Beranda blog Halaman 97

120 Marshall MXGP Samota diberikan Pembekalan

0

HarianNusa, Sumbawa – Sebanyak 120 marshal yang akan diterjunkan pada event Motocross Grand Prix (MXGP) Samota 2022, di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) diberikan pembekalan. Screening dan briefing dilakukan di komplek sirkuit, Jumat (24/06).

Pihak IMI NTB mengatakan, para marshal sudah diberikan pelatihan/ briefing dan secara umum marshal MXGP Samota 2022 telah siap bekerja.

Dari 120 marshal tersebut, 30 marshal berasal dari elemen TNI dan Polri sementara sisanya sekitar 80 persen berasal dari putra daerah Sumbawa.

“Jadi kita melatih warga lokal jadi marshal supaya merasa ikut memiliki event itu. Kita lebih banyak ngambil marshal dari sana,” jelas Ketua IMI NTB, Lalu Herman Mahaputra.

Tenaga marshal ini lebih banyak dari Pulau Sumbawa mengingat penyelenggaraan MXGP Samota akan berlangsung selama lima tahun kedepan sehingga tidak tergantung pada tenaga marshal di sirkuit Mandalika. (f3)

BI NTB Gandeng UIN Mataram Fasilitasi Sertifikasi Halal bagi UMKM

0

HarianNusa, Mataram – Kantor Perwakilan)(KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi NTB menggandeng Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram menyelenggarakan seminar dengan tema “Urgensi Sertifikasi Halal Bagi Pelaku UMKM di Provinsi NTB”.

Kegiatan seminar yang berlangsung pada Rabu (22/6/2022) di Auditorium UIN Mataram ini dibuka secara langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Heru Saptaji dan dihadiri oleh sejumlah pihak seperti Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB Dr. K. H. Zaidi Abdad, M.Ag, Rektor Universitas Islam Negeri Mataram Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag, Ketua Halal Center UIN Mataram Dr. Moh. Asyiq Amrulloh, MA., perwakilan Pemerintah Provinsi NTB, dan sekitar 300 peserta seminar yang terdiri dari para pelaku UMKM di Provinsi NTB, jajaran dosen dan mahasiswa UIN Mataram, serta calon penyuluh dan pendamping sertifikasi halal dari Lembaga halal Center UIN Mataram.

Acara seminar ini merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan Bimbingan Teknis dan Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM oleh KPw BI Provinsi NTB yang diselenggarakan selama dua hari. Kegiatan ini tidak lain ditujukan untuk meningkatkan awareness serta mendukung fasilitasi pelaku usaha di NTB untuk mendapatkan sertifikat halal.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB H.M Zaidi Abdad yang memberikan sambutan pertama pada acara seminar ini menyampaikan dukungan dan apresiasi kepada KPw BI Provinsi NTB dan juga UIN Mataram yang telah menggagas seminar. Bimbingan teknis, serta fasilitasi sertifikasi halal sangat penting, tidak hanya bagi pelaku UMKM tetapi juga bagi seluruh masyarakat.

Hal tersebut karena produk halal saat ini memiliki potensi pasar yang sangat besar, baik di Indonesia sebagai negara yang memiliki populasi muslim terbesar di dunia, maupun negara-negara lain seperti Korea Selatan yang tidak memiliki mayoritas penduduk muslim, namun telah mendukung pengembangan produk halal dengan baik sehingga menjadi produk idaman masyarakat di dunia.

“Hal ini kemudian menjadikan produk halal bukan lagi sebagai sebuah persoalan agama Islam saja, tetapi juga untuk semua agama dan semua masyarakat yang sudah mulai memahami arti dari label halal yang memberikan rasa lega, aman, dan nyaman dalam mengonsumsi sebuah produk,” ungkapnya.

Zaidi juga mengatakan, untuk memanfaatkan peluang ini, Kementerian Agama RI sendiri sudah menyiapkan program penggratisan sertifikat halal dengan menargetkan 10 juta produk bersertifikat halal pada tahun 2022. Dimana sebanyak 325.000 produk lokal Indonesia pada tahun 2021 telah memiliki sertifikat halal dan diharapkan produk-produk dari UMKM NTB juga bisa mendapatkan sertifikat halal tersebut.

