuali Kompetisi Band Pelajar dan Umum yang akan digelar 2-4 September 2022, di Gelanggang Pemuda Mataram.

Yang menarik, juga ada nanti akan ada perform dari para atlet berprestasi NTB. Yaitu, Zigi Zaresta Yudha, atlet karate yang punya prestasi gemilang di berbagai kejuaraan internasional. Juga ada atlet kempo NTB peraih medali emas PON XX Papua, yang akan memperagakan nomor andalan mereka.

Satu lagi, saat Konser SLANK nanti juga akan dimeriahkan bintang tamu asal Lombok yang tentunya sudah cukup dikenal masyarakat NTB, yakni Amtenar grup musik bergenre Reggae dan Tami Aulia penyanyi cantik asal Lombok yang semakin sukses di blantika musik tanah air. (f*)

Tami Aulia saat tampil di Senggigi Sunset Jazz 2019 silam (HarianNusa.com/Rony)

Ditetapkan jadi Tersangka, Oknum Guru Honorer yang Cabuli Muridnya di KLU Terancam 15 Tahun Penjara

0

HarianNusa, Lombok Utara – Oknum guru honorer di salah satu Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Tanjung berinisial MG (31) yang ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Lombok Utara lantaran diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap enam anak didiknya, pada Sabtu (06/08/2022) telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Lombok Utara.

Kapolres Lombok Utara, AKBP I Wayan Sudarmanta S.I.K., M.H. didampingi Kasat Reskrim, AKP I Made Sukadana S.H, M.H., mengatakan, ditangkapnya bapak dua anak ini atas dasar laporan dari Konselor Lembaga Perlindungan Anak ( LPA) Kecamatan Tanjung, pada Jumat (05/08/2022) lalu.

“Guru honorer asal Dusun Murpayung Desa Sigar Penjalin Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara, sudah ditahan dan ditetapkan tersangka,” kata Sudarmanta saat konferensi pers, pada Senin (22/08/2022).

Kapolres Lombok Utara menambahkan, modus operandi tersangka untuk melakukan perbuatannya dengan cara memerintahkan siswinya untuk membersihkan ruang kelas pada saat ruang kelas keadaan kosong dan sepi. Selain itu, ketika berlangsung jam pelajaran tersangka sering duduk di samping korban dan merangkul serta meraba payudara korban.

“Hal ini dilakukan sejak bulan Juni 2021 dan sudah mendapatkan Surat Peringatan pertama dari Kepala Sekolah pada Desember 2021, ternyata perbuatan tersebut terulang kembali,” terangnya.

Tersangka MG terjerat Pasal Tindak Pidana Pencabulan atau Pelecehan Seksual Terhadap Anak di bawah umur dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.

“Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 Jo Pasal 76E Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak atau Pasal 6 Huruf (a) Jo Pasal 4 Ayat (1) Huruf (b) Undang-Undang Republik Indonesia No. 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual,” tandasnya. (f3)

Untuk Kesejahteraan Masyarakat, Bupati Lobar dan DPRD Sepakati KUA PPAS APBD 2023

0

HarianNusa, Lombok Barat – DPRD Kabupaten Lombok Barat menggelar Sidang Paripuran dengan agenda Laporan Banggar, Persetujuan DPRD dan Penandatanganan Nota Kesepakatan terhadap KUA dan PPAS APBD Lobar Tahun Anggaran 2023 di Ruang Sidang DPRD Lombok Barat pada hari Senin (22/8/2022). Hadir dalam kegiatan Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, Ketua DPRD Lobar H. Nurhidayah, Wakil Ketua DPRD, Anggota DPRD, Sekertaris Daerah Lobar H. Baehaqi, para Asisten Daerah Setda Lobar, Kepala OPD lingkup Lobar.

Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Lombok Barat Abubakar Abdullah dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera pada kesempatan itu menyampaikan Laporan Badan Anggaran terhadap KUA PPAS APBD Tahun Anggaran 2023.

Abubakar juga menyampaikan pendapat fraksi-fraksi DPRD yang setuju terhadap KUA PPAS APBD Tahun 2023. Setelah itu dilakukan pendandatangan nota kesepakatan terhadap KUA PPAS APBD Tahun 2023 oleh Bupati Lobar dan Pimpinan DPRD Lombok Barat.

Dalam sambutannya setelah penandatanganan Nota Kesepakatan terhadap KUA PPAS APBD Tahun 2023, Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pimpinan DPRD dan Anggota DPRD yang telah melakukan pembahasan terhadap KUA PPAS APBD 2023 bersama Eksekutif. Ia mengatakan bahwa pembahasan KUA PPAS ini menjadi langkah penting dalam pembahasan RAPBD 2023.