Sementara, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Heru Saptaji, yang membuka acara seminar menyampaikan, bahwa ekonomi syariah (eksyar) saat ini telah menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang didorong oleh beberapa faktor, utamanya karena negara-negara Organization of the Islamic Conference (OIC) mulai memfokuskan pengembangan pasar produk halal dan nilai-nilai etika islam yang mendasari praktik bisnis, serta halal lifestyle mulai banyak diterapkan.

“Tidak hanya Korea Selatan, beberapa negara seperti Tiongkok, Thailand, Australia, hingga Inggris telah menjadi pemain dalam pasar produk halal dan berperan dalam pengembangan eksyar di dunia,” kata Heru.

Sementara itu, pengembangan eksyar di Indonesia sendiri tetap tumbuh di tengah tantangan pemulihan ekonomi nasional, dimana berdasarkan data State of the Global Islamic Economy (SGIE) Report 2022 yang dirilis Dinar Standard, Indonesia terbukti mampu mempertahankan posisi ke-4 dunia dalam hal pengembangan ekosistem eksyar yang kuat dan sehat.

Disisi lain, pengembangan halal food Indonesia juga dilaporkan menempati peringkat ke-2 dunia tahun ini. Namun terlepas dari keberhasilan tersebut, masih terdapat tantangan dalam pengembangan ekonomi syariah dan konteks halal di masyarakat Indonesia seperti minimnya awareness masyarakat untuk melihat dan mempertimbangkan aspek halal dalam mengonsumsi sebuah produk.

“Selain itu, menjaga pola konsumsi menjadi bagian yang sangat penting untuk merubah perilaku kita kearah yang lebih baik. Tanpa awareness dan tanpa adanya perubahan perilaku kita terhadap konsumsi produk halal, maka hal tersebut akan menghambat pengembangan pasar halal maupun halal food di Indonesia,” tandas Heru.

Dijelaskan, pertumbuhan ekonomi di NTB tahun 2022 mengalami peningkatan yang luar biasa yaitu di angka 7,76% dan berada di atas skala nasional 5,01% yang menjadikan daerah ini sebagai salah satu dari 3 provinsi dengan pertumbuhan ekonomi terbaik di Indonesia.

“Pertumbuhan ekonomi ini tidak hanya harus kita syukuri tetapi juga harus kita respons dengan baik dengan memanfaatkan peluang dan kesempatan yang ada di depan mata. Saat ini halal lifestyle sudah sedemikian masif berkembang dimana faktanya banyak tamu atau wisatawan yang datang ke daerah pasti menanyakan ketersediaan hotel syariah maupun makanan halal,” katanya.

Sebagian besar dari mereka juga berkeinginan untuk melihat langsung proses produksi produk makanan maupun produk lokal NTB lainnya yang berlabel halal. Ketika peluang ini dapat ditangkap dan direspon dengan baik, maka di situlah kesempatan para tamu dan wisatawan akan memberikan spending yang banyak.

Oleh karena itu, Kepala BI Provinsi NTB mengimbau kepada para pelaku UMKM NTB untuk dapat memaksimalkan Bimbingan Teknis dan Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM selama dua hari kedepan untuk memperkuat pemahaman, kemampuan, dan produksi yang berorientasi pada produk halal guna memudahkan proses mendapatkan sertifikat halal itu sendiri.

Acara inti seminar diisi dengan penyampaian keynotes peech dari Rektor UIN Mataram yang membahas tentang Urgensi Sertifikasi Halal Bagi UMKM dimana setidaknya terdapat lima faktor sosial dan ekonomi yang melandasi hal tersebut.

Pertama adalah kenyamanan, keamanan, keselamatan, dan kepastian ketersediaan produk halal bagi masyarakat dalam mengonsumsi dan menggunakan produk. Kedua, sertifikat halal untuk meningkatkan nilai tambah bagi pelaku usaha untuk memproduksi dan menjual produk halal. Selanjutnya, aspek halal yang sudah berkembang juga menjadi sebuah lifestyle telah diikuti oleh masyarakat luas dan bukan hanya umat muslim semata.

“Keempat, Kebutuhan internasional akan sebuah jaminan dari otoritas yang berwenang menguji halal tidaknya sebuah produk makanan, minuman, dan produk terkait. Terakhir, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) diharapkan bisa memenuhi permintaan pasar terhadap produk halal yang terus meningkat,” pungkasnya.

Rektor UIN Mataram juga tak lupa menyampaikan ucapan terimakasih kepada KPw BI NTB yang telah melibatkan pihaknya dalam kegiatan seminar tersebut. (F3)

Kredivo dan 1000 Days Fund Bersatu Cegah Stunting Anak dengan Membagikan 200.000 Poster Pintar ke Seluruh Indonesia

HarianNusa, Jakarta – Kredivo, platform kredit digital terkemuka untuk konsumen retail di Indonesia, berkolaborasi dengan 1000 Days Fund, lembaga non-profit yang fokus memberikan pendidikan pencegahan stunting. Komitmen ini dilakukan melalui pendistribusian Poster Pintar ke setiap rumah tangga sebagai bentuk peningkatan kualitas kesehatan ibu sekaligus mencegah stunting pada anak di Daerah Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (3T) di Indonesia. 

Stunting merupakan kondisi gagal pertumbuhan pada anak (tubuh dan otak) akibat kekurangan gizi dalam waktu lama, terjadi sejak janin dalam kandungan sampai awal kehidupan anak (1000 Hari Pertama Kelahiran) sehingga anak lebih pendek dari anak normal seusianya dan memiliki keterlambatan dalam berpikir.

Pemerintah Indonesia melalui Presiden Jokowi menekankan bahwa target angka prevalensi stunting di tahun 2024 ialah berada di bawah 14%. Sedangkan, menurut data pada Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, angka stunting di Indonesia masih berada pada 24,4%. Oleh karena itu, untuk mendukung strategi nasional pemerintah Indonesia dalam mengurangi stunting, diperlukan lebih banyak upaya dan dukungan dari berbagai pihak. 

Di tahun 2022, Kredivo dan 1000 Days Fund berkomitmen untuk mendistribusikan 200.000 Poster Pintar, sebuah inovasi berupa materi edukasi terkait pentingnya 1000 HPK dan cara-cara pencegahan stunting.

Hingga saat ini, Poster Pintar tersebut telah disalurkan melalui program kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Kementerian Kesehatan RI, dan Pemerintah Kabupaten setempat. 

“Selain berkomitmen untuk membuka akses keuangan seluas-luasnya, Kredivo juga percaya bahwa setiap orang berhak mendapatkan akses dan kesempatan yang sama untuk merealisasikan hidup yang sehat dan bahagia, dimanapun mereka berada. Kami senang dapat bekerjasama dengan 1000 Days Fund untuk mewujudkan salah satu inisiatif CSR perusahaan yang berfokus pada bidang kesehatan,” ujar Indina Andamari, VP Marketing & Communications Kredivo. 

“Melalui dukungan Kredivo, kami mampu mendukung ekosistem kesehatan di daerah 3T dengan melatih lebih dari 5.200 Kader Posyandu, serta menutup kesenjangan informasi kesehatan kepada lebih dari 100.000 pengasuh dan anak di pelosok Indonesia. Kami bersemangat bersama Kredivo dapat secara aktif membagikan solusi yang inovatif, hemat biaya, dan terukur untuk stunting. Bersama-sama, kami memberikan peningkatan signifikan pada literasi kesehatan masyarakat sehingga dapat mengarahkan pengasuh pada pengambilan keputusan yang lebih baik dan sehat,” ungkap Jessica Arawinda (Sisi), Ketua Yayasan 1000 Days Fund. 

Kolaborasi ini merupakan kelanjutan dari kerja sama Kredivo dan 1000 Days Fund tahun lalu, di mana keduanya telah membagikan 43.000 Poster Pintar di Pulau Jawa, Sumatera, Bali, Kalimantan, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi, Maluku, dan Papua selama tahun 2021. Saat ini, tim 1000 Days Fund juga menggalang donasi bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi melalui Kitabisa (kitabisa.com/indonesialawanstunting) dengan target dapat mengedukasi ibu hamil dan keluarga dengan bayi di bawah dua tahun melalui distribusi 2 juta Poster Pintar pada tahun 2024.