Bupati Fauzan menyampaikan, bahwa rancangan KUA dan PPAS telah disampaikan melalui sidang paripuran DPRD pada hari Kamis tanggal 4 Agustus 2022 lalu, dan kemudian dilanjutkan dengan proses pembahasan KUA dan PPAS antara eksekutif dan legislatif yang telah dilaksanakan dari tanggal 5-19 Agustus 2022.

“Pembahasan rancangan KUA dan PPAS dalam rangka penyusunan APBD Tahun Anggaran 2023 dengan semangat dan motivasi kita untuk melaksanakan tugas-tugas penganggaran. Sehingga dengan proses tersebut, kita bersama-sama telah dapat mencapai kesepakatan atas kebijakan dan plafon anggaran sementara, yang nantinya akan kita jadikan dasar dalam penyusunan dan proses-proses penganggaran lebih lanjut,” jelasnya.

Bupati dua periode ini juga mengatakan bahwa proses pengelolaan keuangan daerah merupakan tugas dan kewajiban konstitusional agar Pemerintahan Daerah dapat melaksanakan otonomi daerah. Ia berharap agar kemitraan antara eksekutif dan legislatif dapat terus terjalin dan terbina agar dapat mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat. Ia mengatakan bahwa program program pembangunan pada tahun 2023 diharapkan dapat mensejahterakan masyarakat Lombok Barat.

“Oleh karena itu, prinsip kemitraan yang baik antara Pemerintah Daerah dan DPRD perlu terus dibina secara optimal dalam koridor saling mendukung dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing dalam rangka pembangunan di Kabupaten Lombok Barat yang kita cintai ini,” tegasnya.

H. Fauzan Khalid mengharapkan adanya semangat kebersamaan yang terus terjalin dan terjaga dengan baik merupakan modal penting untuk kita bersama-sama membangun Kabupaten Lombok Barat ke arah yang lebih baik. Karenanya dengan kebersamaan dan kerjasama yang baik diharapkan agar APBD 2023 dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat melalui berbagai program pembangunan yang ada di dalam APBD.

“Hal tersebut sangat kami harapkan, khususnya pada masa pasca bencana pandemi Covid-19 ini, dan masih dalam suasana semarak kemerdekaan kita mampu mewujudkan tema HUT Ke 77 Republik Indonesia yaitu “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat’,” pungkasnya. (f3)

Gubernur NTB Minta OJK dan BI Gencar Sosialisasikan Inklusi Keuangan Digital kepada Masyarakat

0

HarianNusa, Mataram – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. meminta kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia ( KPw BI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (Prov.NTB) untuk lebih gencar mensosialisasikan inklusi keuangan digital kepada masyarakat luas di Nusa Tenggara Barat.

Hal tersebut disampaikan gubernur saat menjadi Keynote Speaker pada acara Talkshow on Strategic Issues in G20: “Digital Literacy to Optimize Financial Inclusion”, di Prime Park Hotel Mataram pada Senin 22 Agustus 2022.

Dalam kesempatan tersebut, gubernur menyampaikan, bahwa mensosialisasikan inklusi keuangan digital kepada masyarakat merupakan tantangan yang sangat berat bagi OJK dan BI. Hal tersebut dikarenakan masih minimnya pemahaman literasi finansial masyarakat.

“Oleh karena itu kami berharap OJK dan Bank Indonesia itu menghampiri karena mengubah mental yang seperti ini tidak sederhana. Datangi pondok pesantren, datangi organisasi kepemudaan, sosialisasikan ke pondok pesantren. Kalau di Amerika terkenal dengan permainan monopoli sudah tahu apa itu inclusion,” tutur Bang Zul sapaan akrab gubernur NTB.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia di NTB, Heru Saptaji menyampaikan, kondisi perekonomian di NTB relatif masih berlangsung baik.

“2022 kemarin kita tumbuh 7,3 persen dan berkurang kita ke 5,99 persen sehingga overall di tahun 2022 ini kita masih optimis mampu mencapai pertumbuhan ekonomi pada kisaran 6,4 hingga 7,2 persen,” tuturnya.

Kondisi demikian, lanjut Heru, juga ditopang oleh study intra sistem keuangan yang solid dan terjaga dengan baik. Pertumbuhan dari pihak ketiga mencapai 13,71 persen, pertumbuhan tertitik 6,05 persen dengan MPL 1,67 persen dan laba 10,67 persen.