PT Reska Nayatama Sayangkan Aksi Prenamisme yang dialami Calon Pekerjanya

0

HarianNusa, Lombok Barat – Aksi premanisme menimpa sejumlah warga yang akan direkrut menjadi pekerja pengolahan Porang di lahan milik PT. Reska Nayatama di Dusun Pengawisan Desa Sekotong Barat Kecamatan Sekotong, Senin (20/6).

Pihak perusahaan mengingatkan kepada oknum untuk berhenti memprovokasi warga, apalagi dengan melakukan tindakan kekerasan yang melanggar hukum.

Perusahaan menegaskan menjadi pemilik lahan seluas sekitar 38 hektare lahan hasil ruislag (tukar guling) dengan lahan Pemkab Lobar. Dari total tersebut, sekitar 29 hektar lahan akan dijadikan sebagai pusat pengolahan Porang.

Aksi kekerasan ini dibenarkan sejumlah saksi. Ada tiga orang yang menjadi korban pengeroyokan orang tak dikenal dan mengakibatkan terjadinya luka-luka. Diduga, pelaku pengeroyokan adalah pihak yang ingin menyerobot lahan perusahaan.

“Ada tiga orang yang dipukul,” ungkap seorang saksi yang tidak ingin disebut identitasnya.

Saksi menyebut para korban dibawa ke kantor polisi terdekat. Belum ada laporan polisi terkait aksi pengeroyokan ini.

Pihak PT. Reska Nayatama menyatakan belum bisa berkomentar soal ini. Perusahaan fokus menangani korban dengan memberikan pengobatan.

Manajemen kembali menegaskan bahwa pemerintah telah memberikan hak pengelolaan lahan Pengawisan secara sah.

Aji Prasetyo, perwakilan PT Reska Nayatama, menegaskan bahwa perusahaannya tidak berwenang menanggapi klaim sejumlah pihak atas lahan milik perusahaan. Meski ia tidak menampik dalam beberapa tahun terakhir ada pihak yang mencoba menyerobot lahan. Aji mengajak semua pihak untuk taat hukum. “Mari kita taat hukum,” ungkapnya.

Kasus lahan Pengawisan kembali mengemuka. Sejumlah warga mengklaim menjadi pemilik lahan yang dikuasai perusahaan. Beberapa kali warga berdemo di kantor BPN Lombok Barat yang dikoordinir oleh salah satu LSM yang beralamat di Lombok Tengah. Mereka menuntut BPN mengabulkan permohonan sertifikasi lahan yang dikuasai perusahaan.

Pemkab Lobar sendiri meminta seluruh pihak taat hukum serta tidak mengganggu iklim investasi di Sekotong untuk kesejahteraan masyarakat. Pemkab Lobar telah memberikan penjelasan bahwa lahan yang akan menjadi lokasi pabrik pengolahan Porang di Dusun Pengawisan adalah milik PT. Reska Nayatama hasil tukar guling dengan lahan daerah pada tahun 1994 atau saat Lombok Barat dipimpin oleh Bupati H. Lalu Mujitahid.

Tukar guling ini dilakukan berdasarkan SK bupati dan keputusan DPRD Lobar waktu itu. Berdasarkan catatan yang ada, lahan milik PT. Reska Nayatama terdiri dari empat HGB, salah satunya berada di wilayah Pengawisan. Nah, di lahan ini, sekelompok warga mengklaim sebagai pemilik dan mengaku telah lama menempati lahan tersebut. Mereka memprotes keluarnya sertifikat untuk perusahaan.

” Yang ril adalah, tanah di Dusun Pengawisan ini dulu memang milik Pemda Lobar. Dan sekitar tahun 1994, Bupati Lobar saat itu Mamiq Mudji (H. Lalu Mudjitahid), dalam prosesnya telah melakukan ruislag dengan beberapa tanah milik PT. Reska Nayatama,” jelas Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid beberapa waktu lalu.

Bupati mengungkapkan, lokasi lahan hasil ruislag itu ada di Desa Batu Putih, lapangan sepak bola di Sekotong Barat, dan beberapa pasar. Proses pensertifikatan di BPKAD Lobar sedang dilakukan.

“Datanya ada di BPKAD, jadi sekarang betul lahan di Pengawisan itu milik PT Reska Nayatama. Betul milik Pemda Lobar, tapi sudah diruislag, dan dokumennya lengkap di BPKAD,” imbuhnya.

Bupati menegaskan Pemkab Lobar sangat menyambut baik terhadap investor yang ingin membangun di Lobar. Baik itu investor di sektor pariwisata maupun di bidang perindustrian dalam hal ini pabrik porang. Ia mengaku sudah beberapa kali merayu pihak perusahaan itu agar membangun pabrik porang di lokasi itu. Sebab ia melihat dari sisi positif dan manfaat yang akan didapatkan warga setempat dengan adanya pabrik itu. Bahkan dampaknya akan menyasar hingga kabupaten/kota lain. (*)

Ketua KONI Mataram Optimis Atlet Bulutangkis Sapu Bersih Medali Kapolda Cup 2022

0

HarianNusa, Mataram – Atlet Bulutangkis Kota Mataram akan menyapu bersih semua medali yang diperebutkan di ajang Kejuaraan Bulutangkis Kapolda Cup 2022 pada 21-27 Juni dalam rangka memeriahkan HUT Bhayangkara Ke 76 pada 1 Juli mendatang. Hal tersebut diungkapkan Ketua KONI Mataram H.Firadz Pariska, Minggu (19/06).

“Untuk target sendiri, Koni Mataram akan sapu bersih semua medali di semua kelas, diantaranya Tunggal Remaja Putra, baik Emas, perak dan perunggu kita akan ambil semua,” tegasnya.

“Begitu juga untuk Tunggal Taruna Putra, Tunggal Dewasa Putri kita sapu bersih, kita ambil semua,” lanjutnya.

KONI Mataram dalam Kejuaraan Bulutangkis tingkat Provinsi Kapolda Cup 2022 ini rencananya akan mengirim 12 atlet Bulutangkisnya, masing-masing 7 putra dan 5 putri.

Diantaranya, Atlet Putra : Ali, Bilal, Rizki, Putra, Wahyu, Yudi dan Salman. Sementara Atlet Putri : Lora, Aura, Rani, Nadia, dan Syakira.

Firadz menjelaskan bahwa atlet Bulutangkis Kota Mataram yang diikutkan dalam Kejuaraan Kapolda Cup 2022 ini intensif berlatih dengan melakukan pemusatan latihan di Pelatda Sangkareang Kota Mataram di GOR Bulutangkis JBC Tanjung Karang.

“Mereka adalah atlet-atlet yang sudah terseleksi melalui penjaringan seleksi yang ketat,” ungkap Firadz.

Saat ditanya siapa kira-kira atlet yang paling berkesempatan meraih medali atau juara di ajang Kapolda Cup kali ini? Ketua Koni yang ramah senyum ini pun tak segan-segan mengatakan bahwa semua atlet Bulutangkis Kota Mataram memiliki kesempatan dan kemampuan yang sama.

“Kalo yang paling berpeluang untuk posisi peringkat mungkin di Tunggal Remaja Putra, Bilal akan raih Emas, Ali raih Perak dan Rizki, Perunggu,” katanya yakin.

Sementara di Tunggal Taruna Putra, Firadz juga optimis menyapu bersih semua medali.

“Yudi akan raih Emas, Putra, Perak dan Wahyu akan meraih Perunggu,” katanya.

Di Tunggal Dewasa Putri, Lora, Aura dan Rani juga akan mendominasi.

Untuk calon lawan yang dianggap bisa merusak target yang dicanangkannya, Firadz mengatakan Atlet dari Lombok Barat dan Lombok Timur.