“Tentunya kondisi ini dibantu juga dengan sistem pembayaran yang memang memberikan nilai positif khususnya sistem pembayaran non-tunai yang meningkat secara signifikan dan rata-rata kalau kita melihat bahwa arah kebutuhan produk di provinsi Nusa Tenggara Barat terus bisa tertata dengan baik,” jelasnya. (f3)

Diduga Nyambi Jual Togel Online, Tukang Pasang Sound System di Ampenan ditangkap Polisi

0

HarianNusa, Mataram – Seorang tukang pasang sound system di Ampenan, Kota Mataram harus berurusan dengan polisi. Ia ditangkap Tim Puma Polresta Mataram pada 16 Agustus 2022 lalu atas dugaan perjudian jenis togel online.

Wakapolresta Mataram AKBP Syarif Hidayat SIK., didampingi Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa SIK dan Kasi Humas Polresta Mataram Iptu Siswoyo, dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Gedung Wira Graha Pratama Polresta Mataram, (22/08) mengatakan, penangkapan terduga S/K (45) tahun oleh tim Opsnal Sat Reskrim Polresta Mataram tersebut atas informasi masyarakat.

“Terduga adalah seorang pekerja pemasang sound system dan pekerjaannya hanya pada saat ada pesanan dan dipanggil oleh bos nya. Dari satu kali memasang sound system’ terduga mendapat upah 80 ribu rupiah,” jelasnya.

Karena dirasa pendapatannya kurang terduga mencoba untuk bermain judi jenis togel Online. Melihat hasil selisih pembelian cukup lumayan, terduga mulai menerima pembeli dari orang lain dan memang benar hasil yang dirasakan cukup besar.

“Karena merasa hasilnya cukup terduga akhirnya terus ketagihan bermain judi togel online. Bahkan menurut pengakuan sudah 6 bulan ini dia coba nyambi menjual togel online,” jelasnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa SIK mengatakan, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari hasil penyidikan sementara, terduga merasa tetap mendapat untung baik bila ada yang nomornya tembus, maupun tidak.

“Jadi dari setiap yang masang terduga tetap memperoleh selisih pembelian, semakin banyak dapat jualan semakin banyak hasil yang didapat. Dan begitu sebaliknya bila ada yang tembus maka selisih yang dibayar kepada pembeli dengan yang didapat dari situs tempatnya mengirim togel online cukup besar,” ucap Kadek.

Kadek menjelaskan, pengungkapan ini berawal dari informasi yang diterima dari masyarakat yang merasa cemas atas aktivitas terduga yang kerap bermain judi jenis togel online.

Oleh tim Puma dilakukan penyelidikan ke wilayah yang dimaksud dalam informasi tersebut. Saat tiba lokasi tim mendapati terduga sedang duduk memainkan Hp. Dan disaksikan aparat lingkungan setempat terduga kemudian diperiksa dengan menggeledah tempat sekitar dan Hp yang dimainkannya untuk diamankan.

“Dari hasil penggeledahan ditemukan beberapa alat bukti seperti situs judi yang sedang dimainkan terduga di Hp androidnya, 3 lembar kertas yang tertulis angka-angka diduga nomor togel yang dipasangnya, kemudian uang tunai 147 ribu rupiah diduga hasil menjual no togel,” jelas Kadek.

Atas temuan tersebut, terduga beserta barang bukti dibawa ke Mapolresta Mataram untuk diperiksa lebih lanjut oleh tim penyidik Sat Reskrim Polresta Mataram.

“Terduga sudah kami amankan beserta beberapa alat bukti. Selanjutnya akan di periksa Tim penyidik. Dan hasil pemeriksaan belum dapat kami sampaikan saat ini karena masih dalam proses,” pungkasnya.

Terduga dikenakan pasal 303 KUHP dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara. (f3)

Gempa 5,8 Magnitudo di Bali Terasa di NTB, Masyarakat Berhamburan

0

HarianNusa, Matraram – Gempa bumi berkekuatan 5,8 Magnitudo terjadi pada 22 Agustus 2022 pukul 16:36 WITA.

Gempa yang berpusat di 74 km Tenggara Kuta Selatan-Bali dengan kedalaman 124 Km ini guncangannya terasa hingga di NTB.

Guncangan gempa tersebut cukup membuat masyarakat kaget dan panik. Merekapun berhamburan keluar rumah.
“Lumayan besar, kaget juga sih,” ungkap Inaq Piah salah seorang warga Dusun Gelogor Kediri, Lombok Barat.