Selain ajang kejuaraan Kapolda Cup, Atlet Koni Mataram juga diagendakan akan mengikuti kejuaraan BUPATI CUP LOMBOK UTARA di Bulan Juli dan di Bulan Agustus akan ada kejuaraan ULANG TAHUN EPICENTRUM CUP.

“Harapan saya sebagai Ketua Koni Mataram, atlet-atlet Koni Mataram menjadi yang terbaik disemua nomor kejuaraan.” Imbuhnya. (*)

Fauzan Lepas Jamaah Calon Haji Lombok Barat

0

HarianNusa, Lombok Barat – Pelepasan calon jamaah haji Kabupaten Lombok Barat tahun 2022 dilaksanakan di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat, pada hari Senin (20/6/2022). Kegiatan dihadiri oleh oleh Bupati Lombok Barat H.Fauzan Khalid, Sekertaris Daerah Lombok Barat DR. H. Baehaqi, Kepala Kantor Kemenag Lobar H. Jalalussayuthy, Ketua DPRD Lobar Hj. Nurhidayah, Ketua TP-PKK Hj. Khaeratun Fauzan Khalid, Ketua BAZNAS Lobar H. M. Taisir, Ketua MUI Lobar, Ketua IPHI Kab. Lobar H. Muhammad Ahyar serta seluruh calon jamaah haji.

Dalam pemaparannya Bupati Lombok Barat H.Fauzan Khalid menyampaikan bahwa calon jamaah haji memiliki dua predikat yaitu sebagai tamu Allah SWT dan tamu negara Arab Saudi. Sebagai tamu Allah SWT para calon jamaah haji harus selalu menjaga hati dengan tujuan beribadah kepada Allah SWT.

“Selain itu juga harus bisa memilah mana yang wajib dan sunnah. Usahakan untuk melaksanakan hal-hal yang sunnah setelah melaksanakan ibadah haji yang wajib agar fisik tidak kelelahan sebelum dimulainya ibadah wajib,” Ajelasnya.

Fauzan juga menyampaikan bahwa sebagai tamu negara Arab Saudi, jamaah calon haji harus menaati semua aturan yang ada di negara tersebut serta wajib menjaga nama baik negara Indonesia, terutama nama Kabupaten Lombok Barat.

“Saya meminta kepada calon jamaah haji untuk mengikuti semua yang disampaikan oleh pembimbing dan usahakan untuk tidak berpergian sendirian,” tegasnya.

Bupati dua periode ini juga mengucapkan selamat jalan dan ia mendoakan agar para jamaah calon haji dapat kembali dengan kondisi yang sehat dan mendapatkan haji yang mabrur. Selain itu ia juga berharap agar para JCH dapat beribadah dengan lancar dan khusyuk di Tanah suci Mekah.

Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Lobar H.Jalalussayuthy menambahkan bahwa total jamaah calon haji Lombok Barat tahun 2022 ialah 243 jamaah yang terbagi menjadi dua kloter, yaitu 192 jamaah pada kloter dua yang akan berangkat pada hari Selasa (21/6/2022) dan 51 jamaah pada kloter yang akan berangkat pada hari Jumat (24/6/2022). Sebelum berangkat menuju tanah suci mekkah, jama’ah calon haji akan bermalam di Asrama Haji. (*)

Pelepasan Jamaah Calon Haji Lombok Barat. (Istimewa)

Logistik MXGP of Indonesia 2022 Tiba di Sumbawa

0

HarianNusa, Mataram – Logistik MXGP of Indonesia 2022 telah sampai di Pelabuhan Badas, Sumbawa, 19 Juni 2022. Berbagai atribut ajang balap motocross dunia tersebut akan tiba di Sirkuit Rocket Motor Samota pada Senin 20 Juni 2022.

Panitia penyelenggara yang dipimpin oleh Ir H Ridwan Syah M.Sc M.M M.TP siap menyambut kedatangan para pembalap nasional dan internasional yang sudah terdaftar di kedua Entry List MXGP of Indonesia 2022.

“Akhir pekan ini akan menjadi momen indah kembalinya MXGP ke Indonesia setelah 2 tahun absen selama pandemi,” tutur Ridwansyah di Mataram, (19/6).

Dikatakan Ridwansyah, ada 2 buah Paddock berukuran besar disiapkan menjadi tempat para tim balap menyiapkan logistik mereka untuk terjun di sirkuit Samota.

“Para penggemar motocross dan olahraga bermotor di Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Motocross yang paling bergengsi dan menyaksikan langsung laga kompetisi tertinggi Motocross dunia,” tuturnya.

Kadis PUPR NTB tersebut menyebutkan, Sirkuit Samota yang digadang-gadang sebagai sirkuit paling menantang dan terindah dalam sejarah MXGP telah selesai bersiap dan segera berfungsi resmi mulai Senin 20 Juni 2022.

Medical Center dengan fasilitas sesuai ketentuan internasional juga sudah disiapkan di dalam sirkuit lengkap dengan fasilitas penunjang evakuasi dan team medis yang bertugas penuh mengantisipasi kebutuhan medis pembalap dan penonton. (*)

Tim INFRONT MXGP Tiba di Sumbawa

HarianNusa, Sumbawa – Tim INFRONT Moto Racing MXGP, tiba di Bandara Sultan Kaharuddin – Kabupaten Sumbawa Provinsi NTB, pada Senin (20/6/2022). Kedatangan mereka disambut hangat oleh Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M. Sc., didampingi beberapa OPD lingkup Pemprov. NTB, Wakil Bupati Sumbawa Wabup Dewi Noviany, S.Pd.,M.Pd., sejumlah OPD lingkup Pemkab Sumbawa dan steakholder lainnya.

Bang Zul, menyampaikan ucapan selamat datang kepada para Tim INFRONT Moto Racing MXGP dan beberapa pembalap yang akan berlaga di Sirkuit Rocket Internasional Samota, pada tanggal 24-26 Juni 2022.

“Selamat datang di Sumbawa Provinsi NTB,” sambut Bang Zul, sapaan Gubernur NTB.

Doktor Ekonomi Industri tersebut, tampak ramah bercanda dan ngobrol santai bersama para official dan pembalap motor cross dunia, di Bandara Sultan Kaharuddin yang sudah tampak indah, dari sisi penataan Landscape, pembuatan Photo Spot serta Penataan Parking Area.

Kedatangan Tim INFRONT Moto Racing MXGP, para tim official dan pembalap motor cross dunia ini juga disambut dengan tarian adat tradisional tanah Samawa.

Keberadaan sirkuit yang diakui sangat eksotik dengan pemandangan laut teluk Saleh, pantai yang indah, pulau Moyo yang menawan dan tampak Gunung Tambora ini, akan semakin memacu adrenalin para raiders dunia ini.

Sementara itu, kedatangan Tim INFRONT Moto Racing MXGP, sempat transit dan disambut Sekda NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi di bandara Lombok, sebelum bertolak ke Bandara Bandara Sultan Kaharuddin Sumbawa. (*)

Percepat Capaian Indikator Pembangunan, 124 Pejabat Pemkab Lobar Dimutasi

0

HarianNusa, Lombok Barat – Gerbong Mutasi pada Pemerintah Kabupaten Lombok Barat kembali bergerak. Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Sumaitun melantik 124 Pejabat Eselon lll dan IV di lingkungan pemerintah kabupaten Lombok Barat. Kegiatan pelantikan yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Lombok barat Kamis (16/06/2022). Kegiatan ini di hadiri oleh Sekretaris Daerah, para Asisten, Kepala OPD, Dan Camat se-Kabupaten Lombok Barat.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Hj Sumiatun menyampaikan bahwa rotasi dan mutasi ini dilakukan untuk mempercepat pencapaian indikator pembangunan yang telah tertuang dalam RPJMD. Ia berharap agar para pejabat untuk langsung bergerak cepat dalam melaksanakan tugas dan fungsi untuk percepatan pencapaian indikator kinerja daerah.

“Rotasi dan Mutasi ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian indikator kinerja daerah agar program pembangunan dapat berjalan dengan lancar,” ujar orang nomor dua di Lobar ini.