Berdasarkan keterangan laman resmi BMKG, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. (f3)

Ungkap 8 Kasus Narkotika, Polda NTB Tangkap 13 Terduga, 3 Diantaranya Residivis

0

HarianNusa, Mataram – Dalam kurun waktu 3 pekan di bulan Agustus 2022 ini, Polda NTB berhasil mengungkap 8 kasus narkotika di Nusa Tenggara Barat.

Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto mengungkapkan, dari 8 kasus tersebut pihaknya berhasil mengamankan 13 terduga beserta barang bukti berupa Shabu 1.385,47 gram, Ganja 1.718,32 gram dan uang tunai Rp. 92.194.000,-.

“TKP pengungkapan tersebut berada di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Sementara dari hasil pemeriksaan asal pengiriman barang pada umumnya dari pulau Sumatera dan Jawa,” ungkap Kapolda saat memimpin konferensi pers di Command Center Polda NTB, Jumat, (19/8).

Kapolda yang didampingi Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, Direktur Resnarkoba Polda NTB Kombes Pol Dedi Supriyadi SIK MIK., mengatakan bahwa seluruh kasus yang diungkap tim Opsnal Dit Resnarkoba dalam kurun waktu 3 pekan di bulan Agustus ini merupakan Informasi dari masyarakat.

“Sebelum melakukan penangkapan tim telah melakukan penyelidikan atas informasi yang didapat, selanjutnya setelah diamankan dilakukan proses penyidikan untuk menentukan status terduga,” ucap Kapolda.

Adapun 13 terduga yang diamankan yakni 11 orang laki-laki dan 2 orang perempuan. Dimana 3 terduga diantaranya merupakan residivis, yakni NS (40) perempuan, alamat Pringgabaya Lombok Timur, FI (43) alamat Karang Kelok Monjok, dan IDA (33) alamat Ampenan Kota Mataram.

Ketigabelas terduga tersebut diamankan pada waktu yang berbeda. 5 diantaranya diamankan pada 26 Juli 2022, yakni SA (28) perempuan, alamat Selong Lombok Timur; KM (29) alamat Selong, Lombok timur; MA (51) alamat Selong, Lombok timur; NS (40) perempuan, alamat Pringgabaya, Lombok Timur dan M (30) alamat Selong, Lombok timur.

Kemudian tiga tersangka lainnya ditangkap pada tanggal 30 Juli 2022, yakni FI (43) alamat Monjok, Mataram; AY (34) alamat Ampenan, Mataram; dan IDA (33) alamat Ampenan, Mataram.

Selanjutnya Dit Resnarkoba Polda NTB mengamankan terduga lainnya pada bulan Agustus 2022. Pada tanggal 1 berhasil mengamankan PRP (29), alamat Sikur, Lombok Timur; tanggal 4 mengamankan M (35), alamat Janapria, Lombok Tengah; 11 Agustus mengamankan I (33), alamat Ampenan Mataram; tanggal 12 Agustus kembali mengamankan S (37) alamat Kecamatan Alas, Sumbawa dan terakhir pada 14 Agustus 2022 berhasil mengamankan H (37) alamat Kediri, Lombok Barat.

“Melihat dari alamat KTP semua tersangka berasal dari NTB, 12 diantaranya asal pulau Lombok dan satu tersangka berasal dari Sumbawa,” jelas Djoko.

Adapun Pasal yang disangkakan yakni Pasal 111 ayat (2), Pasal 112 ayat (1) (2), Pasal 114 ayat (1), Pasal 131 dan Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman bervariasi dari 7 tahun penjara sampai hukuman seumur hidup. (f3)

Raup Omzet 4 Juta Sehari, Bandar dan Penjual Togel Online di Mataram diringkus Tim Puma Polresta Mataram

HarianNusa, Mataram – Seorang bandar Togel Online beserta seorang anak buahnya ditangkap Tim Puma Polresta Mataram.

Dari tiga pasaran judi online yang diikuti yakni Singapura, Sydney, dan Hongkong, terduga mengaku dengan penjualan togel online yang digelutinya itu dirinya bisa meraup omzet rata-rata 4 juta perhari.

Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa, SIK, MH didampingi Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa ST SIK dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Wira Graha Pratama, Kamis, (18/08) mengatakan, kasus perjudian online ini terungkap atas laporan masyarakat yang merasa resah dengan aktivitas terduga yang kerap melakukan perjudian togel secara online.

Menanggapi laporan tersebut, Tim Puma Polresta Mataram langsung melakukan penyelidikan ke lokasi yang dimaksud dan berhasil mengamankan seorang pria berinisial Y (62) tahun, di Ampenan Kota Mataram.

“Y ditangkap dikediamannya saat sedang merekap hasil penjualan togel online,” jelasnya.