Wakil Bupati Lobar ini meminta agar semua pejabat yang dilantik dapat melakukan terobosan dan inovasi. Hal ini sebagai langkah penting untuk melaksanakan pembangunan sehingga dapat berjalan dengan cepat dan lancar. Ia juga mengatakan bahwa inovasi dan terobosan terobosan ini diharapkan dapat mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

“Saya minta agar para pejabat dapat segera beradaptasi dengan cepat dan melakukan berbagai inovasi dan terobosan dalam memajukan Lombok Barat kita tercinta ini,” ujar politisi Golkar ini.

Ketua DPD II Partai Golkar Lombok Barat ini melanjutkan bahwa untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan diperlukan kebersamaan dan kolaborasi. Karenanya ia meminta kepada semua pihak untuk merapatkan barisan dan menguatkan kolaborasi untuk melaksanakan program pembangunan. Dengan kolaborasi dan kerjasama yang baik maka program pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud.

“Tentu dengan kebersamaan dan kolaborasi akan mempercepat pelaksanaan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat akan terwujud,” ucap Mantan Ketua DPRD Lombok Barat ini.

Wakil Bupati Lobar juga mengatakan bahwa mutasi dan rotasi ini merupakan bentuk apresiasi bagi PNS yang memiliki prestasi serta hukuman bagi PNS yang memiliki catatan pelanggaran, disiplin, kode etik, perilaku kerja dan lain-lain.

“Selain itu perlu dicatat bahwa jabatan merupakan amanah yang diberikan oleh atasan berdasarkan kualifikasi dan kompetisi yang dimiliki PNS. amanah atau kepercayaan ini mengandung tanggung jawab besar sehingga harus dilaksanakan dengan sebaik mungkin,” ujarnya.

Dalam mutasi kali ini, Wakil Bupati Lobar melantik sebanyak 124 Pejabat eselon III dan IV. Para pejabat yang dilantik diharapkan dapat segera menyesuaikan diri sehingga dapat langsung berkerja di tempat tugas yang baru. (f*)

Pelantikan dan pengambilan sumpah 124 pejabat eselon III dan IV lingkup pemkab Lombok Barat oleh Wakil Bupati Lobar Hj. Sumiatun. (Istimewa)

Lagi, Polisi Gagalkan Peredaran Narkoba Jenis Sabu

0

HarianNusa, Mataram – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda NTB melalui Subdit II berhasil menggagalkan peredaran sabu seberat kurang lebih 1 Ons serta mengamankan 2 tersangka di dua lokasi yang berbeda (tempat tinggal Masing-masing, red) pada 13 Mei 2022 lalu.

Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, melalui Kasubdit II Kompol Harjanto Saksono S.Sos., mengatakan, pengungkapan kasus tersebut atas hasil upaya lidik tim opsnal Subdit II atas informasi yang diterima dari masyarakat yang merasa resah dengan aktivitas tersangka yang diduga pengedar narkoba.

Atas hasil penyelidikan tim melakukan penangkapan terhadap terduga DP, laki (32) alamat Ampenan, Kota Mataram. Ia ditangkap dikediamannya sekarang yaitu di Wilayah Ireng, Gunungsari, Lombok Barat.

Disaksikan aparat lingkungan setempat, polisi melakukan penggeledahan dan mengamankan barang bukti baik berupa sabu, alat konsumsi, barang-barang penunjang untuk menjual, serta uang tunai.

“Atas penangkapan DP akhirnya tim opsnal memperoleh identitas pelaku lain yakni AAI, laki 28 tahun, alamat wilayah Cakranegara Kota Mataram. Saat itu pula tim langsung mengamankan terduga dan melakukan penggeledahan yang disaksikan aparat lingkungan setempat,” jelasnya saat menggelar konfrensi pers di Mako Ditresnarkoba Polda NTB, Selasa, (14/06).

Dari hasil penggeledahan di dua lokasi tersebut, tim opsnal mengamankan barang bukti berupa sabu kurang lebih seberat 1 Ons, handphone, alat konsumsi, ATM serta uang tunai untuk dijadikan barang bukti.

Atas perbuatannya tersebut, terduga disangkakan pasal 114, dan atau 112 UU no 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 7 tahun penjara. (*)