Lebih lanjut Mustofa mengatakan, dari keterangan terduga Y, hasil penjualan togel tersebut disetorkan kepada seorang bandar yang berada di wilayah pagesangan, Kota Mataram.

“Atas keterangan itu tim puma langsung memburu bandar togel yang dimaksud yakni pria berinisial T (45) tahun, Hindu, yang beralamat di Pagesangan, Kecamatan Sekarbela Kota Mataram,” terangnya.

Dari penangkapan kedua terduga tersebut polisi mengamankan barang bukti berupa Alat Komunikasi, rekapan yang berisi nomor-nomor yang telah dibeli, alat tulis menulis, buku rekening Bank.

“Kedua terduga berikut barang bukti telah diamankan di Mapolresta Mataram untuk proses hukum lebih lanjut,” bebernya.

“Keduanya terancam pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun Penjara,” pungkasnya. (f3)

Johan Sesalkan Kebijakan APBN 2023 Belum Fokus terhadap Sektor Pertanian, Harus ada Antisipasi Ancaman Krisis Pangan

HarianNusa, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan menyesalkan arah kebijakan APBN 2023 yang belum memberikan arah kebijakan anggaran yang jelas dalam menghadapi ancaman krisis pangan global. Dalam pidatonya, Presiden Jokowi hanya menyinggung soal APBN akan diarahkan untuk menjaga inflasi pada kisaran 3,3%, padahal menurut Johan seharusnya Presiden menegaskan bahwa kedaulatan pangan sebagai keniscayaan.

“APBN mesti diprioritaskan untuk membangun pertumbuhan dan pemerataan ekonomi berbasis sektor pertanian sebagai antisipasi ancaman krisis pangan,” ucap Johan merespon pidato kenegaraan terkait RUU APBN 2023 dan Nota Keuangan (Selasa, 16/8).

Johan menegaskan untuk memperkuat pondasi perekonomian nasional mesti berbasis pada penguatan Kawasan ekonomi pertanian di pedesaan.

“Pemerintah jangan hanya berwacana membangun mesin pertumbuhan ekonomi namun seringkali lupa bahwa potensi krisis pangan akan mempertegas inflasi yang semakin berbahaya bagi kedaulatan pangan nasional. Saya berharap fokus pembangunan ekonomi Indonesia mesti berbasis pembangunan sektor pertanian,” lanjut pria asal Sumbawa ini.

H. Johan Rosihan, ST., (Kiri) Anggota Fraksi PKS DPR RI yang ditugaskan di Komisi IV bidang Pertanian.

Politisi PKS ini menyebutkan bahwa tantangan ekonomi masa depan adalah mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang cepat namun inklusif dan berbasis masyarakat. Menurut Johan, potensi alam pertanian Indonesia sudah terbukti meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada masa pandemi.

“Semua sektor terpuruk, dan hal ini menjadi bukti empiris bahwa pertanian kita mampu sebagai lokomotif kekuatan nasional dalam ketahanan pangan dan kesejahteraan seluruh rakyat,” imbuhnya.

Johan melihat selama ini pemerintah mengabaikan potensi pertanian di pedesaaan sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi, padahal potensi finansial flow konsumsi pangan di pedesaan mencapai setengah dari pendapatan negara pada tahun 2022 ini.

“Saya membayangkan alangkah dahsyat jika tema 77 tahun kemerdekaaan Indonesia mengenai pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat diberikan makna khusus membangun konsolidasi kekuatan ekonomi pedesaan berbasis pertanian untuk menyongsong kebangkitan ekonomi nasional,” ucap Johan.

Wakil rakyat dari dapil NTB 1 Pulau Sumbawa ini berharap pemerintah konsisten dengan janjinya untuk penguatan infrastruktur sektor pangan, dan mendorong perbaikan kesejahteraan rakyat terutama terkait dengan Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Nelayan (NTN) yang ditarget mencapai kisaran masing-masing 105-107 dan 107-108.

“Kita akan tagih janji pemerintah ini agar tidak main-main dengan urusan pangan dan kesejahteraan petani dan nelayan,” tegas Johan.

“Saya mengingatkan pemerintah bahwa persentase penduduk miskin di pedesaan mencapai 12,53% yang angkanya lebih tinggi dari perkotaan, demikian juga dengan indeks keparahan kemiskinan di pedesaan telah meningkat menjadi 0,59 (BPS, 2021). Hal ini disebabkan jatuhnya harga di tingkat petani saat panen sehingga mengalami kerugian besar, jadi APBN 2023 mesti diprioritaskan untuk peningkatan produksi dan daya saing pertanian di setiap desa”, tutupnya.